Senin, 08 September 2014

Timnas U-19 Tinggal Sempurnakan Faktor Non Teknis

INILAHCOM, Jakarta - Perhelatan final Piala Asia U-19 tinggal hitungan minggu. Untuk itu, Indra Sjafri harus benar-benar menyiapkan timnya jika tidak ingin gagal di Myanmar nanti.

Di fase penyisahan, skuad Garuda Jaya berada di grup B bersama Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab.

Pengamat sepakbola tanah air, Hardimen Koto, menilai tak ada waktu bagi Indra Sjafri untuk mebongkar pasang timnya. Yang ada saat ini, Indra Sjafri harusnya sudah mulai menerapkan strategi untuk mengatasi lawan-lawannya tersebut.

"Myanmar tinggal hitungan minggu. Secara teknis harusnya tim tinggal menapaki program puncak mereka. Ini beriringan dengan endurance bermain," kata Hardimen Koto kepada INILAHCOM, Sabtu (6/9/2014).

"Sekarang tinggal soal non-teknis seperti soal fokus bermain, soal mental bertanding di level Asia," tambahnya.

Lebih lanjut, Hardimen melihat Indonesia sebenarnya punya modal setelah mampu mengalahkan Korea Selatan di babak penyisihan grup.

"Kita lolos dengan predikat juara grup. Salah satunya ngalahin Korea. Sekarang jadikan itu pemicu spirit untuk ke Myanmar," ujarnya.

Tapi, Indra Sjafri harus menyadari bahwa kekuatan tim lawan-lawannya. Persiapan lawan-lawannya pun sangat serius dan bisa mengancam konsistensi Evan Dimas dkk.

Hardimen mencontohkan Australia yang mempunyai catatan bagus di beberapa pertandingan saat melakukan persiapan. Juli lalu di Invitasi IT di California, Australia tak terkalahkan dari tiga pertandingan melawan Bermuda (4-1), 5-4 (vs Chile) dan 0-0 (vs USA). Malah minggu lau, tim besutan Paul Okon itu mampu menahan imbang League All-Star yang diperkuat oleh Del Piero.

"Ingat, pesaing kita juga punya persiapan yang matang. Australia menggila, dan grafis skuad Paul Okon menanjak. Ini harus menjadi bahan evaluasi tim HPU dan 're-charging' jelang Myanmar penting dan vital," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar