Tampilkan postingan dengan label Muchlis Hadi Ning Saifullah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muchlis Hadi Ning Saifullah. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 November 2014

Sudah Ikut Latihan, Maldini dan Muchlis Ingin Bawa PSM Juara

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dua wonder kid PSM Makassar, Maldini Pali dan Muchlis Hadi Ning Syaifullah, akhirnya menginjakkan kakinya di Lapangan Karebosi, Makassar, kemarin, Senin (24/11), setelah dua pekan sebelumnya absen latihan bersama pemain lainnya.

Dijumpai usai latihan di Karebosi, Maldini mengemukakan keinginannya suatu saat membawa PSM Makassar kembali menjadi juara liga Indonesia. "Suatu kebanggaan bisa membela PSM, saya ingin memberikan yang terbaik untuk PSM dan membawa PSM kembali menjadi juara," ungkap Maldini yang pernah menjadi pemain PSM U-15, kemarin.

Senada diungkapkan rekannya, Muchlis Hadi Ning Syaifullah. "Ini sebagai bagian dari tanggung jawab saya sebagai pemain karena sudah menjadi bagian dari tim ini. Makanya, saya ingin membawa PSM menjadi yang terbaik," ujar striker muda PSM ini.

Keduanya pun mengikuti sesi latihan selama dua jam bersama para pemain lain. Beberapa metode latihan diberikan pelatih kepala Asgaf Razak, dan mampu diikuti kedua pemain ini dengan baik.   

Di Lapangan Karebosi, Maldini turun mengikuti latihan mengenakan kostum PSM berwarna biru dengan nomor punggung 29, sementara Muchlis menggunakan nomor punggung 15.

Kemunculan Maldini dan Muchlis di Karebosi menarik perhatian warga dan suporter suporter yang berada di tepi lapangan, bahkan mereka datang mengerumuni dan berebut foto bersama dengan Maldini dan Muchlis.   

Maldini dan Muchlis pun tak kuasa mengelak. Kedua pemain timnas itu akhirnya meladeni permintaan foto bersama dari warga dan suporter PSM tersebut walau kondisi keduanya belum fit total karena baru saja tiba dari kampung halaman masing-masing.
   
Pelatih Senang
Pelatih PSM, Asgaf Razak, merespon positif kedatangan kedua pemainnya tersebut. Asgaf mengaku senang karena keduanya sudah ikut bergabung dalam latihan sehingga bisa segera mungkin beradaptasi dengan metode latihan yang diberikan.   

"Kedatangan Maldini dan Muchlis ini memberi nilai tambah bagi tim karena mereka sudah bisa ikut latihan bersama pemain lain," kata Asgaf.(mik)

Senin, 17 November 2014

Muchlis Hadi & Maldini Pali Segera Gabung Latihan PSM Makassar

Goal.com - Dua penggawa tim nasional Indonesia U-19, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh dan Maldini Pali mengisyaratkan akan segera untuk mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekan barunya di PSM Makassar.

Juku Eja sendiri memang tengah menantkan kedatangan dua bintang masa depan Indonesia tersebut setelah melakoni serangkaian jadwal padat bersama skuat Garuda Jaya di ajang Piala AFC U-19, Oktober lalu.

"Sebenarnya saya ingin segera bergabung (setelah Piala AFC). Tetapi kami sudah meminta izin ke manajemen klub supaya diberi waktu untuk berkumpul bersama keluarga terlebih dahulu," tutur Maldini dalam rilis klub yang diterima Goal Indonesia.

Senada dengan sang kompatriot, Muchlis mengakui jika mereka memang ingin menikmati kebersamaan bersama keluarga terlebih keduanya sempat diminta untuk berlatih bersama timnas senior.

"Benar, setelah gagal di Piala Asia kami tidak langsung pulang ke kampung (rumah) karena diminta ikut latihan bersama timnas senior. Jadi baru bisa liburan dan kumpul keluarga ya sekarang ini," timpal sang bomber.

Di sisi lain, Rully Habibie selaku direktur utama PSM, mengonfirmasi bahwa telah memberikan izin kepada kedua penggawa anyarnya tersebut dan menilai alasan yang diutarakan cukup bisa dimaklumi.

"Maldini dan Muchlis sudah meminta izin dan menjelaskan alasannya. Mereka dapat bergabung secepatnya. Rabu (19/11) atau Kamis (20/11) saya harap mereka sudah ikut berlatih bersama yang lain di lapangan Karebosi," ungkap Rully.

Sabtu, 15 November 2014

Maldini Pali dan Muchlis Harus Segera Bergabung dengan PSM

MAKASSAR, Kompas.com - Sudah hampir sepekan lamanya tim PSM Makassar berlatih di lapangan Karebosi, Makassar langsung di bawah arahan langsung pelatih kepala, Asgaf Razak. 

Awalnya latihan hanya diikuti beberapa pemain saja, ditambah enam orang pemain dari tim PSM Makassar U-21. Lalu beberapa hari kemudian muncul pemain lainnya seperti I Ngurah Komang Arya Perdana, Markus Haris Maulana, Agung Prasetyo dan Ponaryo Astaman. Mereka dari luar Makassar. 

Pemain yang belum hadir yakni empat pemain asing tim berjuluk Ayam Jantan Dari Timur itu, kemudian I Ketut Mahendra dan dua pemain muda PSM dari tim PSM Makassar U-19, Maldini Pali dan Muchlis Hadi Ning Syaifullah. Khusus kedua pemain muda itu, Asgaf mengharapkan agar keduanya bisa segera datang dan ikut latihan bersama tim. 

Alasan Asgaf, Maldini dan Muchlis bisa secepatnya beradaptasi dengan pemain lain di PSM. Sebab keduanya selama ini disibukkan training centre (TC) bersama Timnas U-19 yang dulunya dilatih oleh Indra Sjafri. 

Asgaf pun sudah meminta kepada Roeslan, Sekretaris PT Paggolona Sulawesi Mandiri (PT PSM) untuk memanggil keduanya dan berharap mereka ikut berlatih bersama pemain lain.  

“Saya harap begitu (Maldini - Muchlis) ikut berlatih. Kenapa keduanya sampai sekarang belum datang, saya minta sekretaris untuk menghubungi," ungkap Asgaf.

Senin, 10 November 2014

Maldini-Muchlis Segera Gabung Kembali ke PSM

MAKASSAR - Dua penggawa muda PSM yang memperkuat tim nasional (timnas) Indonesia U-19 yakni Maldini Pali dan Muchlis Hadi, akan segera bergabung bersama skuad Juku Eja sebagai persiapan untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan.

Sekertaris tim PSM Ruslan mengungkapkan, pihaknya sudah mengkonfirmasi kepada kedua pemain tersebut, untuk segera bergabung bersama tim pada latihan persiapan yang akan dimulai hari ini. "Mereka memang saya hubungi, tapi untuk latihan besok (hari ini) saya belum pastikan mereka akan datang," kata dia saat dikonfirmasi SINDO.

Hal tersebut dikarenakan, kata Ruslan, kedua pemain depan skuad Garuda Jaya julukan timnas U-19 masih harus bertemu dengan keluarganya masing-masing. Apalagi mereka lama tugas di timnas. "Jadi, terserah mereka kapan dia akan mengikuti latihan, namun kita sudah sampaikan," tukasnya.

Ruslan melanjutkan, untuk semua pemain yang masih terikat kontrak dipanggil menjalani latihan persiapan. Bahkan, dirinya mengungkapkan telah mengkonfirmasi ke Markus Haris Maulana sebagai kapten tim sebelumnya. "Jadi Markus juga sampaikan ke pemain lain," ujarnya.

Memang diagendakan, skuad Juku Eja akan menjalani latihan perdana hari ini di lapangan Karebosi Makassar, setelah para pemain sepakat melakukan persiapan saat pertemuan dengan tim kepelatihan dan penanggung jawab tim Andi Darussalam Tabussala. Untuk itu, seluruh pemain yang masih terikat kontrak dipanggil untuk datang ke Makassar.

Untuk kedua pemain muda PSM tersebut, memang sampai saat ini tidak memiliki lagi agenda. Apalagi, keduanya tidak masuk ke skuad timnas senior yang diasuh oleh Afreld Ridle, meski mereka sempat dipanggil untuk menjalani tranning center, karena kurangnya pemain timnas yang mengikuti TC tersebut. Bukan hanya itu, kedua pemain ini dikontrak oleh manajemen PSM selama empat musim.

Pelatih PSM Assegaf Razak mengungkapkan, dirinya berharap agar kedua pemain Garuda Jaya tersebut bisa segera bergabung bersama tim untuk latihan. "Saya belum ada komunikasi sama Maldini dan Muchlis. Tapi, kalau mereka ada di Makassar saya harapkan mereka ikut latihan," kata dia saat dikonfirmasi.

Dirinya mengungkapkan, hal ini dinilai penting agar kedua pemain tersebut bisa cepat beradaptasi dengan tim untuk musim depan. Apalagi, saat ini Pasukan Ramang sementara mempersiapkan diri untuk menyambut kompetisi ISL musim depan. "Kita harapkan, mereka cepat beradaptasi, karena waktu kompetisi kian dekat," tuturnya.

Meski demikian, Assegaf yang juga mantan punggawa Juku Eja ini mengatakan, dirinya telah menyampaikan ke sekertaris tim untuk memanggil seluruh pemain yang ada di PSM untuk mengikuti latihan. "Saya sudah komunikasi, agar semua pemain dipanggil," tukasnya.

Sementara itu, Perdana Mentri Red Gank Sul Dg Kulle juga mengungkapkan, jika kedua pemain muda tersebut memang diharap agar segera bergabung bersama pemain lainnya. "Idealnya memang mereka harus gabung tim, karena setelah selesai dari kegiatan timnas untuk menghindari kevakuman yang berlebihan," kata dia.

Hal ini lanjutnya, ditakutkan akan berdampak pada performa mereka berdua saat membela skuad Juku Eja nantinya. Apalagi, jika lama tidak melakukan latihan bersama. "Selain itu dengan segera gabung akan lebih cepat berdaptasi dengan tim," tukasnya. (sindonews.com)

Minggu, 09 November 2014

Liburan di Mamuju, Pemain Timnas U-19 Ikuti Laga Eksebisi

MAMUJU - Aktivitas pemain Timnas Indonesia U-19, usai tampil di Piala Asia 2014 tidak berhenti. Untuk menjaga kebugaran, sejumlah pemain timnas U-19 berlibur ke Mamuju, sambil mengikuti pertandingan eksebisi.

Tujuh pemain Timnas U-19 yang akan ambil bagian adalah Maldini Pali, Rudolof Yanto Basna, Putu Gede Juni Antara, Mahdi Fahcri Albar, Muchlis Hadi Ning, dan Ilham Udin Armaiyn.

Maldini Pali sudah beberapa hari ini sudah berada di Mamuju. Sementara lima pemain Timnas U-19 akan mendarat di Bandara Tampa Padang Mamuju pada Minggu (9/11) sore.

"Kami sementara ini sedang menyiapkan penjemputan di Bandara Tampa Padang Mamuju," kata Ketua Panitia Perang Bintang Sepakbola Nasional, M Irfan kepada JPNN.Com beberapa saat yang lalu.

Laga eksebisi pemain Timnas U-19 di Mamuju adalah bagian dari perhelatan Perang bintang sepakbola nasional yang berlangsung di Mamuju 9-11 November 2015.

Selain pemain Timnas U-19, eksebisi ini juga juga dihadiri Diego Michiels dan bintang Indonesia Super League (ISL) lainnya, perang bintang ini juga dihadiri enam pemain Timnas U-19. (abu/jpnn)

Sumber 

Rabu, 05 November 2014

Eks Bomber Timnas U-19: Pemain Butuh Pelatih seperti Indra

VIVAbola – Mantan striker Timnas U-19, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, punya kenangan yang tak terlupakan bersama Indra Sjafri. Baginya, pria asal Sumatera Barat itu tak sekadar pelatih, melainkan lebih kepada sosok ayah bagi pemain-pemainnya.

Hal ini dirasakan Muchlis saat dia memperkuat Garuda Jaya. Menurut Muchlis, Indra punya andil yang sangat besar terhadap peningkatan kariernya sebagai pesepakbola.

"Saya pemain dari kampung, kalau bukan coach Indra yang membekali dan melatih, saya belum jadi apa-apa sekarang. Tanpa coach Indra juga, kami kemarin sulit juara AFF,” kata Muchlis saat dihubungi VIVAbola, Senin 3 November 2014.

Coach Indra itu orangnya enak diajak diskusi, dia tegas, tapi baik sama pemain-pemain. Coach Indra juga ajari kami bagaimana bersikap. Terakhir, dia telepon waktu dipanggil latihan dengan timnas senior, dia kasih motivasi untuk saya,” bebernya.

Indra sudah tak lagi menangani Timnas Indonesia U-19. Sebab, PSSI memilih memberhentikan mantan pemain PSP Padang itu setelah Piala Asia U-19 di Myanmar.

Meski tak lagi berada di Timnas U-19, Muchlis berharap kebiasaan Indra melakukan blusukan ke pelosok negeri tetap berlanjut.

“Mudah-mudahan kariernya sebagai pelatih sukses, bisa terus mengabdi untuk negara, dan rencananya untuk ambil lisensi kepelatihan lagi lancar. Pemain-pemain muda butuh pelatih seperti coach Indra,” kata dia. (art)

Rabu, 22 Oktober 2014

Muchlis Hadi Siap Timba Ilmu di TC Timnas Senior

Republika/Edwin Dwi Putranto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Striker timnas U-19 Muchlis Hadi sangat bersyukur mendapat kesempatan mengikuti training camp (TC) bersama timnas senior. Muchlis siap memenuhi panggilan pelatih Alfred Riedl. 

Riedl mengundang enam pemain timnas U-19 untuk mengikuti TC yang akan digelar pada 23-20 Oktober di Karawaci, Tangerang. Selain Muchlis, Riedl juga memanggil Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Hansamu Yama, dan Paolo Sitanggang. 

Bagi Muchlis, ini merupakan kesempatan bagus yang tidak boleh dilewatkan."Alhamdulillah mendapat kepercayaan mengikuti latihan timnas senior. Semoga saya bisa mendapat  banyak pelajaran dan ilmu bermanfaat," kata Muchlis melalui pesan singkat kepada ROL, Rabu (22/10)

Pada TC kali ini, Riedl hanya memanggil 13 pemain yang klubnya gagal masuk ke babak delapan besar Indonesia Super League (ISSL). Skuat Garuda baru bisa menjalani persiapan secara maksimal pada TC fase akhir pada awal November setelah kompetisi ISL berakhir. Riedl akan memanggil 35 pemain yang menjadi proyeksi untuk mengisi skuat Piala AFF 2014. 

Muchlis tidak mau berpikir terlalu jauh mengenai peluang terpilih ke dalam skuat final. "Yang terpenting bagi saya sekarang adalah mencari pengalaman sebanyak-banyaknya," kata dia.

Selasa, 21 Oktober 2014

Enam Pemain Timnas U19 Gabung TC Timnas Senior

Super Ball/Feri Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemusatan latihan akhir tahap kedua Tim nasional Indonesia senior yang akan dimulai 23 hingga 30 Oktober ini diikuti enam pemain Timnas U19. Mereka adalah Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Paolo Sitanggang dan Hansamu Yama serta Muchlis Hadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, TC Timnas Senior telah memasuki tahap akhir, yang dibagi dalam tiga periodesasi. TC akhir tahap pertama telah dilaksanakan pada 10 hingga 18 Oktober lalu, dengan diikuti 11 pemain. Lalu TC akhir tahap kedua kali ini, diikuti 13 pemain. Sedangkan nanti, di TC akhir tahap ketiga, di awal pekan November, diharapkan telah diikuti skuad lengkap Timnas Senior.

Skuad lengkap Timnas Senior pada TC tahap akhir akan diisi 35 pemain, yang diregister di AFF. Nama-nama ke-35 pemain yang akan didaftarkan ke AFF, akan direlease pekan depan.

Berikut nama-nama pemain yang mengikuti pemusatan latihan akhir tahap kedua, 23 - 30 Oktober 2014 di Karawaci

Hamka Hamsah, Muhamad Roby, Rizki Rizaldi Pora, Evan Dimas Darmono, Bayu Gatra Sanggiawan, Rizki Ramdani Lestaluhu, Andritany Ardhyasa, Teguh Amirudin, Maldini Pali, Ilham Udin Armaiyn, Paolo Oktavianus Sitanggang, Hansamu Yama Pranata, Muchlis Hadi Ning Saefulloh

Minggu, 19 Oktober 2014

Tim Juku Eja Menanti Duet Timnas U-19 di Makassar

                                                                                              Herka Yanis Pangaribowo/Bolanews
Bolanews.com - PSM menanti kedatangan duet timnas U-19, Mukhlis Hadi dan Maldini Pali, ke Makassar. Mukhlis dan Maldini terikat kontrak dengan tim Juku Eja sampai 2017.


"Kami berharap kedua bisa bergabung dalam latihan reguler PSM bulan depan," ujar Assegaf Razak, Pelatih PSM.

Menurut Assegaf, atmosfer kompetisi LSI dengan timnas sangat berbeda. "Keduanya butuh adaptasi. Makanya saya berharap mereka wajib bergabung di latihan perdana nanti," kata Assegaf.

Soal peluang masuk starter di PSM, Assegaf mengungkapkan tergantung penampilan keduanya dalam latihan. Untuk posisi striker, Mukhlis harus bersaing dengan bomber lokal, Abdul Rahman dan Andi Oddang plus satu pemain asing incaran PSM.

Sedang Maldini yang biasa beroperasi di sektor sayap harus bersaing dengan tiga seniornya, Rahmat Syamsuddin, Kurniawan Karman dan Kaharuddin Salam.

Pada Jumat dan Sabtu lalu Maldini bersama Evan Dimas masih berada di Karawaci untuk mengikuti pelatnas tim senior proyeksi Piala AFF 2014. Jika terpilih dalam 30 skuat sementara yang didaftarkan untuk Piala AFF 2014, Maldini kemungkinan besar tidak akan bisa bergabung dalam latihan rutin PSM mulai bulan depan karena harus tetap bergabung di pelatnas tim senior.

Rabu, 15 Oktober 2014

Segera Lepas Status Pemain Timnas U-19, Muchlis Berharap Bisa Bantu PSM


Sportsatu.com - Striker tim nasional U-19 Indonesia, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, berharap dapat memberikan kontribusi untuk PSM Makassar. Harapan diutarakan mengingat sebentar lagi melepas status sebagai pemain Garuda Jaya.

Muchlis tidak sendiri. Mayoritas pemain Garuda Jaya juga akan memperkuat klub pada musim depan.

"Setelah perkuat timnas U-19, mungkin kembali ke rumah lebih dulu, PSM kan sudah tak bermain. Setelah itu menghubungi manajemen PSM bagaimana selanjutnya," kata Muchlis saat ditemui SportSatu di Hotel Sky Palace, Naypyitaw, Selasa (14/10).

Muchlis akan memperkuat PSM bersama salah satu penggawa timnas U-19 lain, Maldini Pali. Ia sudah meneken kontrak selama empat tahun pada akhir 2013, dan dipastikan gabung setelah mengakhiri kiprah di Piala Asia U-19.

"Harapan, semoga bisa lebih baik lagi bersama PSM. Tampil dan makin sukses. Semoga bisa membantu PSM, musim depan," terang striker kelahiran 26 Oktober 1996 itu.

Senin, 13 Oktober 2014

Gagal, Penggawa Timnas Indonesia U-19 Minta Maaf

Goal.com - Tim nasional Indonesia U-19 akhirnya harus menelan kenyataan pahit dengan tersingkir lebih dini dari Piala Asia U-19, yang digelar di Myanmar. Kepastian itu didapat setelah tim asuhan Indra Sjafri kembali kalah, kali ini dari Australia U-19, lewat skor tipis 1-0, Minggu (12/10) petang WIB.

Kesedihan sontak melanda seluruh penggawa timnas dan hal itu tampak jelas pasca wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga. Sang striker andalan, Muchlis Hadi, lantas meminta maaf pada seluruh masyarakat tanah air atas kegagalan ini.

"Kami minta maaf atas kegagalan ini. Kami sudah berjuang keras, semoga kami bisa lebih baik ke depannya," ujar Muchlis sedih.

Hal serupa juga disampaikan bek Garuda Jaya, Sahrul Kurniawan, yang sejatinya tampil gemilang menjaga pertahanan.

"Saya minta maaf pada seluruh masyarakat Indonesia. Saya juga minta maaf pada kedua orang tua saya. Kami akan berlatih lebih keras lagi. Semoga hasil di turnamen-turnamen lainnya bisa lebih baik," tutur Sahrul, sembari menahan tangis.

Minggu, 12 Oktober 2014

Lucunya Evan Dimas-Muchlis yang Keliru Masuk Kamar

YANGON, KOMPAS.COM — Pemain Tim Nasional Indonesia U-19 biasanya langsung masuk ke kamar masing-masing setelah sarapan pagi. Namun, gelandang dan penyerang Timnas U-19, Evan Dimas dan Muchlis Hadi Ning, harus menunggu di lorong lantai 5 Hotel Taw Win karena kamar mereka sedang dibersihkan.

Wartawan Kompas.com, Ferril Dennys, bersama salah seorang wartawan lainnya menghampiri Evan dan Muchlis. Evan dan Muchlis memang teman sekamar selama Piala Asia U-19. Kedua pemain tersebut pun tampak rileks meskipun mereka harus melakoni laga hidup-mati melawan Australia nanti sore.

Dalam perbincangan tersebut, Evan membahas apa pun. Ia mengatakan bahwa kekalahan pada laga pertama harus dilupakan dan yakin bisa bangkit melawan Australia.

Yang membuat Kompas.com kaget, Evan menanyakan prediksi skor pertandingan sore nanti. "Skor 2-0 untuk kemenangan Indonesia," jawab Kompas.com.

"Banyak ya yang memprediksi skor 2-0," respons Evan.

Saat ditanya kepada Evan dan Muchlis soal aktivitas di kamar, mereka mengaku lebih banyak memanfaatkan waktu untuk tidur atau beristirahat.

Kedua pemain tersebut pun mengakhiri perbincangan kami karena kamar telah selesai dibersihkan. Mereka kemudian menuju kamar yang berjarak hanya beberapa meter.

Tiba-tiba, Muchlis tertawa karena Evan berusaha membuka kamar yang bukan kamar mereka.

Evan hanya tersipu malu mendengar ledekan dari Muchlis. Muchlis sebetulnya pantas disalahkan terkait kekeliruan ini karena dia berdiri tepat di belakang Evan Dimas.

Terlepas dari itu, kejadian ini merupakan bentuk keakraban Evan dan Muchlis. Semoga kekompakan mereka menjalar ke lapangan yang berbuah kemenangan bagi Garuda Jaya. 

Sabtu, 11 Oktober 2014

Muchlis Hadi Berharap Dimainkan

Goal Indonesia

Goal.com - Satu pemandangan 'asing' tampak dalam strating XI timnas Indonesia U-19 saat kalah 3-1 dari Uzbekistan U-19, Jumat (10/10).

Selain tak menurunkan Ravi Murdianto sebagai kiper utama, pelatih kepala, Indra Sjafri, juga tak memainkan sang target man, Muchlis Hadi, dalam skema andalan 4-2-3-1. Sang nakhoda lebih mempercayai pos tersebut pada Dinan Javier.

Menilik fakta itu, Muchlis mengaku menerima dan mendukung segala keputusan pelatih. Meski begitu, diakuinya jika hasrat untuk bermain dan mencetak gol di ajang sebesar Piala Asia U-19, sudah tak tertahankan lagi.

"Tentu saja kita sebagai pemain hanya bisa berdoa dan berusaha memberikan yang terbaik agar bisa terpilih menjadi pemain utama, tapi kita pun harus mendukung teman-teman yang terpilih bermain untuk tim ini," tutur Muchlis bijak.

"Keinginan bermain? Tentu saja saya ingin bermain di laga selanjutnya. Selain itu saya juga ingin mencetak gol dan membawa timnas U-19 lolos ke Piala Dunia!" pungkasnya mantap.

Senin, 06 Oktober 2014

Doa Keluarga Untuk Muklis Hadi Ning

MOJOKERTO – Tim nasional Indonesia U-19 akan bertolak menuju Myanmar untuk melakoni pertandingan Piala AFC U-19. Keluarga Mukhlis Hadi Ning Saifullah berharap, Mukhlis bisa tampil maksimal dan bisa lolos di empat besar, sehingga dapat mengikuti Piala Dunia U-20 di selandia baru.

Muklis merupakan salah satu pemain yang terpilih dari 23 nama yang diajukan pelatih Garuda Jaya, Indra Sjafri untuk berangkat ke Myanmar. Muklis juga tak jarang menghiasi tim utama dalam rangkaian uji coba yang dijalani Timnas U-19.

Ditemui di sela-sela perayaan Idul Adha bersama Club Sepak Bola Sinar Mas di jalan Nias, kota Mojokerto, Samsul Hadi, ayah dari Mukhlis Hadi Ning Saifullah ini menuturkan harapan besar kepada timnas u 19.

Samsul Hadi sangat memberikan dukungan kepada anaknya Mukhlis Hadi Ning Saifullah untuk menjadi Striker Timnas U-19 dengan tampil maksimal dan all out. Hal ini disampaikan kepada Mukhlis saat libur dua hari usia laga uji coba melawan tim-tim spanyol.

Dalam laga Piala Asia, Timnas U-19 ditargetkan untuk bisa masuk ke babak semifinal atau empat besar. Karena secara otomatis, mereka juga mendapatkan tiket ke Piala Dunia u-20 di selandia baru. Pihak keluarga juga memohon doa kepada masyarakat agar Timnas U-19 bisa menjadi juara. (okezone.com)

Jumat, 03 Oktober 2014

Muchlis Bicara Persaingan Lini Depan Garuda Jaya

Windi Wicaksono/VIVAbola

VIVAbola - Posisi Muchlis Hadi sebagai ujung tombak andalan Timnas U-19 rentan tergusur. Ketatnya persaingan di lini depan Garuda Jaya mendorong pemain asal Mojokerto itu berlatih lebih keras demi mendapat posisi inti.

Menghadapi Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober mendatang, Pelatih Garuda Jaya, Indra Sjafri, membawa cukup banyak stok striker. Setidaknya ada 6 tukang gedor memperkuat Timnas U-19. Selain Muchlis, masih ada Ilham Udin Armaiyn, Maldini Pali, Septian David Maulana, Dimas Drajad, dan Dinan Javier.
Dalam beberapa pertandingan belakangan ini, Indra kerap melakukan bongkar pasang di lini depan timnya. Posisi Muchlis Hadi mulai tergantikan oleh kehadiran Septian David ataupun Dimas Drajad.

"Ya, mungkin cukup sepadan saingan pemain di lini depan. Saya tetap berusaha menjadi pemain inti," kata Muchlis saat ditemui VIVAbola di Lapangan UNY, Yogyakarta, Jumat 3 Oktober 2014.

Meski demikian, bagi Muchlis, kepentingan tim berada di atas segalanya. Bila ada pemain yang dipercaya menggantikannya sebagai starter, Muchlis rela menjadi pemanas bangku cadangan asal penggantinya tampil lebih baik darinya.

"Kalo tim bagus, memang ada kompetisi, tapi, tetap mementingkan tim. Kalau tim butuh pemain lain di lapangan, tidak masalah. Ya rela saja dicadangkan kalau pemainnya lebih bagus dari saya, yang penting semua demi tim," kata Muchlis. (one)

Kamis, 11 September 2014

Striker Timnas U19 Ini Ingin Belajar Permainan Tiki-taka

Republika / Edwin Dwi Putranto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Striker tim nasional U-19 Muchlis Hadi sangat antusias untuk melakoni tur Spanyol. Muchlis ingin memetik banyak pelajaran di negeri Matador tersebut.

Di Spanyol, Muchlis beserta rekan-rekannya akan melakukan empat uji coba dengan melawan Barcelona B, Real Madrid C, Atletico Madrid B, dan Valencia B.

Muchlis mengaku sangat menggemari Barcelona. Ia sangat kagum dengan permainan tiki-taka yang menjadi ciri khas tim Katalan.

"Saya tentu sangat senang karena akan ke Spanyol. Apalagi akan melawan Barcelona yang merupakan tim favorit saya," kata Muchlis seusai latihan di Lapangan Sutasoma 77 Halim Perdanakusuma, Kamis (11/9) sore.

"Kami bisa belajar banyak dari mereka. Bisa merasakan dan mempelajari langsung bagaimana Barcelona bermain tiki-taka," Muchlis menuturkan.

Rabu, 20 Agustus 2014

Muchlis Sebut Kegagalan di HBT Tak Pengaruhi Hasrat Timnas U-19 di Piala Asia


Sportsatu.com - Semangat timnas U-19 Indonesia untuk mencapai target di Piala Asia U-19 di Myanmar, 9-23 Oktober 2014, masih ada. Hal ini ditegaskan oleh striker Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.

Kegagalan di turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014 disebutnya tak mengganggu. Timnas U-19 meraih tiga kekalahan, satu hasil imbang, dan satu kemenangan.

Hasil itu membuat Indonesia harus pulang lebih cepat dibanding empat negara Myanmar, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, yang lolos dan tampil di semifinal.

Muchlis mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk masuk empat besar. Posisi di empat besar Piala Asia U-19 akan membuat timnas U-19 mendapat tiket tampil di Piala Dunia U-20 pada 2015.

"Dari turnamen tersebut, kami mengetahui di mana letak kekurangan dan kelebihan. Meski gagal, kami tetap semangat karena target yaitu lolos ke Piala Dunia," kata Muchlis Hadi Ning.

Pernyataan ini disampaikannya setelah tiba Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, Rabu (20/8). Para pemain timnas U-19 akan diberikan libur selama tiga sebelum kembali menggelar pemusatan latihan lagi sebagai lanjutan persiapan Piala Asia U-19.

Jumat, 15 Agustus 2014

Hadapi Kamboja, Indra Sjafri Cadangkan Ravi dan Muchlis

BANDAR SERI BEGAWAN - Timnas Indonesia U-19 akan menjalani laga keempat Grup B turnamen Sultan Hassanal Bolkiah Trophy menghadapi Kamboja U-21 di Stadion Hassanal Bolkiah, Sabtu (16/8) sore.
Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, membuat beberapa perubahan dalam susunan pemain yang akan ditampilkan. Di posisi kiper, Ravi Murdianto yang kebobolan lima gol dalam dua pertandingan terakhir digantikan oleh Awang Setho.
Perubahan juga dilakukan di barisan depan. Muchlis Hadi Ning yang selalu jadi starter kini posisinya digantikan oleh Dimas Dradjad.
Indra Sajfri juga tidak menurunkan Sahrul Kurniawan yang mendapat akumulasi kartu kuning. Posisi Sahrul digantikan oleh Ryuji Utomo. (abu/jpnn)

Susunan Pemain Timnas U-19 Hadapi Kamboja

Starting XI:
12. Awan Setho (GK)
2. Putu Gede
23. Ryuji Utomo
16. Hansamu Yama
5. Fatchu Rochman
6. Evan Dimas (C)
8. Hargianto
17. Paulo Sitanggang
15. Maldini Pali
20. Ilham Udin
7. Dimas Drajad

Subtitution:
1. Ravi Murdianto (GK)
14. Riki Fajrin
24. Ichsan Kurniawan
29. Septian David
10. Muchlis Hadi

Not Playing:
17. Zulfiandi (Cedera)
13. Sahrul Kurniawan (Akumulasi KK)

Kamis, 31 Juli 2014

Profil Skuad Garuda Jaya : Muchlis Hadi Ning Syaifulloh


Nama Lengkap : Muchlis Hadi Ning Syaifulloh
Nama Panggilan : Muchlis
Nomor Punggung : 10
Posisi : Pemain Depan
Tempat / Tanggal Lahir : Mojokerto, 26 Oktober 1996
Pemain Favorit : Fernando Torres
Klub : PSM Makassar
Persekab Pasuruan
Ayah : Samsul Hadi
Ibu : Sulifah

Kamis, 24 Juli 2014

Muchlis Hadi Tak Tahu Timnas U-19 Batal ke Spanyol

 Republika/Edwin Dwi Putranto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Tim nasional U-19 batal mengikuti turnamen internasional COTIF di Valencia, Spanyol. PSSI lebih memilih mengirimkan skuat Garuda Jaya ke  Brunei Darussalam dalam ajang Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014 pada 9-23 Agustus.

Striker timnas U-19, Muchlis Hadi, belum bisa memberikan banyak komentar. Ia sama sekali tidak tahu bahwa ada pembatalan tur Spanyol. "Saya belum tahu apa-apa," singkat Muchlis melalui pesan singkat kepada Republika.

Seperti diketahui, PSSI menilai turnamen  HBT lebih bermanfaat karena hanya akan mempertandingkan tim nasional.  Tenggara, tidak ada klub yang ikut serta seperti di turnamen COTIF. Sehingga diyakini lebih bermanfaat untuk mengukur kekuatan tim menjelang tampil di Piala Asia U-19 Oktober mendatang.

Selain itu, durasi laga di turnamen HBT berlangsung selama 2x45 menit. Sementara COTIF hanya 2x35 menit. Di turnamen HBT, timnas U-19 tergabung di Grup B bersama tuan rumah Brunei, Kamboja, Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Sementara Grup A dihuni Laos, Myanmar, Filipina, Timor Leste, dan Thailand.