Tampilkan postingan dengan label Evan Dimas Darmono. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Evan Dimas Darmono. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Desember 2014

Evan Dimas Akan Meriahkan Pembukaan PON Remaja

TEMPO.CO, Surabaya - Mantan kapten tim nasional sepak bola Indonesia U-19, Evan Dimas Darmono, akan menjadi salah satu pembawa obor Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I yang akan dibuka secara resmi di Surabaya, Jawa Timur, hari ini, 9 Desember 2014. Gelandang yang kini bermain untuk tim nasional senior itu akan memeriahkan perhelatan pertama PON Remaja ini.

"Ya, nanti Evan Dimas rencananya akan menjadi pembawa obor dari Grahadi ke DBL Arena," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf di kantornya, Selasa, 9 Desember 2014.

Gus Ipul, sapaan akrab Syaifullah Yusuf, mengatakan obor PON Remaja saat ini telah berada di Gedung Negara Grahadi. Pada hari ini sekitar pukul 14.00 WIB obor itu akan dibawa ke lokasi acara pembukaan PON Remaja 2014. "Acara pembukaan nanti akan dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga karena Presiden berhalangan hadir," ujar Gus Ipul.
PON Remaja digelar untuk atlet-atlet berusia maksimal 17 tahun. Turnamen olahraga ini digelar hingga 16 Desember 2014 dengan menggunakan arena yang berada di dua kota, yaitu Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Dengan adanya batasan umur itu, dipastikan Evan Dimas tak terlibat sebagai peserta. Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur Dhimam Abror mengatakan sengaja melibatkan Evan Dimas karena prestasinya sebagai atlet ketika remaja dianggap luar biasa. "Sangat populer dan luar biasa untuk ukuran remaja," katanya.

Selasa, 02 Desember 2014

Evan Dimas Jadi Prioritas Masuk Skuat Timnas U-23

Liputan6.com, Yogyakarta - Jajaran pelatih timnas U-23 masih memaklumi jika Evan Dimas belum bisa bergabung di sesi seleksi pemain yang berlangsung di Yogyakarta. Asisten pelatih timnas U-23, Mustakim mengakui jika Evan Dimas menjadi prioritas di timnas U-23.

Sampai hari keempat seleksi pemain timnas U-23, Evan belum tampak. Mustakim membenarkan jika satu tempat memang sudah pasti didapatkan Evan di timnas U-23. Dijelaskannya, Evan bakal hadir di tahap kedua seleksi.

"Evan dimas otomatis lah, di senior saja main, masak di U-23 gak main. Memang kita beri kesempatan untuk istirahat. Tahap pertama ini Evan Dimas kemungkinan belum hadir. Tahap kedua dia baru ikut," ujar Mustakim usai latihan di Lapangan UNY Yogyakarta Selasa (2/12/2014).

Dia mengatakan, walaupun Evan Dimas sudah pasti lolos, jajaran pelatih tetap akan melakukan seleksi bagi mantan kapten U-19.  Diakuinya, kerugian besar bagi pelatih jika tak memilih Evan Dimas.

"Tapi ya tetap kita seleksi juga. Ya diprioritaskan. Sangat bodoh kalau pelatih sampai tidak memilih dia yang sudah main di timnas senior, masak di  timnas U-23 tidak main," tambahnya.

Mustakim mengatakan tidak hanya Evan dimas yang dapat prioritas bagi timnas U-23, namun mantan penggawa pemain Asian Games kemarin juga mendapat prioritas. Para pemain Asian Games itu nanti akan mengikuti seleksi tahap selanjutnya.

"Termasuk dua yang di trial di Jepang. Tetap kita beri ijin kemungkinan dia baru bisa gabung setelah tanggal 4 dan 5 Desember bisa datang. Kita beri kesempatan kalo dia bagus ya kita ambil. Prioritas ya mantan Asian Games kemarin seperti Manahati, Alvin Tuasalamony dan Teguh," ujarnya.

Mantan Kiper Timnas U-19 Sebut Evan Dimas Pemain Langka

Liputan6.com, Jakarta - Pujian terhadap Evan Dimas dilontarkan mantan rekan setimnya di timnas U-19, Ravi Murdianto. Eks kiper timnas U-19 itu bahkan menilai Evan sebagai pesepak bola langka karena skill dan visi bermain di atas rata-rata.

Evan memang tampil memesona pada kiprah perdananya di Piala AFF 2014. Meski tim Merah Putih harus tersingkir secara tragis di fase grup, gelandang berusia 19 tahun berhasil mencuri perhatian publik.

Evan mencetak satu gol dan memberikan satu assist saat timnas mengecundangi Laos 5-1 pada laga terakhir fase grup, 28 November lalu. Sebelum itu, pemain Persebaya Surabaya itu mencetak gol perdana dalam debutnya bersama timnas saat mengalahkan Timor Leste 4-0 pada laga uji coba, 11 November lalu.
  
"Saya pribadi melihat penampilan Evan dari timnas U-19 ke timnas senior selalu stabil. Bahkan, dia malah sukses menyumbang gol di uji coba maupun Piala AFF kemarin bersama timnas senior. Pemain seperti Evan  harus dijaga karena sangat langka," kata Ravi kepada Liputan6.com.

Di sisi lain, Ravi juga amat berhasrat mengikuti jejak Evan memakai kostum timnas senior. Namun, pemuda kelahiran Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah memilih untuk melakukannya secara bertahap.

"Ambisi tentu ada tapi harus saya lalui secara bertahap dulu biar semakin matang," ucapnya.

Saat ini, nama Ravi dan Evan masuk daftar panggil seleksi timnas U-23 bersama beberapa nama mantan pemain timnas U-19 seperti Hansamu Yama, Paulo Sitanggang, Rudolof Yanto Basna serta Ilham Udin Armaiyn.
Namun, hingga kini Evan belum mengikuti pelatnas yang dipimpin langsung Aji Santoso karena diberikan libur seusai memperkuat timnas di Piala AFF 2014. (Juprianto Alexander Sianipar)

Sabtu, 29 November 2014

Latihan perdana Persebaya tanpa Evan Dimas

KANALSATU - Tim Persebaya mulai mempersiapkan skuadnya jelang kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015. Meski formasi belum lengkap dan resmi, Bajul Ijo sebutan Persebaya sudah melakukan latihan perdana, di lapangan Brigif I Marinir bersama asisten pelatih Tony Ho dan Ibnu Grahan, Sabtu (29/11/14).

Pada sesi latihan, berapa pemain musim lalu masih ikut bergabung, seperti Fandi Eko Utomo, Wahyu Subo Seto, Vava Mario Yagalo dan Thomas Ryan Bayu. Namun, para pemain anyar juga tampak bergabung dalam sesi latihan, seperti Suroso, Nur Mufid Fastabikhul Khoirot, Dedi Iman, Bima Ragil dan Wage Dwi Aryo.

Namun yang paling menjadi sorotan utama adalah, ada beberapa pemain eks Timnas U 19 yang sudah menjadi anak asuh Persebaya juga mengikuti test fisik, seperti M Hargianto, Fatchu Rohman, M Sahrul Kurniawan, Putu Gede Juni Antara dan Ilham Udin Armayn. 

Hanya saja, Evan Dimas dan Zulfiandi tidak tampak lantaran masih bergabung di Timnas Senior mengikuti turnamen Piala AFF 2014 Vietnam. Selain itu, CEO Persebaya, Gede Widiade juga tampak hadir memantau latihan fisik yang dimulai sejak pukul 14.00 - 16.00 didampingi duo asisten pelatih Tony Ho dan Ibnu Grahan. Persebaya pada kompetisi ISL 2015 nanti, akan menajamkan style asli Arek Suroboyo. 

"Saya ingin Persebaya di musim depan bermain lugas dan tegas. Artinya, performance kayak Persebaya lalu," tegas Gede Widiade, di sela-sela memantau latihan perdana tim Persebaya, di lapangan Brigif I Marinir, Gedangan Sidoarjo, Sabtu (29/11/14).

Ia kembali menegaskan, bahwa pada kompetisi ISL 2015, akan turun langsung dan menangani 100 persen tim Persebaya. Dengan kata lain, mencari pemain dan pelatih menjadi tanggungjawabnya. "100 persen saya akan turun. Tentukan pemain dan pelatih, bahkan sponsor," tambahnya.

Pasalnya, pada musim lalu dia mengaku hanya mendampingi dan tidak langsung turun mengetahui secara detail. "Tapi sekarang, saya akan mencari pemain dan pelatih. Saya berharap para pemain lama Persebaya yang asli Surabaya bisa bergabung. Bahkan yang bukan asli Surabaya namun pernah membela Persebaya saya persilahkan bergabung," pinta Gede Widiade.

Bahkan, Ibnu Grahan asli Surabaya dan mantan pemain Persebaya juga menambah daftar susunan asisten pelatih bersama Tony Ho. "Ibnu Grahan asli orang Surabaya dan mengerti karakter arek Suroboyo. Tony Ho tetap saya pertahankan, karena dia pernah berjasa membawa Persebaya juara divisi utama musim 2012 lalu," kata Gede Widiade.

Bagaimana dengan kepala pelatih ? Pria asal Wonokromo ini memberikan bocoran tanpa menyebut nama, bahwa rencananya skuad Persebaya akan diarsitek pelatih asing asal Brazil  dan Timur Tengah. (win16/12)

Evan Dimas Diincar Klub Australia

Liputan6.com, Surabaya - Salah satu klub anggota Liga Australia, Brisbane Roar, tertarik untuk meminjam pemain muda berbakat asal Persebaya Surabaya Evan Dimas Darmono. Ketertarikan terhadap Evan Dimas ini, diungkapkan Managing Director Brisbane Roar, Sean Dobson, saat bertemu Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror Djuraid, di Surabaya, Kamis silam.

Dalam pertemuan tersebut, Sean Dobson juga menawarkan kerja sama dengan Persebaya, salah satunya dalam bidang pembinaan pemain usia muda.

"Mereka ingin mencari pemain-pemain muda berbakat dan potensial dari Persebaya untuk dibina lebih lanjut. Salah satu yang menjadi ketertarikan klub tersebut adalah Evan Dimas," kata Abror.

Menurutnya, klub Brisbane Roar melalui tim pemandu bakatnya sudah mengamati penampilan Evan Dimas saat memperkuat Timnas Indonesia U-19 di turnamen Piala AFF 2013 dan Piala Asia U-19 beberapa waktu lalu.

"Brisbane Roar ingin meminjam Evan Dimas selama satu tahun dan menjanjikan sebagai pemain utama di kompetisi Liga Australia, tapi kami sangat keberatan. Kalau hanya tiga bulan mungkin masih bisa dipertimbangkan, tapi harus kami bicarakan dulu dengan manajemen Persebaya," ujar Abror.

Evan Dimas merupakan salah satu pemain bintang yang paling bersinar di Timnas U-19 dan saat ini sedang memperkuat Timnas Senior pada turnamen Piala AFF 2014 di Vietnam.

Selain pembinaan pemain usia muda, lanjut Abror, klub Brisbane Roar juga ingin membantu Persebaya dalam pengelolaan bisnis, terutama mencari dukungan dana dari pihak sponsor.

"Prinsipnya, tawaran kerja sama yang disampaikan klub Australia itu cukup menarik dan segera kami tindak lanjuti," tambahnya. 

Tampil Gemilang, Evan Dimas Dapat Kecupan dari Bintang Porno

Liputan6.com, Jakarta- Bintang porno yang dikenal sebagai pecinta timnas Indonesia, Vicky Vette, bangga dengan perjuangan Evan Dimas Darmono cs pada laga pamungkas Piala AFF 2014. Sebab pasukan Alfred Riedl mampu mencukur Laos 5-1 meski main dengan 10 pemain.

Sayangnya kemenangan 5-1 tak cukup meloloskan Indonesia ke babak semifinal. Pasalnya untuk bisa lolos ke babak empat besar, skuat Garuda wajib menang lebih dari enam gol serta berharap tuan rumah Vietnam kalah dari Filipina.

Namun Vietnam di laga terakhir sukses mencukur Filipina 3-1. Hasil ini membuat Vietnam menjadi juara grup dan didampingi Filipina ke semifinal. Indonesia sendiri harus puas finis di urutan tiga.

Walau gagal lolos ke semifinal, permainan Indonesia saat melawan Laos menuai pujian, termasuk dari Vicky. Dalam laga tersebut, Indonesia memang tampil bagus. Serangan pasukan Riedl cukup rapi tidak seperti di dua laga sebelumnya.

"FT #SuzukiCup2014 - Indonesia 5-1 Laos.... #ahay x 5!!!!! rt sangat senang," kicau Vicky melalui akun Twitter-nya.

Pujian khusus diberikan Vicky kepada Evan Dimas yang baru pertama kali main di timnas senior pada laga resmi. Kehadiran Evan di starting eleven membuat serangan timnas lebih

 Evan, yang di dua laga awal cuma jadi cadangan, mencetak satu gol dan satu assist. "**Kisses** to Evan Dimas!! #SuzukiCup2014 - Indonesia 3-1 Laos.... #ahay," kata Vicky.

Empat Mantan Penggawa Timnas U-19 Ikut Seleksi Timnas U-23

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mantan penggawa Timnas U-19 akan mengikuti seleksi Timnas U-23 di Yogyakarta, yang diproyeksikan untuk tampil di SEA Games 2015 mendatang. Dari lima pemain, hanya Evan Dimas yang belum bergabung.

"Yang dipanggil seleksi ada 67 pemain tapi masih ada yang mengikuti kegiatan klub seperti Persebaya, ada dua yang trial di Jepang. Yang sudah datang 42 pemain," ujar pelatih kepala Timnas U-23, Aji Santoso, Sabtu (29/11/2014).

Menurutnya, dalam seleksi tahap pertama di Yogyakarta ini sebagaian besar didominasi oleh muka-muka baru, yang merupakan hasil rekomendasi dari pelatih klub masing-masing. Dari 67 pemain, Aji Santoso memasukan lima pemain mantan anak asuh Indra Sjafri.

"Sekitar lima pemain kami panggil mengikuti seleksi, termasuk Evan Dimas," ujarnya.

Dalam seleksi perdana Sabtu pagi, empat pemain Garuda Jaya sudah tampak mengikuti seleksi yang digelar di stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Mantan pemain timnas U19 yang sudah bergabung yakni Hansamu Yama, Ravi Murdianto, Rudolf Yanto dan gelandang energik Paulo Sitanggang.

Sementara itu, Evan Dimas, menurut Aji, belum bisa datang di seleksi perdana. Sebab, dia masih berada di Vietnam bersama timnas Senior.

Namun demikian, Aji berharap pemain yang tampil menawan dan mencetak satu gol kala Indonesia menang 5-1 atas Laos di laga terakhir AFF Suzuki Cup 2014, Jumat (28/11), dapat segera bergabung di Yogyakarta.

"Secepatnya kalau bisa. Tapi mungkin dia masih butuh waktu istirahat, karena habis memperkuat timnas Senior di AFF," tambahnya.

Tampil Ciamik, Evan Dimas Pilih "Merendah"

HANOI, KOMPAS.com - Gelandang tim nasional Indonesia, Evan Dimas, bersyukur bisa mencetak gol pada laga melawan Laos yang berakhir 5-1 untuk kemenangan Indonesia, Jumat (28/11/2014). Selain mencetak gol, Evan juga memberikan satu umpan berbuah gol kepada Ramdani Lestaluhu.

Kemenangan Indonesia ditentukan lewat gol-gol Evan Dimas (8'), Ramdani Lestaluhu (20', 50'), Zulham Zamrun (82'), dan gol bunuh diri pemain Laos, Ketsada Soukavanh (89'). Adapun gol hiburan Laos dicetak Khampheng Sayavutthi (28' pen).

"Alhamdulillah, aku bisa mencetak gol dan assist. Namun, aku masih mempunyai kekurangan. Bukan hanya aku pemain yang penting. Semua pemain sangat penting dalam pertandingan," kata Evan singkat usai pertandingan.

Laga melawan Laos menjadi pertandingan pertama Evan bersama timnas Indonesia di kompetisi internasional. Sebelumnya, Evan hanya tampil saat Indonesia melakoni laga uji coba melawan Timor Leste. Sedangkan pada AFF Suzuki Cup 2014, Evan sama sekali tidak dimainkan saat Indonesia menghadapi Vietnam dan Filipina.

Meski menang, Indonesia tetap gagal melaju ke semifinal. Indonesia hanya menempati urutan ketiga dengan empat poin. Juara Grup A diraih Vietnam dengan tujuh poin, sementara Filipina membuntuti dengan enam poin.

Komentar Alfred Riedl soal Permainan Evan Dimas

HANOI, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, menilai, Evan Dimas memang bermain bagus pada laga melawan Laos di Stadion Hang Day, Hanoi, Jumat (28/11/2014). Namun, Riedl menambahkan, kemenangan 5-1 atas Laos adalah buah kerja sama tim, bukan individu pemain.

Evan mencetak sebuah gol dan umpan berbuah gol pada laga kontra Laos. Itu menjadi pertandingan pertama Evan membela timnas Indonesia di kejuaraan internasional.

"Saya harus jujur. Tanpa mengurangi rasa hormat, Laos berbeda jauh dari Vietnam dan Filipina. Evan Dimas memang bermain bagus. Tetapi, ini adalah permainan tim," kata Riedl seusai pertandingan.

Kemenangan Indonesia ditentukan lewat gol-gol Evan Dimas (8'), Ramdani Lestaluhu (20', 50'), Zulham Zamrun (82'), dan gol bunuh diri pemain Laos, Ketsada Soukavanh (89'). Adapun gol hiburan Laos dicetak Khampheng Sayavutthi (28' pen).

Meski menang, Indonesia tetap gagal melaju ke semifinal. Indonesia hanya menempati urutan ketiga dengan empat poin. Juara Grup A diraih Vietnam dengan tujuh poin, sementara Filipina membuntuti dengan enam poin.

Rabu, 26 November 2014

Evan Dimas Siap Beri Bukti

Bola.net - Sinyal positif bahwa pelatih Alfred Riedl akan menurunkan Evan Dimas sebagai starter dalam pertandingan lawan Laos, Jumat (28/11) besok malam, membuat sang pemain sumringah. Evan siap membuktikan diri.

Bagi Evan, bisa membela Timnas Indonesia adalah sebuah kebanggaan. Pasalnya, posisi yang ia dapatkan saat ini adalah idaman setiap pesepakbola di se-antero Indonesia. Dan pesepakbola asal Surabaya ini mensyukuri hal itu.

"Sudah diberi kesempatan untuk gabung ke Timnas saja, saya sudah bersyukur. Saya mengucapkan terima kasih karena diberi kesempatan untuk gabung dengan Timnas senior," aku pemain yang masih berusia 19 tahun ini.

Soal kemungkinannya untuk diturunkan pada pertandingan besok malam di Hang Day Stadium, Hanoi, Evan mengaku siap memberikan yang terbaik.

"Saya akan berusaha kasih yang terbaik untuk Timnas," katanya singkat, Kamis (27/11) pagi.

"Mau diturunkan atau tidak pada pertandingan besok, saya akan berusaha memberikan yang terbaik," pungkas kapten Timnas U-19 ini. (faw/pra)

Senin, 24 November 2014

Ditanya Soal Evan Dimas, Phil Younghusband Beri Jawaban

Sportsatu.com - Indonesia memiliki pemain muda, Evan Dimas, untuk ajang Piala AFF 2014. Striker Filipina, Phil Younghusband, punya jawaban saat ditanya soal Evan.

Pertanyaan itu terlontar usai konferensi pers jelang laga Indonesia kontra Filipina yang digelar pada Senin (24/11). "Saya belum tahu. Saya lebih familiar dengan pemain-pemain yang memperkuat Piala AFF 2010 saja. Akan tetapi, saya senang banyaknya pemain muda yang ada di turnamen Piala AFF 2014. Pemain-pemain muda biasanya cepat dan hal itu yang diperlukan dalam sepak bola zaman sekarang," kata Phil Younghusband.

Sementara itu, Phil Younghusband juga punya komentar soal pemain muda yang ada di skuad Filipina, Daisuke Sato. Pemain yang punya keturunan Jepang itu berposisi sebagai bek kiri dan bermain saat Filipina menang atas Laos 4-0 pada Sabtu (22/11).

"Sebagai pemain muda, ia memiliki kemampuan yang lebih. Ia bagus dalam bertahan dan juga menyerang sebagai bek kiri," ujar Phil Younghusband.

Indonesia melawan Filipina dalam laga kedua Grup A Piala AFF 2014 pada Selasa (25/11). Selanjutnya, tim nasional (timnas) menghadapi Laos di Hang Day Stadium pada Jumat (28/11).

Evan Dimas Bikin Penasaran Para Eks Timnas

TRIBUNNEWS.COM, HANOI - Evan Dimas belum diturunkan oleh Alfred Riedl padalaga perdana Indonesia melawan Vietnam di penyisihan Grup A Piala AFF 2014.

Banyak yang menanti aksi mantan kapten timnas U-19 itu. Salah satunya mantan striker timnas Gendut Doni Christiawan.Top scorer Piala AFF 2000 itu tak sabar menyaksikan debut Evan di Piala AFF 2014
 
"Semoga Evan Dimas segera dimainkan saat melawan Filipina. Mungkin ketika menghadapi Vietnam, beban tim terlalu besar sehingga pelatih mempercayakan kepada pemain senior," ucapnya. 
 
Senada, mantan penyerang sayap timnas, Agung Setyabudi juga berharap Evan Dimas segera dimainkan oleh Alfred Riedl. Menurut dia, Evan harus segera diberi kepercayaan seperti halnya Boas Solossa pada tahun 2004.
 
Menurut Agung, melawan Filipina Indonesia membutuhkan kekuatan lini tengah. Selain Firman Utina, Evan atau Ramdhani Lestaluhu juga bisa menjadi alternatif. 
 
"Waktu uji coba melawan Suriah dia sudah teruji, jujur saya sangat penasaran. Sebaiknya pemain muda diberi kesempatan, negara lain pun hampir semuanya didominasi pemain muda," kata Agung.
 
Banyak yang menanti aksi mantan kapten timnas U-19 itu. Salah satunya mantan striker timnas Gendut Doni Christiawan. Top scorer Piala AFF 2000 itu tak sabar menyaksikan debut Evan di Piala AFF 2014

"Semoga Evan Dimas segera dimainkan saat melawan Filipina. Mungkin ketika menghadapi Vietnam, beban tim terlalu besar sehingga pelatih mempercayakan kepada pemain senior," ucapnya. 

Senada, mantan penyerang sayap timnas, Agung Setyabudi juga berharap Evan Dimas segera dimainkan oleh Alfred Riedl. Menurut dia, Evan harus segera diberi kepercayaan seperti halnya Boas Solossa pada tahun 2004. Menurut Agung, melawan Filipina Indonesia membutuhkan kekuatan lini tengah. Selain Firman Utina, Evan atau Ramdhani Lestaluhu juga bisa menjadi alternatif. 

"Waktu uji coba melawan Suriah dia sudah teruji, jujur saya sangat penasaran. Sebaiknya pemain muda diberi kesempatan, negara lain pun hampir semuanya didominasi pemain muda," kata Agung.

Minggu, 23 November 2014

Persebaya Panggil Pemain Timnas Garuda Jaya

SURABAYA - Persiapan Persebya Surabaya untuk kompetisi ISL 2015 mendatang belum terlihat aktivitasnya. Hanya sebatas konsolidasi dan koordinasi antara manajemen, pelatih dan juga pemain. Ini lantaran seluruh skuat Persebaya masih libur untuk musim sejak pertandingan terakhir melawan Mitra Kukar pada 30 Oktober lalu.
  
Saat ini manajemen tengah merapatkan barisan untuk menggelar latihan bagi Greg Nwokolo dkk. Manajemen pun sudah menghubungi pemain yang sedang libur, termasuk tujuh pemain jebolan timnas U-19 minus Evan Dimas Darmono untuk merapat ke Surabaya.
  
Sebagaimana diketahui, Persebaya menjadi salah satu tim ISL yang menjadi bapak asuh bagi pemain timnas Indonesia U-19. Pemain yang dimaksud adalah, M. Hargianto, Zulfiandi, Putu Gede Juni Antara, Fatchu Rohman, M Sahrul Kurniawan, dan Ilham Udin Armayn.
  
Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror Djuraid kepada Jawa Pos menyatakan bahwa pihaknya juga sudah menghubungi pemain jebolan Garuda Jaya-julukan timnas U-19 tersebut. Mengingat saat ini mereka juga sudah tidak ada aktivitas pasca dibubarkan BTN.
  
"Bahkan diantara mereka juga aktif tanya kepada kami kapan mereka bisa bergabung ke Persebaya," ujar Abror. Dengan tambahan jebolan pemain dari timnas U-19 tersebut, Persebaya bakal cukup leluasa memainkan pola permainan yang ada. Mengingat secara kualitas pemain ini sudah terbukti bagus, bukti nyata yang terlihat adalah masuknya Evan Dimas ke timnas senior.
  
"Terkecuali Evan, karena dia sedang bersama timnas senior. Untuk yang lainnya kami akan memanggil mereka semua," tegasnya. Hal yang sama disampaikan Tony Ho, pelatih yang untuk sementara diberikan manajemen mandat untuk menghandle Persebaya.
  
Tony menjelaskan bahwa pemain dari timnas U-19 nantinya bisa menambah kekuatan Persebaya plus menjadi solusi kekurangan pemain yang dirasakan mereka pada babak delapan besar ISL 2014 lalu. "Saya juga mengusulkan kepada manajemen untuk memanggil mereka," lanjutnya.
  
Sementara itu, Hargianto, salah satu pemain dari timnas U-19 ketika dikonfirmasi Jawa Pos menyatakan belum mendapatkan panggilan dari manajemen. Saat ini, gelandang enerjik yang juga jebolan diklat Ragunan itu berada di Jogjakarta. "Saya masih liburan, ini lagi ke rumah eyang di Jogjakarta mas," katanya.
  
Terkait pemanggilan itu, Hagi-sapaan akrab Hargianto-menjelaskan bahwa dirinya saat ini juga sedang kuliah. "Saat ini kami sedang kuliah juga, tetapi kalau manajemen memanggil, kami sebagai pemain ya siap saja," tegasnya. (nap) (jpnn)

Kamis, 20 November 2014

Evan Dimas Tak Takut dengan "Keangkeran" Markas Vietnam

VIVAbola - Berstatus pemain termuda dalam skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2014 tak membuat Evan Dimas kecut. Eks kapten Timnas U-19 itu menyatakan tak takut menghadapi tekanan dari suporter Vietnam.

Indonesia akan melakoni laga perdana Grup A Piala AFF 2014, saat menghadapi tuan rumah Vietnam pada Sabtu mendatang, 22 November 2014. Suporter tuan rumah hampir pasti memadati Stadion My Dinh.

Namun, Evan tidak merasa gentar menghadapi tekanan suporter tuan rumah nanti. Pria 19 tahun itu menegaskan sudah terbiasa dengan ejekan atau cemoohan yang dikeluarkan tim lawan.

"Saya telah bermain di banyak stadion di berbagai negara. Hal itu (tekanan dari suporter lawan) tidak akan memberikan pengaruh bagi saya," aku Evan.

Meski sudah terpilih masuk tim, Evan masih harus bekerja keras untuk masuk skuad utama Timnas. Pasalnya, ia harus bersaing dengan pemain-pemain top macam Firman Utina dan Boaz Solossa.

Menjawab hal tersebut, Evan pun berniat untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya saat diberi kepercayaan oleh pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, saat diturunkan.

"Hal yang paling penting saat ini bagi saya adalah berusaha yang terbaik untuk membuat para pelatih terkesan," lanjutnya, seperti dilansir Vietnam+. (one)

"Riedl tak Salah Pilih Evan Dimas"

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapten tim nasional U-19 Evan Dimas jadi fenomena tersendiri bagi persepakbolaan nasional. Setelah bawa tim "Garuda Jaya" menjuarai Piala AFF U-19 2013 dan mengantarkan timnya lolos ke Piala Asia U-19 2014, pemain asal Surabaya ini terus menampilkan performa gemilang yang membuatnya sekarang masuk skuat timnas senior untuk Piala AFF 2014.

Ini merupakan prestasi tersendiri bagi dirinya, terlebih di usia yang masih sangat muda dia sudah dipercaya masuk skuat timnas senior bersanding dengan pemain langganan timnas seperti Firman Utina dan Hariono. Meski masih muda, striker timnas era 80an, Bambang Nurdiansyah mengaku arsitek timnas Indonesia Alfred Riedl tidak salah memanggil Evan Dimas ke dalam tim untuk Piala AFF 2014.

"Pemanggilan Evan Dimas ke timnas senior merupakan langkah positif. Dia memang terlihat paling menonjol di timnas U-19," ujar Banur, sapaan akrab Bambang Nurdiansyah.

"Dia memang pantas masuk skuat timnas senior. Tapi, untuk geser Firman Utina kayanya belum bisa deh. Masih banyak waktu buat dia," lanjutnya.

"Tapi yang pasti, pemanggilan Evan ke timnas senior sudah tepat. Saya rasa, Riedl tidak salah pilih Evan Dimas," pungkasnya.

Bersama timnas senior Indonesia, Evan Dimas sudah memainkan laga debutnya saat melawan Timor Leste pada 11 November. Dia berhasil tampil gemilang dengan ikut menyumbangkan gol untuk skuat Merah Putih.
ACF

Di Seluruh Asia Tenggara, Evan Dimas Paling Menarik

KOMPAS.com - Perhelatan Piala ASEAN Football Federation (AFF) 2014 makin menarik perhatian. Apalagi, tulis laman goal.com pada Kamis (20/11/2014), setelah analis sepak bola Asia, John Duerden merilis daftar sepuluh pemain di bawah U-23 yang punya potensi besar tampil istimewa di pertandingan tersebut.

Satu dari sepuluh pemain versi Duerden adalah Evan Dimas. Mantan penggawa tim nasional Indonesia U-19 itu masuk skuad timnas senior untuk AFF 2014.

"Bukan hal yang biasa menyaksikan pemain Asia Tenggara membuat headline di Korea Selatan, tapi Evan Dimas mampu melakukannya pada 2013 dan mungkin dia menjadi pemain paling menarik di kawasan ini," jelas Duerden.

John Duerden menambahkan peran Dimas sangat penting membawa Indonesia bisa menembus kejuaraan Piala Asia U-19 beberapa waktu lalu. Menurut Duerden, lantaran penampilan apiknya, Evan Dimas bisa langsung masuk ke timnas senior.

"Tanda-tanda menunjukkan dia menjanjikan dan dia mencetak gol pada debutnya bersama tim Merah Putih saat mengalahkan Timor Leste 4-0, menegaskan bahwa pemain ini terus bersinar saat dia bisa berada di level yang tinggi," demikian John Duerden.

Evan Gagal Duel dengan Cong Phuong

HANOI, KOMPAS.com - Gelandang tim nasional Indonesia, Evan Dimas Darmono, menyayangkan tidak bisa bertarung dengan gelandang Vietnam, Nguyen Cong Phuong, di AFF Suzuki Cup 2014. Pasalnya, Cong Phuong dikabarkan tidak masuk ke dalam skuad Vietnam.

Pelatih Vietnam, Toshiya Miura, tidak memasukkan nama Cong Phuong sebagai salah satu dari 22 pemain Vietnam. Cong Phuong dianggap kalah bersaing dengan gelandang-gelandang Vietnam lainnya.

Evan pernah bertemu Cong Phuong dalam Piala AFF U-19, tahun lalu. Menurut Evan, Cong Phuong merupakan salah satu pemain berbakat yang dimiliki Vietnam.

"Aku pernah berhadapan dengan timnas Vietnam U-19 pada Piala AFF U-19 2013. Namun, aku memang tidak terlalu kekuatan mereka. Yang aku tahu, Cong Phuong adalah pemain terbaik Vietnam," kata Evan dikutip 24 Gio.

"Sejauh yang aku dengar, Cong Phuong tidak masuk ke dalam skuad Vietnam untuk Piala AFF nanti. Aku menyayangkan kali ini tidak bisa berduel dengan dia," lanjut Evan.

Evan menjadi satu-satunya jebolan Indonesia U-19 yang berlaga di AFF Suzuki Cup 2014. Evan mampu menyingkirkan pemain senior seperti Ahmad Bustomi dan Bayu Gatra yang dicoret pada Senin (17/11/2014).

Indonesia akan mengawali laga Grup A melawan Vietnam di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, 22 November nanti.

Selasa, 18 November 2014

Bertolak ke Vietnam, Evan Dimas: Timnas Akan Juara

Metrotvnews.com, Tangerang: Sebanyak 23 pemain (22+1) sepak bola tim nasional senior bertolak ke Vietman untuk menghadapi tuan rumah Vietnam dalam ajang Piala AFF 2014, Selasa 18 November pagi. Seluruh pemain optimistis akan menjuarai turnamen sepak bola di wilayah Asia Tenggara kali ini.

Evan Dimas Darmono, Firman Utina dan 21 pemain lainnya terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Hanoi, Vietman, akan meladeni tuan rumag Vietnam dalam turnamen Piala AFF 2014, Sabtu mendatang.

Evan Dimas mengatakan, meski lawan di grup berat semua, namun timnas saat ini sangat komplit dan solid. Dirinya pun yakin timnas juara.

Meski kalah saat uji coba melawan Suriah, penggawa timnas yang diarsiteki Alfred Reidl ini yakin, Indonesia mampu menjadi juara dalam di edisi turnamen kali ini. (Pahrul Roji)

Evan Dimas Tidak Sedih Riedl Coret Pemain Idola

Liputan6.com, Tangerang: Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl sudah memutuskan daftar 22 pemain yang akan ikut serta di AFF Cup 2014 mendatang. Bayu Gatra dan Ahmad Bustomi menjadi dua pemain terakhir yang dicoret Riedl.

Dicoretnya Bustomi membuat Evan Dimas kehilangan salah satu sosok idola. Meski begitu, pemain Persebaya Surabaya ini mengaku tidak sedih karena tak akan bermain dengan idolanya AFF Cup 2014 nanti.

"Saya sangat mengagumi Bustomi, dia yang jadi panutan saya selama ini.Untuk menyesal, saya rasa tidak, karena itu sudah keputusan pelatih, jadi tidak ada yang bisa diperbuat," jelasnya.

Keputusan mencoret Ahmad Bustomi dan Bayu Gatra sepertinya tidak melulu karena masalah teknis. Riedl sebelumnya sempat mengutarakan jika alasan dia mencoret pemain adalah karena tidak fitnya kondisi pemain.

Riedl memang akhirnya lebih memilih untuk mempertahankan Evan yang belum lama gabung timnas senior. Kepercayaan ini diakui Evan cukup memotivasinya untuk tampil maksimal.

"Saya bersyukur bisa membela tim senior di usia yang masih muda ini. Saya ingin tampil maksimal dan memberi yang terbaik bila dipercaya tampil," terangnya.


Evan Dimas dan Indra Sjafri Akan Reuni di Persebaya?

Liputan6.com, Tangerang - Gelandang muda Indonesia, Evan Dimas, sudah memilih tempat berlabuh untuk karier profesionalnya musim 2015 mendatang. Evan sudah bergabung dengan klub Indonesia Super League (ISL), Persebaya Surabaya.

"Iya, saya sudah bergabung dengan Persebaya untuk empat tahun ke depan," ujar Evan saat berbincang dengan Liputan6.com.

Selain Evan, ada pula beberapa penggawa Timnas U-19, yang sudah resmi direkrut tim berjuluk Bajul Ijo. Nama-nama seperti Putu Gede, Fatchu Rochman, Sahrul Kurniawan, Ilham Udin Armaiyn, Hargianto, dan Zulfiandi akan menemani Evan bermain di ISL musim mendatang.

Evan pun membenarkan. "Pemain dari Timnas U-19, totalnya ada tujuh orang yang bergabung dengan Persebaya."

Pada musim 2014 ini, Persebaya mampu lolos ke babak delapan besar ISL. Akan tetapi mereka tidak mampu menembus babak semifinal. Akibatnya, pelatih Rahmad Darmawan harus mengakhiri kerja sama dengan Persebaya.

Beragam spekulasi pun bermunculan, nama Indra Sjafri disebut-sebut dapat menggantikan peran dari RD di musim mendatang. Evan pun turut berkomentar akan hal ini.

"Saya tidak tahu tentang siapa yang akan melatih Persebaya, tapi yang pasti semua saya percayakan pada pihak manajemen," tutupnya.