Tampilkan postingan dengan label Maldini Pali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maldini Pali. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 November 2014

Sudah Ikut Latihan, Maldini dan Muchlis Ingin Bawa PSM Juara

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dua wonder kid PSM Makassar, Maldini Pali dan Muchlis Hadi Ning Syaifullah, akhirnya menginjakkan kakinya di Lapangan Karebosi, Makassar, kemarin, Senin (24/11), setelah dua pekan sebelumnya absen latihan bersama pemain lainnya.

Dijumpai usai latihan di Karebosi, Maldini mengemukakan keinginannya suatu saat membawa PSM Makassar kembali menjadi juara liga Indonesia. "Suatu kebanggaan bisa membela PSM, saya ingin memberikan yang terbaik untuk PSM dan membawa PSM kembali menjadi juara," ungkap Maldini yang pernah menjadi pemain PSM U-15, kemarin.

Senada diungkapkan rekannya, Muchlis Hadi Ning Syaifullah. "Ini sebagai bagian dari tanggung jawab saya sebagai pemain karena sudah menjadi bagian dari tim ini. Makanya, saya ingin membawa PSM menjadi yang terbaik," ujar striker muda PSM ini.

Keduanya pun mengikuti sesi latihan selama dua jam bersama para pemain lain. Beberapa metode latihan diberikan pelatih kepala Asgaf Razak, dan mampu diikuti kedua pemain ini dengan baik.   

Di Lapangan Karebosi, Maldini turun mengikuti latihan mengenakan kostum PSM berwarna biru dengan nomor punggung 29, sementara Muchlis menggunakan nomor punggung 15.

Kemunculan Maldini dan Muchlis di Karebosi menarik perhatian warga dan suporter suporter yang berada di tepi lapangan, bahkan mereka datang mengerumuni dan berebut foto bersama dengan Maldini dan Muchlis.   

Maldini dan Muchlis pun tak kuasa mengelak. Kedua pemain timnas itu akhirnya meladeni permintaan foto bersama dari warga dan suporter PSM tersebut walau kondisi keduanya belum fit total karena baru saja tiba dari kampung halaman masing-masing.
   
Pelatih Senang
Pelatih PSM, Asgaf Razak, merespon positif kedatangan kedua pemainnya tersebut. Asgaf mengaku senang karena keduanya sudah ikut bergabung dalam latihan sehingga bisa segera mungkin beradaptasi dengan metode latihan yang diberikan.   

"Kedatangan Maldini dan Muchlis ini memberi nilai tambah bagi tim karena mereka sudah bisa ikut latihan bersama pemain lain," kata Asgaf.(mik)

Senin, 17 November 2014

Muchlis Hadi & Maldini Pali Segera Gabung Latihan PSM Makassar

Goal.com - Dua penggawa tim nasional Indonesia U-19, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh dan Maldini Pali mengisyaratkan akan segera untuk mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekan barunya di PSM Makassar.

Juku Eja sendiri memang tengah menantkan kedatangan dua bintang masa depan Indonesia tersebut setelah melakoni serangkaian jadwal padat bersama skuat Garuda Jaya di ajang Piala AFC U-19, Oktober lalu.

"Sebenarnya saya ingin segera bergabung (setelah Piala AFC). Tetapi kami sudah meminta izin ke manajemen klub supaya diberi waktu untuk berkumpul bersama keluarga terlebih dahulu," tutur Maldini dalam rilis klub yang diterima Goal Indonesia.

Senada dengan sang kompatriot, Muchlis mengakui jika mereka memang ingin menikmati kebersamaan bersama keluarga terlebih keduanya sempat diminta untuk berlatih bersama timnas senior.

"Benar, setelah gagal di Piala Asia kami tidak langsung pulang ke kampung (rumah) karena diminta ikut latihan bersama timnas senior. Jadi baru bisa liburan dan kumpul keluarga ya sekarang ini," timpal sang bomber.

Di sisi lain, Rully Habibie selaku direktur utama PSM, mengonfirmasi bahwa telah memberikan izin kepada kedua penggawa anyarnya tersebut dan menilai alasan yang diutarakan cukup bisa dimaklumi.

"Maldini dan Muchlis sudah meminta izin dan menjelaskan alasannya. Mereka dapat bergabung secepatnya. Rabu (19/11) atau Kamis (20/11) saya harap mereka sudah ikut berlatih bersama yang lain di lapangan Karebosi," ungkap Rully.

Sabtu, 15 November 2014

Maldini Pali dan Muchlis Harus Segera Bergabung dengan PSM

MAKASSAR, Kompas.com - Sudah hampir sepekan lamanya tim PSM Makassar berlatih di lapangan Karebosi, Makassar langsung di bawah arahan langsung pelatih kepala, Asgaf Razak. 

Awalnya latihan hanya diikuti beberapa pemain saja, ditambah enam orang pemain dari tim PSM Makassar U-21. Lalu beberapa hari kemudian muncul pemain lainnya seperti I Ngurah Komang Arya Perdana, Markus Haris Maulana, Agung Prasetyo dan Ponaryo Astaman. Mereka dari luar Makassar. 

Pemain yang belum hadir yakni empat pemain asing tim berjuluk Ayam Jantan Dari Timur itu, kemudian I Ketut Mahendra dan dua pemain muda PSM dari tim PSM Makassar U-19, Maldini Pali dan Muchlis Hadi Ning Syaifullah. Khusus kedua pemain muda itu, Asgaf mengharapkan agar keduanya bisa segera datang dan ikut latihan bersama tim. 

Alasan Asgaf, Maldini dan Muchlis bisa secepatnya beradaptasi dengan pemain lain di PSM. Sebab keduanya selama ini disibukkan training centre (TC) bersama Timnas U-19 yang dulunya dilatih oleh Indra Sjafri. 

Asgaf pun sudah meminta kepada Roeslan, Sekretaris PT Paggolona Sulawesi Mandiri (PT PSM) untuk memanggil keduanya dan berharap mereka ikut berlatih bersama pemain lain.  

“Saya harap begitu (Maldini - Muchlis) ikut berlatih. Kenapa keduanya sampai sekarang belum datang, saya minta sekretaris untuk menghubungi," ungkap Asgaf.

Jumat, 14 November 2014

Baru Sebentar Berpisah, Maldini Sudah Rindu Timnas U-19

Liputan6.com, Jakarta - Maldini Pali adalah salah satu sosok yang mampu menyedot perhatian bersama tim nasional U-19 Indonesia. Namun setelah Timnas U-19 dibubarkan, bagaimana nasib Maldini?

Pria asal Sulawesi itu sudah memilih tempat berlabuh untuk karier sepak bolanya di masa depan. Ia bergabung dengan salah satu klub Indonesia Super League (ISL) PSM Makassar.

"Saya sudah bergabung dengan PSM Makassar untuk durasi kontrak tiga tahun," ucapnya saat berbincang dengan Liputan6.com (13/11).

"Untuk kapan saya bergabung ke PSM, saya hanya tinggal menunggu pemanggilan manajemen."

Mantan anak asuh Indra Sjafri ini sukses menembus skuat utama berkat performa apiknya di sisi kanan penyerangan tim Garuda Jaya. Padahal pada Piala AFF 2013 lalu, ia sempat dikenal sebagai super sub, akibat selalu dicadangkan dan membuat gol penentu di sela kebuntuan timnya.

Maldini pun mengutarakan rasa rindunya dilatih Indra Sjafri. "Ya tentu saya ingin dilatih lagi sama coach Indra, kalau bisa saya juga ingin bermain sama teman-teman di Timnas U-19 lagi di masa depan."

Maldini: Evan Dimas Keren!

Liputan6.com, Jakarta - Mantan winger tim nasional U-19 Indonesia, Maldini Pali, terkejut melihat aksi rekannya, Evan Dimas, bersama Timnas Senior. Dalam debutnya, Evan sukses menyumbangkan satu gol kemenangan Indonesia atas Timor Leste di laga uji coba, Selasa (11/11/2014).

"Saya kaget lihat Evan mainnya keren bersama tim senior. Saya ikut senang melihat keberhasilan Evan mencetak gol ke gawang Timor Leste, apalagi dia juga jadi starter di pertandingan itu," kata Maldini saat berbincang dengan Liputan6.com, Kamis (13/11/2014).

Sebelumnya, pelatih Timnas Senior, Alfred Riedl, memanggil Evan dan Maldini untuk ikut berlatih bersama tim senior. Akan tetapi di sisa waktu jelang Piala AFF 2014 yang makin sedikit, hanya nama Evan yang tersisa.

Hal itu ternyata tidak membuat Maldini menganggur. Ia pun memiliki aktivitas lain di luar Timnas U-19.

"Saat ini saya ada di Mamuju, saya berlatih dan bermain sepak bola seperti biasanya."

Winger muda ini juga menegaskan kalau ia sudah memiliki klub untuk ke depannya. "Saya sudah bergabung dengan PSM Makassar untuk durasi kontrak tiga tahun."

"Untuk kapan saya bergabung ke PSM, saya hanya tinggal menunggu pemanggilan manajemen," tutupnya.
 

Senin, 10 November 2014

Maldini-Muchlis Segera Gabung Kembali ke PSM

MAKASSAR - Dua penggawa muda PSM yang memperkuat tim nasional (timnas) Indonesia U-19 yakni Maldini Pali dan Muchlis Hadi, akan segera bergabung bersama skuad Juku Eja sebagai persiapan untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan.

Sekertaris tim PSM Ruslan mengungkapkan, pihaknya sudah mengkonfirmasi kepada kedua pemain tersebut, untuk segera bergabung bersama tim pada latihan persiapan yang akan dimulai hari ini. "Mereka memang saya hubungi, tapi untuk latihan besok (hari ini) saya belum pastikan mereka akan datang," kata dia saat dikonfirmasi SINDO.

Hal tersebut dikarenakan, kata Ruslan, kedua pemain depan skuad Garuda Jaya julukan timnas U-19 masih harus bertemu dengan keluarganya masing-masing. Apalagi mereka lama tugas di timnas. "Jadi, terserah mereka kapan dia akan mengikuti latihan, namun kita sudah sampaikan," tukasnya.

Ruslan melanjutkan, untuk semua pemain yang masih terikat kontrak dipanggil menjalani latihan persiapan. Bahkan, dirinya mengungkapkan telah mengkonfirmasi ke Markus Haris Maulana sebagai kapten tim sebelumnya. "Jadi Markus juga sampaikan ke pemain lain," ujarnya.

Memang diagendakan, skuad Juku Eja akan menjalani latihan perdana hari ini di lapangan Karebosi Makassar, setelah para pemain sepakat melakukan persiapan saat pertemuan dengan tim kepelatihan dan penanggung jawab tim Andi Darussalam Tabussala. Untuk itu, seluruh pemain yang masih terikat kontrak dipanggil untuk datang ke Makassar.

Untuk kedua pemain muda PSM tersebut, memang sampai saat ini tidak memiliki lagi agenda. Apalagi, keduanya tidak masuk ke skuad timnas senior yang diasuh oleh Afreld Ridle, meski mereka sempat dipanggil untuk menjalani tranning center, karena kurangnya pemain timnas yang mengikuti TC tersebut. Bukan hanya itu, kedua pemain ini dikontrak oleh manajemen PSM selama empat musim.

Pelatih PSM Assegaf Razak mengungkapkan, dirinya berharap agar kedua pemain Garuda Jaya tersebut bisa segera bergabung bersama tim untuk latihan. "Saya belum ada komunikasi sama Maldini dan Muchlis. Tapi, kalau mereka ada di Makassar saya harapkan mereka ikut latihan," kata dia saat dikonfirmasi.

Dirinya mengungkapkan, hal ini dinilai penting agar kedua pemain tersebut bisa cepat beradaptasi dengan tim untuk musim depan. Apalagi, saat ini Pasukan Ramang sementara mempersiapkan diri untuk menyambut kompetisi ISL musim depan. "Kita harapkan, mereka cepat beradaptasi, karena waktu kompetisi kian dekat," tuturnya.

Meski demikian, Assegaf yang juga mantan punggawa Juku Eja ini mengatakan, dirinya telah menyampaikan ke sekertaris tim untuk memanggil seluruh pemain yang ada di PSM untuk mengikuti latihan. "Saya sudah komunikasi, agar semua pemain dipanggil," tukasnya.

Sementara itu, Perdana Mentri Red Gank Sul Dg Kulle juga mengungkapkan, jika kedua pemain muda tersebut memang diharap agar segera bergabung bersama pemain lainnya. "Idealnya memang mereka harus gabung tim, karena setelah selesai dari kegiatan timnas untuk menghindari kevakuman yang berlebihan," kata dia.

Hal ini lanjutnya, ditakutkan akan berdampak pada performa mereka berdua saat membela skuad Juku Eja nantinya. Apalagi, jika lama tidak melakukan latihan bersama. "Selain itu dengan segera gabung akan lebih cepat berdaptasi dengan tim," tukasnya. (sindonews.com)

Minggu, 09 November 2014

Liburan di Mamuju, Pemain Timnas U-19 Ikuti Laga Eksebisi

MAMUJU - Aktivitas pemain Timnas Indonesia U-19, usai tampil di Piala Asia 2014 tidak berhenti. Untuk menjaga kebugaran, sejumlah pemain timnas U-19 berlibur ke Mamuju, sambil mengikuti pertandingan eksebisi.

Tujuh pemain Timnas U-19 yang akan ambil bagian adalah Maldini Pali, Rudolof Yanto Basna, Putu Gede Juni Antara, Mahdi Fahcri Albar, Muchlis Hadi Ning, dan Ilham Udin Armaiyn.

Maldini Pali sudah beberapa hari ini sudah berada di Mamuju. Sementara lima pemain Timnas U-19 akan mendarat di Bandara Tampa Padang Mamuju pada Minggu (9/11) sore.

"Kami sementara ini sedang menyiapkan penjemputan di Bandara Tampa Padang Mamuju," kata Ketua Panitia Perang Bintang Sepakbola Nasional, M Irfan kepada JPNN.Com beberapa saat yang lalu.

Laga eksebisi pemain Timnas U-19 di Mamuju adalah bagian dari perhelatan Perang bintang sepakbola nasional yang berlangsung di Mamuju 9-11 November 2015.

Selain pemain Timnas U-19, eksebisi ini juga juga dihadiri Diego Michiels dan bintang Indonesia Super League (ISL) lainnya, perang bintang ini juga dihadiri enam pemain Timnas U-19. (abu/jpnn)

Sumber 

Kamis, 23 Oktober 2014

Ikut Latihan Timnas Senior, Apa Kata Maldini dan Hansamu?


 Foto: MI/Rommy Pujianto


Metrotvnews.com, Tangerang: Timnas Senior Indonesia hari ini menjalankan pemusatan latihan tahap kedua. Latihan berlangsung di lapangan sepakbola Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang.

Dalam latihan tadi sore, skuat Garuda kedatangan empat pemain timnas U-19 yakni Muchlis Hadi Ning Saefulloh, Hansamu Yama Pranata, Paolo Oktavianus Sitanggang, dan Ilham Udin Armaiyn. Sebelumnya, Alfred Riedl mengundang Evan Dimas dan Maldini Pali.

Pantauan Metrotvnews.com di lapangan, terlihat para pemain berlatih dengan suasana yang serius tapi santai. Tidak jarang para pemain terlihat saling tertawa dan terlihat tidak ada gap antara pemain senior dengan U-19.

Setelah selesai berlatih, Riedl pun menuturkan bahwa kelima pemain timnas U-19 tidak memiliki kesempatan untuk menembus skuat Indonesia untuk berlaga di AFF Cup.  Pasalnya, Riedl sudah mengantongi beberapa nama yang saat ini tengah bertanding di babak delapan besar Indonesia Super League (ISL).

Tapi, untuk Evan Dimas, Riedl memberikan penilaian berbeda. Kapten timnas U-19 diberi kesempatan untuk bergabung dengan 35 pemain yang akan didaftarkan ke AFF.

Meski begitu, dua penggawa Maldini dan Hansamu tetap senang bisa memiliki kesempatan berlatih dengan para senior.

“Saya senang bisa ikut berlatih dengan timnas senior,” ujar Maldini kepada Metrotvnews.com usai berlatih, Kamis (23/10/2014).

Senada dengan Maldini, bek Hansamu juga merasa senang bisa mendapatkan kesempatan berlatih bersama timnas senior.

“Senang bisa ikut berlatih. Tidak terlalu ada perbedaan dengan Indra (Sjafri), hanya saja dia (Riedl) kan pelatih asing,” papar Hansamu.
ASM


Selasa, 21 Oktober 2014

Enam Pemain Timnas U19 Gabung TC Timnas Senior

Super Ball/Feri Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemusatan latihan akhir tahap kedua Tim nasional Indonesia senior yang akan dimulai 23 hingga 30 Oktober ini diikuti enam pemain Timnas U19. Mereka adalah Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Paolo Sitanggang dan Hansamu Yama serta Muchlis Hadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, TC Timnas Senior telah memasuki tahap akhir, yang dibagi dalam tiga periodesasi. TC akhir tahap pertama telah dilaksanakan pada 10 hingga 18 Oktober lalu, dengan diikuti 11 pemain. Lalu TC akhir tahap kedua kali ini, diikuti 13 pemain. Sedangkan nanti, di TC akhir tahap ketiga, di awal pekan November, diharapkan telah diikuti skuad lengkap Timnas Senior.

Skuad lengkap Timnas Senior pada TC tahap akhir akan diisi 35 pemain, yang diregister di AFF. Nama-nama ke-35 pemain yang akan didaftarkan ke AFF, akan direlease pekan depan.

Berikut nama-nama pemain yang mengikuti pemusatan latihan akhir tahap kedua, 23 - 30 Oktober 2014 di Karawaci

Hamka Hamsah, Muhamad Roby, Rizki Rizaldi Pora, Evan Dimas Darmono, Bayu Gatra Sanggiawan, Rizki Ramdani Lestaluhu, Andritany Ardhyasa, Teguh Amirudin, Maldini Pali, Ilham Udin Armaiyn, Paolo Oktavianus Sitanggang, Hansamu Yama Pranata, Muchlis Hadi Ning Saefulloh

Senin, 20 Oktober 2014

Kurnia Meiga Senang Evan Dimas & Maldini Pali Gabung Timnas Indonesia Senior

Sidomi.com - Dipanggilnya dua pemain Timnas Indonesia U19, Evan Dimas dan Maldini Pali, ke pelatnas timnas senior disambut baik oleh Kurnia Meiga. Kiper utama Timnas Indonesia senior ini menilai, langkah pelatih Alfred Riedl yang memanggil dua pilar Timnas U19 tersebut dinilai sudah sangat tepat.

Kiper milik Arema Cronus Indonesia ini juga tidak mempermasalahkan kegagalan Timnas Indonesia U19 di turnamen AFC Cup U19 2014 beberapa waktu lalu. “Kalau buat Timnas Indonesia U19 yang menentukan semua adalah Allah. Mungkin karena faktor kejenuhan juga jadinya mereka kurang maksimal. Tapi tetap bangga kepada mereka,” ucapnya.

Pemanggilan Evan Dimas dan Maldini Pali ke pelatnas Timnas Indonesia senior sebagai persiapan sebelum berlaga di AFF Cup 2014 sebelumnya telah dikatakan sendiri oleh pelatih tim Merah-Putih, Alfred Riedl. Pelatih asal Austria ini tentunya punya alasan yang cukup kuat.

”Alasan pemanggilan dua pemain Timnas U19 dikarenakan fleksibelnya usia di tim nasional senior. Timnas senior tidak kenal batasan umur, berbeda dengan U23 dan U19 yang harus memainkan usia maksimal pemain di batasan umur itu. Saya tidak peduli umur tua atau muda, yang penting kualitas mereka yang dapat diberikan bagi tim,” beber Alfred Riedl.

Minggu, 19 Oktober 2014

Tim Juku Eja Menanti Duet Timnas U-19 di Makassar

                                                                                              Herka Yanis Pangaribowo/Bolanews
Bolanews.com - PSM menanti kedatangan duet timnas U-19, Mukhlis Hadi dan Maldini Pali, ke Makassar. Mukhlis dan Maldini terikat kontrak dengan tim Juku Eja sampai 2017.


"Kami berharap kedua bisa bergabung dalam latihan reguler PSM bulan depan," ujar Assegaf Razak, Pelatih PSM.

Menurut Assegaf, atmosfer kompetisi LSI dengan timnas sangat berbeda. "Keduanya butuh adaptasi. Makanya saya berharap mereka wajib bergabung di latihan perdana nanti," kata Assegaf.

Soal peluang masuk starter di PSM, Assegaf mengungkapkan tergantung penampilan keduanya dalam latihan. Untuk posisi striker, Mukhlis harus bersaing dengan bomber lokal, Abdul Rahman dan Andi Oddang plus satu pemain asing incaran PSM.

Sedang Maldini yang biasa beroperasi di sektor sayap harus bersaing dengan tiga seniornya, Rahmat Syamsuddin, Kurniawan Karman dan Kaharuddin Salam.

Pada Jumat dan Sabtu lalu Maldini bersama Evan Dimas masih berada di Karawaci untuk mengikuti pelatnas tim senior proyeksi Piala AFF 2014. Jika terpilih dalam 30 skuat sementara yang didaftarkan untuk Piala AFF 2014, Maldini kemungkinan besar tidak akan bisa bergabung dalam latihan rutin PSM mulai bulan depan karena harus tetap bergabung di pelatnas tim senior.

Nasib Evan Dimas dan Maldini Pali Ditentukan Pekan Depan



 Super Ball/Feri Setiawan
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pelatih Tim Nasional Indonesia Senior Alfred Riedhl masih merahasiakan apakah dua punggawa tim nasional Indonesia U-19 yang bergabung dengan tim Merah-Putih termasuk dalam 30 daftar nama skuat Garuda, julukan tim nasional Indonesia Senior yang bakal disetorkan ke AFF pekan depan.

Kapten Tim Garuda Jaya, Evan Dimas Darmono dan Maldini Pali bergabung dengan tim Merah-Putih, Kamis (16/10/2014) malam. Kedua punggawa skuat asuhan Pelatih Indra Sjafri ini dipanggil timnas senior karena dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan permainan di posisinya.

"Evan Dimas dan Maldini nanti ditentukan minggu depan," ujar Alfred Riedl saat ditanya peluang kedua punggawa Garuda Jaya saat latihan di Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (18/10/2014).

Alfred Riedl hanya melihat penampilan Evan dan Maldini sekali pada latihan Jumat (17/10/2014) pagi. Sedangkan di latihan terakhir, Sabtu (18/10/2014), pelatih asal Swedia ini hanya berada di lapangan sekitar 10 menit.

Setelah melakukan briefing bersama asisten pelatih Wolfgang Pikal dan Widodo C Putera, Riedl pun keluar lapangan setelah menyapa skuat Merah-Putih.

Latihan terakhir yang dimulai pukul 07.55 WIB ini diikuti oleh sembilan pemain, tujuh pemain lapangan dan dua penjaga gawang. Evan Dimas Darmono terlihat di lapangan tanpa ditemani rekannya Maldini Pali.

Maldini absen di latihan terakhir itu karena terbentur dengan jadwal penerbangan pulang ke kampung halamannya di Makassar, setelah selesai menjalani laga Piala Asia U-19, 2014 di Myanmar. Maldini mendapat tiket pesawat penerbangan, Sabtu (18/10/2014) pukul 11. 20 WIB.

"Dia (Maldini) harus kembali dengan penerbangan pagi. Jadi tidak bergabung latihan pagi ini," ujar Riedl.

Latihan terakhir dipimpin oleh asisten pelatih Wolfgang Pikal dan Widodo C Putra.

Maldini Pali Absen di Latihan Terakhir Timnas U-19

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pemain Sayap Tim Nasional Indonesia U-19, Maldini Pali absen pada pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia Senior terakhir di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (18/10/2014) pagi.

Sesi latihan yang dipimpin langsung oleh Pelatih kepala Alfred Riedl itu hanya diikuti 9 pemain. Tampak Evan Dimas berlatih bersama delapan teman lainnya. Pelatih Tim Nasional Indonesia Senior Alfred Riedl mengatakan Maldini Pali absen karena persoalan penerbangan.

"Maldini harus terbang ke rumahnya tadi pagi. Jadi ini pertimbangan penerbangan," ujar Alfred Riedl usai membuka latihan terakhir di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Kota Tangerang.

Maldini pulang ke Makassar menggunakan pesawat penerbangan Sabtu (18/10/2014) pukul 11.20 WIB.

Sabtu, 18 Oktober 2014

Pengalaman Pertama Evan Dimas Latihan di Timnas Senior

 
 VIVAnews/Windi Wicaksono
VIVAbola - Timnas Indonesia senior kembali menggelar pemusatan latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang, Jumat 17 Oktober 2014 sore.

Dalam kesempatan itu, dua penggawa timnas U-19, Evan Dimas dan Maldini Pali, terlihat sudah ikut dalam sesi latihan tersebut.

Sesi latihan tadi diikuti oleh 10 orang. Selain Evan dan Maldini, delapan pemain lainnya yakni, Yogi Triana (kiper), Teguh Amiruddin (kiper), Fachruddin, Rizky Ripora, Danny Saputra, Steven Imbiri, Bayu Gatra, dan Ramdani Lestaluhu.

Evan dan Maldini terlihat begitu cair dalam sesi latihan tadi. Mereka tidak canggung, saat melahap menu latihan yang disiapkan oleh pelatih Alfred Riedl, bersama para seniornya.

"Awalnya sungkan, tetapi karena kakak-kakak seniornya baik, jadi senang. Asyik-asyik, tidak ada plonco-ploncoan," ucap Evan, saat ditemui di seusai latihan di Lapangan SPH, Jumat 17 Oktober 2014.

Pada sesi latihan pagi tadi, Evan dan Maldini absen. Keduanya kelelahan usai menempuh perjalanan jauh dari Yangon, Myanmar. Seperti diketahui, timnas U-19 baru tiba di Tanah Air pada Jumat dini hari tadi WIB.

Sebenarnya, ada yang menarik sebelum sesi latihan sore tadi dimulai. Evan dan Maldini membantu para staf untuk mengangkut sekeranjang bola ke dalam lapangan. Sedangkan, pemain-pemain lain langsung masuk ke dalam lapangan.

"Kalau tadi bawa bola, karena kebiasaan di Timnas U-19, saling bantu. Bukan kakak-kakak senior yang suruh, kakak-kakak senior baik-baik," ungkap Evan.

Bubar Hari Ini, Timnas Senior Berkumpul Lagi 23 Oktober 2014


VIVAbola - Sabtu ini, 18 Oktober 2014 akan menjadi latihan terakhir Timnas senior Indonesia di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang. Para pemain Timnas senior baru akan dikumpulkan lagi untuk pemusatan latihan pada 23 Oktober 2014

"Besok pagi masih latihan, setelah itu dibubarkan. Kita berkumpul lagi di sini (Lapangan SPH) 23 Oktober (2014)," Riedl saat ditemui seusai latihan di Lapangan SPH, Karawaci, Jumat 17 Oktober 2014.

Pemusatan latihan kali ini sendiri hanya diikuti oleh 10 pemain. Itu pun dua pemain baru menyusul tadi malam yakni, Evan Dimas dan Maldini Pali, yang bergabung dari Timnas U-19, usai tersingkir dini di Piala Asia 2014 di Myanmar.

Delapan pemainnya adalah Yogi Triana (kiper), Teguh Amiruddin (kiper), Steven Imbiri, Rizky Ripora, Danny Saputra, Ramdani Lestaluhu, Bayu Gatra, dan Fachruddin. Ada pun tiga pemain lainnya tidak memenuhi panggilan seperti Hamka Hamzah, Dedi Hartono, dan Muhammad Roby, karena berbagai alasan.

"Hamka harus kembali ke Malaysia ada urusan dengan klubnya, Dedi Hartono persiapan menikah, dan Roby sakit," ucapnya.

Riedl kemudian juga menjawab alasan dia menggelar TC (training camp) singkat kali ini. Menurut pelatih asal Austria itu, hal ini demi menjaga kebugaran para pemain Timnas yang klubnya tak lolos ke 8 besar Indonesia Super League.

"Jika kita tidak menggelar pemusatan latihan seperti ini, mereka akan libur selama sebulan, menurut Anda bagaimana sebaiknya?" imbuhnya.

"Latihan ini untuk menjaga kebugaran fisik mereka agar tak terganggu, karena klub mereka tak masuk 8 besar," tutur eks pelatih Laos ini.

Evan Dimas & Maldini Pali Belum Tentu Masuk Timnas Indonesia

antara foto

Goal.com - Pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl mengungkapkan, Evan Dimas dan Maldini Pali belum tentu masuk ke dalam daftar 30 pemain yang akan diserahkan ke PSSI, Selasa (21/10).

Riedl bakal memberikan 30 nama pemain ke PSSI pada awal pekan depan. Selanjutnya induk organisasi sepakbola nasional itu akan menyerahkannya ke federasi sepakbola Asia Tenggara (AFF) untuk pendaftaran ke Piala AFF 2014.


“Kami sudah tahu siapa saja yang akan dipanggil pelatnas. Saya akan memutuskan apakah satu, atau keduanya, atau tidak ada satu pun yang masuk ke dalam daftar 30 pemain yang akan kami rilis pada tanggal 21 [Oktober] pekan depan,” ujar Riedl.

“Kami harus membahas tentang pemain yang akan masuk ke dalam 30 daftar dalam beberapa hari ini. Sebab, tanggal 21 kami sudah harus menyerahkan list ke federasi [PSSI], dan mereka selanjutnya mendaftarkan ke AFF.”

Ditanya kemungkinan pemain timnas U-19 lainnya masuk ke dalam tim, Riedl menjawab: “Tidak, saya tidak akan panggil. Jika saya ingin pemain timnas U-19 lainnya, saya akan bawa mereka ke sini sekarang. Kami juga perlu membawa pemain yang ideal sesuai kebutuhan di setiap posisi.”
 

RD: Pemanggilan Evan dan Maldini Kebijakan Bagus

                                                             Herka Yanis Pangaribowo/Bolanews
Bolanews.com - Kedatangan Evan Dimas dan Maldini Pali makin menyegarkan pelatnas tim senior tahap akhir I. Sejumlah pihak menganggap kebijakan Alfred Riedl memanggil duo U-19 ke pelatnas tim senior proyeksi Piala AFF 2014 tergolong tidak lazim.


Namun, ada pula kalangan yang mendukung kebijakan pelatih timnas senior itu. Salah satunya datang dari Rahmad Darmawan.

"Pendekatan pemanggilan pemain timnas senior harus diubah. Timnas tidak hanya membutuhkan pemain pengalaman, tapi juga tenaga baru yang lebih muda, pemain dengan kemampuan di atas rata-rata, dan kecepatan yang hanya dimiliki para pemain muda semacam Ramdani Lestaluhu, Batu Gatra, Maldini, dan Evan," jelas Rahmad.

Pelatih Persebaya itu optimistis dengan perubahan pendekatan seperti ini, timnas senior bakal lebih kuat.

"Kalau hanya bertumpu pada pemain berpengalaman saja, sulit bagi timnas untuk bisa bersaing. Bayu, Ramdani, Evan, dan Maldini memiliki kualitas memperbesar daya saing timnas," sebutnya.

Keempat pemain muda itu juga diyakini bisa bersaing dan bahkan bisa jadi lebih bagus dari pemain senior.

"Kita butuh pemain pengalaman, tapi timnas juga perlu memberikan kesempatan pada pemain muda karena mereka masih segar dan haus gelar. Motivasi mereka untuk memenangkan pertandingan bisa jadi juga lebih besar," ujar pelatih timnas U-23 di SEAG 2013 itu.

Jumat, 17 Oktober 2014

9 Syarat Evan dan Maldini Lolos ke Timnas Senior

                                                                                                          Fernando Randy/Bolanews
Bolanews.com - Evan Dimas dan Maldini Pali akan segera bergabung dengan seleksi timnas senior setelah berjuang di Piala AFC U-19.


Mereka akan berkumpul dengan 11 pemain yang telah dipanggil oleh Alfred Riedl di sesi latihan terakhir tahap pertama pada 10 Oktober. Sebagaimana pemain lainnya, Evan dan Maldini harus menjalani penilaian dari pelatih.

Supaya lolos, keduanya harus memenuhi kriteria yang distandarkan oleh Alfred. Empat kriteria yang berkaitan dengan teknis adalah teknik bermain, taktik, fisik, dan mental. Selain itu, ada faktor nonteknis yang menjadi dasar penilaian, yakni gaya hidup, kecerdasan, kebiasaan, sifat, dan sikap.

"Modal yang dimiliki Evan Dimas dan Maldini sangat bagus. Mereka pemain berbakat dan menjadi generasi penerus bagi timnas Indonesia," kata Wolfgang Pikal, asisten pelatih timnas senior.

Ada Evan-Maldini, Seleksi Timnas jadi 4 Generasi

                                                                                                                 Herka Yanis/Bolanews
Bolanews.com - Kedatangan Evan Dimas dan Maldini Pali menambah jumlah pasukan seleksi timnas Piala AFF 2014 menjadi 13 pemain.


Dalam seleksi timnas senior tersebut, ada empat perbedaan jenjang usia. Hamka Hamzah dan M. Roby adalah pemain paling senior yang sudah dipanggil selagi timnya tidak mengikuti babak 8 besar LSI. Mereka termasuk di dalam pemain kelahiran pertengahan 1980-an. Hamka lahir pada tahun 1984, sedangkan Roby satu tahun lebih muda dari Hamka.

Angkatan setelah Hamka-Roby ada Steven Anderson Imbiri yang lahir pada 1987. Lalu Rizky R. Pora, Dedi Hartono, dan Fachrudin W. Aryanto adalah generasi yang lahir di penghujung 1980-an. Ketiganya lahir di tahun yang sama, yakni 1989.

Angkatan awal 1990-an ada Bayu Gatra (1991), Rizky Ramdani Lestaluhu (1991). Dua tahun lebih muda ada Teguh Amiruddin dan Dany Saputra yang lahir pada 1993. Kemudian Yogi Triana yang lahir pada 1994. Evan Dimas dan Maldini Pali menjadi generasi termuda di seleksi timnas. Mereka lahir setelah pertengahan 1990-an.

"Dalam menyeleksi pemain, kami tidak peduli berapa umur mereka, dari mana asal klub dan daerah mereka. Semuanya harus menjalani penilaian yang sama," tutur Wolfgang Pikal, asisten pelatih timnas.

Kesan Riedl untuk Evan dan Maldini; Mereka Pemain Bertalenta


 ist


Metrotvnews.com, Tangerang: Pelatih timnas senior Indonesia Alfred Riedl saat menggelar sesi latihannya sudah mengikutsertakan Evan Dimas dan Maldini Pali. Meski dinilai tidak spesial, namun pelatih asal Austria itu memuji kedua pemain timnas U-19 itu berbakat.

Evan dan Maldini diberikan kesempatan Riedl untuk membela timnas senior yang akan berkompetisi di Piala AFF 2014. Kedua pemain sudah mengikuti latihan perdana di Lapangan Sepak Bola Sekolah Pelita Harapan, pada Jumat (17/10/2014) sore.

Kedua pemain terlihat bermain apik dan melakukan kerja sama yang baik. Dalam sesi latihan tersebut, kedua pemain dijadikan satu tim dalam sesi latihan.

Melihat hal ini, Riedl pun mengaku dari awal tidak berekspektasi lebih kepada mereka. Sebab, Riedl sudah tahu gaya keduanya bermain dan menilai keduanya memang berbakat.

"Kami tidak berekspektasi lebih dari mereka karena kami sudah mengetahui permainan mereka sejak beberapa bulan belakangan. Kami tahu mereka adalah pemain yang bertalenta," ucap Riedl saat ditemui Metrotvnews.com di Lapangan Sepak Bbola Sekolah Pelitah Harapan.

"Jadi tidak ada yang spesial dari yang mereka tunjukkan kepada kami. Tapi kami sudah melihat permainan mereka di lapangan, bahkan di sesi latihan kami mengetahui mereka adalah pemain bertalenta," ulangnya.

Evan dan Maldini adalah salah satu bintang timnas U-19. Namun, sebenarnya masih banyak pemain berbakat dalam tim besutan Indra Sjafri. Namun, Riedl tampaknya tidak akan melirik pemain lain dalam tim U-19. Dia beralasan bahwa dia tidak bisa membawa terlalu banyak pemain ke dalam skuatnya karena sudah ada pemain lain yang akan dipantaunya.

"Karena kami sudah memiliki banyak pemain dan tidak bisa memilih semua pemain. Memang banyak pemain yang berbakat, tapi kami tidak bisa memilih lebih banyak lagi," ujar Riedl.