Tampilkan postingan dengan label Miftahul Hamdi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Miftahul Hamdi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 November 2014

Persiba Incar Lima Mantan Penggawa Timnas U-19

BALIKPAPAN, Kompas.com - Lima mantan penggawa Timnas  U-19 dikabarkan tengah didekati oleh manajemen Persiba Balikpapan untuk memperkuat Beruang Madu pada Indonesia Super League (ISL) musim depan. Kelima pemain yang baru selesai berlaga pada Kejuaraan  AFC U-19 di Myanmar itu dipilih berdasarkan kebutuhan tim musim depan yang memang memprioritaskan menggabungkan kekuatan pemain muda dan senior.

Salah satu anggota tim rekrutmen Persiba, Faisal Husein, mengatakan bahwa kelima pemain yang diincar itu masing-masing Septian David Mualana yang berposisi sebagai striker, Hendra Sandi Gunawan, Febly Gushendra, Ricky Fajrin serta Miftahul Hamdi, winger yang sempat dipuji oleh legenda Real Madrid, Michael Salgado.

Jika jadi direkrut , kelima pemain ini akan disodori kontrak jangka panjang oleh manajemen antara 3 sampai 5 tahun.

Minggu, 12 Oktober 2014

Miftahul Hamdi Naik Motor di Bawah Laut

 Sportsatu.com - Mantan penggawa timnas Indonesia U-19, Miftahul Hamdi, menikmati liburan dengan menyelam di laut Lboih, Sabang. Ya, pemain yang telah dicoret dari skuad Garuda Jaya ini terlihat sangat gembira dengan mengunggah sebuah foto liburannya dengan memanfaatkan media sosial twitter.

Melalui twitter @miftahul_Hamd1, ia mengunggah sebuah foto di bawah laut. Menyelam hingga ke dasar, Miftahul terlihat menaiki sebuah sepeda motor yang telah tenggelam di bawah laut.

"Luar biasa, penemuan sepeda motor di dalam laut.. Edisi Snorkling di laut Iboih, Sabang.. :D," tulis Miftahul di akun twitter pribadi miliknya.

Senin, 09 Juni 2014

Ini Dia Gadis Spesial Miftahul Hamdi Timnas U19


Foto: Masrizal/ATJEHPOSTcom
Foto: Masrizal/ATJEHPOSTcom

atjehpost.com - MIFTAHUL Hamdi menyebutkan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Timnas U-19 versus Pra PON Aceh untuk seseorang spesial. Siapa dia?

Namanya Naiza Mutia (18). Gadis berkulit putih itu mengaku sudah dekat dengan pemain Tim Nasional Indonesia U-19, Miftahul Hamdi, sejak duduk di bangku SD di Sigli.

“Kami sahabatan lho,” katanya yang didampingi Miftahul Hamdi dengan malu-malu kepada ATJEHPOSTcom, Sabtu, 7 Juni 2014.

Dia membantah memiliki hubungan spesial dengan pemain bernomor punggung 27 tersebut. “Iya some one, tapi ya… nggak ada hubungan gitu sih,” ujarnya.

Sebelumnya, Miftahul Hamdi mengatakan gol semata wayangnya dipersembahkan untuk masyarakat Aceh, keluarga, dan some one. Namun ketika ditanya seberapa dekat hubungan dengan Miftahul Hamdi, dia mengatakan dengan spontan, “some one spesial gitu,” katanya sambil ketawa. “Cuma nggak pacaran.”

Saat ditanya sejak kapan menjalin hubungan spesial tersebut? Naiza mengatakan, “sejak itu…?, kami sahabatan,” sanggah mahasiswa Jurusan Akutansi, Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala ini.

Namun dia mengakui kedua orang tuanya sudah mengetahui kedekatan mereka. “Kami sahabatan dari SD dan SMP. Otomatis (kedua orang tua) sudah saling kenal,” ujar mahasiswi letting 2013 ini.[]

Sabtu, 07 Juni 2014

Indra Sjafri Sanjung Trio Aceh

 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, melontarkan pujian kepada Miftahul Hamdi, Hendra Sandi, dan Zulfiandi. Trio Aceh tersebut tampil gemilang pada laga perdana Tur Nusantara jilid dua kontra Pra-PON Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Aceh, Jumat (6/6) malam.

Sejak awal, Indra memang berkomitmen untuk memberikan kesempatan lebih kepada ketiga pemain yang merupakan putra Aceh tersebut untuk bertanding di laga ini.

Hasilnya pun memuaskan. Ketiga pemain itu berperan besar atas kemenangan empat gol tanpa balas yang diraih timnas U-19.
"Mereka bermain bagus untuk membayar sambutan luar biasa yang diberikan publik Aceh kepada timnas U-19," kata Indra kepada Republika Online.

Winger Miftahul Hamdi membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan tendangan penjuru Hendra Sandi.

Gol kedua yang dicetak Dinan Javier tiga menit jelang akhir babak pertama pun tidak terlepas dari pergerakan gelandang Hendra Sandi.
Hendra melepaskan tendangan keras yang melenceng ke arah Dinan. Dinan yang berdiri di mulut gawang pun dengan mudah membelokkan arah bola ke dalam gawang.

Baru pada babak kedua, tepatnya menit ke-62, Hendra Sandi memamerkan kemampuan individunya. Hendra berhasil mencetak gol lewat tendangan keras di dalam kotak penalti setelah melewati empat pemain lawan. Sementara, gol penutup timnas U-19 dicetak Evan Dimas sepuluh menit berselang.

Sumber

Jumat, 06 Juni 2014

Gol Pertama Timnas U-19 Terasa Spesial bagi Masyarakat Aceh

 Zulfikar Husein/ VIVAnewsZulfikar Husein

VIVAbola - Timnas Indonesia U-19 berhasil menang telak 4-0 atas tim Pra PON Aceh. Gol pertama timnas dicetak oleh salah seorang dari tiga putra Aceh yang  bergabung dengan skuad asuhan Indra Sjafri, Miftahul Hamdi.

Bagi penonton yang merupakan warga Aceh, gol yang dibuat oleh Hamdi tersebut terasa sangat spesial. Gol perdana Tur Nusantara II timnas Indonesia lahir dari kaki putra Aceh setelah menerima umpan yang juga disodorkan oleh putra Aceh.
Seperti diketahui, Hamdi berhasil merobek jala gawang tim Pra PON Aceh setelah menerima umpan dari tendangan sudut sepakan Hendra Sandi Gunawan.

“Gol yang sangat indah. Spesial bagi kami. Yang beri umpan dan yang cetak gol dua-duanya anak Aceh. Kami sangat bangga dengan mereka,” ujar Alfian, salah seorang penonton kepada VIVAbola.
Selain itu, warga Aceh sangat bangga dengan penampilan Zulfiandi yang menjadi kapten tim menggantikan Evan Dimas yang turun di babak kedua. Kekalahan yang dialami tim Pra PON Aceh pun terasa diobati oleh permainan bagus Zulfiandi.

Sementara itu, pada pertengahan babak kedua, ratusan penonton yang hadir di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, meloncati pagar pembatas dan merangsek masuk mendekati lapangan hijau. Aksi ini dipicu membeludaknya jumlah penonton yang hadir.

Pantauan VIVAbola, penonton yang hadir melebihi kapasitas stadion. Hampir seribuan penonton yang hadir terpaksa menonton tim kesayangan mereka sambil berdiri. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Penonton yang terdesak berusaha melompati pagar dan mendekati lapangan pertandingan.

Aksi tersebut tidak dapat dicegah oleh pihak kepolisian. Penonton berhasil melompat akibat pihak kepolisian dan penjaga keamanan lainya tidak mengawasi penonton. Mereka terlihat menikmati aksi anak-anak asuhan Indra Sjafri tersebut.

Namun, aksi tersebut tidak mengganggu jalannya pertandingan. Penonton yang sudah telanjur melewati pagar pembatas dibiarkan duduk di pinggir lapangan dengan pengawasan pihak kepolisian. (art)

Kamis, 05 Juni 2014

Miftahul Hamdi; Terus Belajar Menjadi Lebih Baik di Timnas U 19

ist

atjehpost.com - MIFTAHUL Hamdi merupakan salah satu skuad Timnas Indonesia U-19 yang bakal menjadi starter melawan Tim U-21 Aceh, Jumat, 6 Juni 2014. Pertandingan tersebut akan dihelat di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh.

Sedikitnya 4 ribu penonton, sesuai jumlah tiket, akan menyaksikan secara langsung penampilan salah satu striker andalan Persiraja tersebut. Di sisi lain, Miftahul Hamdi juga harus mampu tampil prima guna meyakinkan pelatih Indra Sjafri dan fans Timnas dalam lawatan Nusantara bagian Sumatera kali ini.

Dia dipanggil Indra Sjafri untuk memperkuat Timnas U-19 sejak awal pembentukan Tim Garuda muda tersebut.

Namun penampilannya di lapangan hijau tidak seberuntung Zulfiandi dan Hendra Sandi, pemain asal Aceh lainnya. Dia sempat dua kali gagal menembus daftar 20 pemain Tim Nasional Indonesia U-19 di ajang kualifikasi AFC Cup U-19 dan AFF U-19.

Pemain asal Blang Paseh, Sigli ini menganggap kegagalan ini sebagai pembelajaran untuknya agar menjadi lebih baik. "Banyak sih bang kekurangan yang harus Hamdi tingkatkan lagi. Contohnya seperti crossing dan shooting menggunakan kaki kiri, terus agresifitas, dan beberapa hal lainnya," ujarnya seperti dilansir garudasoccer.com beberapa waktu lalu.

Saat itu, Hamdi bersaing dengan Ilham dan Maldini. Dua pemain tersebut dinilai memiliki kemampuan lebih baik di atas Hamdi. "Kita harus akui mereka memang lebih baik dan layak. Tapi Hamdi akan terus berlatih dan belajar,mudah-mudahan dikemudian hari bisa lebih baik lagi dan bisa masuk dalam tim inti...amin!"

Kepercayaan Indra Sjafri menurunkan Hamdi bersama Hendra Sandi dan Zulfiandi di tanah kelahirannya, merupakan sebuah kehormatan yang harus dibayar dengan tampil ciamik di depan publik Aceh. Setidaknya, Hamdi harus mampu menciptakan satu gol guna memuaskan penonton, pelatih dan bahkan lawannya yang diyakini sudah tak sabar mencoba kekuatan sepak bola baru di Asia ini. Selamat bertanding, Hamdi cs!


Indra Sjafri Berikan 'Panggung' untuk Tiga Pemain Aceh


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tur Nusantara jilid dua dimulai. Timnas U-19 Indonesia mengawalinya dengan melawan Pra-PON Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat (6/6) malam.

Pada laga perdana Tur Nusantara jilid dua ini, Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengaku akan memberikan 'panggung' kepada tiga pemain Aceh yang ada di skuat untuk bermain. Ketiga pemain itu adalah Zulfiandi (gelandang), Hendra Sandi (gelandang), Miftahul Hamdi (winger). 

"Ketiga pemain Aceh kami akan bermain pada laga nanti. Mereka bakal unjuk kebolehan di kampung halamannya," kata Indra menjanjikan.  

Jika Zulfiandi dan Hendra Sandi dimainkan berbarengan, tentu akan ada dua gelandang yang dikorbankan. Kemungkinan Hargianto dan Paulo Sitanggang yang harus duduk di bangku cadangan. Sementara Evan Dimas sebagai motor serangan dipassang menemani Zulfiandi dan Hendra. 

Belakangan ini, persaingan di lini tengah memang ketat. Meningkatnya performa Paulo Sitanggang secara perlahan menggusur keberadaan Zulfiandi dan Hargianto yang selama ini menjadi trio andalan di sektor tengah bersama Evan Dimas. 

Miftahul Hamdi sangat antusias timnas U-19 bisa singgah ke Aceh dalam Tur Nusantara jilid dua ini. "Tentu bangga karena bisa disaksikan langsung orang tua dan sahabat. Semoga saya diberikan kesempatan bermain dan bisa tampil bagus," ujar Hamdi.

Rabu, 04 Juni 2014

Timnas U-19 Akan Tampil di Aceh, Zulfiandi dan Miftahul Hamdi Tunggu Kehadiran Keluarga

Sportsatu.com - Tim nasional U-19 Indonesia akan membuka kiprah di Tur Nusantara Jilid Kedua dengan tampil di Banda Aceh. Tim Pra PON Aceh akan menjadi lawan di mana pertandingan akan digelar 6 Juni.

Pertandingan di Aceh disambut betul pemain yang berasal dari Tanah Rencong, seperti Zulfiandi dan Miftahul Hamdi. Kedua pemain itu mengaku senang bakal tampil di tanah kelahiran.

"Kalau dibilang semangat, ya semangat karena akan ditonton ribuan masyarakat Aceh. Apalagi, keluarga bisa menonton langsung. Di pertandingan sebelumnya tidak bisa nonton langsung," kata Zulfiandi saat ditemui di Lapangan SPH, Tangerang, Selasa (3/6).

Sementara itu, Hamdi berharap kedatangan timnas U-19 bisa menggairahkan sepak bola di Aceh. Ia juga mendoakan kelak pemain muda Aceh mengikuti jejak dirinya, memperkuat timnas.

"Ke depan biar pemain Aceh bersinar. Kemudian bisa bermain di Indonesia Super League (ISL) atau ajang internasional," terang Hamdi, yang berasal dari Sigli.

Miftahul Hamdi Ingin Ajak Teman di Timnas U-19 ke Museum Tsunami

 
Sportsatu.com - Kehadiran tim nasional U-19 Indonesia di Aceh untuk melakoni partai uji coba melawan tim Pra PON Aceh, Jumat (3/6), dalam Tur Nusantara akan dipergunakan Miftahul Hamdi. Paling tidak untuk memperkenalkan tanah kelahirannya kepada rekan-rekan di skuad Garuda Jaya.
Winger asal Sigli itu mengaku akan mengajak Evan Dimas dkk. untuk sedikit mengenal Tanah Rencong. Ia sendiri sudah punya rencana untuk mengajak rekan-rekannya berkunjung salah satunya ke Museum Tsunami yang berada di Banda Aceh.

"Jadi, ada rencana mengajak teman-teman jalan-jalan. Teman sekamar seperti Hargianto, Febly Gushendra, Dinan Yahdian Javier mau saya ajak ke Musem Tsunami dan Kapal Apung," kata Hamdi saat ditemui di Lapangan SPH, Tangerang, Selasa (3/6).

Museum Tsunami didirikan untuk mengenang tragedi bencana alam dan tsunami yang terjadi pada 2014. Museum itu sekaligus menjadi pusat pendidikan dan tempat perlindungan darurat andai kejadian serupa berpotensi terulang.

Gelandang Timnas Indonesia U-19, Zulfiandi, mengaku senang segera pulang ke kampungnya di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Pemain asal Bireuen, NAD, ini amat bersemangat menyambut perjalanan pertama Garuda Jaya di Tur Nusantara jilid II.

NAD akan menjadi persinggahan perdana anak-anak asuhan Indra Sjafri dalam menjalani delapan laga di Tur Nusantara jilid II. Timnas U-19 akan menghadapi tim Pra-PON Aceh pada 6 Juni 2014.

Zulfiandi berharap keluarganya bisa menonton langsung di stadion untuk laga tersebut. Dia juga ingin menginspirasi anak-anak Aceh untuk bisa tampil membela tim nasional Indonesia.

"Kalau dibilang semangat, ya semangat. Senang bisa pulang kampung, karena akan ditonton ribuan masyarakat Aceh," kata Zulfiandi seusai sesi latihan sore di Lapangan Pelita Harapan, Karawaci, Selasa 3 Juni 2014.  

"Apalagi, keluarga bisa nonton langsung. Sebelumnya keluarga tidak bisa nonton, nanti sepertinya bisa nonton saya langsung di stadion. Saya juga ingin adik-adik di Aceh meneruskan saya Timnas U-19 dan U-17," lanjutnya.

Pemain asal Aceh lainnya yang tergabung di Timnas U-19, Miftahul Hamdi, mengaku bangga bisa mewakili Tanah Rencong. Dia amat bahagia bisa ditonton oleh orangtua dan para sahabatnya saat laga Tur Nusantara jilid II dilangsungkan di Aceh.

"Perasaan paling bangga ya karena bisa bermain di Aceh bersama Timnas U-19. Ditonton keluarga dan para sahabat," ungkap Hamdi.

"Semoga datangnya Timnas U-19 bisa menggairahkan sepakbola Aceh, dan ke depan pemain Aceh bersinar, baik di ISL (Indonesia Super League), atau ajang internasional," tuturnya.

Kepulangan Hamdi ke Aceh juga akan dimanfaatkan dia dengan mencoba mengajak rekan-rekan di Timnas U-19 mengenal Aceh. Dia juga berharap, pemain idolanya, yang juga mantan kapten Persiraja Banda Aceh, Abdul Musawir, ikut menyaksikan aksinya bersama Garuda Jaya.

"Ada ingin ajak jalan-jalan teman sekamar, Hagi, Febly, Dinan ke museum tsunami sama kapal apung. Saya dulu pernah main di Persiraja dan PSAP Sigli, dan mengidolakan Abdul Musawir, mudah-mudahan dia nonton," ujar Hamdi.[] sumber: viva.co.id - See more at: http://atjehpost.com/articles/read/5039/Pulang-ke-Aceh-Ini-Reaksi-Zulfiandi-dan-Miftahul-Hamdi-Timnas-U-19#sthash.uDFAMgAS.dpuf
Gelandang Timnas Indonesia U-19, Zulfiandi, mengaku senang segera pulang ke kampungnya di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Pemain asal Bireuen, NAD, ini amat bersemangat menyambut perjalanan pertama Garuda Jaya di Tur Nusantara jilid II.

NAD akan menjadi persinggahan perdana anak-anak asuhan Indra Sjafri dalam menjalani delapan laga di Tur Nusantara jilid II. Timnas U-19 akan menghadapi tim Pra-PON Aceh pada 6 Juni 2014.

Zulfiandi berharap keluarganya bisa menonton langsung di stadion untuk laga tersebut. Dia juga ingin menginspirasi anak-anak Aceh untuk bisa tampil membela tim nasional Indonesia.

"Kalau dibilang semangat, ya semangat. Senang bisa pulang kampung, karena akan ditonton ribuan masyarakat Aceh," kata Zulfiandi seusai sesi latihan sore di Lapangan Pelita Harapan, Karawaci, Selasa 3 Juni 2014.  

"Apalagi, keluarga bisa nonton langsung. Sebelumnya keluarga tidak bisa nonton, nanti sepertinya bisa nonton saya langsung di stadion. Saya juga ingin adik-adik di Aceh meneruskan saya Timnas U-19 dan U-17," lanjutnya.

Pemain asal Aceh lainnya yang tergabung di Timnas U-19, Miftahul Hamdi, mengaku bangga bisa mewakili Tanah Rencong. Dia amat bahagia bisa ditonton oleh orangtua dan para sahabatnya saat laga Tur Nusantara jilid II dilangsungkan di Aceh.

"Perasaan paling bangga ya karena bisa bermain di Aceh bersama Timnas U-19. Ditonton keluarga dan para sahabat," ungkap Hamdi.

"Semoga datangnya Timnas U-19 bisa menggairahkan sepakbola Aceh, dan ke depan pemain Aceh bersinar, baik di ISL (Indonesia Super League), atau ajang internasional," tuturnya.

Kepulangan Hamdi ke Aceh juga akan dimanfaatkan dia dengan mencoba mengajak rekan-rekan di Timnas U-19 mengenal Aceh. Dia juga berharap, pemain idolanya, yang juga mantan kapten Persiraja Banda Aceh, Abdul Musawir, ikut menyaksikan aksinya bersama Garuda Jaya.

"Ada ingin ajak jalan-jalan teman sekamar, Hagi, Febly, Dinan ke museum tsunami sama kapal apung. Saya dulu pernah main di Persiraja dan PSAP Sigli, dan mengidolakan Abdul Musawir, mudah-mudahan dia nonton," ujar Hamdi.[] sumber: viva.co.id - See more at: http://atjehpost.com/articles/read/5039/Pulang-ke-Aceh-Ini-Reaksi-Zulfiandi-dan-Miftahul-Hamdi-Timnas-U-19#sthash.uDFAMgAS.dpuf
SEBANYAK 30 pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 berhasil mendarat dengan mulus bersama pesawat Lion, di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu, 4 Juni 2014.
Pantauan ATJEHPOSTcom, rombongan Indra Sjafri langsung diangkut menggunakan bus Kurnia ke Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda atau Lanud IM, Blang Bintang, Aceh Besar. Di sana, rombongan akan disambut dengan tarian ranup lampuan dan pengalungan bunga oleh Dan Lanud IM, Kolonel PNB Basuki Rohmad, Ketua PSSI Adly Tjalok, dan perwakilan pemerintah.
Kedatangan tim Garuda Jaya ke Aceh merupakan salah satu rangkaian Tur Nusantara jilid II bagian Sumatera sebagai persiapan menghadapi Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober 2014 mendatang.
Evan Dimas Cs dijadwalkan akan bertanding melawan Tim U-21 PSSI Aceh atau Pra PON di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh pada Jumat malam (6 Juni 2014) pukul 20.00 WIB.
Adapun skuad Tim U-21 Aceh akan diperkuat sejumlah mantan alumni Paraguay. Salah satunya yaitu Imanda Putra.[]
- See more at: http://atjehpost.com/articles/read/5074/Timnas-U19-Tiba-di-Aceh#sthash.xDGz5JNl.dpuf