Tampilkan postingan dengan label Alqomar Tehupelasury. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alqomar Tehupelasury. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 September 2014

Indra Sjafri Sanjung Alqomar Tehupelasury

Goal.com - Jumat (5/9) sore, timnas Indonesia U-19 kembali menggelar latihan sesi sore di lapangan sepakbola Universitas Negeri Yogyakarta. Fokus untuk mengantisipasi taktik bola-bola udara masih jadi menu utama.

"Ya, latihan barusan masih sama dan lebih difokuskan lagi soal bagaimana mengantisipasi bola udara. Game setengah lapangan pun kita terapkan," papar Indra Sjafri pada para wartawan.

Uniknya latihan sesi sore ini bebarengan dengan digelarnya partai timnas Indonesia U-19 B kontra Thailand U-19, dalam ajang Piala AFF U-19 Prepatory. Tak pelak, selepas latihan seluruh anggota tim berbondong-bondong melihat laga lewat layar kaca.

Kala itu duel babak pertama baru saja selesai, dan timnas U-19 B tertinggal 2-1. Meski begitu pujian tetap disampaikan Indra Sjafri karena gol timnas U-19 B dicetak oleh mantan pemainnya, Alqomar Tehupelasury.

"Alqomar yang cetak gol? Wah, Alqomar mantap!" sanjung pelatih 51 tahun tersebut.
Alqomar sendiri sejatinya merupakan pemain yang dipersiapkan Indra menuju Piala Asia junior di Myanmar. Sayang, dirinya terisish dalam seleksi karena faktor psikis.

Selasa, 12 Agustus 2014

Tiga Pemain U-19 Telah Dicoret dari Skuat

net

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Status tiga pemain Tim Nasional (Timnas) U-19 yang memperkuat Timnas U-21 memang belum resmi dicoret. Bahkan Sekjen PSSI Joko Driyono mengatakan bahwa status ketiga pemain yang memperkuat timnas U-21 di Turnamen Cotif, Valencia Spanyol diserahkan sepenuhnya kepada kedua pelatih.

Namun sumber Harian Super Ball mengatakan ketiga pemain Timnas U-19 yang 'dipinjamkan' ke timnas U-21 sudah dicoret. Ketiga pemain itu adalah Martinus Novianto, Eriyanto dan Alqomar. Ketiganya sudah tidak dipakai oleh timnas U-19 yang kemudian bergabung dengan timnas U-21. "Ketiganya sudah dicoret dari timnas U-19," ujarnya.

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengatakan status ketiganya masih teregister dalam skuat timnas U-19. Hanya karena peraturan yang memboyong tim hanya 26 sehingga mengharuskan empat pemain lainnya ditinggal.

"Ketiga pemain yang memperkuat timnas U-21 itu masih teregister," ujarnya.
Dari 26 pemain yang diboyong, hanya 18 yang terdaftar dalam register HBT. Delapan sisanya tidak tercantum sebagai pemain, hanya saja tetap menjalani TC di Brunei Darussalam

Selasa, 05 Agustus 2014

Indra Sjafri Tegaskan Status Eriyanto cs

Bola.net - Meski tak dibawa ke Brunei Darussalam untuk mengikuti Hassanal Bolkiah Trophy (HBT), Eriyanto, Martinus Novianto, dan Alqomar Tehupelasury dipastikan tetap berstatus sebagai penggawa Timnas Indonesia U-19. Hal ini ditegaskan pelatih tim berjuluk Garuda Jaya tersebut, Indra Sjafri.

"Mereka masih pemain kita," ujar Indra Sjafri, pada Bola.net.

"Tak ada perubahan. Mereka tetap pemain Timnas U-19," sambungnya.

Sebelumnya, Eriyanto dan dua rekannya dipastikan tidak ikut membela Timnas U-19 pada ajang HBT ke-5. Sebagai gantinya, mereka bertiga bergabung dengan Timnas U-21 yang mengikuti Turnamen COTIF di Spanyol.

Menurut Indra, dioperkannya tiga pemain ini ke Timnas U-21 tak lebih karena adanya kuota dari panitia HBT. Mereka memberi kuota 26 orang pemain untuk mengikuti ajang tersebut, sedangkan skuat Timnas U-19 saat ini berjumlah 30 orang.

Sementara itu, selain Eriyanto cs, ada seorang pemain lagi, yakni Bagas Adi Nugroho yang tak dibawa ke Brunei. Bagas harus menjalani operasi kutil di kakinya. (den/pra)

Rudi Keltjes Puji Kualitas Trio Timnas U-19

Sepakbola.com, Jakarta - Pelatih tim nasional Indonesia U-21, Rudy William Keltjes, mengaku terkejut degann kualitas trio timnas U-19 selama menjalani pemusatan latihan di TC POR Sawangan, Depok.

Timnas U-21 akan mengikuti turnamen COTIF di Valencia, Spanyol, 10 Agustus nanti. Garuda Muda menggantikan Timnas U-19 yang mengikuti Hassanal Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam. Namun tiga pemain Timnas U-19, Alqomar Tahupelasury, Eriyanto, dan Martinus Novianto masuk ke Timnas U-21.

"Jujur saya kaget lihat aksi anak-anak dalam latihan, terutama trio Timnas U-19. Skill dan teknik mereka tinggi, semangat mereka luar biasa. Saya tinggal memoles itu semua dengan strategi yang tepat. Mereka akan tampil dengan segudang prestasi," kata Rudy dilansir web site resmi Liga Indonesia.

Meski begitu ada satu kendala yang menurut Rudy menjadi titik lemah timnas U-21, yaitu minim pengalaman.

"Kendala saya adalah anak-anak minim pengalaman. Saya juga tidak bisa mengagendakan laga uji coba karena waktu mepet. Jadi saya maksimalkan kompetisi internal di tiap sesi pertandingan," jelas mantan pelatih PSM Makassar itu.

Sumber

Minggu, 03 Agustus 2014

Indra Sjafri Tidak Gunakan Lagi Pemain Yang Dialihkan Ke Timnas Indonesia U-21

Goal / Fadly Molana

Goal.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengungkapkan tak akan memanggil lagi tiga pemain yang dialihkan ke timnas Indonesia U-21. Sebelumnya, ada tiga pemain yang dialihkan ke timnas U-21 untuk mengikuti turnamen Cotif di Valencia, Spanyol, 10-20 Agustus mendatang.

Mereka adalah Eriyanto, Alqomar Tehupelasury, dan Martinus Novianto. Indra menjelaskan, pencoretan tiga pemain itu merupakan hasil evaluasi dari 30 pemain yang ada hingga sebelum libur lebaran. Artinya, mereka tidak akan dipanggil kembali ke skuat timnas U-19 usai mengikuti turnamen Cotif.

Timnas U-19 sendiri saat ini sudah mulai bersiap untuk mengikuti turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014 di Brunei Darussalam, 9-23 Agustus nanti. "Kami akan berangkat ke Brunei dengan kekuatan 26 pemain. Tiga pemain yang dialihkan ke U-21 termasuk satu pemain yang sedang sakit, yaitu Bagas (Adi Nugroho) tidak ikut serta," papar Indra.

Seperti diketahui, turnamen tersebut merupakan bagian dari persiapan tim Garuda Jaya menuju Piala Asia U-19 2014 di Myanmar, Oktober nanti. Pada ajang tersebut, mereka ditargetkan minimal menembus babak empat besar, yang otomatis lolos ke Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru.

Sabtu, 02 Agustus 2014

Alqomar Tehupelasury Tetap Senang Meski Dialihkan Ke Timnas Indonesia U-21

PSSI

Goal.com - Alqomar Tehupelasury mengaku tidak merasa kecewa dirinya dialihkan dari timnas Indonesia U-19 ke timnas Indonesia U-21. Baginya, yang terpenting adalah bisa membela negara melalui sepakbola.

Seperti diberitakan sebelumnya, Alqomar adalah salah satu dari tiga pemain Indonesia U-19 yang dikirim ke Indonesia U-21. Indonesia U-21 sendiri akan mengikuti turnamen Cotif di Valencia, Spanyol, 10-20 Agustus nanti. Sebelumnya, PSSI ingin mengirimkan Indonesia U-19 ke ajang itu. Namun belakangan, mereka lebih memilih untuk menerjunkan skuat yang dilatih Indra Sjafri itu ke turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014, 9-23 Agustus nanti.

"Kalau ditanya soal perasaannya seperti apa, ya enak-enak saja. Memang ada perbedaan, kalau di U-19 kan sudah sama-sama lama. Sedangkan di sini sekarang teman-teman baru. Tapi, ada juga teman-teman saya yang waktu itu juga ikut di Piala AFF. Yang penting dibawa senang saja," tutur Alqomar, kepada Goal Indonesia.

"Target saya di turnamen Cotif nanti yang penting bisa memberikan yang terbaik buat Indonesia," tambahnya.

Disamping itu, dia pun ikut mendoakan agar rekan-rekannya di Indonesia U-19 sukses pada turnamen HBT. "Saya doakan, apa yang diinginkan pelatih Indra bisa tercapai di sana," pungkas pemain asal Tulehu itu.

Kamis, 31 Juli 2014

Timnas U-21 Bawa 19 Nama ke Spanyol, 3 Diantaranya Punggawa Timnas U-19

JAKARTA - Timnas U-21 dijadwalkan mulai menjalani pemusatan latihan di Jakarta, hari ini (1/8). Namun, sampai tadi malam, Badan Tim Nasional (BTN) tak kunjung  mengumumkan nama-nama yang dipanggil memperkuat Timnas proyeksi Pra Olimpiade tersebut.
Tapi, pelatih Rudy Keltjes menjelaskan bahwa dari Badan Tim Nasional (BTN) dia hanya mendapatkan 19 nama untuk dibawa ke Turnamen COTIF di Spanyol, 10-22 Agustus nanti. Dari 19 nama itu, memang mayoritas berasal dari Sriwijaya FC, berjumlah 12 pemain.

Selain mereka, ada Vicky Melano dan Junda Irawan yang sedang menjalani trial di tim junior Brisbane Roar (tim Liga Australia). Persib U-21 menyumbang dua pemain, Angga Febry dan Untung Wibowo.

Sisanya, sesuai pernyataan PSSI, pemain U-19 yang tidak dibawa ke Hassanal Bolkiah Trophy,  juga dipanggil. Ketiga pemain itu adalah penyerang Martinus Noviyanto, gelandang Alqomar Tahupelasury dan bek Eriyanto.

Rudy mengakui jika nama-nama itu memang bukanlah pemain pilihannya. Sebab, dengan penugasan yang mendadak itu, dia menyerahkan sepenuhnya penunjukan pemain kepada BTN.  Dan, dia siap meramu pemain yang ada untuk bermain apik dan meraih hasil terbaik menuju Spanyol.

“Saya kan mepet ditunjuknya, jadi bahan sudah ada, tinggal saya matangkan saja,” katanya saat ditemui di Jakarta, Kamis (31/7).

Rudy sendiri berencana untuk memulai latihan perdana pada sore hari ini di mess pemusatan latihan Sawangan, Depok, Jawa Barat. Pemain sejatinya sudah mulai berdatangan tadi malam, namun, pagi ini mereka tak bisa langsung latihan karena harus mengurus visa di kedutaan besar Spanyol.

Dengan pemain yang sudah matang di kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21, Rudy menyebut tak khawatir dengan kondisi pemain. Dia akan langsung berfokus kepada sesi latihan pematangan kerja sama tim dan kekompakan dalam membangun permainan.

“Saya langsung fokus ke strategi saja. Kalau mau nambah fisik dan yang lain tidak mungkin. Ya, langsung saja persiapan cara main di COTIF nanti,” terangnya.(aam)(jppn)

Daftar Nama Pemain Timnas U-21:
  1.  M Reza Pratama (Sriwijaya FC )
  2. Rangga Pratama (Sriwijaya FC)
  3. Jufrianto (Sriwijaya FC)
  4. Fachri Firmansyah (Sriwijaya FC)
  5. Ziko Sukmana (Sriwijaya FC)
  6. Dian Sopian (Sriwijaya FC)    
  7. Zalnando (Sriwijaya FC)
  8. Hernando Hendrik (Sriwijaya FC)
  9. Gafri (Sriwijaya FC)
  10. Mariando Djonak U(Sriwijaya FC)
  11. Rudolf Yanto Basna (Sriwijaya FC)
  12. M Anang Adi Nugroho (Sriwijaya FC)
  13. Angga Febry (Persib U21)
  14. Untung Wibowo (Persib U21)
  15. Vicky Melano (Brisbane Roar U21)
  16. Junda Irawan (Brisbane Roar U21)
  17. Martinus Novianto (Timnas U19)
  18. Eriyanto (Timnas U19)
  19. Alqomar Tahupelasury (Timnas U19)
Sumber 

Selasa, 08 Juli 2014

Dua Gelandang Timnas Indonesia U-19 Beda Pendapat Soal Laga Belanda - Argentina


Goal.com - Piala Dunia 2014 telah memasuki babak empat besar. Salah satu laganya mempertemukan dua negara yang memiliki tradisi kuat di sepakbola, yakni Belanda kontra Argentina di Arena Corinthians, Sao Paulo, Kamis (10/7) dini hari WIB.

Dua gelandang timnas Indonesia U-19, Alqomar Tehupelasury dan Ichsan Kurniawan, memiliki pendapat berbeda mengenai laga tersebut. Ya, Alqomar menjagokan Argentina, sementara Ichsan lebih mengunggulkan Belanda.

"Saya memilih Argentina karena Belanda yang bikin tim saya (Spanyol) pulang kampung," ujar Alqomar.

"Saya pilih Belanda karena timnya lebih kompak," Ichsan menimpali. 
Seperti diketahui, Belanda dengan susah payah lolos ke babak semi-final setelah menaklukkan Kosta Rika lewat drama adu penalti (4-3). Sedangkan Argentina melaju ke partai empat besar, usai mengalahkan Belgia dengan skor tipis 1-0.

Selasa, 01 Juli 2014

Dua Penggawa Timnas U-19 Kecewa Spanyol Kandas

 ist

INILAHCOM, Jakarta - Dua pemain andalan Timnas U-19. Al Qomar Tehupelasury dan Evan Dimas Darmono, mengaku sangat kecewa tim kesayangannya Spanyol harus tersingkir dari Piala Dunia Brasil 2014. Padahal, Spanyol saat ini mempunyai skuat pemain kelas dunia.

Spanyol harus angkat kaki lebih cepat dari Piala Dunia 2014 setelah kalah bersaing dengan dua tim lainnya di Grup B yakni Belanda dan Cile. La Furia Roja hanya menmpati urutan ketiga klasemen Grup B dengan torehan tiga poin dari tiga laga yang telah dilakoninya.

"Saya kecewa banget, tim favorit saya Spanyol harus tersingkir. Padahal, pemainnya bagus-bagus dan menjanjikan," kata Al Qomar kepada INILAHCOM, Selasa (01/7/2014).

Sementara itu, Evan Dimas menilai kegagalan Spanyol di Piala Dunia kali ini tidak terlepas dari faktor kepercayaan diri pemain Spanyol yang berlebihan.

"Dari sisi kualitas pemain, mereka top banget. Tapi, ya mereka terlalu meremehkan lawan. Sehingga mereka lengah," tuturnya.

"Saya pasti kecewa, Spanyol harus tersingkir dengan cepat. Padahal mereka salah satu tim yang dijagokan juara," tukasnya.[rza]

Jumat, 04 April 2014

Cerita Saat Timnas Indonesia-U19 Berumrah: Alqomar Disangka Pengemis


TRIBUNNEWS.COM - Pengalaman menggelitik dirasakan seorang penggawa timnas U-19 yang bernama Alqomar Tehupelasury. Pagi buta, pemain asal Ambon itu disangka sebagai pengemis.

Dilaporkan, seorang jamaah umroh dari luar negeri memberinya uang senilai 5 real atau sekitar 18 ribu rupiah.

Bagaimana itu bisa terjadi? Ceritanya begini. Maksud hati dia ingin salat subuh di Masjidil Haram. Sebelum memasuki halaman masjid, melewati sebuah jembatan yang kebetulan banyak yang meminta-minta sedekah.

Alqomar berhenti sesaat untuk menikmati kemegahan masjid. Namun secara tiba-tiba ada jamaah yang memberinya uang. Alqomar menerimanya dan terdiam. Pengalaman itu pun langsung diceritakan kepada pemain pemain lain.

Bisa ditebak,semua tertawa."Wajahmu memang seperti pengemis sih. Gundul pula," kelakar seorang pemain Timnas Indonesia U-19.

"Tidak masalah, ini menguji kesabaranku," balas Alqomar secara polos. Hanif/Duniasoccer.com