Tampilkan postingan dengan label Hendra Sandi Gunawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hendra Sandi Gunawan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 November 2014

Persiba Incar Lima Mantan Penggawa Timnas U-19

BALIKPAPAN, Kompas.com - Lima mantan penggawa Timnas  U-19 dikabarkan tengah didekati oleh manajemen Persiba Balikpapan untuk memperkuat Beruang Madu pada Indonesia Super League (ISL) musim depan. Kelima pemain yang baru selesai berlaga pada Kejuaraan  AFC U-19 di Myanmar itu dipilih berdasarkan kebutuhan tim musim depan yang memang memprioritaskan menggabungkan kekuatan pemain muda dan senior.

Salah satu anggota tim rekrutmen Persiba, Faisal Husein, mengatakan bahwa kelima pemain yang diincar itu masing-masing Septian David Mualana yang berposisi sebagai striker, Hendra Sandi Gunawan, Febly Gushendra, Ricky Fajrin serta Miftahul Hamdi, winger yang sempat dipuji oleh legenda Real Madrid, Michael Salgado.

Jika jadi direkrut , kelima pemain ini akan disodori kontrak jangka panjang oleh manajemen antara 3 sampai 5 tahun.

Kamis, 16 Oktober 2014

9 Pemain Timnas U-19 Masih Tanpa Klub

                                                                                                           Peksi Cahyo-BOLANEWS
Bolanews.com - Tim nasional Indonesia U-19 dibubarkan setelah tidak berhasil lolos ke Piala Dunia U-20 tahun 2015. Mereka akan kembali ke klub masing-masing, tetapi ada beberapa pemain yang masih tanpa klub.


Dari 23 pemain Garuda Muda yang dibawa ke Piala AFC U-19 di Myanmar, terdapat sembilan pemain yang masih berstatus tanpa klub.

Salah satu dari sembilan nama itu merupakan pemain utama di timnas U-19, yakni bek sentral Hansamu Yama Pratama. Berikut sembilan pemain timnas U-19 yang masih belum terikat kontrak dengan klub:

Hansamu Yama Pratama (Bek)
Diky Indrayana (Kiper)
Febly Gushendra (Bek)
Mahdi Fahri Albaar (Bek)
Ricky Fajrin (Bek)
Hendra Sandi Gunawan (Gelandang)
Dimas Drajad (Penyerang)
Dinan Javier (Penyerang)
Septian David Maulana (Penyerang)

Kamis, 09 Oktober 2014

Hendra Sandi, Sejak Kecil Bermimpi Jadi Pemain Top



 tribunnews
KOMPAS.com - Hendra Sandi Gunawan adalah anak ketiga dari empat bersaudara pasangan M Ali dan Hayani. Dia merupakan satu-satunya anak laki-laki karena ketiga saudaranya adalah perempuan.

Bakat sepak bola Hendra sudah muncul sejak dirinya masih kecil. Dia pun mengaku punya cita-cita sebagai seorang pesepak bola top, sehingga Hendra tak membuang peluang sekecil apapun untuk mewujudkan impiannya tersebut. Dia mulai merajut asa dengan mengikuti Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) PSSI Aceh Selatan, sebelum bergabung dengan klub kebanggaan masyarakat Aceh, Persiraja Banda Aceh.

Di sinilah kariernya mulai terangkat. Performanya yang cukup gemilang bersama Persiraja, membuat pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, tertarik untuk menggaetnya. Setelah menyaksikan aksi Hendra dalam sebuah pertandingan Indonesia Premier League (IPL) - sebelum kompetisi dilebur menjadi Indonesia Super League, Indra yang saat itu sedang blusukan untuk mencari bakat-bakat mudah di Tanah Air, memutuskan untuk memanggilnya.

Pada Oktober 2013, Hendra bergabung dengan Evan Dimas dan kawan-kawan, yang tengah melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta. Dia harus bersaing dengan sejumlah pemain yang berposisi sebagai gelandang, untuk memperebutkan tempat di skuad Garuda Jaya.

Memang, Hendra masih kesulitan menggeser posisi Evan Dimas, Hargianto, Zulfiandi ataupun Paulo Sitanggang, yang nyaris tak tergantikan di lini tengah. Tetapi dia berjanji untuk terus memperlihatkan kemampuan terbaiknya untuk meyakinkan Indra, bahwa dia masih layak berada di tim masa depan Indonesia tersebut.

Meski berstatus sebagai pemain pelapis, Hendra ikut merasakan euforia Garuda Jaya ketika menjuarai Piala AFF U-19 tahun lalu, serta merebut tiket menuju putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar yang mulai bergulir 9 Oktober ini. Dia pun terpilih dalam 23 skuad Timnas U-19 yang akan memulai perjuangannya di Piala Asia, dengan misi yang lebih besar lagi yakni meraih tiket Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung di Selandia Baru pada 2015.

Ya, Timnas U-19 harus mencapai minimal babak semifinal untuk mendapatkan tiket menuju Selandia Baru. Pasalnya, empat tim yang lolos ke babak tersebut secara otomatis mendapat tempat bermain di ajang tersebut (Piala Dunia U-20). Semoga bisa terwujud!

Profil singkat

Nama: Hendra Sandi Gunawan
TTL: Aceh / 10 Februari 1995
Posisi: Gelandang bertahan
Klub: Persiraja Banda Aceh

Kamis, 31 Juli 2014

Profil Skuad garuda Jaya : Hendra Sandi Gunawan


Nama Lengkap : Hendra Sandi Gunawan
Nama Panggilan : Sandi
Nomor Punggung : 11
Posisi : Pemain Tengah
Tempat / Tanggal Lahir : Kota Fajar / 10 Februari 1995
Pemain Favorit : Andres Iniesta
Klub : Persiraja Banda Aceh
Ayah : M. Ali
Ibu : Hayani

Sabtu, 07 Juni 2014

Indra Sjafri Sanjung Trio Aceh

 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, melontarkan pujian kepada Miftahul Hamdi, Hendra Sandi, dan Zulfiandi. Trio Aceh tersebut tampil gemilang pada laga perdana Tur Nusantara jilid dua kontra Pra-PON Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Aceh, Jumat (6/6) malam.

Sejak awal, Indra memang berkomitmen untuk memberikan kesempatan lebih kepada ketiga pemain yang merupakan putra Aceh tersebut untuk bertanding di laga ini.

Hasilnya pun memuaskan. Ketiga pemain itu berperan besar atas kemenangan empat gol tanpa balas yang diraih timnas U-19.
"Mereka bermain bagus untuk membayar sambutan luar biasa yang diberikan publik Aceh kepada timnas U-19," kata Indra kepada Republika Online.

Winger Miftahul Hamdi membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan tendangan penjuru Hendra Sandi.

Gol kedua yang dicetak Dinan Javier tiga menit jelang akhir babak pertama pun tidak terlepas dari pergerakan gelandang Hendra Sandi.
Hendra melepaskan tendangan keras yang melenceng ke arah Dinan. Dinan yang berdiri di mulut gawang pun dengan mudah membelokkan arah bola ke dalam gawang.

Baru pada babak kedua, tepatnya menit ke-62, Hendra Sandi memamerkan kemampuan individunya. Hendra berhasil mencetak gol lewat tendangan keras di dalam kotak penalti setelah melewati empat pemain lawan. Sementara, gol penutup timnas U-19 dicetak Evan Dimas sepuluh menit berselang.

Sumber

Kamis, 05 Juni 2014

Hendra Sandi; Cinta Bola Sejak Balita


atjehpost.com - HENDRA Sandi Gunawan adalah gelandang bertahan yang semakin familiar dan dikenal masyarakat Indonesia setelah ikut terlibat dalam permain gemilang di turnamen Piala AFF 2013 beberapa saat yang lalu.

Kecintaannya kepada sepak bola dan dengan si kulit bundar sudah ditunjukkannya sejak dia berusia 2 tahun.

Sejak kecil, Hendra sudah beranggapan bahwa sepak bola adalah permainan yang indah. Dia juga sudah bercita-cita menjadi pemain sepak bola handal dan bisa menjadi pemain timnas. Harapan itu pun ia coba realisasikan dengan mengikuti berbagai Sekolah Sepak Bola dan pelatihan intensif sepak bola.

Ketika ia memasuk tingkat sekolah menengah atas, Hendra hijrah ke Banda Aceh. Dia memilih untuk masuk di SMA Negeri 9 Tunas Bangsa, yang kabarnya sekolah itu merupakan sekolah khusus atlit. Sandi pun memilih spesialisasi di bidang olahraga sepak bola.

Dia juga ridak melewatkan kesempatan untuk bergabung dengan klub junior Persal Aceh Selatan, Pekan Olahraga Pelajar Wilayah atau Povwil Aceh atau, dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) PSSI Aceh Selatan. Setelah bergabung dengan beberapa klub junior, dia memutuskan untuk memulai bermain untuk klub profesional Persiraja Banda Aceh.

Persiraja merupakan tim sepak bola legendaris asli dari tanah rencong dan pernah menjuarai Liga Perserikatan tahun 1980. Pada babak final yang digelar di Gelora Bung Karno Senayan, Persiraja berhasil mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor akhir 3-1.

Di klub asal Banda Aceh itu pun, Hendra sudah bisa disebut sebagai bintang di lapangan hijau. Aliran bola dari kakinya membuat permainan Persiraja begitu berirama. Hendra dipercaya di tim untuk menjadi pengatur ritme permainan sekaligus otak serangan.

Kesempatan untuk bisa bermain bersama timnas pun datang. Saat itu, Indra Sjafri sedang berburu mencari pemain pemuda berbakat di Aceh pada tahun 2012. Setidaknya ada dua pemain Serambi Mekkah yang Indra tarik untuk bermain di skuad Timnas U-19, yaitu Zulfiandi dan Hendra. Saat itu, Indra dibuat terpesona oleh Hendra yang tengah berlaga bersama Persiraja di salah satu partai Indonesia Premier League (IPL).

Indra Sjafri Berikan 'Panggung' untuk Tiga Pemain Aceh


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tur Nusantara jilid dua dimulai. Timnas U-19 Indonesia mengawalinya dengan melawan Pra-PON Aceh di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat (6/6) malam.

Pada laga perdana Tur Nusantara jilid dua ini, Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengaku akan memberikan 'panggung' kepada tiga pemain Aceh yang ada di skuat untuk bermain. Ketiga pemain itu adalah Zulfiandi (gelandang), Hendra Sandi (gelandang), Miftahul Hamdi (winger). 

"Ketiga pemain Aceh kami akan bermain pada laga nanti. Mereka bakal unjuk kebolehan di kampung halamannya," kata Indra menjanjikan.  

Jika Zulfiandi dan Hendra Sandi dimainkan berbarengan, tentu akan ada dua gelandang yang dikorbankan. Kemungkinan Hargianto dan Paulo Sitanggang yang harus duduk di bangku cadangan. Sementara Evan Dimas sebagai motor serangan dipassang menemani Zulfiandi dan Hendra. 

Belakangan ini, persaingan di lini tengah memang ketat. Meningkatnya performa Paulo Sitanggang secara perlahan menggusur keberadaan Zulfiandi dan Hargianto yang selama ini menjadi trio andalan di sektor tengah bersama Evan Dimas. 

Miftahul Hamdi sangat antusias timnas U-19 bisa singgah ke Aceh dalam Tur Nusantara jilid dua ini. "Tentu bangga karena bisa disaksikan langsung orang tua dan sahabat. Semoga saya diberikan kesempatan bermain dan bisa tampil bagus," ujar Hamdi.

Senin, 20 Januari 2014

Hendra Gunawan, Tunas Baru Timnas dari Tanah Rencong



VIVAbola - Nangroe Aceh Darussalam (NAD) tidak pernah lelah melahirkan talenta-talenta baru bagi sepakbola tanah air. Sempat 'tertidur' pasca dihantam tragedi tsunami 2004 lalu, Tanah Rencong kini memunculkan kembali tunas-tunas baru bagi Skuad Merah Putih.

Di skuad Timnas U-19 yang menjadi harapan baru bagi sepakbola Indonesia, putra NAD  tidak ketinggalan. Setidaknya ada dua pemain Serambi Mekkah yang mehiasi pasukan Indra Sjafri. Salah satunya adalah Hendra Sandi Gunawan.

Pria kelahiran 10 Februari 1995 itu merupakan warga Kota Fajar, Aceh Selatan. Berposisi sebagai gelandang bertahan, Hendra mengaku telah jatuh hati kepada si kulit bundar sejak dirinya masih berusia dua tahun.

Sejak kecil, Hendra juga sudah bercita-cita menjadi pemain timnas. Asa itu pun coba diwujudkannya dengan mengikuti Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) PSSI Aceh Selatan. Namun kesempatan baru datang, saat Hendra memutuskan bergabung dengan klub profesional, Persiraja Banda Aceh. 

Persiraja merupakan tim legendaris dari tanah rencong. Dibentuk 28 Juli 1957, Persiraja pernah menjuarai liga perserikatan era 1980. Pada babak final yang digelar di Senayan, Persiraja berhasil mengalahkan Persipura Jayapura 3-1.
Namun bukan perkara mudah bagi Hendra untuk berkostum Merah Putih. Bakatnya baru tercium saat Indra Sjafri 'blusukan' ke NAD  tahun lalu. Saat itu, Indra terpikat dengan permainan putra ketiga dari empat bersaudara itu saat memperkuat Persiraja pada salah satu laga Indonesia Premier League (IPL).

"Saya dipanggil pelatih Timnas U-19 dan mulai bergabung dan mengikuti seleksi Timnas U-19 di pemusatan pelatihan di lapangan sepak bola Universitas Negeri Yogyakarta (UNY),” kata Hendra kepada VIVAbola, Selasa 22 Oktober 2013

Hendra menambahkan, dirinya bukanlah satu-satunya talenta Tanah Rencong yang dipanggil Indra. Ada juga pemain asal NAD lainnya yang ikut seleksi timnas U-19. Dia adalah pemain PSSB Bireun, Zulfiandi. "Saya sekuat tenaga menampilkan kemampuan terbaik sampai akhirnya masuk skuad Garuda Jaya."
Pisah dengan Keluarga
Meski berstatus sebagai pemain pelapis, Hendra mengaku bangga bisa mengantar Indonesia menjuarai Piala AFF U-19, 2013 dan merebut tiket menuju putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar tahun depan.

Hendra senang, karena pengorbanannya berpisah dengan keluarga tidak sia-sia. Hendra mengaku sejak bergabung dengan Timnas U-19, 4 bulan terakhir ini sama sekali tidak bertemu dengan keluarganya.

"Sudah empat bulan saya tidak bertemu dengan orang tua, adik dan kakak saya. Kebetulan saya anak ketiga dan satu-satunya anak lelaki dari tiga saudara perempuan,”  kata Hendra.

Setelah membela Timnas U-19 melawan Korea Selatan, seluruh pemain diberi jatah libur oleh pelatih. Namun Hendra tidak langsung pulang ke Banda Aceh melainkan langsung bergabung dengan Persiraja yang tampil di babak play off IPL 2012-13. Sayang, tim itu tersingkir usai menderita tiga kekalahan beruntun.

Hendra mengaku sangat terobsesi tampil di Piala Dunia 2020. "Itu harapan terbesar saya dan tentunya harapan masyarakat Indonesia," kata Hendra.

Biodata
Nama        : Hendra Sandi Gunawan
Nama Panggilan : Sandi
Posisi         : Gelandang Bertahan
No Punggung : 11
Lahir          : Aceh, 10 Februari 1995
Pemain Favorit : Andres Iniesta
Klub           : Persiraja Banda Aceh
Ayah          : M Ali
Ibu             : Hayani