Tampilkan postingan dengan label Martinus Novianto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Martinus Novianto. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 November 2014

Jebolan Timnas U-19 Mulai Masuk Kuliah 24 November

Bolanews.com - Setelah gagal memenuhi target di Piala AFC U-19, tim nasional Indonesia U-19 dijadwalkan kembali ke Yogyakarta untuk mengikuti kegiatan perkuliahan. Mantan pasukan Garuda Jaya mendapat beasiswa di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).


Hanya saja, baru ada Martinus Novianto Ardhi yang menjalani kuliah reguler. Kebetulan pemain yang tidak lolos seleksi ke Myanmar itu berdomisili di Yogyakarta.

"Pemain timnas U-19 belum ada yang mengikuti kuliah di UNY. Baru saya yang mengikuti kuliah, itu pun tidak masuk di kelas khusus timnas U-19. Saya mengikuti kelas reguler," tutur Martinus.

Sementara itu, hal berbeda dilakukan Dinan Javier. Eks penyerang timnas U-19 itu justru memilih pindah ke Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM).

"Untuk saat ini, saya fokus di UGM. Jadwal perkuliahannya sangat ketat. Tidak mudah mendapatkan izin meninggalkan kuliah," tutur Dinan.

Pihak UNY memastikan para pemain harus segera mengikuti perkuliahan pada 24 November. Hal ini merupakan tindak lanjut pertemuan antara Rektor UNY dan Ketum PSSI beberapa waktu lalu.

Jumat, 14 November 2014

Martinus Novianto Beri Sinyal Parang Biru Musim Depan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mantan penggawa Timnas Indonesia U19 B, Martinus Novianto mengaku, belum menentukan pilihan klub musim depan. Meski sudah ada tawaran dari klub yang berkiprah di Divisi Utama Liga Indonesia, ia merasa tawaran masih perlu dipertimbangkan lagi.

Kepada Tribun Jogja, Martinus menyebut bahwa ia masih harus memikirkan masak-masak dengan berbagai pertimbangan. "Belum ada konfirmasi lagi. Sampai saat ini belum ada keputusan," lontar striker PSIM musim lalu ini, Rabu (12/11/2014).

Pemain kelahiran Gunungkidul ini menyatakan, bahwa ia masih harus melihat kondisi yang ada, termasuk soal pendidikan yang saat ini ia jalani di UNY bersama para penggawa Timnas U19 lainnya. Martinus juga mengungkapkan, bahwa kemungkinan dirinya justru bergabung PSIM Yogyakarta, klub tempatnya ikut berlatih pada musim ini sebelum bergabung ke Timnas U19.
Martinus bertutur lengkap kepada Tribun Jogja pada edisi Kamis (13/11/2014) besok. (*)

Sabtu, 11 Oktober 2014

Martinus Novianto Jalani Kuliah


Bolanews.com - Apa kabar pemain tim nasional U-19 yang gagal lolos seleksi ke Piala AFC U-19? Ada yang sudah mengikuti kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tapi ada yang masih berada di daerahnya meski tercatat sebagai mahasiswa di perguruan tinggi itu.


Striker Martinus Novianto Ardhi sendiri langsung mengikuti kuliah di UNY. Kebetulan dia menetap di Yogyakarta. Martinus yang dipanggil timnas U-19 yang berlaga di turnamen Cotif di Spanyol dan prepatory Piala AFF U-19 di Vitnam termasuk salah satu pemain yang diterima kuliah di UNY. Karena sistem e-learning belum dijalankan, Martinus mengikuti kuliah secara reguler.

“Setiap hari saya mengikuti kuliah reguler di UNY. Masuk pagi sampai siang. Sore hari saya menjalani latihan rutin. Meski tidak lolos seleksi, saya harus menjaga kondisi dan tetap mengasah kemampuan dengan latihan rutin,” ujar Martinus.

Menurutnya baru dia yang mengikuti kuliah secara reguler. Sesungguhnya masih ada Alqomar Tehupelasury, Yabes Roni Malaifani dan Eriyanto yang tidak masuk skuat U-19 tapi tercatat sebagai mahasiswa UNY.

Alqomar dan Eriyanto ikut bergabung dengan timnas U-19 yang ditangani Rudy Keltjes dan Rully Nere bersama Martinus. Sementara, Yabes sempat bertahan di timnas U-19 asuhan Indra Sjafri. Dirinya juga ikut tur uji coba ke Spanyol.

Sabtu, 13 September 2014

Martinus Novianto Disebut Pantas Kembali ke Timnas U19 Indra Sjafri


Sidomi.com - Nama Martinus Novianto memang telah terdepak dari skuat utama Timnas Indonesia U19 asuhan Indra Sjafri dan kini bergabung dengan Timnas U19 B yang dibesut oleh Rully Nere. Namun, striker muda asal Yogyakarta itu disebut pantas kembali ke tim utama Garuda Jaya.

Adalah Rully Nere sendiri yang mengatakan hal tersebut. Menurut salah satu legenda hidup sepakbola nasional asal Papua ini, Martinus Novianto sangat memenuhi syarat untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia U19 besutan Indra Sjafri yang akan berlaga di putaran final Piala Asia U19 2014.

Rully Nere berpandangan, Martinus Novianto punya kualitas untuk memperebutkan satu tempat di lini depan Timnas Indonesia U19 Indra Sjafri. Itu dibuktikannya dengan gol yang dicetak Martinus Novianto saat memperkuat Timnas U19 B di turnamen AFF Youth Championship di Vietnam belum lama ini.

”Kita bisa lihat dia punya pergerakan tanpa bola yang bagus, kontrol bola yang baik, bisa melepaskan diri dari kawalan. Gol yang dia buat di Vietnam pun karena usaha dia yang bagus,” papar Rully Nere.


Kamis, 28 Agustus 2014

Martinus Novianto: Timnas U-19B Tak Punya Banyak Pilihan

 Super Ball/Feri Setiawan

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Striker Tim nas Indonesia U-19B Martinus Novianto mengatakan timnya sekarang tidak jauh berbeda dengan timnas sebelumnya yang diasuh Pelatih Indra Sjafri.

Hanya satu perbedaan menonjol diantara kedua tim berlogok Garuda itu. "Bedanya kalau timnas sebelumnya (U-19) banyak pilihan pemain. Kalau yang sekarang sedikit. Tapi sekarang sudah bertambah," ujar Martinus Novianto ditemui usai latihan di Lapangan POR Sawangan, Depok.

Martinus mengakui ada beberapa perbedaan gaya pelatih dalam menerapkan strategi yang dirasakan dari dua timnas ini. Akan tetapi itu semua tidak menjadi soal. "Memang gaya pelatih berbeda. Tapi gak jadi masalah tinggal pemain menyesuaikan irama pelatih saja," ujarnya.

Meski demikian, striker yang dicoret dari skuat Garuda Jaya ini mengatakan perjuangan yang dilakukan timnas U-19 dan U-19B itu sama-sama membela merah putih. "Perjuangan kita sama saja membela merah putih. Jadi kami saling mendukung seluruh timnas," ujarnya.

Rabu, 27 Agustus 2014

Martinus dan Sabeq, Andalan Timnas U-19 B

Bola.net - Timnas Indonesia U-19 B terus menjalani latihan di Komplek Pemusatan Latihan Usia Muda PSSI, di Sawangan. Skuat arahan Rudi Keltjes tersebut nantinya akan diturunkan dalam Turnamen AFF Prepatory U-19 di Vietnam, 5-13 September 2014.

Timnas U-19 B, diperkuat sebagian besar pemain yang pernah mengikuti seleksi Timnas U-19. Di antaranya, striker Martinus Novianto, dan Sabeq Fahmi.

"Sabeq dan Martinus itu pemain potensial. Sabeq misalnya, dia sekarang hanya perlu mengembalikan kebugarannya setelah cedera dan menepi dari lapangan selama satu tahun," jelas Rudi Keltjes.

Martinus merupakan pemain hasil rekrutan dari Tur Nusantara, namun gagal menembus skuat utama Timnas U-19 karena masih kurang dalam hal stamina.

Sementara Sabeq adalah pemain andalan Indra Sjafri saat Indonesia menjuarai turnamen invitasi di Hongkong, HKFA 2012. Sabeq bahkan keluar sebagai pencetak gol terbanyak dan terpilih sebagai pemain terbaik. (esa/pra)

Tersisihkan, Pemain Ini Tetap Doakan Timnas U-19

VIVAbola - Nama Martinus Novianto tidak tercantum lagi di skuad timnas Indonesia U-19 arahan Indra Sjafri. Martinus kini dipinjamkan ke timnas U-19B yang dipersiapkan oleh PSSI untuk menghadapi turnamen preparatory AFF di Vietnam, 5 hingga 13 September 2014.

Pemain jebolan Pra PON Yogyakarta ini mengaku tidak sakit hati terbuang dari timnas U-19. Justru, Martinus mendoakan Evan Dimas cs agar bisa mewujudkan target lolos ke Piala Dunia 2015, Selandia Baru.

"Saya doakan mereka bisa berprestasi di Piala Asia. Performa timnas U-19 di Hassanal Bolkiah Trophy tidak bisa dijadikan patokan. Itu bukan permainan terbaik mereka. Saya yakin permainan timnas U-19 lebih baik dari itu," kata Martinus saat ditemui usai latihan di POR Sawangan, Depok, Selasa 26 Agustus 2014.

Martinus mengaku masih berharap dipanggil Indra untuk mengisi tim utama timnas U-19 yang akan bertanding di Piala Asia, Myanmar, Oktober 2014 mendatang. 

"Saya siap jika coach Indra memanggil kembali. Tapi, saat ini saya fokus dulu di timnas U-19 arahan Opa Rudi. Mau timnas U-19A atau B, bagi saya sama saja," ujar Martinus.

Bermain di timnas U-19B, Martinus menjadi andalan pelatih kepala, Rudi Keltjes. Dia mendapatkan peran baru di timnas U-19B.

Sebelumnya, Indra menggunakan Martinus sebagai tembok di lini belakang skuad Garuda Jaya. Kini Rudi memanfaatkan Martinus sebagai mesin gol utama di timnas U-19B.

"Saya dapat peran baru di sini, sebagai goal getter. Setiap pelatih memang punya tipe bermain yang berbeda. Kalau di sini, Opa Rudi minta pemain terus menyerang dan jangan terlalu lama menguasai bola. Efektivitas menjadi titik beratnya," jelas Martinus.

Timnas U-19B saat ini masih diisi oleh 29 pemain. Rencananya, tim pelatih masih akan mencoret 4 pemain jelang keberangkatan ke Vietnam.
 

Selasa, 12 Agustus 2014

Tiga Pemain U-19 Telah Dicoret dari Skuat

net

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Status tiga pemain Tim Nasional (Timnas) U-19 yang memperkuat Timnas U-21 memang belum resmi dicoret. Bahkan Sekjen PSSI Joko Driyono mengatakan bahwa status ketiga pemain yang memperkuat timnas U-21 di Turnamen Cotif, Valencia Spanyol diserahkan sepenuhnya kepada kedua pelatih.

Namun sumber Harian Super Ball mengatakan ketiga pemain Timnas U-19 yang 'dipinjamkan' ke timnas U-21 sudah dicoret. Ketiga pemain itu adalah Martinus Novianto, Eriyanto dan Alqomar. Ketiganya sudah tidak dipakai oleh timnas U-19 yang kemudian bergabung dengan timnas U-21. "Ketiganya sudah dicoret dari timnas U-19," ujarnya.

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengatakan status ketiganya masih teregister dalam skuat timnas U-19. Hanya karena peraturan yang memboyong tim hanya 26 sehingga mengharuskan empat pemain lainnya ditinggal.

"Ketiga pemain yang memperkuat timnas U-21 itu masih teregister," ujarnya.
Dari 26 pemain yang diboyong, hanya 18 yang terdaftar dalam register HBT. Delapan sisanya tidak tercantum sebagai pemain, hanya saja tetap menjalani TC di Brunei Darussalam

Rabu, 06 Agustus 2014

Martinus Ingin Terus di Timnas U-21


YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Salah satu anggota Tim Nasional (Timnas) U-19 yang dipinjamkan ke Timnas U-21, Martinus Novianto berhasrat untuk terus berada di timnas yang diperkuatnya saat ini. Sebab, dengan tetap berada di Timnas U-21, kesempatannya untuk lebih banyak bermain lebih terbuka lebar.

Martinus mengungkapkan, jika pelatihnya saat ini di Timnas U-21 yakni Rudy W Keltjes memberikan kepercayaan terhadapnya, maka bukan tidak mungkin pemuda asal Gunungkidul itu akan lebih memilih bertahan di tim tersebut.

Daripada kembali ke Timnas U-19 yang ditangani pelatih Indra Sjafri. “Sulit untuk memilih. Tapi sebagai pemain, tentu saya akan lebih memilih tim yang memberikan kesempatan saya untuk menjadi starter,” jelas Martinus, Rabu (6/8).

Martinus mengaku terkejut atas pemanggilan dirinya ke Timnas U-21. Sebab, dia tidak menyangka akan mendapatkan kepercayaan karena selama berada di timnas Garuda Jaya (sebutan Timnas U-19), dia tergolong jarang mendapatkan kepercayaan dari sang pelatih untuk menjadi starter.

Bahkan selama berada di Timnas U-21 yang akan tampil pada Piala Cotif di Valencia, Spanyol, 10-20 Agustus mendatang, Martinus bertekad memberikan penampilan terbaik. “Tentu senang dan tak menyangka bisa bergabung dengan tim ini. Saya harus maksimal untuk menampilkan permainan terbaik agar terus mendapatkan tempat di U-21,” papar dia.

Meski dari kelompok usia Timnas U-21 lebih dari senior dibanding U-19, namun striker PSIM Yogyakarta itu mengaku tidak minder dan yakin bisa mendapatkan tempat di tim inti. Apalagi di timnya saat ini materi pemainnya sebagian besar merupakan kelahiran 1995 sama seperti dirinya.

Selain Martinus, dua pemain Timnas U-19 lain yang dipanggil ke U-21 adalah Al Qomar Tehupelasury dan Eriyanto. Sejak Kamis (1/8) pekan lalu, bersama 19 pemain lainnya, ke-22 total pemain Timnas U-21 ini sudah menjalani pemusatan latihan di Sawangan, Depok hingga Jumat (8/8) dan rombongan dijadwalkan bertolak ke Spanyol, Sabtu (9/8).

Namun, berbeda dengan Martinus, Eriyanto mengaku tak ingin seterusnya berada di Timnas U-21 dan masih ingin kembali ke skuat Garuda Jaya. Sebab, di Timnas U-19 merupakan pelatnas jangka panjang sehingga masih memberi harapannya untuk bisa bergabung kembali ke tim itu. “Saya berharap selesai dari sin bisa balik lagi ke Timnas U19,” sambung Eriyanto.

Selasa, 05 Agustus 2014

Indra Sjafri Tegaskan Status Eriyanto cs

Bola.net - Meski tak dibawa ke Brunei Darussalam untuk mengikuti Hassanal Bolkiah Trophy (HBT), Eriyanto, Martinus Novianto, dan Alqomar Tehupelasury dipastikan tetap berstatus sebagai penggawa Timnas Indonesia U-19. Hal ini ditegaskan pelatih tim berjuluk Garuda Jaya tersebut, Indra Sjafri.

"Mereka masih pemain kita," ujar Indra Sjafri, pada Bola.net.

"Tak ada perubahan. Mereka tetap pemain Timnas U-19," sambungnya.

Sebelumnya, Eriyanto dan dua rekannya dipastikan tidak ikut membela Timnas U-19 pada ajang HBT ke-5. Sebagai gantinya, mereka bertiga bergabung dengan Timnas U-21 yang mengikuti Turnamen COTIF di Spanyol.

Menurut Indra, dioperkannya tiga pemain ini ke Timnas U-21 tak lebih karena adanya kuota dari panitia HBT. Mereka memberi kuota 26 orang pemain untuk mengikuti ajang tersebut, sedangkan skuat Timnas U-19 saat ini berjumlah 30 orang.

Sementara itu, selain Eriyanto cs, ada seorang pemain lagi, yakni Bagas Adi Nugroho yang tak dibawa ke Brunei. Bagas harus menjalani operasi kutil di kakinya. (den/pra)

Rudi Keltjes Puji Kualitas Trio Timnas U-19

Sepakbola.com, Jakarta - Pelatih tim nasional Indonesia U-21, Rudy William Keltjes, mengaku terkejut degann kualitas trio timnas U-19 selama menjalani pemusatan latihan di TC POR Sawangan, Depok.

Timnas U-21 akan mengikuti turnamen COTIF di Valencia, Spanyol, 10 Agustus nanti. Garuda Muda menggantikan Timnas U-19 yang mengikuti Hassanal Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam. Namun tiga pemain Timnas U-19, Alqomar Tahupelasury, Eriyanto, dan Martinus Novianto masuk ke Timnas U-21.

"Jujur saya kaget lihat aksi anak-anak dalam latihan, terutama trio Timnas U-19. Skill dan teknik mereka tinggi, semangat mereka luar biasa. Saya tinggal memoles itu semua dengan strategi yang tepat. Mereka akan tampil dengan segudang prestasi," kata Rudy dilansir web site resmi Liga Indonesia.

Meski begitu ada satu kendala yang menurut Rudy menjadi titik lemah timnas U-21, yaitu minim pengalaman.

"Kendala saya adalah anak-anak minim pengalaman. Saya juga tidak bisa mengagendakan laga uji coba karena waktu mepet. Jadi saya maksimalkan kompetisi internal di tiap sesi pertandingan," jelas mantan pelatih PSM Makassar itu.

Sumber

Minggu, 03 Agustus 2014

Indra Sjafri Tidak Gunakan Lagi Pemain Yang Dialihkan Ke Timnas Indonesia U-21

Goal / Fadly Molana

Goal.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengungkapkan tak akan memanggil lagi tiga pemain yang dialihkan ke timnas Indonesia U-21. Sebelumnya, ada tiga pemain yang dialihkan ke timnas U-21 untuk mengikuti turnamen Cotif di Valencia, Spanyol, 10-20 Agustus mendatang.

Mereka adalah Eriyanto, Alqomar Tehupelasury, dan Martinus Novianto. Indra menjelaskan, pencoretan tiga pemain itu merupakan hasil evaluasi dari 30 pemain yang ada hingga sebelum libur lebaran. Artinya, mereka tidak akan dipanggil kembali ke skuat timnas U-19 usai mengikuti turnamen Cotif.

Timnas U-19 sendiri saat ini sudah mulai bersiap untuk mengikuti turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014 di Brunei Darussalam, 9-23 Agustus nanti. "Kami akan berangkat ke Brunei dengan kekuatan 26 pemain. Tiga pemain yang dialihkan ke U-21 termasuk satu pemain yang sedang sakit, yaitu Bagas (Adi Nugroho) tidak ikut serta," papar Indra.

Seperti diketahui, turnamen tersebut merupakan bagian dari persiapan tim Garuda Jaya menuju Piala Asia U-19 2014 di Myanmar, Oktober nanti. Pada ajang tersebut, mereka ditargetkan minimal menembus babak empat besar, yang otomatis lolos ke Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru.

Sabtu, 02 Agustus 2014

Profil Skuad Garuda Jaya : Martinus Novianto


Nama Lengkap : Martinus Novianto Ardhi
Martinus Novianto Ardhi

Read more at http://uniqpost.com/profil/martinus-novianto/
Nama Panggilan : Martinus
Nomor Punggung : 30
Posisi : Pemain Depan
Tempat / Tanggal Lahir : Playen, Gunung Kidul / 4 November 1995
Pemain Favorit : Francesco Totti
Klub : PSIM Yogyakarta
SSB Gama
Ayah :
AG Joko Prayitno
AG Joko Prayitno

Read more at http://uniqpost.com/profil/martinus-novianto/
Ibu : Yayuk Sri Rahayu

Kamis, 31 Juli 2014

Timnas U-21 Bawa 19 Nama ke Spanyol, 3 Diantaranya Punggawa Timnas U-19

JAKARTA - Timnas U-21 dijadwalkan mulai menjalani pemusatan latihan di Jakarta, hari ini (1/8). Namun, sampai tadi malam, Badan Tim Nasional (BTN) tak kunjung  mengumumkan nama-nama yang dipanggil memperkuat Timnas proyeksi Pra Olimpiade tersebut.
Tapi, pelatih Rudy Keltjes menjelaskan bahwa dari Badan Tim Nasional (BTN) dia hanya mendapatkan 19 nama untuk dibawa ke Turnamen COTIF di Spanyol, 10-22 Agustus nanti. Dari 19 nama itu, memang mayoritas berasal dari Sriwijaya FC, berjumlah 12 pemain.

Selain mereka, ada Vicky Melano dan Junda Irawan yang sedang menjalani trial di tim junior Brisbane Roar (tim Liga Australia). Persib U-21 menyumbang dua pemain, Angga Febry dan Untung Wibowo.

Sisanya, sesuai pernyataan PSSI, pemain U-19 yang tidak dibawa ke Hassanal Bolkiah Trophy,  juga dipanggil. Ketiga pemain itu adalah penyerang Martinus Noviyanto, gelandang Alqomar Tahupelasury dan bek Eriyanto.

Rudy mengakui jika nama-nama itu memang bukanlah pemain pilihannya. Sebab, dengan penugasan yang mendadak itu, dia menyerahkan sepenuhnya penunjukan pemain kepada BTN.  Dan, dia siap meramu pemain yang ada untuk bermain apik dan meraih hasil terbaik menuju Spanyol.

“Saya kan mepet ditunjuknya, jadi bahan sudah ada, tinggal saya matangkan saja,” katanya saat ditemui di Jakarta, Kamis (31/7).

Rudy sendiri berencana untuk memulai latihan perdana pada sore hari ini di mess pemusatan latihan Sawangan, Depok, Jawa Barat. Pemain sejatinya sudah mulai berdatangan tadi malam, namun, pagi ini mereka tak bisa langsung latihan karena harus mengurus visa di kedutaan besar Spanyol.

Dengan pemain yang sudah matang di kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21, Rudy menyebut tak khawatir dengan kondisi pemain. Dia akan langsung berfokus kepada sesi latihan pematangan kerja sama tim dan kekompakan dalam membangun permainan.

“Saya langsung fokus ke strategi saja. Kalau mau nambah fisik dan yang lain tidak mungkin. Ya, langsung saja persiapan cara main di COTIF nanti,” terangnya.(aam)(jppn)

Daftar Nama Pemain Timnas U-21:
  1.  M Reza Pratama (Sriwijaya FC )
  2. Rangga Pratama (Sriwijaya FC)
  3. Jufrianto (Sriwijaya FC)
  4. Fachri Firmansyah (Sriwijaya FC)
  5. Ziko Sukmana (Sriwijaya FC)
  6. Dian Sopian (Sriwijaya FC)    
  7. Zalnando (Sriwijaya FC)
  8. Hernando Hendrik (Sriwijaya FC)
  9. Gafri (Sriwijaya FC)
  10. Mariando Djonak U(Sriwijaya FC)
  11. Rudolf Yanto Basna (Sriwijaya FC)
  12. M Anang Adi Nugroho (Sriwijaya FC)
  13. Angga Febry (Persib U21)
  14. Untung Wibowo (Persib U21)
  15. Vicky Melano (Brisbane Roar U21)
  16. Junda Irawan (Brisbane Roar U21)
  17. Martinus Novianto (Timnas U19)
  18. Eriyanto (Timnas U19)
  19. Alqomar Tahupelasury (Timnas U19)
Sumber 

Jumat, 18 Juli 2014

Penyerang Timnas U-19 Berharap Diajak ke Spanyol






Liputan6.com, Yogyakarta - Penyerang tim nasional Indonesia U-19 asal Yogyakarta, Martinus Novianto berharap dapat ikut serta ke Spanyol saat Garuda Jaya melakoni Tur Eropa untuk mengikuti Turnamen Cotif di Valencia, 10 hingga 20 Agustus mendatang.

Padahal saat ini beberapa rekan setim Martinus tengah berada di Jakarta untuk mengurus administrasi paspor dan visa serta melakukan cap tiga jari di Kedutaan Besar (Kedubes) Spanyol.

Martinus kini berada di hotel tempat timnas melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta. Selain Martinus, ada juga Ricky Fajrin, Eriyanto, Alqomar Tehupelasury, dan Bagas Adi Nugroho. Di antara mereka hanya Ricky dan Martinus yang belum memiliki paspor dan visa

“Di luar kami berdua yang hari ini ditinggal di hotel mereka sudah memiliki paspor. Tapi belum jelas apakah mereka juga akan ditinggal atau turut dibawa pelatih ke Spanyol,” kata Martinus Kamis (17/7/2014).

Martinus menambahkan saat ini proses pembuatan paspor sudah dilakukan namun baru dapat selesai akhir pekan ini. “Sementara untuk pergi ke Spanyol selain paspor harus juga ada visa. Padahal teman-teman hari ini baru di Jakarta untuk pengurusan visa di kedutaan besar Spanyol."

Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menyebut hanya akan membawa 26 pemainnya ke Spanyol. “Ke Spanyol kami bawa 26 pemain, tapi yang boleh didaftarkan 22 pemain,” kata Indra.

Kamis, 17 Juli 2014

Martinus Gagal Ikut Timnas U-19 ke Spanyol

                                                                                             sorot jogya / Andri

Jogja (sorotjogja.com) -- Punggawa Timnas U-19, asal Yogyakarta Martinus Novianto dapat diapstikan tidak akan dibawa pelatih Indra Sjafri ke Spanyol saat  melakoni Tur Eropa untuk mengikuti Turnamen Cotif di Valencia, 10-20 Agustus mendatang.

Masalah paspor dan administrasi menjadi halangan pemain asli Gunung Kidul tersebut ikut berangkat ke Spanyol. Selain itu  Ricky Fajrin, pemain asal Jawa timur juga bernasib sama dengan Martinus.

“Kalau saya dan Ricky pasti tidak dibawa ke Spanyol karena terkendala masalah administrasi, lagi pula pemai yang dibawa kan hanya 26,” ujar Martinus, Kamis (17/9).

Seperti diketahui, Martinus dan Ricky merupakan muka baru di skuad Timnas U-19. Mereka juga tak dibawa saat Timnas U-19 tur Timur Tengah. Maka dari itu hanya tinggal dua pemain ini saja yang belum memiliki paspor dan visa.

“Pergi ke Spanyol selain paspor harus juga ada visa. Padahal teman-teman hari ini baru di Jakarta untuk pengurusan visa di kedutaan besar Spanyol,”  lanjut Martinus.

Sepanjang hari kemarin, 25 pemain memang berada di Ibu Kota untuk melakukan cap tiga jari sebagai persyaratan pembuatan visa di Kedubes Spanyol. Sementara itu, lima pemain lainnya, selain Martinus dan Ricky ditinggal di hotel tempat timnas menginap selama 
melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta. Mereka yakni, Eriyanto, Alqomar Tehupelasury dan Bagas Adi Nugroho.

“Di luar kami berdua yang hari ini ditinggal di hotel mereka sudah memiliki paspor. Tapi belum jelas apakah mereka juga akan ditinggal atau turut dibawa pelatih ke Spanyol,”  pungkas  Martinus.

Senin, 14 Juli 2014

Pemain Timnas U-19 Mulai Terbiasa Permainan Cepat


SLEMAN, suaramerdeka.com - Para pemain Tim Nasional (Timnas) IndonesiaU-19 mulai terbiasa dengan permainan cepat yang diinstruksikan pelatih seiring dengan penggunaan durasi laga 2x35 menit dalam dua partai uji coba sebelumnya. Gaya permainan ini rencananya akan digunakan Skuat Garuda Jaya selama tampil pada Turnamen Cotiv, Valencia, Spanyol, awal Agustus mendatang.

“Kami masih beradaptasi sebab dari awal memang sudah selalu dibiasakan bermain cepat. Tapi dengan durasi yang tidak seperti biasanya, mengharuskan kami bermain lebih cepat lagi,” papar salah satu pemain Timnas U-19, Maldini Palli, Senin (14/7)

Dia mengaku mendapatkan pengalaman baru bermain dengan durasi laga 2x35 menit. Meski diakuinya agak kaku ketika memulai pertama kali. “Awalnya agak kaku juga karena pertandingan lebih cepat waktunya. Tapi saat ini kami dan pemain-pemain lainnya sudah mulai memahami apa yang diinginkan pelatih,”ungkapnya.

Pemain lainnya, Martinus Novianto lebih melihat adanya gaya permainan cepat yang diminta pelatih dikarenakan untuk mengimbangi lawan-lawan yang akan dihadapi Evan Dimas cs di Spanyol nanti.
“Gaya permainan tim dari negara Eropa tentunya sangat cepat. Tapi mengadaptasi seperti itu konsekuensinya memang harus ditunjang dengan fisik dan stamina yang prima,” papar striker asal Kota Yogyakarta tersebut.

Sementara itu sebelum mulai menjalani libur Lebaran, 23 Juli nanti, Timnas U-19 masih menyisakan satu kali laga uji coba dalam rangkaian Tur Nusantara Jilid II. Persiter Ternate menjadi lawan selanjutnya yang akan dihadapi sehari sebelum libur dimulai (22/7). Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri mengaku partai latih tanding melawan Persiter tetap berguna bagi pasukannya meski jarak geografis yang cukup jauh.

“Laga ini memang sengaja dipersiapkan agar pemain-pemain dari Indonesia timur dapat lebih dekat dengan daerah asalnya. Lagi pula setelah bertanding di Ternate, pemain kami pulangkan untuk liburan Lebaran,” tandas Indra.

Rabu, 04 Juni 2014

Selain Evan Dimas, Timnas U-19 Masih Berharap pada Pemain Ini, Siapa?

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri, masih menyimpan harapan kepada striker Martinus Novianto. Ia berharap pemain rekrutan milik tim Pra-PON DIY itu itu bisa menunjukkan tajinya pada Tur Nusantara jilid dua.

Semenjak diundang seleksi pada awal Maret, Martinus sudah lima kali tampil dalam laga uji coba timnas U-19. Terakhir, pemain asli Yogyakarta itu dipercaya bermain sebagai starter saat beruji coba melawan Yaman di Stadion Maguwoharjo Sleman, 25 Mei.

Namun ia tak kunjung membuka rekening golnya dalam laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut. Martinus malah terlihat sering kehilangan bola dan  membuang peluang. "Martinus masih ada di tim dan masih saya beri kesempatan. Kami tim pelatih masih menunggu perkembangan dia di Tur Nusantara jilid dua nanti," kata Indra kepada Republika.

Sebagai pelatih, Indra menilai Martinus memilliki potensi. Dari tiga kriteria pemain yang ditetapkan, Martinus dianggap hanya kurang dalam faktor fisik. Sementara tiga hal lainnya yakni skill, kemampuan taktik, dan mental dinilai sudah memenuhi. "Dia masih kurang di fisik," jelasnya.

Martinus mendapat kesempatan seleksi berkat penampilan apiknya saat memperkuat tim Pra-PON DIY dalam laga ketiga Tur Nusantara timnas U-19 di Stadion Mandala, Krida, Jumat (7/2). Pemain kelahiran 3 November 1995 itu mencetak dua gol sehingga membuat timnas U-19 sempat tertinggal terlebih dahulu.

Indra tetap akan memberikan kesempatan seleksi kepada pemain lain yang tampil bagus saat menghadapi timnas U-19 pada Tur Nusantara tahap dua. Namun dia tidak menjamin bahwa pemain yang bakal dipanggil itu bisa bertahan.

Merujuk pemain hasil rekrutan Tur Nusantara tahap pertama, ternyata hanya Martinus yang  masih pantas bertahan. Sementara pemain lainnya tidak bisa bersaing sehingga harus dipulangkan. "Kalau ada yang bagus, pasti akan kami beri kesempatan seleksi," tegas Indra.

Selasa, 03 Juni 2014

Pelatih Timnas U-19 Pantau Fisik Martinus



Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Liputan6.com, Jakarta Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, terus memantau perkembangan penyerang Martinus Novianto. Indra berharap pemain yang terpilih melalui seleksi tur Nusantara pertama, segera menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Sejauh ini, Martinus belum mampu menjawab harapan sang pelatih. Pemain Pra PON DI Yogyakarta itu masih kalah tajam dari dua striker "Garuda Jaya", Muchlis Hadi Ning dan  Ilham Udin Armayn. Masalah fisik menjadi perhatian tim pelatih.

"Martinus akan terus kami pantau. Mungkin fisiknya yang mesti ditingkatkan," kata Indra, Selasa di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang (3/6/2014).

Pada laga uji coba kontra Yaman akhir Juni lalu, dia harus jatuh bangun untuk menciptakan peluang. Tapi, Martinus tetap gagal mencetak gol pada laga tersebut. Satu-satunya gol dalam pertandingan itu, dicetak Hendra Sandi melalui titik putih.

"Mungkin kondisi lapangan saat itu licin, atau ada faktor lain yang membuatnya sering terpeleset." ujar Indra.
Kompetitor Martinus di lini depan, Muchlis Hadi, mengaku tidak tahu jika kondisi fisik rekannya tengah diamati pelatih. Menurut Muchlis, ada beberapa faktor yang membuat Martinus sulit mencetak gol.

"Saat itu kalau tidak salah, lapangan agak becek setelah hujan. Selain itu, faktor sepatu juga mempengaruhi. Mungkin jenis sepatu Martinus agak merepotkan untuk bermain saat hujan."

Senin, 02 Juni 2014

Dibutuhkan PSIM, Martinus: Saya Masih Fokus di Timnas U-19

facebook

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Pascakehilangan Engkus Kuswaha, PSIM tak berharap banyak pada Martinus Novianto yang bergabung bersama Timnas U-19. Meskipun ada asa jika tak digunakan oleh Timnas, Martinus dianggap jadi amunisi penting untuk lini depan.

Tim pelatih PSIM Yogya paham, soal Martinus semua tergantung keputusan dari Indra Sjafri. Hal itu tentang apakah akan memberikan kesempatan kepada Martinus mengejar ketertinggalan di Timnas atau sebaliknya.
Hanya saja, persaingan lini depan Garuda Jaya juga tak mudah. Ada sejumlah nama yang berposisi sama dengan Martinus, yakni Miftahul Hamdi, Septian David, Muchlis Hadi, Maldini, dan Ilham Udin Armaiyn.

Tiga nama terakhir adalah pemain inti Timnas U-19, sedangkan Miftahul dan Septian David baru beberapa kali diturunkan bersama selama uji coba dengan negara lain.

Martinus sudah dua kali dimainkan Indra saat dua kali menghadapi Yaman, yaitu pada 15 menit terakhir menang 3-0 dan main full time dipertandingan kedua dengan skor akhir imbang 1-1.

Pemain kelahiran Gunungkidul itu mengungkapkan, dirinya masih tetap fokus bersama Timnas U-19 sesuai dengan arahan dari manajemen PSIM yang mendukungnya manambah pengalaman bersama Evan Dimas Cs.
"Saat ini masih fokus di sini (Timnas, Red). Manajemen juga mendukung itu, namun PSIM memang klub saya sejak awal," kata Martinus. (iwe/Tribun Jogja)