Tampilkan postingan dengan label Rudolof Yanto Basna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rudolof Yanto Basna. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 November 2014

Empat Mantan Penggawa Timnas U-19 Ikut Seleksi Timnas U-23

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mantan penggawa Timnas U-19 akan mengikuti seleksi Timnas U-23 di Yogyakarta, yang diproyeksikan untuk tampil di SEA Games 2015 mendatang. Dari lima pemain, hanya Evan Dimas yang belum bergabung.

"Yang dipanggil seleksi ada 67 pemain tapi masih ada yang mengikuti kegiatan klub seperti Persebaya, ada dua yang trial di Jepang. Yang sudah datang 42 pemain," ujar pelatih kepala Timnas U-23, Aji Santoso, Sabtu (29/11/2014).

Menurutnya, dalam seleksi tahap pertama di Yogyakarta ini sebagaian besar didominasi oleh muka-muka baru, yang merupakan hasil rekomendasi dari pelatih klub masing-masing. Dari 67 pemain, Aji Santoso memasukan lima pemain mantan anak asuh Indra Sjafri.

"Sekitar lima pemain kami panggil mengikuti seleksi, termasuk Evan Dimas," ujarnya.

Dalam seleksi perdana Sabtu pagi, empat pemain Garuda Jaya sudah tampak mengikuti seleksi yang digelar di stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Mantan pemain timnas U19 yang sudah bergabung yakni Hansamu Yama, Ravi Murdianto, Rudolf Yanto dan gelandang energik Paulo Sitanggang.

Sementara itu, Evan Dimas, menurut Aji, belum bisa datang di seleksi perdana. Sebab, dia masih berada di Vietnam bersama timnas Senior.

Namun demikian, Aji berharap pemain yang tampil menawan dan mencetak satu gol kala Indonesia menang 5-1 atas Laos di laga terakhir AFF Suzuki Cup 2014, Jumat (28/11), dapat segera bergabung di Yogyakarta.

"Secepatnya kalau bisa. Tapi mungkin dia masih butuh waktu istirahat, karena habis memperkuat timnas Senior di AFF," tambahnya.

Minggu, 09 November 2014

Liburan di Mamuju, Pemain Timnas U-19 Ikuti Laga Eksebisi

MAMUJU - Aktivitas pemain Timnas Indonesia U-19, usai tampil di Piala Asia 2014 tidak berhenti. Untuk menjaga kebugaran, sejumlah pemain timnas U-19 berlibur ke Mamuju, sambil mengikuti pertandingan eksebisi.

Tujuh pemain Timnas U-19 yang akan ambil bagian adalah Maldini Pali, Rudolof Yanto Basna, Putu Gede Juni Antara, Mahdi Fahcri Albar, Muchlis Hadi Ning, dan Ilham Udin Armaiyn.

Maldini Pali sudah beberapa hari ini sudah berada di Mamuju. Sementara lima pemain Timnas U-19 akan mendarat di Bandara Tampa Padang Mamuju pada Minggu (9/11) sore.

"Kami sementara ini sedang menyiapkan penjemputan di Bandara Tampa Padang Mamuju," kata Ketua Panitia Perang Bintang Sepakbola Nasional, M Irfan kepada JPNN.Com beberapa saat yang lalu.

Laga eksebisi pemain Timnas U-19 di Mamuju adalah bagian dari perhelatan Perang bintang sepakbola nasional yang berlangsung di Mamuju 9-11 November 2015.

Selain pemain Timnas U-19, eksebisi ini juga juga dihadiri Diego Michiels dan bintang Indonesia Super League (ISL) lainnya, perang bintang ini juga dihadiri enam pemain Timnas U-19. (abu/jpnn)

Sumber 

Kamis, 09 Oktober 2014

Ini Asal Mula Nama Rudolof Yanto Basna

                                                                                                        Gonang Susatyo/Bolanews
Bolanews.com - Rudolof Yanto Basna menjadi satu dari dua pemain yang bergabung belakangan dengan skuat timnas U-19 yang turun di Piala AFC U-19 2014, 9-23 Oktober di Myanmar. Selain Rudolof ada pula Rully Desrian yang masuk menggantikan kiper Awan Setho.


Dari namanya, Rudolof memiliki keunikan. Sepintas tidak ada yang mengetahui apabila ia berasal dari Papua. Apalagi Rudolof biasa dipanggil dengan sapaan Yanto, nama yang lebih khas untuk orang Jawa.

"Saya sering dipanggil Yanto oleh teman-teman. Saat itu, saya seperti jadi bos atau jagoan di antara mereka. Tapi, saya tidak tahu mengapa mereka memanggil dengan nama itu. Mungkin dulu ada orang Jawa bernama Yanto yang jadi jagoan atau bagaimana," ungkap Yanto.

Akan tetapi, dia tahu latar belakang diberi nama Rudolof. Menurutnya, saat masih kecil dia gemar memegang uang Rp100 ribu yang bergambar pencipta lagu kebangsaan, Indonesia Raya, Wage Rudolf (WR) Soepratman. Setiap kali diberi uang, dia selalu meminta yang bergambar WR Soepratman.

"Jadilah saya diberi nama Rudolof. Di daerah saya, anak baru diberi nama setelah agak besar. Saat masih kecil saya belum punya nama," ujar Yanto, menceritakan asal-mula namanya.

Tidak hanya dipanggil Yanto, pemain yang semula tergabung di timnas U-19 B itu juga lacar berbahasa Jawa. Kadangkala ia terlihat asyik ngobrol dalam Bahasa Jawa dengan rekan-rekannya di Tim Garuda Jaya.

"Saya berteman dengan banyak orang Jawa. Jadi, ya belajar Bahasa Jawa. Kadang saya juga mengajari teman-teman Bahasa Papua," kata Yanto.

Sabtu, 13 September 2014

Bek Timnas U-19B Ingin Unjuk Gigi di Depan Indra Sjafri

 
VIVAbola - Bek timnas Indonesia U-19B, Rudolf Yanto Basna, mendapatkan kesempatan emas ketika dipanggil Indra Sjafri untuk bergabung dengan Evan Dimas cs dalam pemusatan latihan (TC) di Spanyol. Yanto bertekad ingin memuaskan Indra jika nantinya diturunkan sebagai starter dalam laga uji coba di Spanyol.

Ditemui baru-baru ini di Lapangan Sutasoma 77, Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Yanto mengungkapkan kegembiraannya bisa dipanggil Indra ke Timnas U-19. 

"Saya senang coach Indra panggil saya lagi. Kesempatan ini tidak ingin saya sia-siakan," kata Yanto.

Indra memang sengaja memanggil Yanto untuk mengatasi krisis di lini belakang Timnas U-19. Saat ini, stok bek tengah Garuda Jaya tengah menipis setelah Ryuji Utomo dilanda cedera.

Sebelum Yanto bergabung, Timnas U-19 hanya menyisakan Hansamu Yama dan Sahrul Kurniawan yang berposisikan sebagai bek tengah. Putu Gede Juni Antara dan Febly Gushendra sebenarnya bisa juga berperan sebagai bek tengah. Namun, posisi asli mereka sejatinya adalah bek sayap.

"Saya terus berjuang di latihan. Jika mendapat kesempatan bermain, tentunya saya tidak ingin menyia-nyiakannya. Sudah jadi ambisi pribadi saya untuk menembus tim inti Timnas U-19 dan tampil di Piala Asia," jelas pemain Sriwijaya FC U-21 ini.

Sebenarnya, Yanto bukanlah muka baru di Timnas U-19. Dia sudah menjadi anak asuh Indra saat tim ini masih bernama Timnas U-17 dan berlaga di turnamen HKFA, Hong Kong, 2012 silam.

Yanto juga sempat mengikuti seleksi Timnas U-19 untuk Piala AFF 2013 dan kualifikasi Piala Asia 2014. Namun, saat itu, bek jebolan tim Sociedad Anonima Deportivo (SAD) Indonesia tersebut sering mengalami cedera.

"Ini teman-teman saya juga. Tidak ada masalah ketika kembali lagi ke sini. Adaptasi saya cukup baik. Pola bermain yang diterapkan coach Indra tidak berubah. Dan saya merasa sangat nyaman," jelas Yanto. (one)


Minggu, 07 September 2014

Yanto Basna Optimistis Ikut Piala Asia

 antara foto

Goal.com - Pemain baru tapi lama milik timnas Indonesia U-19, Rudolf Yanto Basna, mengapungkan rasa optimismenya untuk bisa masuk skuat final tim Garuda jaya di Piala Asia junior.

Yanto jadi pemain terakhir yang masuk pemusatan latihan timnas U-19 di Yogyakarta. Sejatinya ia merupakan salah satu pemain andalan Indra Sjafri di masa awal timnas U-19, namun harus tersisih akibat cedera. Kini ia masuk kembali untuk menggantikan pos yang ditinggalkan Ryuji Utomo akibat cedera.

Karenanya, Yanto tak ingin menyiakan peluang emas yang sudah didapat.
"Saya sudah diberi kesempatan ini dan saya akan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin! Saya pun optimistis bisa ikut ke Piala Asia dengan perjuangan keras," papar Yanto.

"Proses adaptasi dengan teman-teman memang masih berjalan, tapi karena mereka tema-teman lama jadi tak butuh banyak waktu.

"Selain itu menu latihan yang diberikan tim pelatih juga secara teknis tidak ada masalah bagi saya," pungkasnya.

Jumat, 29 Agustus 2014

Indra Sjafri Ambil Rudolof Yanto Basna Dari Timnas Indonesia U-19 B

Goal / Abi Yazid

Goal.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, akhirnya mengambil pemain dari timnas Indonesia U-19 B. Sinyal Indra ingin menggamit pemain dari skuat asuhan Rudy William Keeltjes, sudah terlihat pada uji coba perdana Indonesia U-19 B kontra Villa 2000, Kamis (28/8) petang. Saat itu, Indra ikut menyaksikan langsung uji coba tersebut.

Pelatih Indonesia U-19 B, Rudy William Keeltjes, mengungkapkan Indra memang sedang memantau tiga pemainnya. Mereka adalah Rudolof Yanto Basna, Muhammad Junda Irawan, dan Sabeq Fahmi Fachrezy.

"Tadinya saya tawarkan juga Febri (Haryadi), tapi Indra bilang mau bawa Yanto dulu saat ini. Karena di sana Ryuji (Utomo) yang posisinya sama dengan Yanto sedang sakit," papar Rudy, Jumat (29/8) petang.

Yanto pun sudah tak terlihat saat Indonesia U-19 B uji coba melawan tim Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di lapangan pemusatan latihan usia muda PSSI, Sawangan, Jumat (29/8) petang. Sebelumnya, Yanto juga pernah ikut dalam seleksi Indonesia U-19 yang dilatih Indra, saat persiapan menuju Piala AFF U-19 2013. Namun, ketika itu dirinya kalah bersaing dan dicoret dari tim. 

Sementara itu, Rudy pun tak mempermasalahkan pemainnya diambil oleh Indra. "Kalau saya sifatnya melayani saja. Apalagi di sana kan targetnya lebih tinggi untuk ke Piala Dunia. siapapun yang bagus boleh diambil. Tapi kalau pemainnya tidak menonjol, walaupun diminta tidak akan saya kasih," tegasnya.