Tampilkan postingan dengan label Sabeq Fahmi Fachrezy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sabeq Fahmi Fachrezy. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 September 2014

Indra Pantau 2 Pemain Timnas U-19 B tapi ...

KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku memantau Sabeq Fahmi dan Djali Ibrahim yang  sedang memperkuat timnas U-19 B. Meski begitu, Indra menyatakan, tipis peluang kedua pemain tersebut untuk tampil di Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Myanmar pada 9-23 Oktober 2014.

“Saya memantau Sabeq dan Djali Ibrahim. Sepertinya tipis kemungkinan untuk menambah pemain," kata Indra.

Saat ini, skuad Garuda Jaya terdiri dari 26 pemain. Salah satunya adalah bek Rudolf Yanto Basna yang dipromosikan Indra dari Timnas U-19 B. Yanto diboyong sebagai pengganti bek Ryuji Utomo mengalami cedera.

“Saya berpikir tidak mau mendatangkan pemain baru yang hanya satu sampai dua hari bermain untuk menggantikan pemain yang sudah setahun bergabung bersama tim,” ujar pelatih asal Sumatera Barat tersebut.

Rabu, 03 September 2014

Sabeq Fahmi Ingin Curi Perhatian Indra Sjafri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  --  Winger Timnas U-19 B Sabeq Fahmi Fahrezy punya motivasi berlipat pada ajang AFF U-19 Preparatory di Vietnam, 5-13 September. Selain demi mengharumkan nama negara, Sabeq bertekad tampil cemerlang demi mencuri perhatian pelatih Timnas U-19 A Indra Sjafri. 

Sabeq merupakan mantan pemain andalan Indra saat masih di Timnas U-17. Sabeq sukses mengantarkan Indonesia menjadi juara turnamen invitasi di Hongkong, HKFA 2012. Pada ajang itu, Sabeq juga menyabet gelar tops korer dan pemain terbaik. 

“Semoga setelah dari Vietnam, saya bisa kembali bergabung dengan teman-teman yang dulu (timnas U-19 A). Tentu supaya bisa dipanggil sama coah Indra, saya harus tampil bagus di ajang nanti,” kata Sabeq ketika dihubungi Republika Online, Rabu (3/9). 

Sabeq beserta 19 pemain lainnya sudah bertolak dari Tanah Air pada Rabu (3/9) siang. Remaja kelahiran Jember itu menegaskan berada dalam kondisi baik.

Ia sudah pulih sepenuhnya dari cedera yang membuatnya sempat menepi dari lapangan hijau selama hampir satu tahun. Cedera itu yang membuatnya terpisah dari Evan Dimas dan kawan-kawan saat berjuang di Piala AFF 2013 dan kualifikasi Piala Asia. 

“Saya pribadi sudah siap tempur. Dan saya yakin semua pemain yang ada di sini juga sama. Target kami adalah main bagus di Vietnam,” ujar Sabeq. 

Selasa, 02 September 2014

Sabeq Fahmi Belum Diizinkan Kembali ke Timnas U-19


 timnasgaruda.com



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih timnas U-19 Indra Sjafri sebenarnya ingin menjajal tiga pemain timnas U-19 B. Namun, hanya satu yang dilepas pelatih timnas U-19 B Rudy Keeltjes. Yakni, bek Rudolf Yanto Basna yang sebelumnya menjadi kapten timnas U-21.  

Rudy mengungkapkan, selain Rudolf, Indra ingin memanggil winger Sabeq Fahmi dan bek kiri Junda Irawan. "Tapi hanya satu yang saya rekomendasikan. Yaitu Rudolf Yanto. Yang lainnya belum saya izinkan karena saya nilai belum siap," kata Rudy kepada Republika Online.

Rudy hanya melepas Rudolf karena pemain yang berposisi bek tersebut sudah siap dalam segala hal dan diyakini bisa bersaing dengan pemain yang ada di timnas U-19 saat ini. Sedangkan pemain lainnya masih perlu ditingkatkan lagi kualitasnya.

Khusus Sabeq, Rudy mengakui bahwa remaja asal Jember itu memiliki kemampuan dan teknik mumpuni. Namun, Sabeq masih memerlukan waktu untuk menemukan kembali permainan terbaiknya.  Maklum, Sabeq yang merupakan andalan Indra Sjafri saat di timnas U-17, baru saja sembuh dari cedera lutut yang memaksanya menepi dari lapangan hijau selama hampir setahun.

"Biar Sabeq digembleng di sini dulu. Nanti kalau misalnya dia memang sudah siap sepenuhnya, akan langsung saya rekomendasikan ke Indra Sjafri," ujar Rudy.

Timnas U-19 B sudah menentukan 20 pemain final untuk diterjunkan pada ajang AFF U-19 Preparatory di Vietnam, 5-13 September. Timnas U-19 B tergabung di Grup A bersama Myanmar dan Thailand.


Sabtu, 30 Agustus 2014

Pesan Indra Sjafri untuk Sabeq Fahmi

Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Remaja asal Jember itu kini hanya bisa menyaksikan Evan Dimas dan kawan-kawan dari layar kaca. Padahal dulunya, dia merupakan pemain andalan pelatih timnas U-19 Indra Sjafri.  

Remaja itu adalah Sabeq Fahmy Fahrezy. Namanya mungkin masih asing bagi masyarakat awam. Tetapi sesungguhnya, dia salah satu pemain yang berjasa membuka prestasi sepak bola Indonesia di level usia muda. 

Sabeq menjadi pemain andalan Indra Sjafri saat masih di timnas U-17. Ia membawa Indonesia menjadi juara pada turnamen invitasi di Hong Kong, HKFA 2012. 

Di ajang itu, Sabeq juga terpilih sebagai pemain terbaik serta menjadi topskorer. Sabeq juga tampil cemerlang pada Piala Pelajar Asia U-18 di Iran pada tahun yang sama. 

Ia pernah mencetak 12 gol dalam satu pertandingan saat Indonesia menggulung Pakistan 25-0 di fase grup. 

Sayang, nasib sial menimpa pemain kelahiran 24 Januari 1996 itu. Pada 2013, Sabeq terkena cedera lutut serius dan harus istirahat selama hampir satu tahun setelah menjalani operasi. 

Cedera itu yang membuatnya tersisih dari timnas U-19 saat berlaga di Piala AFF U-19 2013 dan kualifikasi Piala Asia U-19. 

Indra Sjafri rupanya tidak lupa dengan mantan pemain andalannya tersebut. Indra bahkan memberi sinyal kepada Sabeq untuk dapat kembali berkumpul bersama Evan Dimas dkk.

Sabeq mengaku sering menjalin komunikasi dengan Indra. Bahkan, Indra sempat memantau langsung saat timnas U-19 B beruji coba dengan Villa 2000 di POR Sawangan Depok, Kamis, 28/8). 

Kedatangan Indra saat itu untuk memantau tiga pemain timnas U-19 B. Yakni Rudolf Yanto, Junda Irawan, dan Sabeq. Namun, hanya Rudolf Yanto yang akhirnya dibawa Indra.

"Bukannya coach Indra tidak mau memanggil kamu. Tapi kamu berusaha di sini dulu (timnas U-19 B)," kata Sabeq menirukan perbincangannya dengan Indra Sjafri. 

Pesan Indra itu semakin mengobarkan semangat Sabeq untuk merebut kembali seragam Merah Putih bersama timnas U-19. Walau pun harus tergabung ke dalam skuat timnas U-19 B yang merupakan tim pelapis timnas U-19, Sabeq tak merasa kecil hati.

"Tentu ada keinginan untuk kembali bergabung bersama teman-teman yang dulu (timnas U-19 B). Tapi sekarang, saya harus berjuang di timnas U-19 B dulu dan saya tidak akan menyiakan kesempatan. Karena di sini juga kan membela nama negara,” tegas dia. 

Menurutnya, uang terpenting saat ini adalah membuktikan diri bahwa kemampuannya belum habis. Ia bertekad memberikan yang terbaik bersama timnas U-19 B dalam turnamen AFF U-19 Preparatory di Vietnam, 5-13 September mendatang. 

PSSI mengutus timnas U-19 B setelah Indra Sjafri urung mengikuti turnamen tersebut. Indra lebih memilih melakukan pemusatan latihan di Eropa. 

Pemain yang bisa beroperasi sebagai winger dan striker tersebut mengaku sudah pulih sepenuhnya dari cedera lutut. 

"Sudah siap sepenuhnya dan saya merasa sangat on fire. Namun untuk mengembalikan performa seperti dulu itu memang sulit. Tapi semua akan kalah dengan semangat," tutur dia.
 

Kamis, 28 Agustus 2014

Sabeq Fahmi Sulit Pahami Strategi Bermain karena Persiapan Minim

ist

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Striker Timnas Indonesia U-19 B Sabbeq Fahmi Fahrezy mengatakan persiapan tim yang sangat mepet ini menjadi salah satu kendala dalam menghadapi ajang Pre-Reparatory AFF di Vietnam 5-13 September 2014. Durasi pemusatan latihan (Training Center) yang sempit ini membuat para pemain kesulitan terutama dalam memahami strategi bermain.

"Persiapan yang mepet ini membuat kami menjadi bingung terutama dalam bermain," ujar Sabbeq Fahmi Fahrezy usai latihan di Lapangan POR Sawangan, Depok.
Sabbeq menegaskan dirinya terkadang bingung saat di lapangan apakah permainan yang ditampilkannya itu benar atau salah. "Terkadang yang menurut saya benar ternyata di mata pelatih salah. Nah, adaptasi itu yang membutuhkan waktu," ujarnya.

Walaupun kondisi persiapan kurang ideal, Sabbeq mengatakan dirinya siap berjuang di laga Pre-Repatory di Vietnam mendatang. "Kami sudah siap menghadapi pertandingan nanti. Masih ada waktu untuk mematangkan kerjasama tim," ujarnya.

Guna mengefektifkan waktu, Sabbeq memanfaatkan waktu istirahat di mess untuk berdiskusi sesama pemain. Obrolan santai menjelang tidur itu terkadang membicarakan tentang gaya bermain dan selera bola masing-masing. "Kami terkandang saling bercerita soal selera bola masing-masing. Jadi begitu di lapangan kita sudah tahu," ujarnya.

Rabu, 27 Agustus 2014

Martinus dan Sabeq, Andalan Timnas U-19 B

Bola.net - Timnas Indonesia U-19 B terus menjalani latihan di Komplek Pemusatan Latihan Usia Muda PSSI, di Sawangan. Skuat arahan Rudi Keltjes tersebut nantinya akan diturunkan dalam Turnamen AFF Prepatory U-19 di Vietnam, 5-13 September 2014.

Timnas U-19 B, diperkuat sebagian besar pemain yang pernah mengikuti seleksi Timnas U-19. Di antaranya, striker Martinus Novianto, dan Sabeq Fahmi.

"Sabeq dan Martinus itu pemain potensial. Sabeq misalnya, dia sekarang hanya perlu mengembalikan kebugarannya setelah cedera dan menepi dari lapangan selama satu tahun," jelas Rudi Keltjes.

Martinus merupakan pemain hasil rekrutan dari Tur Nusantara, namun gagal menembus skuat utama Timnas U-19 karena masih kurang dalam hal stamina.

Sementara Sabeq adalah pemain andalan Indra Sjafri saat Indonesia menjuarai turnamen invitasi di Hongkong, HKFA 2012. Sabeq bahkan keluar sebagai pencetak gol terbanyak dan terpilih sebagai pemain terbaik. (esa/pra)

Jumat, 22 Agustus 2014

Cetak 14 Gol di Satu Laga, Pemain Ini Tunggu Dipanggil Indra Sjafri

VIVAbola - Pemain Jember United, Sabeq Fahmi Fachrezy, mengikuti seleksi Timnas U-19B di komplek pembinaan usia dini PSSI, Sawangan, Jumat 22 Agustus 2014. Mantan pemain Timnas U-19 ini mencoba peruntungannya sembari menunggu panggilan dari Indra Sjafri.

Timnas U-19B merupakan tim baru bentukan Badan Tim Nasional untuk turnamen AFF Prepatory U-19 di Vietnam, 5-13 September mendatang. Sabeq mengakui, selain menunggu kepastian dari Indra Sjafri, dia mengikuti seleksi ini untuk menjaga kondisi.

"Kemarin masih tunggu kepastian dari timnas U-19. Tapi ada panggilan dari tim ini, jadi saya ikut ini. Namun, saya masih menunggu panggilan dari coach Indra," kata Sabeq kepada wartawan.

Pemain berusia 18 tahun ini mengungkapkan, Indra masih mengikuti perkembangan kondisi dirinya setelah selesai operasi. Bahkan, kata Sabeq, Indra meminta dia untuk melakukan tes fisik. Hasilnya pun sudah diserahkan kepada pelatih berdarah Minang tersebut.

"Kemarin coach Indra juga menelepon saya untuk melihat kondisi saya. Tetapi, mungkin beliau lagi sibuk," jelas Sabeq.

Sabeq sebelumnya merupakan andalan Indra di lini depan. Dia, bahkan pernah mencetak 14 gol dalam satu laga bersama Timnas U-19 melawan Pakistan. Pada pertandingan itu Garuda Jaya menang 25-0.

Sayang kariernya terganggu cedera. Anak dari mantan pemain Persid Jember ini menderita cedera lutut, saat tampil di turnamen HKFA Youth Competition Hong Kong pada April 2013 lalu. Akibat cedera ini, Sabeq harus menjalani operasi.

Meski kondisinya sudah fit 100 persen, Sabeq mengaku sulit untuk ia tampil seperti dulu. "Cara menghilangkan trauma, mengembalikan fisik seperti dulu susah. Harus benar-benar," tuturnya. (asp)

Senin, 10 Maret 2014

Inilah Beberapa Prestasi Sabeq Fahmi Fahrezy


Nusajawa.com, Klaten – Sabeq Fahmi Fahrezy pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia dengan berbagai prestasi Fenomenal. Pemain ini baru saja sembuh dari cidera beberapa waktu lalu, akibat cidera yang dideritanya sabeq harus absen di ajang AFF Cup U-19 2013 dan Kualifikasi AFC Cup U-19 2014.
Sabeq Fahmi Fahrezy harus rela tidak turut serta kala Timnas Indonesia U19 berlaga di ajang Piala AFF Cup U19 2013 di Sidoarjo, Jawa Timur dan Kualifikasi AFC Cup U19 2014 beberapa waktu lalu di Jakarta lantaran cidera panjang setelah tim Garuda Muda meraih gelar juara turnamen internasional di Hongkong tahun 2012 silam.
Posisi Sabeq Fahmi Fahrezy akhirnya digantikan oleh Ilham Udin Armaiyn yang ternyata tampil cukup gemilang.
Dan berikut beberapa prestasi Sabeq Fahmi Fahrezy yang yang berhasil di rangkum oleh penulis Nusajawa.com
  •   Pemain andalan tim Garuda kala menjuarai Turnamen HKFA di Hongkong.
  • Sabeq juga pernah mencetak 14 gol dalam satu pertandingan internasional saat Timnas Indonesia U19 menang atas Pakistan dengan skor telak 25-0.
  • Sabeq Fahmi Fahrezy mampu membobol gawang AC Milan Junior sebanyak dua kali dan sekaligus membawa Timnas Indonesia U17 menang 3-2 serta merebut gelar juara di sebuah turnamen di Milan, Italia.
Nah, semakin penasaran dengan Pemain ini bukan, kita nantikan saja jika suatu saat nanti dia bisa kembali ke Timnas U-19 semoga performanya semenjak cidera tetap terjaga. (Andika)

Sabeq Fahmi Bertemu Indra Sjafri, Kembali Ke Timnas ?


Nusajawa.com, Klaten – Sabeq Fahmi Fahrezy pemain timnas u-19 yang pernah mencetak 14 gol dalam satu pertandingan internasional, bertemu dengan Indra Sjafri.

Sabeq akhir-akhir ini banyak dibicarakan oleh sebagian besar pecinta timnas indonesia dijejaring media sosial. Pasalnya pemain yang telah lama absen bermain karena cidera tersebut kembali bertemu dengan sang pelatih indra sjafri.

Di facebook banyak orang yang mengupload foto Sabeq bersama coach indra, foto tersebut diambil dari twiter resmi pelatih timnas u-19 indra sjafri.

Indra Sjafri dalam status twitternya menuliskan “Alhamdulillah ..ketemu Sabeq, mudah2an cepat sembuh kakinya, dan suatu saat nantinya bisa latihan lagi” sembari melampirkan foto mereka berdua. Twitt tersebut banyak di retweet dan dijadikan favorit, sehingga semakin banyak orang yang melihatnya.

Dari pernyataan tersebut banyak fans yang mengharapkan sabeq bisa kembali ke timnas u-19 paska sembuh dari cidera. Kehadirannya patut ditunggu. pasalnya 14 golnya dalam satu pertandingan internasional itu sangat fenomenal dan semakin membuat penasaran para pecinta timnas indonesia dengan aksi-aksi pemain muda tersebut.

Sebelumnya Sabeq Fahmi absen di laga Piala AFF U-19 Di Jawa Timur dan Juga Kualifikasi Piala AFC 2014 Myanmar karena belum pulih sempurna. Semoga lekas pulih dan bisa kembali bermain bersama skuad Garuda Jaya sabeq. (Andika)

Jumat, 07 Februari 2014

Pasca-operasi, Striker Timnas U-19 Mulai Berlatih



JEMBER, KOMPAS.com — Pasca-operasi lutut, striker tim nasional Indonesia U-19, Sabeq Fahmi Fachrezy, mulai berlatih ringan bersama klub Divisi I, Jember United, Jumat (7/2/2014).

"Alhamdulillah saya sudah mulai bisa turun ke lapangan meskipun hanya latihan ringan," ujar Sabeq.

Di Stadion Notohadinegoro, terlihat Sabeq bersama rekan-rekannya berlatih umpan-umpan pendek, dan berlari di sekitar lapangan.

"Saya menikmati latihan ini, tetapi saya harus bertahap sebab masih dalam masa pemulihan," kata striker yang pernah menjebol dua kali gawang AC Milan yunior ini.

"Persaingan di timnas semakin ketat, teman- teman makin bagus, saya harus berlatih terus agar bisa masuk lagi ke timnas," katanya.

Sabeq mengaku siap jika dipanggil pelatih Indra Sjafrie, dan duduk di bangku cadangan. "Enggak apa-apa yang penting saya bisa kembali ke timnas, saya harus buktikan ke coach Indra terlebih dahulu," ujarnya.

Sebelumnya, Sabeq mengalami cedera di bagian otot saat memperkuat timnas U-19 dalam turnamen HKFA di Hongkong bulan April tahun 2013 lalu.

Setelah menjalani operasi di Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu yang lalu, kondisinya semakin membaik. "Saya minta dukungan serta doa seluruh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Jember, agar kondisi saya bisa segera pulih dan kembali ke timnas," pinta Sabeq.

Sementara, pelatih klub Jember United, Yani Fathurrahman, mengatakan, kondisi Sabeq saat ini sudah 70 persen. "Tetapi, tidak boleh dipaksakan dengan latihan berat, saya beri dia porsi latihan ringan dulu sebab harus beradaptasi lagi," katanya.

Meski demikian, Yani yakin kondisi Sabeq akan segera pulih 100 persen, dan kesempatan untuk memperkuat timnas masih sangat terbuka. "Dia punya skill bagus, dan punya semangat tinggi untuk segera pulih kondisinya," ungkap Yani.