Tampilkan postingan dengan label Ilham Udin Armayn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilham Udin Armayn. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 November 2014

Barito Putera Incar Ilham Udin

Bola.net - Barito Putera terus berupaya menambah kekuatan timnya untuk musim depan dengan mengandalkan para penggawa eks Timnas Indonesia U-19. Usai Paulo Sitanggang dan Hansamu Yama Pranata, Laskar Antasari dikabarkan bakal meminang Ilham Udin.

"Kita memang ada minat untuk meminang Ilham Udin," ujar Asisten Manajer Barito, Syarifudin Ardasya.

"Namun, sampai saat ini, belum ada konfirmasi dari dia," sambungnya.

Sebelumnya, Barito sukses mendaratkan Paulo Sitanggang dan Hansamu Yama Pranata. Selain Ilham Udin, ada lagi pemain Garuda Jaya yang dikabarkan merapat ke Barito. Pemain tersebut adalah fullback Timnas U-19, Mahdi Fahri Albaar.

Sementara itu, peluang Barito meminang Ilham bisa disebut sangat tipis. Pasalnya, winger lincah tersebut dikabarkan telah berlabuh di Persebaya. (den/gia)

Latihan perdana Persebaya tanpa Evan Dimas

KANALSATU - Tim Persebaya mulai mempersiapkan skuadnya jelang kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015. Meski formasi belum lengkap dan resmi, Bajul Ijo sebutan Persebaya sudah melakukan latihan perdana, di lapangan Brigif I Marinir bersama asisten pelatih Tony Ho dan Ibnu Grahan, Sabtu (29/11/14).

Pada sesi latihan, berapa pemain musim lalu masih ikut bergabung, seperti Fandi Eko Utomo, Wahyu Subo Seto, Vava Mario Yagalo dan Thomas Ryan Bayu. Namun, para pemain anyar juga tampak bergabung dalam sesi latihan, seperti Suroso, Nur Mufid Fastabikhul Khoirot, Dedi Iman, Bima Ragil dan Wage Dwi Aryo.

Namun yang paling menjadi sorotan utama adalah, ada beberapa pemain eks Timnas U 19 yang sudah menjadi anak asuh Persebaya juga mengikuti test fisik, seperti M Hargianto, Fatchu Rohman, M Sahrul Kurniawan, Putu Gede Juni Antara dan Ilham Udin Armayn. 

Hanya saja, Evan Dimas dan Zulfiandi tidak tampak lantaran masih bergabung di Timnas Senior mengikuti turnamen Piala AFF 2014 Vietnam. Selain itu, CEO Persebaya, Gede Widiade juga tampak hadir memantau latihan fisik yang dimulai sejak pukul 14.00 - 16.00 didampingi duo asisten pelatih Tony Ho dan Ibnu Grahan. Persebaya pada kompetisi ISL 2015 nanti, akan menajamkan style asli Arek Suroboyo. 

"Saya ingin Persebaya di musim depan bermain lugas dan tegas. Artinya, performance kayak Persebaya lalu," tegas Gede Widiade, di sela-sela memantau latihan perdana tim Persebaya, di lapangan Brigif I Marinir, Gedangan Sidoarjo, Sabtu (29/11/14).

Ia kembali menegaskan, bahwa pada kompetisi ISL 2015, akan turun langsung dan menangani 100 persen tim Persebaya. Dengan kata lain, mencari pemain dan pelatih menjadi tanggungjawabnya. "100 persen saya akan turun. Tentukan pemain dan pelatih, bahkan sponsor," tambahnya.

Pasalnya, pada musim lalu dia mengaku hanya mendampingi dan tidak langsung turun mengetahui secara detail. "Tapi sekarang, saya akan mencari pemain dan pelatih. Saya berharap para pemain lama Persebaya yang asli Surabaya bisa bergabung. Bahkan yang bukan asli Surabaya namun pernah membela Persebaya saya persilahkan bergabung," pinta Gede Widiade.

Bahkan, Ibnu Grahan asli Surabaya dan mantan pemain Persebaya juga menambah daftar susunan asisten pelatih bersama Tony Ho. "Ibnu Grahan asli orang Surabaya dan mengerti karakter arek Suroboyo. Tony Ho tetap saya pertahankan, karena dia pernah berjasa membawa Persebaya juara divisi utama musim 2012 lalu," kata Gede Widiade.

Bagaimana dengan kepala pelatih ? Pria asal Wonokromo ini memberikan bocoran tanpa menyebut nama, bahwa rencananya skuad Persebaya akan diarsitek pelatih asing asal Brazil  dan Timur Tengah. (win16/12)

Minggu, 23 November 2014

Pemain Tmnas U-19 Bawa Ternate Raih Emas

Ternate- Pemain Timnas U-19 tahun, Ilham Udin Armaiyn, berhasil membawa tim sepak bola Kota Ternate meraih emas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) I Malut tahun 2014 melalui golnya di menit 52.
Tim Kota Ternate berhasil menggalahkan kesebelasan Halmahera Barat (Halbar) dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan final di Stadion Gelora Kieraha, Malut, Sabtu, (22/11) Tim Kota Ternate tampil dengan skuad lengkap.
Di babak pertama, kedua tim bermain sangat hati-hati sehingga bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah dan praktis tak ada peluang emas yang diperoleh kedua tim.
Memasuki menit ke-43, melalui serangan dari sektor kiri, salah seorang pemain Halbar melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Tak pelak wasit Idrus Usman yang memimpin pertandingan langsung menunjuk titik putih.
Ilham Udin Armayin yang ditugaskan menjadi algojo, berhasil menjaringkan bola ke sudut kiri gawang tim sepakbola Halbar yang dijaga Riyan.
Memasuki babak kedua, baik tim Kota Ternate maupun Halbar, bermain sangat hati-hati, sehingga praktis tak ada peluang berbahaya yang tercipta pada 20 menit awal pertandingan.
Tim Kota Ternate nyaris memperbesar keunggulan jika saja Ilham Udin bisa memanfaatkan peluang yang diperoleh. Sayangnya, tendangan pemain bernomor punggung 14 itu masih melenceng di atas gawang Halbar.
Hingga wasit meniup pluit panjang tanda pertandingan berakhir, skor tetap 1-0 untuk Kota Ternate. Dengan demikian, tim Kota Ternate yang dilatih Hengky Oba dan Anwar Panda, berhasil meraih emas pada cabang sepak bola Porprov I Maluku Utara di Ternate.
Manajer tim Kota Ternate, Rizal Marsaoly usai pertandingan itu mengaku bangga atas pencapaian tim yang berhasil meraih emas pada cabang olahraga sepak bola dalam Porprov.
Menurutnya, tim Kota Ternate merupakan tim masa depan yang diisi pemain-pemain muda dengan talenta dan kemampuan, sehingga Ternate berhasil meraih emas sepak bola.
"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak utamanya pemkot yang telah memberikan dukungan sehingga tim Kota Ternate meraih emas pada even Porprov I Malut di Ternate" tandasnya.
Dia berharap, penggembangan sepak bola di Kota Ternate bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah kota, namun juga menjadi perhatian semua komponen termasuk Pemprov Malut.
Penulis: /WBP
Sumber:Antara

Persebaya Panggil Pemain Timnas Garuda Jaya

SURABAYA - Persiapan Persebya Surabaya untuk kompetisi ISL 2015 mendatang belum terlihat aktivitasnya. Hanya sebatas konsolidasi dan koordinasi antara manajemen, pelatih dan juga pemain. Ini lantaran seluruh skuat Persebaya masih libur untuk musim sejak pertandingan terakhir melawan Mitra Kukar pada 30 Oktober lalu.
  
Saat ini manajemen tengah merapatkan barisan untuk menggelar latihan bagi Greg Nwokolo dkk. Manajemen pun sudah menghubungi pemain yang sedang libur, termasuk tujuh pemain jebolan timnas U-19 minus Evan Dimas Darmono untuk merapat ke Surabaya.
  
Sebagaimana diketahui, Persebaya menjadi salah satu tim ISL yang menjadi bapak asuh bagi pemain timnas Indonesia U-19. Pemain yang dimaksud adalah, M. Hargianto, Zulfiandi, Putu Gede Juni Antara, Fatchu Rohman, M Sahrul Kurniawan, dan Ilham Udin Armayn.
  
Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror Djuraid kepada Jawa Pos menyatakan bahwa pihaknya juga sudah menghubungi pemain jebolan Garuda Jaya-julukan timnas U-19 tersebut. Mengingat saat ini mereka juga sudah tidak ada aktivitas pasca dibubarkan BTN.
  
"Bahkan diantara mereka juga aktif tanya kepada kami kapan mereka bisa bergabung ke Persebaya," ujar Abror. Dengan tambahan jebolan pemain dari timnas U-19 tersebut, Persebaya bakal cukup leluasa memainkan pola permainan yang ada. Mengingat secara kualitas pemain ini sudah terbukti bagus, bukti nyata yang terlihat adalah masuknya Evan Dimas ke timnas senior.
  
"Terkecuali Evan, karena dia sedang bersama timnas senior. Untuk yang lainnya kami akan memanggil mereka semua," tegasnya. Hal yang sama disampaikan Tony Ho, pelatih yang untuk sementara diberikan manajemen mandat untuk menghandle Persebaya.
  
Tony menjelaskan bahwa pemain dari timnas U-19 nantinya bisa menambah kekuatan Persebaya plus menjadi solusi kekurangan pemain yang dirasakan mereka pada babak delapan besar ISL 2014 lalu. "Saya juga mengusulkan kepada manajemen untuk memanggil mereka," lanjutnya.
  
Sementara itu, Hargianto, salah satu pemain dari timnas U-19 ketika dikonfirmasi Jawa Pos menyatakan belum mendapatkan panggilan dari manajemen. Saat ini, gelandang enerjik yang juga jebolan diklat Ragunan itu berada di Jogjakarta. "Saya masih liburan, ini lagi ke rumah eyang di Jogjakarta mas," katanya.
  
Terkait pemanggilan itu, Hagi-sapaan akrab Hargianto-menjelaskan bahwa dirinya saat ini juga sedang kuliah. "Saat ini kami sedang kuliah juga, tetapi kalau manajemen memanggil, kami sebagai pemain ya siap saja," tegasnya. (nap) (jpnn)

Minggu, 09 November 2014

Liburan di Mamuju, Pemain Timnas U-19 Ikuti Laga Eksebisi

MAMUJU - Aktivitas pemain Timnas Indonesia U-19, usai tampil di Piala Asia 2014 tidak berhenti. Untuk menjaga kebugaran, sejumlah pemain timnas U-19 berlibur ke Mamuju, sambil mengikuti pertandingan eksebisi.

Tujuh pemain Timnas U-19 yang akan ambil bagian adalah Maldini Pali, Rudolof Yanto Basna, Putu Gede Juni Antara, Mahdi Fahcri Albar, Muchlis Hadi Ning, dan Ilham Udin Armaiyn.

Maldini Pali sudah beberapa hari ini sudah berada di Mamuju. Sementara lima pemain Timnas U-19 akan mendarat di Bandara Tampa Padang Mamuju pada Minggu (9/11) sore.

"Kami sementara ini sedang menyiapkan penjemputan di Bandara Tampa Padang Mamuju," kata Ketua Panitia Perang Bintang Sepakbola Nasional, M Irfan kepada JPNN.Com beberapa saat yang lalu.

Laga eksebisi pemain Timnas U-19 di Mamuju adalah bagian dari perhelatan Perang bintang sepakbola nasional yang berlangsung di Mamuju 9-11 November 2015.

Selain pemain Timnas U-19, eksebisi ini juga juga dihadiri Diego Michiels dan bintang Indonesia Super League (ISL) lainnya, perang bintang ini juga dihadiri enam pemain Timnas U-19. (abu/jpnn)

Sumber 

Rabu, 22 Oktober 2014

Semen Padang Ikut Bidik Punggawa Timnas U-19


 AP/Manu Fernandez


TEMPO.CO, Padang - Direktur Utama klub Semen Padang FC Erizal Anwar mengatakan pihaknya saat ini sedang membidik beberapa pemain tim nasional U-19. Performa punggawa Garuda Jaya yang dinilai memiliki kemampuan di atas rata-rata, membuat tim Kerbau Sirah kepincut.

"Memang kita lagi jajaki beberapa pemain timnas U-19 untuk bergabung bersama Semen Padang," ujar Erizal, Rabu, 22 Oktober 2014.

Menurut Erizal, dua nama yang sedang dibidik oleh timnya adalah bek Hansamu Yama Pranata dan gelandang serang Ilham Udin Armaiyn. Namun, kata Erizal, pihaknya akan berdiskusi dengan tim pelatih untuk mengetahui kebutuhan tim.

Pihaknya sudah berbicara dengan Ilham Udin soal kemungkinan pemain asal Ternate, Maluku Utara, itu bergabung dengan timnya. Menurut dia, Ilham Udin tertarik dengan tawaran Semen Padang. "Dia mau. Tapi belum kita putuskan. Kita ingin diskusi dulu dengan tim pelatih," ujarnya.

Sementara untuk Hansamu Yama, Erizal mengatakan pihaknya saat ini baru dalam batas pemantauan saja. Sejauh pemantauan tim, dia menambahkan, Hansamu Yama dinilai sebagai pemain yang memiliki kelincahan dan kecepatan di lini belakang."Kita telah pantau Hansamu Yama. Dia bek yang bagus dan memiliki ability yang baik. Posisi di mana aja dia bisa," katanya.

Pelatih Semen Padang, Jafri Sastra, mengaku belum memikirkan untuk mencari pemain, termasuk pemain timnas U-19. Sebab, timnya masih fokus untuk menghadapi kompetisi babak delapan besar ini. "Kami konsentrasi delapan besar. Agar target lolos empat besar tercapai," ujar dia.

Meskipun tak berhasil lolos ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru tahun depan, para punggawa tim nasional U-19 laris manis. Tercatat Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan PSMS Medan langsung membidik sejumlah pemain seperti Hargianto, Muchlis Hadi, Evan Dimas, Ravi Murdianto, dan Paulo Sitanggang.


Selasa, 21 Oktober 2014

Enam Pemain Timnas U19 Gabung TC Timnas Senior

Super Ball/Feri Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemusatan latihan akhir tahap kedua Tim nasional Indonesia senior yang akan dimulai 23 hingga 30 Oktober ini diikuti enam pemain Timnas U19. Mereka adalah Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Paolo Sitanggang dan Hansamu Yama serta Muchlis Hadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, TC Timnas Senior telah memasuki tahap akhir, yang dibagi dalam tiga periodesasi. TC akhir tahap pertama telah dilaksanakan pada 10 hingga 18 Oktober lalu, dengan diikuti 11 pemain. Lalu TC akhir tahap kedua kali ini, diikuti 13 pemain. Sedangkan nanti, di TC akhir tahap ketiga, di awal pekan November, diharapkan telah diikuti skuad lengkap Timnas Senior.

Skuad lengkap Timnas Senior pada TC tahap akhir akan diisi 35 pemain, yang diregister di AFF. Nama-nama ke-35 pemain yang akan didaftarkan ke AFF, akan direlease pekan depan.

Berikut nama-nama pemain yang mengikuti pemusatan latihan akhir tahap kedua, 23 - 30 Oktober 2014 di Karawaci

Hamka Hamsah, Muhamad Roby, Rizki Rizaldi Pora, Evan Dimas Darmono, Bayu Gatra Sanggiawan, Rizki Ramdani Lestaluhu, Andritany Ardhyasa, Teguh Amirudin, Maldini Pali, Ilham Udin Armaiyn, Paolo Oktavianus Sitanggang, Hansamu Yama Pranata, Muchlis Hadi Ning Saefulloh

Minggu, 19 Oktober 2014

Persebaya Belum Bisa Andalkan 7 Pemain Timnas U-19 di ISL


Liputan6.com, Jakarta - Persebaya Surabaya tampil kurang gereget di putaran pertama babak delapan besar Liga Super Indonesia (ISL) Grup L. Sejauh ini Persebaya belum pernah meraih kemenangan dari tiga pertandingan.

Ya, Greg Nwokolo dan kawan-kawan hanya mampu bermain imbang dari tiga laga. Persebaya berada di posisi ketiga dengan tiga poin, tertinggal empat angka dari Persib Bandung yang memuncaki klasemen Grup L.

Tujuh pemain Timnas Indonesia U-19 yang memperkuat Persebaya, yakni Evan Dimas, Putu Gede, Fatchu Rochman, Sahrul Kurniawan, Ilham Udin Armaiyn, Hargianto dan Zulfiandi bisa menjadi alternatif untuk di putaran kedua nanti.

Namun sayangnya, pelatih Rahmad menjelaskan tujuh pemain Garuda Jaya --sebutan Timnas U-19-- itu tidak bisa memperkuat Persebaya di putaran kedua babak delapan besar ISL.

"Kami tidak mungkin memainkan mereka di sisa musim ini karena belum didaftarkan (ke PT Liga Indonesia). Mereka juga belum bergabung dengan kami," ucap pria yang akrab disapa RD tersebut saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (18/10/2014).

Meski demikian, RD berjanji bakal memanfaatkan Evan Dimas dan kawan-kawan pada musim depan. Kemampuan penggawa Timnas U-19 bisa diandalkan Persebaya.

"Kalau untuk musim depan, saya pastikan kalau mereka bisa bergabung dengan kami," jelas RD, mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 tersebut.

Kamis, 09 Oktober 2014

Tujuh Punggawa Timnas U-19 ini akan ke Persebaya

                                                                                                             Peksi Cahyo/Bolanews
Bolanews.com - Persebaya yang bertarung di Liga Super Indonesia (LSI) akan menjadi tempat berkumpulnya pemain tim nasional U-19. Tidak kurang tujuh pemain bakal bergabung dengan tim berjuluk Bajul Ijo itu selepas menjalankan tugas negara memperkuat timnas U-19.


Mereka yang sudah diikat kontrak dengan Persebaya adalah Zulfiandi, Putu Gede Juni Antara, M. Hargianto, Ilham Udin Armayn, M. Fatchurahman dan kapten Evan Dimas. Mereka rata-rata mendapat kontrak empat tahun.

“Selepas timnas U-19, saya memang bergabung dengan Persebaya LSI. Tapi untuk saat ini, saya fokus di timnas,”  ujar Evan.

Zulfiandi mengungkapkan mereka menandatangani kontrak dengan Persebaya saat menjalani pemusatan latihan di Malang. Saat itu pelatnas difokuskan pada peningkatan fisik pemain.

"Kami mendapat kontrak selama empat tahun. Senang juga bisa berkumpul dengan teman-teman di timnas U-19. Apalagi, kami bisa bermain untuk klub besar seperti Persebaya. Tapi kami belum bisa bergabung dengan Persebaya karena membela timnas," kata Zulfiandi.

Sabtu, 13 September 2014

Ilham Udin, Bukti Indonesia "Surga" Talenta Sepak Bola



 Ferril Dennys

KOMPAS.com - Di Indonesia, sepak bola adalah fiesta. Karena itulah, negeri berpenduduk ratusan juta jiwa ini tidak pernah kehabisan stok pesepak bola. Bahkan, tak hanya di kota-kota besar, di berbagai pelosok dari Sabang hingga Marauke pun pasti lahir talenta-talenta muda yang lihai mengolah si kulit bundar.

Ternate, misalnya, telah melahirkan sosok pesepak bola muda bernama Ilham Udin Armaiyn. Ilham adalah salah satu pemain yang berjasa besar saat membawa tim nasional Indonesia U-19 meraih gelar juara Piala AFF U-19 2013 dan lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2014 Myanmar.

Pada Piala AFF U-19 2013, Ilham total mengemas empat gol, salah satunya adalah gol penyama kedudukan saat Indonesia bermain imbang 1-1 dengan Malaysia di penyisihan grup B, 18 September 2013. Hasil itu memastikan langkah Indonesia lolos ke semifinal untuk menghadapi Timor Leste.

Saat menang 2-0 atas Timor Leste, Ilham menyumbang satu gol. Sedangkan, pada final melawan Vietnam, ia juga menjadi penentu kemenangan di babak adu penalti. Berstatus sebagai eksekutor terakhir, dengan tenang Ilham menceploskan bola ke dalam gawang kiper Vietnam, Le Van Truong.

"Terima kasih atas dukungan masyarakat Indonesia sehingga kami bisa meraih gelar juara ini. Semoga kami di turnamen-turnamen berikutnya, kami bisa tampil lebih baik lagi," ujar Ilham seusai pertandingan.

Bakat bola

Lahir di Halmahera, Maluku Selatan, 10 Mei 1996, dari pasangan Udin Armaiyn (alm) dan Rohani, sepak bola sudah lekat dengan kehidupan Ilham sejak kecil. Saat duduk di bangku sekolah menengah pertama, dengan bantuan pamannya, Safrin, Ilham mulai mengembangkan kariernya dengan masuk ke Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Gamalama.

Jarak antara rumahnya di daerah Lelei dan SSB tempatnya berlatih di Ternate kala itu cukup jauh. Maklum, untuk sampai ke SSB tersebut, Ilham dikabarkan harus melalui perjalanan laut selama berjam-jam. Namun, hal tersebut tidak mengurungkan niat Ilham untuk terus berlatih. Apalagi, ketika itu, sang ibu, Rohani, terus mendukungnya.

"Ilham dari kecil hobinya memang bermain sepak bola. Kami sebagai orang tua hanya bisa mendukungnya agar cita-citanya bisa tercapai." Begitu Rohani mengutarakan dukungannya untuk Ilham saat menekuni sepak bola.

Penampilan Ilham di SSB Gamalama akhirnya membuat pelatih Indra Sjafri kepincut. Ia pun berhasil terpilih masuk ke skuad tim nasional Indonesia U-15, sebelum akhirnya bergabung ke skuad U-17, yang kala itu, dipersiapkan oleh Indra Sjafri untuk mengikuti turnamen HKFA International Youth Football di Hongkong.

Di skuad U-17, Ilham dipercaya menjadi kapten. Di turnamen itulah, Ilham menunjukkan kelasnya dengan sukses membawa timnas Indonesia keluar sebagai juara. Semenjak itu, Ilham terus masuk ke dalam skuad muda timnas Indonesia hingga ke level U-19 bersama Evan Dimas dan kawan-kawan.

Memasuki masa remaja, perjalanan karier sepak bola Ilham semakin meningkat. Selain di level timnas, ia juga berperan besar saat membawa sekolahnya, SMK Bina Informatika Ternate, menjuarai Liga Pendidikan 2011 di Jawa Barat. Bahkan, ia berhasil terpilih sebagai pemain terbaik sekaligus pencetak gol terbanyak di turnamen tersebut.

Target
Piala AFF U-19 2013 sudah berakhir. Kini, Ilham bersama skuad U-19 bakal dihadapkan tantangan yang lebih besar lagi, Piala Asia U-19. Bagi Ilham, turnamen yang bakal berlangsung di Myanmar pada Oktober mendatang itu, akan dijadikan ajang pembuktian bahwa Indonesia bisa berprestasi di level dunia.

Maklum, jika mampu lolos ke empat besar turnamen tersebut, Indonesia otomatis ikut serta di Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru. Mimpi bermain di Piala Dunia itulah yang bakal tertanam dalam benak Ilham agar terus termotivasi untuk tampil maksimal di Myanmar.

Toh, jika berhasil menggapai mimpinya itu, Ilham akan menjadi pemain asal Ternate pertama yang pernah mencicipi level Piala Dunia, meskipun di level U-20. Selain itu, ia juga sekali lagi bakal membuktikan bahwa Indonesia tidak akan pernah kehabisan talenta muda yang bisa berprestasi dalam bidang sepak bola.

"Aku mengharapkan ada putera Maluku Utara yang bisa maju di tim nasional untuk mengharumkan nama Indonesia. Dengan rajin berlatih aku yakin banyak pemuda di Ternate yang lebih hebat dari diriku." Ilham Udin Armaiyn.

Biodata singkat Ilham Udin

Nama Lengkap: Ilham Udin Armaiyn
Tempat Lahir: Halmahera Selatan, Maluku Utara
Tanggal Lahir:
10 Mei 1996
Tinggi:
163 cm
Posisi:
Striker

Senin, 18 Agustus 2014

Timnas U19 Menang, Penonton Berhamburan ke Lapangan

Super Ball / Feri Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR SERI BEGAWAN - Pertandingan antara tim nasional Indonesia U19 dan Singapura berakhir dengan kemenangan Garuda muda 6-0 di Stadion Negara Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Senin (18/8/2014) petang. Usai laga, ratusan penonton meluapkan kegembiraan dengan berhamburan ke dalam lapangan.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com, para penonton tersebut langsung 'menyerbu' para pemain timnas U19. Ada yang berfoto bareng. Tak jarang pula, yang hanya ingin bersalaman dengan para pemain. Aksi itu membuat para petugas keamanan panik.

Salah satu pemain yang 'diseret' penonton adalah pemain sayap bernomor 20, Ilham Udin Armayn yang mencetak satu gol petang itu. Dia langsung dikerubungi penonton yang minta foto. Bahkan, Ilham sampai harus dievakuasi oleh para ofisial.

Namun, aksi penonton tersebut tak berlangsung lama. Polisi dan tentara yang menjaga arena pertandingan, langsung berhamburan. Mereka mengejar para pendukung Garuda Jaya tersebut. Tak pelak, aksi saling kejar terjadi di arena pertandingan.

Meski gagal melaju ke semifinal HBT 2014, para Garuda muda berhasil menggilas Singapura enam gol tanpa balas di Stadion Negara Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Dalam laga tersebut, empat gol dicetak oleh striker bernomor punggung 7, M Dimas Drajad. Sementara dua gol lainnya dicetak oleh masing-masing pemain sayap nomor 20, Ilham Udin Armaiyn, dan playmaker bernomor punggung 17, Paulo Oktavianus Sitanggang. Dengan hasil ini, timnas mengantongi tiga poin, namun tetap tidak kuasa lolos ke babak berikut.

Kamis, 31 Juli 2014

Profil Skuad Garuda Jaya : Ilham Udin Armaiyn


Nama Lengkap : Ilham Udin Armaiyn
Nama Panggilan : Ilham
Nomor Punggung : 20
Posisi : Pemain Depan
Tempat / Tanggal Lahir : Ternate / 10 Mei 1996
Pemain Favorit : Lionel Messi
Klub : Diklat Ragunan
SSB Tunas Gamalama
Ayah : Udin Armaiyn (Almarhum)
Ibu : Anni Aman

Senin, 21 Juli 2014

Aroma Balas Dendam

 Djalil hi Ibrahim vs Ilham Udin

Malutpost.co.id - Ternate, Laga akbar bakal tersaji antara Persiter Ternate melawan Timnas U-19 bakal tersaji malam (22/7) nanti di Stadion Gelora Kie Raha Ternate. Aroma balas dendam pun menyeruak dari balik duel kedua tim.  Pasalnya, kedua tim ini sebelumnya pernah bersua pada tahun 2011 lalu di stadion yang sama.

Saat itu, Indra Sjafri yang dipercayakan PSSI untuk membesut Timnas U-17 melakukan tur nusantara untuk menjaring pemain. Hasilnya, dari laga friendly match tiga tahun silam, Tim Persiter Muda sukses mengalahkan Timnas U-17 dengan skor tipis 1-0. Kala itu, gol semata wayang Persiter Muda dilesakkan oleh Djali Ibrahim yang kemudian sempat diboyong Indra Sjafri dalam suadnya meski kemudian dipulangkan karena sakit yang dideritanya.  

Tapi itu terjadi tiga tahun yang lalu, Meski publik Malut terutama pecinta sepak bola Kota Ternate masih mengingatnya. Sekarang, Indra Sjafri menjajal Ternate dengan kualitas materi pemain yang fantastis, matang, punya banyak jam terbang bahkan sempat menjajal negeri eropa. Yang paling fantastis skuad racikan coach Indra ini juga berhasil mengharumkan Indonesia dengan mempersembahkan gelar juara piala AFC yang terenggut selama 20 tahun terakhir.

Sehingga, kehadiran Pasukan Garuda Jaya ke Ternate ini akan menjadi laga yang menarik, mengingat selain aroma balas dendam, Timnas kali adalah Timnas sarat prestasi. Apalagi, dalam skuad Garuda Muda kali ini bercokol dua pemain asal Maluku Utara yakni Ilham Udin Armaiyn dan Mahdi Albaar yang berkontribusi besar bagi prestasi Timnas U-19.       

Meski demikian, prestasi dan kemampuan Ilham Udin Armyin cs yang cukup bersinar tersebut, tidak membuat pelatih Persiter U-21 Arizona Hamadi keder. Arizona pun mengakui keunggulan pemain Timnas U-19. Menurutnya, kualitas dan performa pemain di lapangan bisa membuat kejutan bagi lawan-lawannya. Hal itu, banyak terbukti di setiap laga, strategi dan taktik permainan cepat dengan menggunakan umpan pendek yang selalu diterapkan, kadang membuat lawan kewalahan. “Memang meraka (timnas U-19, red) punya banyak keunggulan, jam terbangnya banyak, konsep latihan yang matang dan terorganisir, serta memiliki materi pemain yang merata,” ujar Arizona.

Tapi di sisi lain, mantan pelatih Persikota Tikep ini sepertinya berupaya ingin mengulangi sejarah tiga tahun silam. Dengan menerapkan pola permainan 4-3-2-1, Arizona optimis bisa meladeni Evan Dimas dkk dengan sempurna. Selain strategi dan taktik yang diterapkan, Arizona juga tidak melihat kekuatan tim asuhannya bersifat sentris, misalnya ada ketergantungan pemain terhadap gelandang ternama Anggi, atau Djali Ibrahim yang punya pengalaman pernah menjadi kapten timnas U-19 saat bersua Hongkong pada 2013 silam. “Kami punya pemain yang merata, semua punya kesempatan untuk menciptakan gol, apapun bisa terjadi di lapangan, dan kami berusaha untuk memberi perlawan yang sempurna buat Timnas,” tegasnya.

Bagi mantan gelandang Krama Yhuda Tiga Brilian Palembang ini, yang terpenting dari laga yang akan di pimpin oleh wasit nasional Toriq Alkatiri ini adalah bagaimana timnas bisa mendapat sesuatu yang bermanfaat. Terutama partai tersebut tidak membuat Indra kecewa. Karena itu, Arizona berjanji akan menyugui permainan yang baik agar kedua tim saling mendapat pelajaran. “Intinya uji coba timnas ini untuk meningkatkan kualitas dan performa pemain, karena itu kita siap memberi yang terbaik buat mereka (timnas U-19, red), tutur pelatih ternama di Ternate itu.

Sementara itu, Indra Sjafri menyatakan kekalahan timnas saat melawan Persiter beberapa tahun silam merupakan bagian dari proses untuk mencapai kematangan. Yang pasti menurut Indra, tur nusantara yang digelar selama ini bukan bicara soal kalah-menang. Karena itu, laga yang akan digelar nanti malam sama juga seperti laga Timnas U-19 di sejumlah daerah sebagaimana tujuan tur nusantara. Di antaranya adalah bagaimna meningkatkan kualitas permainan timnas, mencari bibit-bibit pemain yang bisa dipanggil serta bisa menghibur masyarakat dan berusaha untuk menyatukan Timnas dengan masyarakat.

Untuk mengetahui hasil yang akan diperoleh pada laga bergengsi tersebut, Indra tidak ingin memprediksikannya. Bagi perlatih asal Padang itu, dia tidak ingin memberi beban kepada pemain yang berlebihan. Tapi dengan bermain full team, Indra hanya berharap kesalahan yang pernah dilakukan pemain pada laga-laga sebelumnya agar tidak terulang lagi. “Saya hanya tekankan bahwa dari hasil evaluasi ada kesalahan yang pernah dilakukan untuk tidak mengulangi lagi di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” tutur Indra usai sesi latihan Timnas U-19 di Gelora Kie Raha Ternate malam tadi.

Laga yang mempertemukan Evan Dimas cs dengan Djali Ibrahim dkk ini Indra menyatakan akan menggunakan 20 persen waktu normal untuk memainkan Ilham Udin Armayin dan Mahdi Fahri Albar sebagai putra Ternate. “20 persen dari tim adalah anak-anak Ternate, termasuk kepten keseblasan juga di antara mereka berdua (Ilham dan Mahdi, red),” ujar Indra.

Berkaitan dengan kekuatan timnas dalam meladeni skuad racikan Arizona tersebut, Indra hanya menyebutkan bahwa kualitas anak asuhnya semakin hari semakin meningkat. Karena itu, bersua Persiter nanti, Indra berharap bisa mendapat pelajaran yang baik dari laga tersebut. (tr-05/sad)

ILHAM Udin Armayin dan Mahdi Albar

Malutpost.co.id - Ternate, Ilham Udin Armayin dan Mahdi Fahri Albar dipastikan akan menjadi kapten tim pada laga friendly match antara Timnas U-19 versus Tim Persiter Ternate U-21 di Stadion Gelora Kie Raha Ternate, Selasa (22/7) besok. Kepastian tersebut disampaikan kepala Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri saat dihubungi Malut Post via telpon, Minggu (20)7) kemarin.

Indra mengatakan bahwa, untuk laga uji coba yang dilaksanakan di sejumlah daerah pelatih sudah memutuskan dari awal bahwa selalu memberi kesempatan kepada putra daerah setempat yang juga ikut memperkuat timnas U-19 untuk menjadi komandan lapangan. Dengan demikian, kata Indra pada friendly match berskala internasional yang akan berlangsung di kampung Ilham dan Mahdi maka, pelatih sudah mewanti-wanti agar dua putra Ternate tersebut yang menjadi kandidat kepaten. “Ya ini kan main di Ternate, tentu Ilham dan Mahdi yang akan menjadi kapten tim,” kata Indra.

Meski demikian, Indra sendiri belum memutuskan satu di antara mereka berdua (Ilham dan Mahdi) yang akan menerima ban kapten tersebut. Hal itu akan diputuskan kata Indra setelah timnya sudah berada di Ternate hari ini, dan menggelar uji lapangan. “Nanti saya putuskan setelah suda di Ternate dan kita gelar latihan uji lapangan dulu,” pungkas pelatih asal Padang itu.

Indra menambahkan, ditetapkannya dua putra Ternate tersebut sebagai pemimpin lapangan, karena menurutnya, bermain di kampung sendiri tentu Ilham dan Mahdi lebih memahami karakter permainan teman sekampungnya yang menjadi lawan uji coba nanti. Dengan demikian, menurut Indra salah satu dari keduanya yang akan memikul beban sebagai pemimpin lapangan tentu bisa membawa teman setimnya untuk menunjukkan performa terbaik saat bersua Persiter U-21 nanti.

Profil Singkat Ilham dan Mahdi

Ilham Udin Armayin dan Mahdi Fahri Albar merupakan putra asli kelahiran Maluku Utara. Mahdi dilahirkan dan dibesarkan di Ternate, sedangkan Ilham berasal dari Desa Lelei pulau Makian Hamahera Selatan. Keduanya memang punya prestasi gemilang di dunia sepak bola Ternate. 

Kedua peunggawa muda ini mengelan sepak bola di Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Gamalama kelurahan Salero Ternate Utara. SSB yang diasuh Hany Kodja ini pernah bersinar dikalah Ilham dan Mahdi masih bersekolah di SSB tersebut. Kedua pemain muda yang saat ini memperkuat Timnas U-19 ini pernah membawa Tunas Gamalama menjuarai sejumlah even lokal, misalnya kompetisi antar SSB se Kota ternate. Selain itu, Ilham juga pernah membawa Malut menjuarai ajang Liga Pendidikan Indonesia tingkat Nasional di Bandang. Prestasi gemilang kedua putra Ternate ini tentu menjadi kebanggaan kita sebagai orang Maluku Utara, terlebihnya lagi pada laga persahabatan antara Persiter U-21 melawan Timnas U-19 salah satu dari mereka di Percayakan oleh Indra Sjafri untuk menjadi Keptim tim. 

“Saya cukup bangga dan senang dengan keputusan pelatih untuk menetapkan Ilham dan Mahdi sebagai kapten,” kata Hany Kodja kepala pelatih SSB Tunas Gamalama. (tr-05).

Minggu, 13 Juli 2014

Timnas U-19 Pungkasi Tur di Kampung Ilham Udin

JOGJAKARTA - Timnas U-19 dipastikan mendapat satu lawan uji coba terakhir setelah gagal melawan Persis Solo pada 11 Juli lalu. Persiter Ternate menjadi lawan terakhir Evan Dimas Darmono dkk pada 22 Juli mendatang di Ternate.

Menurut Sekretaris BTN Sefdin Syaifudin, laga tersebut dijadwalkan sekaligus menjadi closing ceremony pemusatan latihan skuad Garuda Jaya pada periode Juli ini.

"Pembubaran pemusatan latihan akan dilakukan di kampungnya Ilham (Udin Armayn). Setelah timnas akan diliburkan untuk lebaran," katanya saat dihubungi, tadi malam.

Menurut Sefdin, skuad sudah ada di Ternate pada 20 Juli nanti. Rencana ke Ternate ini menurut dia sejatinya sudah dijadwalkan sejak tur nusantara seri I lalu. Tapi, baru diwujudkan pada penutupan tur nusantara seri II.

"Asosiasi Provinsi Ternate memang mengajukan surat resmi agar dikunjungi timnas U-19 sejak Tur Nusantara I. Namun BTN baru bisa merealisasi setelah tim pelatih setuju di penghujung Tur Nusanatara II," ucapnya.

Asprov disana disebut Sefdin telah menyiapkan tim khusus dan banyak pemain rata-rata berusia U-21. Itu juga bertujuan agar ada pemain-pemain muda yang bisa tetap dipantau oleh tim pelatih timnas proyeksi Piala AFC U-19 tersebut.

"Tapi pertandingan disana tidak akan disiarkan oleh televisi," tandasnya.
Evan Dimas dkk akan kembali memasuki pemusatan latihan di Jogja mulai 2 Agustus mendatang. Untuk persiapan sebelum mengikuti turnamen COTIF di Spanyol pada 10 Agustus mendatang.

Sementara itu, pelatih timnas U-19, Indra Sjafri mengatakan bahwa latihan selama masa persiapan di Jogja akan tetap dilakukan dua kali sehari. Tapi, waktu yang awalnya pagi digeser menjadi malam sehingga latihan jadi sore dan malam hari.

"Latihan harus tetap intens, karena diprogramkan sore dan malam hari. Materinya game kecil untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi pemain di lapangan," ucapnya. (aam/ko) (jppn)

Selasa, 04 Februari 2014

Ilham Udin Cedera Engkel

 
TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Partai uji coba Timnas U-19 melawan PSS Sleman, Senin (3/2/2014) lalu, mengakibatkan seorang pemain timnas mengalami cedera. Pemain tersebut adalah striker Ilham Udin Armayn yang ketika itu harus ditarik keluar lapangan sebelum pertandingan usai.
Dokter skuat Garuda Jaya, Alfan Nur Asyhar mengatakan, Ilham mengalami cedera engkel pada kaki kanannya. Namun Alfan memastikan bila cedera yang dialami oleh pemain kelahiran Ternate tersebut masuk kategori ringan. "Cederanya ringan, bisa segera pulih," katanya, Selasa (4/2/2014) di lapangan Universitas Negeri Yogyakarta.
Meski mengalami cedera, Ilham tampak ikut menjalani latihan bersama-rekannya Selasa sore. Ia tak menjalani latihan khusus dan terlihat mengikuti semua instruksi yang diberikan oleh pelatih Indra Sjafri. Namun usai latihan, bagian kaki yang cedera terlihat dikompres menggunakan es.
"Dia (Ilham) bilang merasa sedikit agak sakit. Saya minta kompres pakai es tadi. Semoga besok (hari ini) dia bisa bermain," kata Alfan lagi. Rabu (5/2/2014) malam, Timnas U-19 memang dijadwalkan akan menjalani laga uji coba melawan Persiba Bantul.

Sabtu, 18 Januari 2014

Mengenal Lebih Dekat Sosok Ilham Udin Armayn

Ihlam Udin Armayn, adalah salah satu pemain kunci yang sukses mengantarkan Timnas Indonesia, menjuarai Piala AFF U-19. Di skuad Garuda Jaya, Ilham Udin berposisi sebagai seorang winger. Ilham adalah sosok vital dalam tim, bahkan ia mampu tampil konsisten disepanjang laga. Pada partai final kontra Vietnam, Ilham menjadi algojo terakhir dalam adu penalti, dan ia sukses menjalankan tugasnya serta membawa Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Bagi kalian yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai sosok pemain asal Ternater ini, berikut kita simak sekilas mengenai Ilham Udin Armayn.
Pemain yang bernama lengkap Ilham Udin Armayn ini, adalah pesepakbola muda asal Maluku Utara dan lahir di Desa Lelei, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Ia menggemari olahraga sepakbola sejak masih duduk di bangku SMP. Saat ayahnya meninggal Dunia, Ilham diasuh oleh pamannya yang bernama Safrin, dan  sejak saat itulah jalan untuk bermain sepak bola yang layak ia dapatkan.
Melihat bakat yang dimiliki oleh Ilham, Safrin memutuskan untuk memasukkan dirinya ke sebuah Sekolah Sepak Bola, yang bernama SSB Tunas Gamalama. Bersama SSB tersebut, Ilham Udin Armayn meraih beberapa prestasi. Agar dapat lebih berkembang, Safri pun memutuskan untuk membawa Ilham ke Sekolah (Diklat) di Ragunan, Jakarta.
Bersama Diklar Ragunan inilah, Ilham kian mematangkan permaianannya. Sukses bersama Diklat Ragunan, Ilham pun dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-19.
Keputusan pelatih Garuda Jaya, Indra Sjafri untuk memasukkannya ke dalam skuad terbukti tak sia-sia. Ilham mampu tampil memukau, dan konsisten di sepanjang turnamen tersebut.
Selama tampil di ajang Piala AFF U-19, Ilham Udin telah mencetak 3 gol, dan ia kerap mencetak gol-gol krusial bagi skuad Garuda Jaya. Di partai Final, Ilham Udin Armayn sukses membawa Indonesia menjadi juara Piala AFF U-19, dimana saar itu ia menjadi penendang terakhir sekaligus penentu di partai final melawan Vietnam yang berakhir dengan adu penalti, dan berkesudahan dengan skor 7-6.

Sumber

Biodata Ilham Udin Armayn :
Nama Lengkap : Ilham Udin Armayn
Nama Panggilan : Ilham
Nomor Punggung : 20
Posisi ; Pemain Depan
Tempat / Tanggal Lahir : Ternate / 10 Mei 1996
Pemain Favorit : Lionel Messi
Klub : Diklat Ragunan
           SSB Tunas Gamalama
Ayah : Udin Armayn (Almarhum)
Ibu :anni Aman