Tampilkan postingan dengan label Tur Timur Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tur Timur Tengah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Mei 2014

Review Timnas U-19: 20 Laga Internasional, 40 Gol


FDSInews - Ujicoba internasional kontra Lebanon U19 telah selesai dua hari lalu, hasil imbang 0-0 mewarnai laga internasional ke-20 Evan Dimas dan kawan-kawan melawan peringkat ketiga grup PPA U19 tersebut. Banyak catatan yang bisa diambil dari perjalanan 20 laga internasional yang telah dilakoni anak asuh coach Indra Sjsfrie tersebut.

Faktor finishing kembali muncul ke permukaan plus hasil imbang kontra Lebanon U19, belum ditambah dengan kesenjangan antara tim utama dengan tim pelapis yang disebabkan menit bermain para pemain pelapis yang kurang. Utamanya dalam laga-laga ujicoba internasional, tercatat hanya laga kontra Al-Shahab U19 dan laga kedua kontra Myanmar U19 dan Yaman U19. Berikut hasil 20 laga internasional yang telah dijalani Timnas Indonesia U19 dimulai dari Piala AFF U19 di Jawa Timur (9-22 September ’13), Grup G PPA U19 di Jakarta (8-12 Oktober ’13) dan terakhir berujicoba dengan Lebanon U19 di Stadion Manahan, Solo (28 Mei ’14) :
  1. AFF U19 : Indonesia 5 – 0 Brunei Darussalam (Ilham Udin 12′ , 30′ ; Alqomar 27′ ; Muchlis Hadi  62′ , 85′)
  2. AFF U19 : Myanmar 1 – 2 Indonesia (Evan Dimas 6′ ; Putu Gede 16′)
  3. AFF U19 : Indonesia 1 – 2 Vietnam (Evan Dimas 1′)
  4. AFF U19 : Indonesia 3 – 1 Thailand (Evan Dimas 15′ , 76′ , 90+4′ / pen)
  5. AFF U19 : Indonesia 1 – 1 Malaysia (Ilham Udin 53′)
  6. AFF U19 : Timor-Leste 0 – 2 Indonesia ( Ilham Udin 9′ ; M.Hargianto 60′)
  7. AFF U19 : Indonesia 0 – 0 ( a.e.t. ) Vietnam (7-6).
  8. PPA U19 : Indonesia 4–0 Laos (Muchlis Hadi 11′ , 52′ ; Paulo Sitanggang 85′ ; Evan Dimas 89′)
  9. PPA U19 : Philipina 0–2 Indonesia (M. Hargianto 27′ ; Yabes 81′ )
  10.  PPA U19 : Korea Selatan 2–3 Indonesia ( Evan Dimas 30′ , 49′ , 86′)
  11. Ujicoba : Oman 2 – 1 Indonesia ( Ilham Udin 26′ )
  12. Ujicoba : Oman 1 – 2 Indonesia ( M. Fatchurohman 66′ (pen); Dimas Drajad 88′ )
  13. Ujicoba : UEA 1 – 4 Indonesia (Ilham Udin 42′ ; Evan Dimas  67′ ; Septian 77′ ; Dimas Drajad 90+1′)
  14. Ujicoba : UEA 1 – 2 Indonesia ( Muchlis Hadi 41′ ; Dimas Drajad 76′)
  15. Ujicoba : Al Shabab Al Arabi (U19) 2 – 2 Indonesia ( Dimas Drajad 20′ ; Zulfiandi 32′)
  16. Ujicoba : Indonesia 1 – 1 Myanmar ( Muchlis Hadi 4′ )
  17. Ujicoba : Indonesia 1 – 2 Myanmar ( Ilham Udin 45+1′ )
  18. Ujicoba : Indonesia 3 – 0 Yaman ( Muchlis Hadi 21′ ; Hansamu Yama 24′ ; Septian 71′ )
  19. Ujicoba : Indonesia 1 – 1 Yaman ( Hendra 55′ / pen)
  20. Ujicoba : Indonesia 0– 0 Lebanon.

Dari catatan 20 laga diatas, Timnas Indonesia U-19 mampu mencetak 40 gol atau rata-rata 2,00 gol per pertandingan dengan dua kali membukukan hattrick yang kesemuanya diborong oleh sang kapten, Evan Dimas Darmono dalam laga kontra Thailand (AFF U19) dan Korea Selatan (PPA U19). Evan Dimas juga menjadi top skor selama 20 laga internasional dengan 10 gol, disusul Ilham Udin dan Muchlis Hadi Ning yang sama-sama mencetak 7 gol.

Yang menggembirakan Evan Dimas dan kawan-kawan mencetak 32 gol lewat pola permainan Timnas (80 persen) sedang sisanya lewat bola mati (tendangan bebas dan pinalti).
Sedangkan untuk distribusi gol Timnas U19 adalah :
  1. menit 0-15 (6 gol),
  2. menit 15-30 (9 gol),
  3. menit 30-45 (5 gol), menit 45-60 (4 gol),
  4. menit 60-75 (5 gol)
  5. menit 75-90 (11 gol).
Untuk urusan kemasukan gol Timnas U19 mencatatkan :
  1. menit 0-15 (1 gol),
  2. menit 15-30 (4 gol),
  3. menit 30-45 (4 gol),
  4. menit 45-60 (3 gol) ,
  5. menit 60-75 (1 gol)
  6. menit 75-90 (5 gol).
Dari data terlihat Evan Dimas dan kawan-kawan mampu memaksimalkan 15 menit terakhir untuk mencetak gol (total 11 gol).  Disisi lain, Garuda Jaya juga lebih sering kebobolan di 15 menit terakhir babak pertama dan babak kedua.

Sehingga fokus lini pertahanan serta finishing touch memang harus terus ditingkatkan. Kekuatan fisik dengan VO2 max diatas rata-rata memang menjadi kekuatan Timnas U19 untuk bermain spartan dan mencetak gol di lima belas menit terakhir sebagaimana catatan diatas. Dan tentunya yang perlu ditingkatkan adalah kemampuan finishing dari para striker yang sementara hanya memunculkan satu nama Muchlis Hadi Ning Syaifulloh. Sedangkan cadangan seperti Yabes Roni, Martinus masih belum menunjukkan kapasitas sebagaimana yang diharapkan. Dan tentunya setiap ujicoba internasional yang dilakoni bisa memberikan nilai lebih untuk Timnas Indonesia U19 jelang keberangkatan mereka ke Myanmar. “Makin banyak hal yang bisa kami pelajari. Termasuk unggul dalam penguasaan bola saja tidak cukup untuk memenangi pertandingan,” ungkap coach Indra Sjafrie paska ujicoba dengan Lebanon U19.
(wefi)

Selasa, 29 April 2014

Sahrul Terharu Bisa Umroh


TRIBUNNEWS.COM, KARAWACI - Ibadah umroh uyang dijalani tim nasional U19 beberapa waktu lalu sangat berharga bagi para punggawa. Bek Sahrul Kurniawan, merasa terharu bisa menjalani ibadah umroh.

"Aku terharu sekali waktu umroh. Akhirnya aku bisa umroh," ungkap Sahrul kepada Tribunnews.com, Selasa (29/4/2014).

"Aku orang pertama di keluargaku yang bisa umroh," imbuh pemuda asal Ngawi itu.

Ibadah umroh tersebut merupakan bagian dari tur Timur Tengah tim nasional U19. Setelah menjalani ibadah umroh, semua anggota tim, termasuk pelatih kepala Indra Sjafri, mencukur pendek rambut mereka.

Jumat, 25 April 2014

Indra Sjafri Jumpa Jack Brown, ‘Anak’ Indonesia Juara MU Soccer Schools 2012


Kabar24.com, JAKARTA – Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri bertemu dengan dua talenta muda di sepak bola Inggris Jack dan George Brown yang berdarah Indonesia di Dubai.

Melalui akun Twitter @indra_sjafri, Indra Sjafri yang baru saja membawa timnas U-19 melakukan tur Timur Tengah menghadapi timnas U-19 Oman, timnas U-19 Uni Emirat Arab, dan klub lokal UEA, memajang juga fotonya bersama Jack dan George Brown.

“Beet emu pemain usia Muda Jack dan george brown di Abudabi pic.twitter.com/lEnIjkgnAY.” Begitu kicauan Indra Sjafri pada 22 April lewat @indra_sjafri.
Pada 2013, Jack Brown meraih penghargaan dan juara The World Final Skill Test 2012 MU Soccer Schools, memajang foto dirinya dengan penghargaan dari Manchester United Soccer Schools (MUSS).
Dalam akun facebooknya, bocah itu juga memajang beberapa foto dirinya tengah bermain di MUSS. Selain mengenakan seragam MU, Brown bersama tiga orang rekannya juga sempat berfoto berseragam Arsenal.

World Final Skill Test MUSS 2012 diikuti sekitar 30 anak berumur antara 10 sampai 16 tahun dari 25 negara. Sebagian besar anak-anak yang mengikuti World Final Skill Test adalah anggota tim nasional sepak bola dari U14-U16 dari negara masing masing, ujar ibunda Jack, Indah Brown kepada Antara London, Minggu.

Pada pertandingan keahlian itu diuji keterampilan dari empat macam yaitu short passing, loafting, dribbling, kick ups.  “Alhamdulilah Jack mendapat skor yang terbaik sehingga mengalahkan pemain terbaik tahun sebelumnya Alex dari Inggris,” ujar Indah Brown, ibunda Jack, ketika itu.

Suatu pengalaman yang tidak dapat dipercaya Jack bisa ikut dalam MUSS dan bahkan menjadi juara the World Final Skill test MUSS untuk anak-anak yang berusia antara 10 dan 16 tahun dari pemain terbaik dari seluruh dunia. “Saya sangat bangga dengan keberhasilan Jack,” ujar Indah.

Jack sendiri mengaku sebagai orang Indonesia. Indah merasa terharu saat Jack di wawancarai dan mengatakan “I am Indonesian.” sehingga semua orang bertepuk tangan.
Bahkan, kata Indah, Sir Alex Ferguson waktu bersalaman dengan Jack dan berkata “Are you Indonesian? Wow, that`s interesting.”

Putra pasangan Indah Brown dan Lance Brown yang sangat mengidolakan pemain sepak bola Inggris Wayne Rooney bercita-cita ingin menjadi pemain bola terkenal, “Jack idol is Rooney,” ujar Indah.

Senin, 21 April 2014

Timnas U-19 Tiba di Tanah Air

 


Jakarta:  Timnas U-19 yang  telah menjalani tur pertandingan sepakbola persahabatan ke beberapa negara Timur Tengah, hari Minggu (20/4) siang tiba kembali di tanah air. Kedatangan tim asuhan Indra Sjafri ini di Terminal 2 Internasional disambut Menpora Roy Suryo. Kapten timnas U-19 Evan Dhimas Darmono bersyukur timnya mengalami peningkatan.  

Pelatih  Indra Sjafri menyatakan, beberapa kali pertandingan sesuai dengan rencana uji coba di Timur Tengah sangat bermanfaat untuk anak-anak asuhannya. “Setelah lima kali pertandingan dengan Timnas Oman dan Uni Emirat Arab kita tahu kualitas mereka. Nantinya  akan kita evaluasi," katanya.
Menpora Roy Suryo  menyampaikan apresiasi dan bersyukur dengan kedatangan timnas U-19 ke tanah air dengan membawa pengalaman bermain yang bagus dan bermanfaat. “Kita semua masyarakat Indonesia tahu, alhamdulillah adik-adik ini U-19 bermain dengan sangat bagus, setelah mendapat kabar kedatangan ini maka saya datang khusus ke Bandara Soekarno-Hatta dengan tidak dalam suasana seremonial,” kata Roy Suryo.

 “Saya kira apresiasi ini penting karena kita punya harapan yang sangat besar dengan timnas U-19 ini, sama dengan turnamen yang sebelumnya saya buka di usia di bawahnya seperti Top Skor dan Kompas Gramedia, adik-adik ini harus mendapatkan jalur yang tepat agar tidak ada missingling,”  tambahnya.

“Kemarin 84 tahun perayaan PSSI kita revitalisasi kembali Piala Soeratin, yakni piala yang mengambil nama Ketua PSSI pertama yang dikhususkan untuk sepakbola usia dini, semoga ini adalah sesuatu langkah yang jelas bagi pemain sepakbola Indonesia di masa yang akan datang. Pemerintah akan terus dukung semua kegiatan ini, ”, kata Roy Suryo.(ben)

Sumber 

Minggu, 20 April 2014

BTN Nilai Timnas U-19 Belum Penuhi Target di Tur Timur Tengah

antara

KBR68H, Jakarta - Badan Tim Nasional (BTN) menilai Tim Nasional U-19 belum memenuhi target saat melakoni tur Timur Tengah. Ketua BTN, La Nyalla Matalitti mengatakan, pihaknya menargetkan kemenangan penuh di setiap pertandingan. Sementara Timnas U-19 pernah dikalahkan Timnas Oman 2-1 dan menutup tur Timur Tengah dengan menahan imbang tim Al Shabab. Namun begitu, La Nyalla optimistis tur Timur Tengah akan meningkatkan kemampuan anak asuh Indra Sjafri itu untuk dapat berlaga di Piala AFC di Burma.

"Kalau memenuhi target sih belum. Karena saya targetkan hasilnya maksimal. Tapi anak-anak dapat pengalaman banyak terutama dengan kekasaran pemain Arab dapat memacu anak-anak untuk tahu watak berbagai pemain. Untuk kekasaran klub Al-Shabab itu kami sudah tahu bakal kasar karena sudah diberi tahu oleh timnas UAE," kata La Nyalla saat dihubungi KBR68H.

La Nyalla Matalitti menambahkan, pihaknya memasang target juara di kompetisi Piala Asia U-19  di Burma. Setelah rehat usai tur Timur Tengah, rencananya Evan Dimas dan kawan-kawan akan menghadapi beberapa klub asal Spanyol. Tak hanya itu, La nyalla juga mengklaim akan mengadakan tur tambahan menghadapi beberapa klub lain, namun dia belum mau memberitahukannya.

Usai Tur Timur Tengah, Pemain Timnas U-19 Dapat Libur Enam Hari


Goal.com - Timnas Indonesia U-19 telah merampungkan seluruh rangkaian laga uji coba di Timur Tengah. Skuat yang dilatih Indra Sjafri itu pun telah tiba kembali di tanah air, melalui bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Minggu (20/4) siang.

Selanjutnya, Evan Dimas dan kawan-kawan mendapatkan jatah libur selama enam hari untuk pulang ke rumah masing-masing. Indra ingin memberikan kesempatan para pemainnya berkumpul bersama keluarga mereka, sekaligus untuk mengikuti Ujian Nasional susulan.

Seperti diketahui, selama di Timur Tengah timnas U-19 melakoni lima laga uji coba. Dua kali melawan timnas Oman U-19 dengan hasil satu kalah (2-1) dan satu kali menang (2-1), dua kali menang atas Uni Emirat Arab U-19 (4-1 dan 2-1), serta satu kali imbang dengan klub Al Shabab U-19 (2-2).

Timnas U-19 memang sedang dipersiapkan untuk mengikuti Piala Asia U-19 2014 di Myanmar, Oktober nanti. Mereka ditargetkan untuk minimal masuk empat besar, yang otomatis mendapatkan tiket lolos ke Piala Dunia U-20 2015.

Mengingat waktu yang semakin mepet jelang event tersebut, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla Mahmud Mattalitti, ingin seluruh elemen tim lebih fokus. "Jangan ada lagi undangan-undangan untuk menghadiri acara-acara di luar TC. Kalau tim pelatih diundang ke sana-sini, itu sama dengan mengurangi fokus mereka terhadap tim ini," tegas La Nyalla.

Sabtu, 19 April 2014

Evan Dimas dkk. Tiba di Indonesia Besok, Ini 11 Skuat Timnas U-19 yang Ikut Ujian Susulan 22-24 April

antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ujian Nasional susulan digelar pada 22 April-24 April 2014.
Skuat Timnas yang mengikuti Tur Timur Tengah yang masih kelas XII atau kelas 3 SMA/SMK tidak bisa mengikuti UN pekan kemarin, sehingga harus mengikuti ujian susulan.

Skuat Timnas diperkirakan sampai di Jakarta besok (20/4/2014) pukul 12.00 WIB. Jadwal kembali ke Jakarta pun dimajukan dari sebelumnya 21 April jadi 20 April, karena agar para skuat yang hendak mengikuti UN susulan bisa menyiapkan diri.

Seperti info dari Twitter @SkuatTimnas, misalnya, Siswa SMA Negeri Sewon Dinan Yahdian Javier yang bakal mengikuti ujian susulan. Selain dia, ada pula Paulo Sitanggang yang juga mengikuti UN susulan.

Berikut ini 11 skuat Timnas U-19 yang harus ikut UN susulan:

1. Ilham udin armaiyn
2. Mahdi Fahri Albaar
3. Dinan Yahdian
4. Septian David
5. Paulo Oktavianus
6. Hansamu Yama
7. Yabes Roni
8. Reza Fahlevi
9. Ryuji Utomo
10. Hargianto
11. Paulo Sitanggang

Editor : Sepudin Zuhri

Sumber 

Indra Sajfri: Timnas U-19 Dapat Pelajaran dari Tur Timur Tengah


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri mengakui jika anak asuhnya yang dipersiapkan bagi Piala AFC 2014 di Myanmar mengalami peningkatan kualitas selama menjalani Tur Timur Tengah.

Selama menjalani Tur Timur Tengah, Evan Dimas dan kawan-kawan menjalani lima pertandingan yang terdiri dari dua kali melawan Timnas Oman U-19, dua kali melawan Timnas Uni Emirat Arab U-19 dan melawan klub Al-Shabab.

"Timnas dapat pelajaran yang berbeda dari Tur Timur Tengah. Kami melawan tim dengan kualitas dan karakter yang berbeda. Tentu dalam konteks ujicoba, ini sangat bagus untuk pembelajaran pemain," kata Indra seperti yang dilansir tim media PSSI, Sabtu (19/4).

Menurut dia, selain secara tim, beberapa pemain juga menunjukkan perkembangan kualitas yang signifikan. Hal ini menunjukkan jika antar pemain terjadi persaingan positif dan selalu ingin tampil maksimal setiap diberikan kesempatan turun pada sebuah pertandingan.

Jika dilihat dari lima pertandingan ujicoba internasional yang telah dijalani oleh Tim Garuda Jaya, Paulo Sitanggang, penjaga gawang Awang Setho Raharjo dan pemain belakang Ryugi Utomo Prabowo terlihat mengalami peningkatan kualitas yang cukup signifikan.
 

Timnas U-19 Masih Lemah di Bola Crossing


DUBAI -- Banyak hal positif yang diperoleh Timnas Indonesia U-19 dalam tur Timur Tengah berakhir, Jumat (18/4). Salah satunya adalah Timnas U-19 bisa mengukur kekuatan dan mengetahui kelemahan.

Secara umum rapor Indonesia dalam lima pertandingan di tur Timur Tengah tidak buruk. Garuda Jaya (panggilan Timnas U-19) meraih tiga kemenangan, sekali kalah dan sekali imbang.

Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, menyatakan masih ada kelemahan yang harus segera dibenahi, yakni antisipasi bola crossing. Terbukti dalam lima pertandingan, Timnas U-19 selalu kebobolan lewat bola crossing.

"Ada beberapa hal yang menjadi perhatian khusus tim pelatih. Salah satunya antisipasi bola crossing dan efektifitas bermain. Insya Allah di akhir tahap spesifik preparation Agustus nanti, semua kelemahan sudah bisa kami minimalisir," ujar Indra Sjafri kepada wartawan di Dubai, Sabtu (19/4).

Usai menjalani tur Timur Tengah, Timnas U-19 akan kembali ke tanah air, Sabtu ini. Mereka dijadwalkan bertolak menuju tanah air dari Abu Dhabi dengan pesawat Garuda Indonesia penerbangan malam hari dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta Minggu (20/4) siang. (abu/jpnn)

Kemampuan Pemain Timnas U-19 Alami Peningkatan

TRIBUNNEWS.COM, DUBAI - Tim nasional Indonesia U-19 telah menjalani tur ke Timur Tengah pada 8 sampai 19 April 2014.

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengaku puas atas peningkatan kualitas pemain selama mengikuti lima pertandingan uji coba di Oman dan Uni Emirat Arab (UEA).

"Timnas dapat pelajaran yang berbeda dari lima pertandingan. Kami melawan tim dengan kualitas dan karakter yang berbeda. Tentu dalam konteks ujicoba, ini sangat bagus untuk pembelajaran pemain," ungkap Indra Sjafri melalui rilis BTN, Sabtu (19/4/2014).

"Kami melihat secara umum para pemain mengalami peningkatan kualitas. Dan ada beberapa pemain yang sangat berkembang di tur ini," tutur Indra.

Di pertandingan pertama, timnas Indonesia U-19 menderita kekalahan 1-2 atas Oman U-19 di pertandingan pertama di Stadion Sultan Qabos, Rabu (9/4/2014). Kemudian, dua hari berselang Evan Dimas cs berhasil membalas dengan skor 2-1.

Setelah menjalani uji coba di Oman, timnas Indonesia U-19 berangkat ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk menjalani tiga laga uji coba. Hasilnya, skuat Garuda Jaya berhasil meraih dua kemenangan atas UEA U-19 dengan skor 4-1 pada (14/4/2014) dan 2-1 pada (16/4/2014). Pertandingan dilangsungkan di Stadion UEA FA.

Skuat Garuda Jaya menutup perjalanan ke Timur Tengah dengan bermain imbang 2-2 atas klub Al Shabab U-19 pada Jumat (18/8/2014) di Al Shabab Al Arabi Complex, al Mamzar.

Meskipun puas atas kinerja pemain, namun Indra Sjafri mengaku, sejumlah kelemahan masih menjadi catatan tim pelatih selama Tur Timur Tengah ini. Dikatakan, tim pelatih akan fokus melakukan pembenahan pada sektor-sektor yang menjadi kelemahan tim yang berjuluk Garuda Jaya ini.

"Ada beberapa hal yang menjadi perhatian khusus tim pelatih. Salah satunya antisipasi bola crossing dan efektifitas bermain. InsyaAllah di akhir tahap spesifik preparation Agustus nanti, semua kelemahan sudah bisa kami minimalisir," tutur Indra.

Timnas U-19 dijadwalkan bertolak menuju tanah air dari Abu Dhabi pada hari Sabtu malam hari. Dijadwalkan tiba di Cengkareng hari Minggu siang. Rombongan timnas akan dijamu makan siang di KJRI Dubai dan makan malam di KBRI Abu Dhabi.

Pramono Edhie: Timnas U-19 Penyemangat Membangun Bangsa


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pramono Edhie Wibowo, mantan KASAD yang juga Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, memberikan apresiasinya kepada Timnas U19 atas hasil imbang pertandingan uji coba melawan Klub Al-Shabab, Jumat (18/4/2014) pukul 20.50 WIB. Laga ini adalah bagian dari rangkaian uji coba Timnas U19 dalam lawatannya ke Asia Barat untuk mempersiapakan diri menghadapi Piala Asia U19 yang akan diselenggarakan di Myanmar, Oktober 2014 nanti.

Dalam laga dengan hasil imbang Timnas 2-2 ini, Pramono Edhie melihat apa yang ditampilkan oleh para pemain Timnas U19 adalah sebuah contoh baik akan usaha berprestasi dalam panggung dunia.
"Timnas U19 telah mencontohkan kepada kita semua bahwa cita-cita mengharumkan nama bangsa di pentas internasional dapat dicapai dengan menjalankan strategi yang menggabungkan kemampuan individu dan kerja sama tim dalam berkompetisi secara fair play," jelas Edhie.

"Tidak banyak kesempatan dimana bendera merah putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya bisa dikumandangkan di luar negeri, sporting event adalah salah satunya," jelas Edhie. "Timnas U19 telah berapa kali membuat Indonesia bangga dengan memenangkan beberapa kompetisi internasional dan laga uji coba. Sungguh membanggakan dan menjanjikan potensi yang ditunjukkan para pemain muda kita ini," kata Edhie.

Merujuk atas apa yang ditampilkan oleh pemuda Indonesia yang tergabung dalam Timnas U19, Edhie menyampaikan tidak perlu malu meneladani apa yang dicontohkan para pemain muda ini.

"Melihat hasil hitung cepat Pemilu Legislatif 2014 yang baru lalu dimana tidak satupun partai peserta pemilu dapat mencalonkan Presiden nya sendiri, alangkah mulianya jika koalisi dibangun atas dasar semangat melanjutkan pembangunan demi kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia," jelas Edhie.

"Kami memang belum menentukan dengan siapa kami akan berkoalisi menghadapi Pemilu Presiden mendatang, tapi tentunya dasar koalisi yang nantinya kami bentuk akan mempertimbangkan kelebihan masing-masing partai, kemampuan bekerjasama dalam tim, dan semangat melanjutkan pembangunan," tegas Edhie.

"Atas izin Yang Maha Kuasa, jika kelak nanti kami diberi amanah untuk memimpin negara ini, kami tidak akan melakukannya sendiri, kami akan melakukannya secara bersama dalam bentuk sebuah tim dengan partai lain," Edhie menambahkan.

Timnas U19 dalam lawatannya ke Asia Barat telah melakoni 4 (empat) pertandingan, dengan hasil 3 (tiga) kali menang dan 1 (kali) kalah.

"Saya doakan agar Timnas U19 bisa terus berprestasi dan berhasil menjadi yang terunggul di Piala Asia U19, Oktober nanti. Saya juga mendukung usaha-usaha agar tim ini dapat menjadi lebih baik di masa depannya," ujar Edhie. (aco)

Jumat, 18 April 2014

Indra Sjafri: Timnas U-19 Kerap Lupa Teori


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, mengingatkan para pemainnya agar menerapkan permainan efektif. Indra mengaku sempat kurang puas melihat penampilan timnya saat menghadapi Uni Emirat Arab di laga kedua pada Rabu (16/4) lalu.

"Permainan Rabu lalu, saat pertemuan kedua dengan UAE, terus terang saya kurang puas,'' kata Indra seperti dikutip dari situs pssi.or.iad pada Jumat (18/4).
Indra menilai anak-anak bermain kurang pintar memanfaatkan situasi kurangnya jumlah pemain lawan. UEA saat itu harus bermain dengan sembilan pemain setelah dua pemainnya diusir keluar lapangan.
''Seharusnya tidak perlu dribling, akibatnya body contact dan bola hilang,'' kata Indra. ''Harusnya main possesion dan kombinasi yang konstruktif dan efektif."

Namun, Indra memaklumi pemain usia muda kerap lupa teori saat di lapangan. "Semakin lama jam terbang, mereka pasti akan semakin matang. Semua pemain usia muda begitu. Itulah perlunya jam terbang. Makin banyak main, makin bagus," tukasnya.

Al Shabab Imbangi Timnas U-19 Lewat Permainan Kasar

DUBAI -- Timnas Indonesia U-19 harus puas bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Al Shabab Al Arabi di lapangan latihan klub Al Shabab di kompleks klub Al Shabab Al Arabi di kawasan al Mamzar, Dubai, Jumat (18/4) Kawasan al Mamzar, Dubai, Jumat (18/4) malam WIB.

Garuda Jaya (panggilan Timnas U-19) sebenarnya tampil percaya diri berkat dua kemenangan beruntun yang diperoleh dari Timnas Uni Emirat Arab (UEA) U-19.

Indonesia unggul lebih dulu di menit 20 melalui Dimas Dradjad. Pemain bernomor punggung 7 itu berhasil memaksimalkan terobosan Dinan Javier di kotak penalti lawan.

Sayang keunggulan Timnas Indonesia hanya berlangsung empat menit. Itu karena kapten Al Shabab, Jasem Hassan mencetak gol penyeimbang.

Timnas U-19 tidak patah semangat. Menit ke-32, Indonesia kembali unggul. Kali ini melalui pemain asal Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Zulfiandi. Skor 2-1 menutup babak pertama.

Di babak kedua permainan kasar tuan rumah kian menggila. Parahnya, wasit yang memimpin pertandingan berlaku kurang tegas. Bahkan Mahdi Fahri Albaar harus keluar lapangan lebih cepat karena mengalami cedera.

Kondisi ini membuat konsentrasi timnas U-19 buyar. Puncaknya terjadi di menit 56, pemain Al Shabab Mohamed Obaid mendapat ruang tembak dan membuat Diky harus memungut bola dari jala gawang sendiri.
Meski terus mendapat perlakuan kasar, namun semangat Garuda Jaya tetap tinggi. Sayang dari serentetan peluang yang tercipta Timnas Indonesia gagal mencetak gol. Pertadingan harus berakhir dengan skor 2-2. (abu/jpnn)

Timnas U-19 Bermain Imbang 2-2 dengan Al Shabab

Dubai - Tim Nasional Indonesia U-19 bermain imbang dengan tuan rumah Al Shabab. Sempat unggul di babak pertama, Timnas U-19 gagal mempertahankan keunggulan di babak kedua. Laga pun berakhir imbang 2-2.

Pada pertandingan yang berlangsung Jumat (18/4/2014) malam WIB, Timnas U-19 menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1. Gol dari Dimas Drajad sempat dibalas oleh Mohamed Obaid, sebelum akhirnya Zulfiandi mengembalikan keunggulan Timnas U-19.

Gol Dimas tercipta pada menit ke-19. Mirip dengan beberapa gol yang dicetak ke gawang Uni Emirat Arab U-19 beberapa hari silam, gol Dimas kali ini juga diawali dengan umpan terobosan.

Berawal dari umpan yang dilepaskan oleh Hendra Sandi dari sisi kanan, bola diterima oleh Dimas di dalam kotak penalti. Tanpa membuang waktu, Dimas langsung melepaskan tendangan kaki kanan ke arah sudut gawang.

Namun, Al Shabab menyamakan kedudukan tak lama setelahnya. Umpan yang dilepaskan Rashed Mohamed dari sisi kanan sudah berhasil ditangkap oleh kiper Timnas U-19, Diky Indrayana. Namun, Diky bertabrakan dengan Jasem Hassan dan bola pun terlepas. Bola muntah kemudian disambar oleh Obaid tepat di depan gawang 'Merah-Putih'.

Dalam kedudukan sama kuat, Zulfiandi kemudian membuat pendukung Timnas U-19 bersorak. Pada menit ke-31, pemain bernomor punggung 19 tersebut melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Kiper Al Shabab, Abdulla Mohamed, tidak mampu menjangkau tendangannya, dan bola pun bersarang di sudut gawangnya.

Pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-57, Obaid kembali jadi momok untuk tim besutan Indra Sjafri. Tendangan kaki kanannya yang dilepaskan dari luar kotak penalti memantul tanah. Diky Indrayana pun salah mengantisipasi gerak bola sehingga bola masuk ke dalam gawangnya.

Di sisa pertandingan, Timnas U-19 beberapa kali mengancam pertahanan Al Shabab. Mereka beberapa kali mencoba membongkar pertahanan tuan rumah lewat umpan silang. Namun, tuan rumah beberapa kali mengantisipasinya dengan memasang tiga orang bek di depan gawangnya.

Tempo pertandingan kemudian jadi lambat. Beberapa kali, para pemain Al Shabab juga berusaha mencuri bola dengan cara agresif menjurus keras.

Sampai peluit panjang dibunyikan, tidak ada lagi gol tambahan dari kedua kesebelasan.

Ini adalah pertandingan kelima Timnas U-19 dalam tur mereka ke Timur Tengah. Sebelumnya, Paulo Sitanggang dkk. sukses meraih tiga kemenangan, dua kali atas Uni Emirat Arab U-19 dan satu kali atas Oman U-19. Sementara satu laga lainnya, juga melawan Oman U-19, berakhir dengan kekalahan.

Susunan Pemain

Indonesia U-19: Diky Indrayana, Eriyanto, Ryuji Utomo, Febly Gushendra, Mahdi Fahri, Hendra Sandi, Zulfiandi, Paulo Sitanggang, Dinan Javier, Miftahul Hamdi, Dimas Drajad.

Al Shabab: Abdulla Mohamed, Rashed Mohamed, Jassem Hassan, Omar Jasem, Sultan Sabel, Sultan Hassan, Salman Nader, Ibrahim Ead, Mohamed Obaid, Saad Khamis, Saed Abdulla. (detik.com)

Hadapi Al Shabab, Timnas U-19 Didominasi Pemain Cadangan

DUBAI -- Timnas Indonesia U-19 akan menjalani laga terakhir di Timur Tengah dengan menghadapi salah satu klub lokal Uni Emirat Arab (UE), Al Shabab Al Arabi.

Pertandingan ini dilangsungkan di lapangan latihan klub Al Shabab di kompleks klub Al Shabab Al Arabi di kawasan al Mamzar, Dubai, Jumat (18/4) pukul 17.50 waktu atau 20.50 WIB.

Dalam pertandingan kali ini, pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri akan menurunkan pemain yang selama ini berada di bangku cadangan.

Di bawah mistar gawang ada nama Diky Indriyana. Dicky akan dibantu empat belakang, yakni Eriyanto, Ryuji Utomo Prabowo (C), Febly Gushendra dan Mahdi Fahri Albaar.

Sedangkan barisan gelandang akan dikoordinir Zulfian dan Paolo Oktavianus Sitanggang. Kali ini trio gelandang Timnas U-19 dilengkapi Hendra Sandi Gunawan.

Untuk barisan depan, Indra Sjafri tetap memainkan tiga striker. Namun tak ada nama-nama Maldini Pali atau Ilham Udin Armaiyn. Kali ini trio striker Indonesia dikendalikan Dinan Yahdian Javier, Dimas Drajad dan Miftahul Hamdi. (abu/jpnn)

Susunan Pemain:

Indonesia XI: M. Diky Indriyana (GK), Eriyanto,  Ryuji Utomo Prabowo (C), Febly Gushendra, Mahdi Fahri Albaar, Hendra Sandi Gunawan, Zulfiandi, Paulo Oktavianus Sitanggang, Dinan Yahdian Javier, Dimas Drajad, Miftahul Hamdi

Cadangan: Ravi Murdianto (GK), Awan Setho Rahardjo (GK), Putu Gede Juni Antara, M. Fatchu Rochman, Evan Dimas Darmono, M. Hargianto, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, M. Sahrul Kurniawan, Reza Fahlevi Maldini Sitorus, Maldini Pali, Hansamu Yama, Alqomar Tehupelasury, Ilham Udin Armaiyn, Ichsan Kurniawan,  Irfandi Zein Alzubaedy, Septian David Maulana, Yabes Roni Malaifani

Manager Coach: Indra Sjafri

Jajal Al-Shabab, Indra Sjafri Berharap Timnya Bermain Efektif


Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri berharap anak asuhnya menerapkan permainan efektif di pertandingan kelima di Tur Timur Tengah ini saat melawan klub Al-Shabab Al-Arabi di kandang klub papan atas di Dubai it, Jumat (18/4) malam nanti.

"Permainan Rabu lalu, saat pertemuan kedua dengan UEA terus terang saya kurang puas. Anak-anak bermain kurang pintar memanfaatkan situasi kurangnya jumlah pemain lawan. Seharusnya tidak perlu dribbling, akibatnya body contact dan bola hilang, harusnya main possession dan kombinasi yang konstruktif dan efektif," ungkap Indra.

Namun Indra memaklumi pemain usia muda kerap lupa teori saat di lapangan. "Semakin lama jam terbang, mereka pasti akan semakin matang. Semua pemain usia muda begitu. Itulah perlunya jam terbang. Makin banyak main, makin bagus," tukasnya.

Pertandingan terakhir di Tur Timur Tengah ini akan dilangsungkan di lapangan latihan klub Al Shabab di kompleks klub Al-Shabab Al-Arabi di kawasan al Mamzar, Dubai. Dengan jam kick off yang sama dengan match sebelumnya, yakni pukul 17.50 waktu setempat. (prl/pra)

Ini Kegiatan Timnas U-19 Setiap Sebelum Bertanding


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional U-19, Indra Sjafri mengunggah sebuah foto yang menggambarkan kegiatan tim sebelum bertanding.

Dalam akun Twitternya @indra_sjafri dia berkicau, "Suasana doa Timnas U-19 di depan Bendera Merah Putih setia sebelum pertandingan."

Tampak dalam foto tersebut para pemain U-19 mengelilingi bendera seperti mengheningkan cipta.

Rabu yang lalu, asuhan Indra Sjafri ini kembali memetik hasil positif pada laga kedua melawan Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Teyab Awana, Dubai.

Pada laga uji coba itu, Indonesia membukukan kemenangan 2-1 setelah dua hari sebelumnya mampu menang 4-1.

Kedua gol Indonesia disumbangkan oleh Muchlis Hadi pada menit ke-41 dan penggantinya, Dimas Drajad, pada menit ke-77. Gol balasan Uni Emirat Arab dicetak oleh Jssim Johar pada menit ke-57.

Kamis, 17 April 2014

TIMNAS U-19 vs KLUB AL SHABAB U-19: Ujian Terakhir & Prediksi


Kabar24.com, JAKARTA - Hasil Tiga kali menang dan sekali kalah selama tim nasional (Timnas) U-19 Indonesia melakukan tur Timur Tengah relatif baik dari hasil. Terlebih tampil di kandang lawan, Oman dan Uni Emirat Arab (UEA). Namun, sudahkah hasil itu menggambarkan kekuatan yang paling optimal dari Evan Dimas cs? Sudahkah hasil itu memberikan gambaran kekuatan Indonesai di Piala Asia 2014?

Tim nasional (Timnas) Indonesia, Jumat (18/4/2014) akan kembali tampil dalam pertandingan tur Timur Tengah. Kali ini akan menghadapi klub peserta kompetisi U-19 Liga Uni Emirat Arab (UEA) Al Shabab, di Dubai, UEA.

Al Shabab U-19 kini masih terpuruk di peringkat ke-19 dari 20 eserta kompetisi U-19 di UEA. Dari sembilan penampilan mereka, baru mencatat empat poin hasil sekali menang dan sekali seri. Sementara, tujuh pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.

Tanggal PertandinganTempatTelevisi
18-4-2014Al Shabab U-19 vs Timnas U-19 IndonesiaDubai SCTV - 19.45

Klub ini bagian dari Al Shabab Al Arabi atau Al Jawareh yang berdiri sejak 1958. Klub yang bermarkas di Stadion Maktoum bin Rashid ini, milik Sheikh Saeed Al-Maktoum.  Dalam tim nasional U-19, Al Shabab hanya berkontribusi satu pemain yaitu Rashid Mohammed Ghanem. Pemain ini bertubuh tinggi dan banyak membahayakan gawang Indonesia melalui sundulan kepala.

Jika melihat peringkat itu, Evan Dimas, nampaknya, tidak akan menemui lawan yang jauh lebih baik dari timnas UEA sendiri. Jika kondisi tim Al Shabab demikian, ini kesempatan Evan Dimas mempertajam kekuatan lapangan tengah Garuda Muda. Indra Sjafri, sang pelatih, pun bisa melakukan uji coba kepada sejumlah pemain cadangan yang belum pernah diturunkan.

Namun, melihat tren penampilan di Oman dan Uni Emirat Arab, Evan Dimas dalam menguasai lapangan tengah mulai terlihat lebih baik. Terutama saat tampil melawan UEA di pertandingan kedua. Paolo Sitanggang dengan percaya diri mampu menguasai bola dan memperdayai tiga pemain UEA.

Terlepas dari lemahnya UEA, penampilan Evan Dimas cs ini tinggal ditingkatkan ketenangan mengantisipasi serangan. Terutama saat akan memasuki kotak 16 atau area pinalti. Pemain lapangan tengah --Evan Dimas, Dimas Derajad, Paolo, Hargiantoro, Maulana, Maldini Pali, Ilham Udin Armayn-- telah memperlihatkan potensi besar untuk memberikan tim ini prestasi yang lebih baik di Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober tahun ini.

Menurut pelatih UEA U-19  Khalifa Mubarak kekalahan timnya dari Indonesia akibat mereka kehilangan sebagian besar pemain kunci kami karena cedera dan alasan lainnya . Mohammed Saeed Bu Sindah , Ahmed Ahmed Al Rabie dan Hashemi telah bersatu kembali dengan klub Al Jazira dan Al Ain  untuk Arab Champions League (ACL). Ali Salmeen dan Marwan Ali baru pulih dari cedera.  Ahmed Rashid dan Mohammed Al Akbari sibuk dengan Al Wahda di turnamen internasional. Kami telah menerjunkan pemain baru dan kami menilai bentuk sejati mereka."

"Tapi, kami tidak menyangkal bahwa Indonesia telah memainkan total football. Mereka berbakat dan mereka tampaknya telah mencapai harmoni yang diperlukan yang membuat mereka memahami satu sama lain," kata pelatih UEA itu, yang dikutip dari http://www.uaefa.ae.

Tanggal6 Pertandingan TerakhirHasil
17 Maret 2014Mitra Kukar U-21 vs Timnas U-190-0
21 Maret 2014Persiba Balikpapan U-21 vs Timnas U-190-3
9 April 2014Timnas U-19 Oman vs Timnas U-19 Indonesia2-1
11 April 2014Timnas U-19 Oman vs Timnas U-19 Indonesia1-2
14 April 2014Timnas U-19 UEA vs Timnas U-19 Indonesia1-4
16 April 2014Timnas U-19 UEA vs Timnas U-19 Indonesia 1-2

Tanggal6 Pertandingan TerakhirSkor
8 April 2014Al Jazira vs Al Shabab0-3
25 Maret 2014Al Shabab vs Sharjah1-2
18 Maret 2014Al Wasl vs Al Shabab2-1
1 Maret 2014Al Shabab vs Al Shaab1-1
24 Februari 2014Al Ahli vs Al Shabab1-0
18 Februari 2014Al Shabab vs Al Jazira0-2

REKOR PERTANDINGAN UJI COBA INDONESIA  (3 Februari-16 April 2014)
3 Februari 2014 PSS Sleman         1 – 3 Indonesia Slemana, Indonesia
5 February 2014 Persiba Bantul     0 – 2 Indonesia Bantul
7 February 2014 Pra PON DIY         2 – 3 Indonesia Yogyakarta
10 February 2014 Pra PON Jateng 0 – 1 Indonesia Surakarta
14 February 2014 PSIS Semarang 1 – 1 Indonesia Semarang
17 February 2014 Persijap Jepara  1 – 1 Indonesia Jepara
21 February 2014 Pra PON Jatim   1 – 1 Indonesia Bangkalan
24 February 2014 Persebaya U-21         2 – 4 Indonesia Surabaya
28 February 2014 Persikoba Batu City   0 – 1 Indonesia Batu
3 Maret 2014 Persewangi Banyuwangi  0 – 1 Indonesia Banyuwangi
14 Maret 2014 Putra Samarinda U-21    0 – 2 Indonesia Samarinda
17 Maret 2014 Mitra Kukar U-21              0 – 0 Indonesia Tenggarong
21 Maret 2014 Persiba Balikpapan U-21   0 – 3 Indonesia Balikpapan
9 April 2014 Timnas U-19 Oman      2-1 Indonesia Oman
11 April 2014 Timnas U-19 Oman    1-2 Indonesia Oman
14 April 2014 Timnas U-19 UEA      1-4 Indonesia Dubai
16 April 2014 Timnas U-19 UEA 1-2 Indonesia Dubai

Tim nasional (Timnas) Indonesia, Jumat (18/4/2014) akan kembali tampil dalam pertandingan tur Timur Tengah. Kali ini akan menghadapi klub peserta kompetisi U-19 Liga Uni Emirat Arab (UEA) Al Shabab, di Dubai, UEA.
Al Shabab U-19 kini masih terpuruk di peringkat ke-19 dari 20 eserta kompetisi U-19 di UEA. Dari sembilan penampilan mereka, baru mencatat empat poin hasil sekali menang dan sekali seri. Sementara, tujuh pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.
Tanggal PertandinganTempatTelevisi
18-4-2014Al Shabab U-19 vs Timnas U-19 IndonesiaDubai SCTV - 19.45

Klub ini bagian dari Al Shabab Al Arabi atau Al Jawareh yang berdiri sejak 1958. Klub yang bermarkas di Stadion Maktoum bin Rashid ini, milik Sheikh Saeed Al-Maktoum.  Dalam tim nasional U-19, Al Shabab hanya berkontribusi satu pemain yaitu Rashid Mohammed Ghanem. Pemain ini bertubuh tinggi dan banyak membahayakan gawang Indonesia melalui sundulan kepala.

Jika melihat peringkat itu, Evan Dimas, nampaknya, tidak akan menemui lawan yang jauh lebih baik dari timnas UEA sendiri. Jika kondisi tim Al Shabab demikian, ini kesempatan Evan Dimas mempertajam kekuatan lapangan tengah Garuda Muda. Indra Sjafri, sang pelatih, pun bisa melakukan uji coba kepada sejumlah pemain cadangan yang belum pernah diturunkan.

Namun, melihat tren penampilan di Oman dan Uni Emirat Arab, Evan Dimas dalam menguasai lapangan tengah mulai terlihat lebih baik. Terutama saat tampil melawan UEA di pertandingan kedua. Paolo Sitanggang dengan percaya diri mampu menguasai bola dan memperdayai tiga pemain UEA.

Terlepas dari lemahnya UEA, penampilan Evan Dimas cs ini tinggal ditingkatkan ketenangan mengantisipasi serangan. Terutama saat akan memasuki kotak 16 atau area pinalti. Pemain lapangan tengah --Evan Dimas, Dimas Derajad, Paolo, Hargiantoro, Maulana, Maldini Pali, Ilham Udin Armayn-- telah memperlihatkan potensi besar untuk memberikan tim ini prestasi yang lebih baik di Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober tahun ini.

Menurut pelatih UEA U-19  Khalifa Mubarak kekalahan timnya dari Indonesia akibat mereka kehilangan sebagian besar pemain kunci kami karena cedera dan alasan lainnya . Mohammed Saeed Bu Sindah , Ahmed Ahmed Al Rabie dan Hashemi telah bersatu kembali dengan klub Al Jazira dan Al Ain  untuk Arab Champions League (ACL). Ali Salmeen dan Marwan Ali baru pulih dari cedera.  Ahmed Rashid dan Mohammed Al Akbari sibuk dengan Al Wahda di turnamen internasional. Kami telah menerjunkan pemain baru dan kami menilai bentuk sejati mereka."

"Tapi, kami tidak menyangkal bahwa Indonesia telah memainkan total football. Mereka berbakat dan mereka tampaknya telah mencapai harmoni yang diperlukan yang membuat mereka memahami satu sama lain," kata pelatih UEA itu

Tanggal6 Pertandingan TerakhirHasil
17 Maret 2014Mitra Kukar U-21 vs Timnas U-190-0
21 Maret 2014Persiba Balikpapan U-21 vs Timnas U-190-3
9 April 2014Timnas U-19 Oman vs Timnas U-19 Indonesia2-1
11 April 2014Timnas U-19 Oman vs Timnas U-19 Indonesia1-2
14 April 2014Timnas U-19 UEA vs Timnas U-19 Indonesia1-4
16 April 2014Timnas U-19 UEA vs Timnas U-19 Indonesia 1-2

Tanggal6 Pertandingan TerakhirSkor
8 April 2014Al Jazira vs Al Shabab0-3
25 Maret 2014Al Shabab vs Sharjah1-2
18 Maret 2014Al Wasl vs Al Shabab2-1
1 Maret 2014Al Shabab vs Al Shaab1-1
24 Februari 2014Al Ahli vs Al Shabab1-0
18 Februari 2014Al Shabab vs Al Jazira0-2

REKOR PERTANDINGAN UJI COBA INDONESIA  (3 Februari-16 April 2014)
3 Februari 2014 PSS Sleman         1 – 3 Indonesia Slemana, Indonesia
5 February 2014 Persiba Bantul     0 – 2 Indonesia Bantul
7 February 2014 Pra PON DIY         2 – 3 Indonesia Yogyakarta
10 February 2014 Pra PON Jateng 0 – 1 Indonesia Surakarta
14 February 2014 PSIS Semarang 1 – 1 Indonesia Semarang
17 February 2014 Persijap Jepara  1 – 1 Indonesia Jepara
21 February 2014 Pra PON Jatim   1 – 1 Indonesia Bangkalan
24 February 2014 Persebaya U-21         2 – 4 Indonesia Surabaya
28 February 2014 Persikoba Batu City   0 – 1 Indonesia Batu
3 Maret 2014 Persewangi Banyuwangi  0 – 1 Indonesia Banyuwangi
14 Maret 2014 Putra Samarinda U-21    0 – 2 Indonesia Samarinda
17 Maret 2014 Mitra Kukar U-21              0 – 0 Indonesia Tenggarong
21 Maret 2014 Persiba Balikpapan U-21   0 – 3 Indonesia Balikpapan
9 April 2014 Timnas U-19 Oman      2-1 Indonesia Oman
11 April 2014 Timnas U-19 Oman    1-2 Indonesia Oman
14 April 2014 Timnas U-19 UEA      1-4 Indonesia Dubai
16 April 2014 Timnas U-19 UEA 1-2 Indonesia Dubai

Editor: Martin Sihombing

Sumber 

La Nyalla: Timnas U-19 Jangan Lupa Bersyukur


REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Kesuksesan melumat Uni Emirat Arab (UEA) membuat pamor timnas U-19 Indonesia semakin bersinar. Evan Dimas dan kawan-kawan, Rabu (16/4) malam waktu setempat, berhasil menekuk UEA 2-1 dalam laga uji coba di Dubai bertajuk Tur Timur Tengah.

Ketua Badan Tim Nasional, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengaku senang dengan hasil positif yang diraih oleh skuat Indra Sjafri tersebut.

Meskipun ada beberapa yang harus dimaksimalkan dan dibenahi, kata La Nyalla, secara umum ada peningkatan di tim ini selama di Timur Tengah.

"Insya Allah ke depan lebih baik,'' kata La Nyalla seperti dikutip dari situs Ligaindonesia pada Kamis (17/4). ''Saya harap anak-anak tidak pernah lupa bersyukur dan tetap rendah hati."

La Nyalla selalu mengingatkan skuat timnas U-19 Indonesia tidak silau dengan keberhasilan yang sejauh ini berhasil dicapai.

Dia sebelumnya juga mengingatkan saat Timnas U-19 Indonesia berhasil membalaskan kekalahan dengan balik mengalahkan Oman 2-1 dalam laga uji coba Tur Timur Tengah sebelumnya.

''Alhamdulillah, kita berhasil membalas kekalahan di pertemuan pertama dengan skor yang sama. Permainan anak-anak tadi bagus. Mari kita syukuri, tetapi harus tetap menjaga sikap rendah diri. Karena Allah tidak suka dengan orang yang sombong dan membanggakan diri,” ungkap La Nyalla.


Rabu, 16 April 2014

Uji Coa Timnas U-19 Diharapkan Sebagai Ajang Pembenahan Kekurangan

 
Jakarta, Aktual.co - Pertandingan uji coba di Timur Tengah yang dijalani skuad Tim Nasional Indonesia U-19, diharapkan menjadi ajang untuk membenahi kekurangan yang dimiliki dalam tim asuhan Indra Sjafri. Ini diperlukan sebagai persiapan menghadapi pertandingan final Piala Asia Oktober mendatang. Dikatakan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Mattalitti, usai menjalani Tur Timteng ini, Evan Dimas dan kawan-kawan, akan mengikuti uji coba internasional lainnya yakni di Spanyol. "Masih ada ujicoba internasional yang diprogramkan BTN. Insya Allah Agustus nanti, tim ini akan ke Spanyol untuk mengikuti turnament di sana. Semoga makin matang," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI ini, melalui siran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (16/4). 
 
 Meskipun ada beberapa yang harus dimaksimalkan dan dibenahi, bagi dirinya, secara umum ada progress di tim ini selama di Timur Tengah. Dipaparkan Ketua KADIN Jawa Timur ini, dalam pertandingan uji coba kedua dengan Timnas Uni Emirat Arab (UEA) U-19, yang kembali dimenangkan skuat Garuda Jaya dengan skor 2-1, timnas U-19 terlihat terpancing emosinya. Ini menjadi catatan penting buat tim pelatih untuk bisa menekan dan mengontrol emosi para pemain. Sehingga pada Piala Asia nanti, skuad timnas U-19, sudah bisa mengontrol emosinya. Dijelaskan La Nyalla, jika pemain tidak bisa mengontrol emosinya hingga terbawa ke pertandingan Piala Asia, maka hal itu akan menjadi kerugian bagi tim. "Tadi terlihat beberapa pemain masih mudah terpancing emosinya. Ini tentu merugikan. 
 
Saya berharap tim pelatih bisa menggunakan kesempatan ujicoba untuk menambal apa-apa yang masih kurang di tim ini," ujarnya. "Tim pelatih harus memanfaatkan semaksimal mungkin kesempatan ujicoba internasional di semua aspek. Baik dari sisi teknik maupun non-teknik," harapnya. Dengan dua kali kemenangan dengan timnas UEA, dan satu kemenangan dari timnas Oman, La Nyalla berharap skuad timnas U-19 tidak besar kepala. "Insya Allah ke depan lebih baik, dan saya harap anak-anak tidak pernah lupa bersyukur dan tetap rendah hati," pungkasnya. 
 
Zaenal Arifin -