Tampilkan postingan dengan label Paulo Oktavianus Sitanggang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paulo Oktavianus Sitanggang. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 November 2014

Paulo Sitanggang dan Hansamu Ikut Seleksi Timnas U-23

SLEMAN, Kompas.com - Sebanyak 67 pemain akan mengikuti seleksi untuk Tim Nasional Sepak Bola U-23 di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta, Depok, Kabupaten Sleman. Di antara pemain tersebut, ada mantan penggawa Timnas U-19 seperti Paulo Sitanggang dan Hansamu Yama.

"Proses seleksi ini merupakan persiapan Tim Indonesia untuk ajang pesta olahraga SEA Games di Singapura pada tahun 2015," kata pelatih kepala Timnas U-23, Aji Santosa di UNY, Sabtu (29/11/2014).

Menurut dia, sebanyak 67 pemain akan mengikuti seleksi tahap pertama.

"Saat ini baru sekitar 42 pemain yang sudah bisa bergabung di Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan hal ini dikarenakan masih ada beberapa pemain yang klub bernaungnya masih memiliki kegiatan pertandingan dan melakukan trial ke Jepang..

"Dari pemain yang dipanggil ikut seleksi ini ada beberapa yang sebelumnya pernah tergabung dalam Timnas U-19 seperti Paulo Sitanggang dan Hansamu Yama," tambahnya.

Sedangkan Evan Dimas juga masuk dalam daftar pemain yang dipanggil seleksi, namun belum dapat hadir karena masih berada di Vietnam.

Aji mengatakan dalam seleksi ini nantinya akan dilakukan sebanyak empat tahap.

"Para pemain yang telah datang mengikuti seleksi Timnas U-23 ini merupakan pemain yang direkomendasi pelatih dari masing-masing klub asal," katanya.

"Program tersebut meliputi, training center (TC) dan uji coba internasional. Setelah itu, nanti akan didapat nama-nama sejumlah pemain yang masuk Timnas U-23 yang akan ikut memperkuat Indonesia dalam ajang SEA Games 2015," ujarnya.

Empat Mantan Penggawa Timnas U-19 Ikut Seleksi Timnas U-23

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mantan penggawa Timnas U-19 akan mengikuti seleksi Timnas U-23 di Yogyakarta, yang diproyeksikan untuk tampil di SEA Games 2015 mendatang. Dari lima pemain, hanya Evan Dimas yang belum bergabung.

"Yang dipanggil seleksi ada 67 pemain tapi masih ada yang mengikuti kegiatan klub seperti Persebaya, ada dua yang trial di Jepang. Yang sudah datang 42 pemain," ujar pelatih kepala Timnas U-23, Aji Santoso, Sabtu (29/11/2014).

Menurutnya, dalam seleksi tahap pertama di Yogyakarta ini sebagaian besar didominasi oleh muka-muka baru, yang merupakan hasil rekomendasi dari pelatih klub masing-masing. Dari 67 pemain, Aji Santoso memasukan lima pemain mantan anak asuh Indra Sjafri.

"Sekitar lima pemain kami panggil mengikuti seleksi, termasuk Evan Dimas," ujarnya.

Dalam seleksi perdana Sabtu pagi, empat pemain Garuda Jaya sudah tampak mengikuti seleksi yang digelar di stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Mantan pemain timnas U19 yang sudah bergabung yakni Hansamu Yama, Ravi Murdianto, Rudolf Yanto dan gelandang energik Paulo Sitanggang.

Sementara itu, Evan Dimas, menurut Aji, belum bisa datang di seleksi perdana. Sebab, dia masih berada di Vietnam bersama timnas Senior.

Namun demikian, Aji berharap pemain yang tampil menawan dan mencetak satu gol kala Indonesia menang 5-1 atas Laos di laga terakhir AFF Suzuki Cup 2014, Jumat (28/11), dapat segera bergabung di Yogyakarta.

"Secepatnya kalau bisa. Tapi mungkin dia masih butuh waktu istirahat, karena habis memperkuat timnas Senior di AFF," tambahnya.

Selasa, 28 Oktober 2014

Andalan Garuda Jaya jadi rebutan klub

SURABAYA - Punggawa Timnas U-19, Paulo Oktavianus Sitanggang, menjadi objek tarik menarik antara dua tim PSSI selepas membela Garuda Jaya di pentas Piala Asia beberapa waktu lalu.
    
Kendati gagal total di Piala Asia U-19, para pemainnya sendiri tetap laris manis diburu banyak klub di tanah air. Klub Divisi I Liga Indonesia, Persid Jember, mengklaim telah mengontrak gelandang Paulo Sitanggang selama lima tahun ke depan.
   
“Saya minta agar klub-klub lain tidak ada yang mengklaim. Jangan ulang lagi!” kata Manajer Jember United, Sirajuddin, baru-baru ini.
   
“Kalau ada yang mengaku, biar saja. Kami sudah punya pengacara. Kalau Paulo dimainkan di luar Jember United dan tim nasional, kami akan tuntut secara hukum,” ia menegaskan.
   
Jember United menawarkan jalan tengah dengan memasang bandrol Rp750 juta untuk transfer pemain berusia 19 tahun itu. Dikatakan, uang itu nantinya 50 persen untuk Paulo, 30 persen untuk klub, dan 20 persen untuk pelatih yang selama ini membinanya
   
Di lain pihak, CEO Barito Putra, Hasnuryadi Sulaiman, juga mengklaim telah mengontrak Paulo untuk tiga tahun. Hasnuryadi menambahkan akan komunikasi dulu dengan sang pemain.
   
“Yang jelas, kami akan cari solusi yang tidak merugikan pihak manapun,” ia mengakhiri. (Waspada.co.id)

Jumat, 24 Oktober 2014

Firman Utina, Pemain Timnas yang Diidolakan Paulo Sitanggang


Sportsatu.com - Mantan gelandang tim nasional U-19 Indonesia, Paulo Sitanggang, meyebut bahwa Firman Utina merupakan pemain yang diidolakannya. Hal ini disampaikannya setelah bergabung dan berlatih dengan timnas senior.

Paulo Sitanggang sudah berlatih sejak Kamis (23/10). Ia tak sendiri karena bersama lima eks Garuda Jaya seperti Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Muchlis Hadi, dan Hansamu Yama.

"Firman Utina jadi idola saya," kata Paulo Sitanggang singkat.

Ia menjelaskan alasannya mengidolakan pemain yang memperkuat Persib tersebut dan berharap bisa sepertinya di timnas Indonesia.

"Firman Utina punya posisi yang sama dengan saya dan mainnya bagus," tambah Paulo.

Kamis, 23 Oktober 2014

Ini Tujuan Paulo Sitanggang Bela Barito

Ferril Dennys
JAKARTA, KOMPAS.com  - Gelandang Tim Nasional Indonesia U-19, Paulo Sitanggang, membenarkan dirinya bergabung dengan Barito Putera. Paulo menyatakan terikat kontrak dengan Barito selama tiga tahun hingga 2017.

"Iya aku sudah ketemu dengan orang Barito di Surabaya, kemarin. Aku bela Barito karena feeling-ku ke tim ini," kata Paulo kepada Kompas.com, Rabu (22/10/2014) malam.

Paulo pun mengaku tak memiliki target muluk-muluk bersama Laskar Antasari. "Aku hanya ingin mendapatkan kesempatan bermain untuk meningkatkan kemampuanku," tuturnya.

Paulo merupakan salah satu gelandang potensial di skuad Garuda Jaya. Pemain berdarah Batak tersebut memiliki kemampuan individu dan visi yang bagus saat bermain sebagai playmaker.

Rabu, 22 Oktober 2014

Hansamu Yama Pranata dan Paulo Sitanggang Resmi Berlabuh Ke Barito Putera

twitter
Goal.com - Dua penggawa timnas Indonesia U-19, Hansamu Yama Pranata dan Paulo Oktavianus Sitanggang, akhirnya resmi mendapatkan klub baru. Ya, kedua pemain itu telah memastikan berlabuh ke klub Indonesia Super League (ISL), Barito Putera, untuk musim depan.

Keduanya, dikontrak oleh tim Laskar Antasari dengan durasi tiga musim pada 2015-2017. Kesepakatan mengontrak Hansamu dan Paulo diresmikan dalam sebuah pertemuan di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/10).

"Hansamu dan Paulo memang sudah kami bidik sejak lama. Sebelum berlaga di Myanmar kami sudah melakukan komunikasi intensif," ucap Hasnuryadi Sulaiman, manajer Barito Putera.

Lebih lanjut, Hasnuryadi menambahkan dua pemain itu secara kualitas dan karakter bermain cocok dengan timnya. Di samping itu, kontrak panjang diberikan sebagai upaya untuk membentengi para pemain itu agar merasa nyaman.

"Kami paham Hansamu dan Paulo merupakan aset nasional sehingga kami turut bertanggung jawab dengan kelangsungan dan kemajuan karier keduanya," jelasnya.

Selasa, 21 Oktober 2014

Enam Pemain Timnas U19 Gabung TC Timnas Senior

Super Ball/Feri Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemusatan latihan akhir tahap kedua Tim nasional Indonesia senior yang akan dimulai 23 hingga 30 Oktober ini diikuti enam pemain Timnas U19. Mereka adalah Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Paolo Sitanggang dan Hansamu Yama serta Muchlis Hadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, TC Timnas Senior telah memasuki tahap akhir, yang dibagi dalam tiga periodesasi. TC akhir tahap pertama telah dilaksanakan pada 10 hingga 18 Oktober lalu, dengan diikuti 11 pemain. Lalu TC akhir tahap kedua kali ini, diikuti 13 pemain. Sedangkan nanti, di TC akhir tahap ketiga, di awal pekan November, diharapkan telah diikuti skuad lengkap Timnas Senior.

Skuad lengkap Timnas Senior pada TC tahap akhir akan diisi 35 pemain, yang diregister di AFF. Nama-nama ke-35 pemain yang akan didaftarkan ke AFF, akan direlease pekan depan.

Berikut nama-nama pemain yang mengikuti pemusatan latihan akhir tahap kedua, 23 - 30 Oktober 2014 di Karawaci

Hamka Hamsah, Muhamad Roby, Rizki Rizaldi Pora, Evan Dimas Darmono, Bayu Gatra Sanggiawan, Rizki Ramdani Lestaluhu, Andritany Ardhyasa, Teguh Amirudin, Maldini Pali, Ilham Udin Armaiyn, Paolo Oktavianus Sitanggang, Hansamu Yama Pranata, Muchlis Hadi Ning Saefulloh

Senin, 20 Oktober 2014

HASIL POLLING: Paulo Sitanggang Pantas Dipanggil Timnas Senior

nine sport

Goal.com - Paulo Sitanggang menjadi pilihan mayoritas pembaca Goal Indonesia untuk mengikuti jejak Evan Dimas dan Maldini Pali naik tingkat dari tim nasional Indonesia U-19 menuju skuat Garuda senior.

Sebagaimana diketahui, terlepas dari kegagalan di Piala Asia U-19 di Myanmar, performa Evan dan Maldini bersama pasukan Indra Sjafri memperoleh penilaian positif sehingga mereka dipanggil Alfred Riedl.

Namun, sejatinya bukan mereka saja pemain junior yang punya talenta oke. Untuk itu, Goal Indonesia menggelar polling dari tanggal 15 hingga 18 Oktober lalu untuk meminta pendapat pembaca tentang siapa lagi pemain U-19 yang sudah layak promosi ke tim utama.

Paulo, yang melesakkan gol spektakuler ke gawang Uzbekistan ketika Indonesia takluk 3-1 pada laga pembuka di Myanmar, meraup suara terbanyak. Ada 2.546 fans, atau lebih dari 55 persen dari total suara, yang menjatuhkan pilihan mereka kepada gelandang yang telah digaet Mitra Kukar ini.

Menyusul di urutan kedua adalah striker Ilham Udin Armaiyn dengan 25,42 persen vote. Hansamu Yama Pranata menjadi pilihan favorit ketiga pembaca dan terakhir ada nama Zulfiandi. Sementara sebanyak 5,3 persen fans mempunyai pilihan tersendiri di luar opsi. Polling ini diikuti oleh total 4.606 pembaca.

Jumat, 17 Oktober 2014

Hansamu dan Paulo 90 persen bergabung dengan Barito

Hansamu dan Paulo 90 persen bergabung dengan Barito - Barito Putera terus mengarahkan bidikannya ke sejumlah pemain yang dinilai memiliki kualitas mumpuni. Teranyar, Laskar Antasari mengincar dua pemain timnas U-19 yang saat ini tampil di Piala Asia U-19 di Myanmar.

Kedua pemain itu yakni, Paulo Oktavianus Sitanggang dan Hansamuyama Pranata. Asisten Manajer Barito Putera Syarifudin Ardasya menuturkan, kedua pemain ini merupakan rekomendasi dari pelatih dan manajer Barito Putera. “Mereka (pelatih dan manajer, red) melihat kedua pemain ini memiliki kualitas yang cukup bagus. Jadi, kita coba melakukan pendekatan kepada keduanya,” ujarnya kepada wartawan, Senin (13/10).

Syarifudin menuturkan, komunikasi dengan kedua pemain bahkan sudah dijalin. “Rencananya 23 Oktober nanti kita akan bertemu di Jakarta untuk melakukan pembicaraan terkait berbagai hal, mulai dari kontrak dan lainnya,” ungkapnya. Ia menambahkan, Paulo dan Hansamu merupakan dua dari 7 pemain Timnas U-19 yang masih belum memiliki klub. “Yang lain kita lihat kualitasnya biasa saja, makanya kedua pemain ini yang kita bidik,” jelasnya.

Ia menambahkan, karena keduanya belum memiliki klub, maka peluang Barito Putera untuk mendapatkan mereka cukup terbuka lebar. “Semoga saja nanti kita cocok diharga dan lainnya, jadi musim depan kedua pemain ini bisa bergabung dengan Barito Putera,” tegasnya. Kedua pemain ini memang menjadi andalan Timnas U-19.

Paulo merupakan pilar di lini tengah, bahkan mencetak satu gol cantik ke gawang Uzbekistan di Piala Asia U-19. Sementara Hansamu merupakan pilar utama di lini pertahanan Timnas U-19. #beritabarito

Menurut Denny, kedua punggawa Garuda Muda itu sudah 90 persen dipastikan akan bergabung dengan Barito. "Kami sudah berkomunikasi dan 90 persen, mereka akan merumput di Barito. Mereka tinggal menandatangani kontrak saja," tutur Denny.

Meski sudah dipastikan akan mengontrak Hansamu dan Paulo, namun pihak Barito masih menunggu keputusan dari Badan Tim Nasional (BTN), karena setiap pemain tim nasional yang akan bergabung dengan klub harus mendapat izin dari BTN.  

Minggu, 12 Oktober 2014

Persamaan Paulo Sitanggang dengan Legenda Manchester United

Sportsatu.com - Ingat dengan gol dari Paulo Sitanggang ke gawang Uzbekistan di Piala Asia U-19 2014? Gol tersebut dipuji dengan dibandingkan dengan gol yang biasa ditorehkan legenda Manchester United, Paul Scholes.

Perbandingan itu disebut di situs 101 Great Goals. Gol Paulo Sitanggang terpantau situs tersebut dan diberi judul artikelnya "Indonesia U19 player scores Paul Scholes like screamer in AFC Championship (Pemain Indonesia U-19 mencetak gol Paul Scholes di AFC Championship)".

Gol Sitanggang hadir saat Indonesia dibekuk Uzbekistan 1-3 di laga perdana Grup B Piala Asia U-19, Jumat (10/10). Pemain yang baru masuk pada menit ke-55 itu mencetak gol tiga menit kemudian setelah diturunkan dan sempat mengubah skor menjadi 1-2.

Disebut gol Sitanggang mirip dengan yang biasa dicetak Paul Scholes karena mantan pemain Manchester United itu sering menorehkan gol dari luar kotak penalti. Gol-gol Scholes itu hadir tidak hanya di kompetisi domestik Inggris tetapi juga saat di Liga Champions.

Sabtu, 11 Oktober 2014

Pelatih Australia Kepincut Evan Dimas-Paulo Sitanggang


 Ferril Dennys


YANGON, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Australia U-19, Paul Okon, memberikan perhatian khusus kepada dua pemain tim nasional Indonesia U-19, Evan Dimas dan Paulo Sitanggang, jelang kedua tim bertemu pada pertandingan lanjutan penyisihan Grup B Piala Asia U-19, Minggu (12/10/2014).

Evan dan Paulo merupakan gelandang kreatif di skuad Garuda Jaya. Bahkan, Paulo menciptakan satu-satunya gol saat timnas U-19 ditaklukkan 1-3 oleh Uzbekistan, Jumat (10/10/2014).

"Nomor enam (Evan Dimas). Dia bintang yah di Indonesia? Dia merupakan pemain bagus. Saya tahu dia pemain bagus karena, saat dia masuk ke lapangan, banyak orang mengelukan namanya," kata Okon di Hotel Taw Win, Sabtu (11/10/2014).

Menurut Okon, Evan layak membela tim nasional senior dengan kemampuan yang dimilikinya. "Kenapa dia tidak main di sana (timnas senior). Dia pemain yang bagus. Beberapa pemain saya ada yang main di timnas senior. Ada dua pemain Australia yang bermain pada Piala Dunia saat masih berusia di bawah 20 tahun," tuturnya.

Sementara itu, mengenai Paulo, Okon mempertanyakan keputusan pelatih Indra Sjafri tak menurunkan pemain tersebut sebagai starter.

"Mengapa nomor 17 (Paulo Sitanggang) tak jadi starter? Anda harus menanyakan itu kepada pelatih. Saya suka gaya permainan Sitanggang dan Evan. Dua pemain yang sangat bagus. Mereka bermain bukan mengandalkan fisik. Mereka tahu cara bermain bola, dan Indonesia mengandalkan itu," bebernya. 


Jumat, 10 Oktober 2014

Komentar Paulo Sitanggang Seusai Dikalahkan Uzbekistan

Ferril Dennys

YANGON, KOMPAS.com - Gelandang tim nasional Indonesia U-19, Paulo Sitanggang, mengakui, timnya memang kalah kelas dari Uzbekistan yang menjadi lawan Garuda Jaya pada matchday pertama Grup B Piala Asia U-19 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Jumat (10/10/2014).

Kemenangan Uzbekistan ditentukan oleh gol Khamdamov Dostonbek pada menit ke-20, Urinboev Zabikhillo (23' pen) dan Shukurov Otabek (86). Indonesia memperkecil kedudukan melalui torehan Sitanggang (57).

"Mereka (Uzbekistan) bermain lebih bagus karena menciptakan banyak peluang. Kami sudah berusaha maksimal mungkin," ujar Paulo Sitanggang seusai laga di Stadion Thuwunna, yang juga dihadiri wartawan Kompas.com, Ferril Dennys.

Kekalahan itu membuat Indonesia menduduki peringkat buncit klasemen sementara Grup B. Pada laga selanjutnya, Evan Dimas dan kawan-kawan bakal menghadapi Australia di Stadion Thuwunna, Minggu (12/10/2014).

"Lihat nanti saja, yang pasti kami akan berusaha semaksimal mungkin. Kami minta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia," kata Paulo. 

Sumber 

Rabu, 17 September 2014

Di Balik Gol Cantik Paulo Sitanggang ke Gawang Atletico Madrid: Cuma Kebetulan

 Kompas.com/Ferril Dennys
TRIBUNNEWS.COM - Gelandang Timnas Indonesia U-19, Paulo Sitanggang, mengganggap kebetulan bisa mencetak gol indah ke gawang Atletico Madrid B saat kedua tim melakoni uji coba di lapangan Campus De Verano, Ciudad Deportiva Atletico De Madrid, Selasa (16/9/2014).

Laga ini dimenangi Atletico B dengan skor 201. Garuda Jaya awalnya mampu unggul lebih dulu berkat gol indah yang diciptakan Paolo Sitanggang. Dari luar kotak penalti, Paulo dengan punggung kaki kanannya melepas tembakan keras. 

Bola hasil tembakan Paulo meluncur deras ke pojok kanan atas gawang Atletico. Namun, Evan Dimas dan kawan-kawan akhirnya harus mengakui keunggulan Atletico Madrid setelah Zubi dan Ian Gonzalez berhasil membobol gawang Ravi Murdianto.

"Gol itu kebetulan meskipun aku mungkin pernah membuat gol serupa saat latihan," kata Paulo melalui pesan singkat kepada wartawan, Rabu (17/9/2014).

Penampilan apik Paulo pun menuai pujian dari pelatih Atletico Madrid B, Oscar Mena. Ia bersama Evan Dimas dinailai dominan memberikan distrubisi bola dan memiliki kemampuan di atas rata-rata dari pemain lainnya.

Meski begitu, Paulo mengakui dirinya masih memiliki banyak kekurangan. "Yang jelas kami atau mungkin aku masih memiliki banyak kekurangan. Kami berada di sini untuk latihan. Semoga bisa meraih hasil maksimal di Myanmar nanti (Piala Asia U-19)," tutur Paulo.

Selanjutnya, Garuda Jaya akan kembali beruji coba melawan Valencia B, Kamis (18/9/2014).

Selasa, 16 September 2014

Evan Dimas-Paulo Sitanggang Dipuji Pelatih Atletico Madrid B

Dok. Nine Sport

MADRID, KOMPAS.com — Kapten Tim Nasional Indonesia U-19, Evan Dimas, dan gelandang Paolo Sitanggang mendapatkan pujian dari pelatih Atletico Madrid B, Oscar Mena, seusai kedua tim melakoni uji coba di lapangan Campus De Verano, Ciudad Deportiva Atletico De Madrid, Selasa (16/9/2014).

Laga ini dimenangi oleh Atletico dengan skor 2-1. Garuda Jaya sebetulnya mampu unggul lebih dulu lewat gol indah Paulo Sitanggang. Dari luar kotak penalti, Paulo dengan punggung kaki kanannya melepas tembakan keras. Bola hasil tembakan Paulo meluncur deras ke pojok kanan atas gawang Atletico.

Namun, Evan Dimas dan kawan-kawan akhirnya harus mengakui keunggulan Atletico Madrid setelah Zubi dan Ian Gonzalez berhasil membobol gawang Ravi Murdianto.

Selepas pertandingan, Indra Sjafri bersama stafnya mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan pelatih Oscar Mena soal permainan Timnas. Memang, staf pelatih Timnas U-19 akan mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan pelatih lawan seusai setiap pertandingan uji coba.

"Mereka menilai bagus sirkulasi passing kami, dan mereka memuji Paulo dan Evan," jelas Indra dengan singkat kepada Kompas.com.

"Mereka dominan memberikan distribusi bola dan punya kemampuan di atas rata-rata anak seumurnya," lanjutnya.

Indra sendiri menilai timnya masih memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah rapuhnya pertahanan.

"Minimal kami bisa banyak belajar. Bola dari lawan masih mudah masuk ke dalam pertahanan kita dan pertahanan kita kurang bagus," tutur Indra.

"Ini yang kami masih belum bisa maksimalkan, yakni finishing. Sebelumnya juga terjadi. Ini akan menjadi pekerjaan rumah kami selama sebulan terakhir," sambungnya.

Sumber 

Jumat, 12 September 2014

Paulo Sitanggang Siapkan Lagu 'Easy Listening'

Tribunnews.com/Deodatus Pradipto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perjalanan dari Indonesia ke Spanyol memakan waktu hingga belasan jam. Namun demikian, gelandang tim nasional Indonesia U-19, Paulo Sitanggang, telah memiliki cara untuk membunuh kebosanan selama perjalanan.

“Aku bawa iPod dan headset. Selama perjalanan aku akan mendengarkan lagu atau bermain game,” ungkap Paulo kepada Tribunnews.com, Jumat (12/9/2014).

Paulo tidak memiliki aliran musik favorit tertentu. Paulo juga tidak memiliki lagu favorit tertentu yang selalu dia putar di dalam iPod. “Aku suka lagu-lagu easy listening. Supaya tenang,” kata Paulo yang kemudian tertawa.

Rombongan tim dijadwalkan meninggalkan Tanah Air pukul 17.45 WIB. Selama di Spanyol, Evan Dimas, dkk akan melawat ke tiga kota, yaitu Madrid, Valencia, dan Barcelona. Mereka akan menjajal kemampuan Atletico Madrid B, Barcelona B, Valencia B dan Real Madrid C. Tim juga akan mendapat kesempatan mengunjungi sejumlah objek wisata di Spanyol sebagai bagian dari program rekreatif.

Senin, 18 Agustus 2014

Paulo Sitanggang: Gol Ini untuk Opa Saya


TRIBUNNEWS.COM, BANDAR SERI BEGAWAN - Paulo Oktavianus Sitanggang turut menyumbang satu gol saat tim nasional Indonesia U19 menggilas Singapura 6-0 di Stadion Negara Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Senin (18/8/2014) petang.

Playmaker asal Medan, Sumatera Utara, itu mempersembahkan gol untuk kakeknya yang berulang tahun. "Gol ini untuk opa saya, kemarin dia berulang tahun," ujar Paulo yang ditemui saat tengah berfoto dengan para penggemarnya.

Meski menang besar, remaja asli Medan, Sumatera Utara itu mengakui masih banyak kekurangan dalam pasukan Garuda muda. "Kita masih banyak kekurangan. Semoga kita bisa mencapai target kita di Piala Asia besok," ujar Paulo.

Meski gagal melaju ke semifinal HBT 2014, para Garuda muda berhasil menggilas Singapura enam gol tanpa balas di Stadion Negara Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Dalam laga tersebut, empat gol dicetak oleh striker bernomor punggung 7, M Dimas Drajad. Sementara dua gol lainnya dicetak oleh masing-masing pemain sayap nomor 20, Ilham Udin Armayn, dan playmaker bernomor punggung 17, Paulo Oktavianus Sitanggang. Dengan hasil ini, timnas mengantongi tiga poin, namun tetap tidak kuasa lolos ke babak berikut.

Jumat, 15 Agustus 2014

Timnas U-19 Kehilangan Tiga Pemain untuk Hadapi Kamboja

SURYA/ERFAN HAZRANSYAH

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pelatih Tim Nasional U-19 Indra Sjafri mengatakan pihaknya menyiapkan formula baru dengan memanfaatkan keterbatasan pemain di babak penyisihan Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) di Brunei Darussalam melawan Kamboja, Sabtu (15/8/2014).

Di laga ini, Garuda Jaya kehilangan tiga pemain andalannya yakni Gelandang Paolo Sitanggang dan pemain belakang M Sahrul, yang sama-sama terjegal akumulasi kartu.

Dan gelandang Zulfiandi yang masih menjalani perawatan cedera. Gelandang bernomor punggung 19 ini mengalami cedera saat Garuda Jaya melakoni laga perdana melawan Malaysia. Kondisi ini membuat Garuda Jaya alami kritis gelandang saat menghadapi Kamboja.

"Kami akan menurunkan formula baru dengan sisa pemain yang ada," ujar Indra Sjafri kepada Harian Super Ball, Jumat (15/8/2014).

Garuda Jaya alami situasi terpuruk di Turnamen HBT dengan dua kali kalah telak masing-masing skor 1-3 melawan Brunei Darussalam dan Vietnam serta satu kali imbang tanpa gol menghadapi Malaysia.

Indra Sjafri mengatakan mental Garuda Jaya jatuh saat mendapatkan gawangnya kemasukan dua gol dalam waktu cepat saat melawan Vietnam.

Saat ditanya apakah keterpurukan mental ini sebagai dampak dari keputusan mendadak PSSI membatalkan Garuda Jaya mengikuti turnamen ke Spanyol, Indra enggan menjawab. "Saya No Comment soal itu," ujarnya.

Kamis, 14 Agustus 2014

Lawan Kamboja, Sahrul dan Paulo Sitanggang Absen


TRIBUNNEWS.COM, BANDAR SERI BEGAWAN - Kekalahan Timnas U-19 atas Vietnam U-19, 1-3 dalam Hassanal Bolkiah Trophy 2014, Rabu (13/8/2014) kemarin, menurut pelatih Indra Sjafri, karena mental anak asuhannya down ketika dua gol cepat membobol gawang Ravi Murdianto.

"Kesimpulan pertandingan, dengan terjadinya dua gol cepat, moral dan skema permainan menjadi runtuh. Setelah ini kami akan melakukan evaluasi permainan dari 3 pertandingan terakhir dengan seluruh tim pelatih berdasarkan data dari tim analisis," ujar Indra Sjafri usai pertandingan.

"Untuk pertandingan lawan Kamboja, kita menunggu hasil evaluasi, mengingat dua pemain terkena akumulasi (Paulo dan Sahrul) dan hasil data medis mengenai pemain yang cedera," tambahnya.
 

Minggu, 10 Agustus 2014

Paulo Sitanggang, Tersibuk di Timnas U-19

                                                                                                            Fernando Randy/Bolanews
Bolanews.com - Dalam pertandingan perdana di Piala Sultan Hassanah Bolkiah, meski ditahan imbang 0-0 oleh timnas Malaysia U-21, namun timnas Indonesia U-19 mampu tampil sangat mendominasi. Gelandang Paulo Oktavianus Sitanggang pun menjadi pemain paling sibuk dalam laga itu.


Bersama Muhammad Hargianto dan Evan Dimas di lini tengah, Paulo menjadi pemain yang paling banyak memegang bola dan membangun serangan timnas U-19. Secara keseluruhan hasil laporan Lab Bola, pemain asal Medan itu melakukan 83 kali operan yang 71 di antaranya sukses dilakukan dengan baik.

Bila dibandingkan dengan Evan yang juga sebagai motor serangan tim, sang kapten hanya melakukan operan sebanyak 62 kali dan 52 di antaranya sukses mendarat di kaki rekan-rekannya. Bahkan jumlah ini masih kalah dari bek Hansamu Yama yang sukses melakukan passing sebanyak 59 kali dari 67 percobaan.

Hal ini menunjukkan bahwa Paulo merupakan motor serangan utama timnas U-19 dalam membangun serangan dan menyeimbangkan permainan. Semoga pemain berzodiak Libra ini bisa terus memberikan kontribusi yang besar bagi tim di pertandingan-pertandingan berikut.( lab bola)

Kamis, 31 Juli 2014

Profil Skuad Garuda Jaya : Paulo Oktavianus Sitanggang


Nama Lengkap : Paulo Oktavianus Sitanggang
Nama Panggilan : Paulo
Nomor Punggung : 17
Posisi : Gelandang
Tempat / Tanggal Lahir : Deli Serdang / 17 Oktober 1995
Pemain Favorit : Cesc Fabregas
Klub : Mitra Kukar
Jember United
SSB Kurnia Medan
Ayah : Maringan Sitanggang
Ibu : Eviana Silalahi