Tampilkan postingan dengan label TC Yogya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TC Yogya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Desember 2014

Gavin Kwan Adsit & Ryuji Utomo Segera Gabung Pelatnas Indonesia U-23

Goal.com - Sepekan sudah pelatnas Indonesia U-23 berlangsung di komplek olahraga Universitas Negeri Yogyakarta. 67 pemain tercatat disertakan BTN untuk mengikuti seleksi. Sang pelatih kepala, Aji Santoso, mengaku sudah mendapatkan beberapa nama yang pantas bergabung.

Namun esok ia akan mendapat tambahan kekuatan ekstra dengan kedatangan Gavin Kwan Adsit dan Ryuji Utomo. Kedua pemain baru saja rampung mengikuti trial di Jepang. Hal tersebut dijelaskan lebih lanjut oleh pria kelahiran Malang ini.

"Sudah hampir 60 pemain yang kita coba. Terangkum dalam dua gelombang sehari, pagi dan sore. Beberapa nama sudah didapat jelang latihan terakhir 6 Desember. Gavin dan Ryuji sendiri akan datang besok (5/12), untuk ikut pelatnas," tutur Aji pada para wartawan.

Ia juga menjelaskan situasi Evan Dimas di timnya, pasca bocah ajaib 19 tahun itu tampil impresif di Piala AFF bersama timnas senior.

"Evan Dimas akan langsung masuk di tahap kedua. Kita beri dia kelonggaran karena berturut-turut membela timnas U-19 dan senior. Biar dia bersitirahat dulu, begitu juga dengan Manahati Lestusen, Alvin Tuasalamony, dan Syaiful Indra Cahya," terangnya.

"Untuk pengumuman pada tahap pertama ini akan dilakukan pada tanggal 15 Desember. Akan ada nama-nama yang dipanggil dan dari seleksi ini sudah beberapa nama kami kantungi, jumlahnya sendiri ada 28 pemain," pungkas pelatih berusia 44 tahun tersebut.

Sabtu, 04 Oktober 2014

Timnas U-19 Kurban Tiga Sapi dan Empat Kambing

                                                                                                                     Dhimas Ananda

Bolanews.com - Pada Minggu (5/10), umat muslim di Indonesia dan seluruh dunia akan merayakan Idul Adha. Para punggawa timnas U-19 pun turut melakukan ibadah kurban di hari besar tersebut.


Timnas U-19 memberikan tiga ekor sapi dan empat ekor kambing untuk dikurbankan. Satu sapi akan dipotong di Pekanbaru.

“Ada dua sapi yang dipotong di Yogyakarta. Yang satu sumbangan dari Bapak Asril Kunango, orang Padang, sedangkan satu sapi lagi dipotong di Pekanbaru," ujar pelatih Indra Sjafri kepada kontributor Bolanews, Gonang Susatyo.

"Daging kurban akan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” imbuhnya.
Pada Sabtu (3/10), timnas U-19 juga mengadakan doa bersama anak yatim piatu. Menurut penuturan Indra, tidak kurang 100 anak yatim piatu datang.

Sebelum ke Myanmar, Timnas U-19 Gelar Doa Bersama

                                                                                                                                  pssi
Bolanews.com - Sebelum bertolak ke Myanmar pada Minggu, (5/10), staf, pemain, dan pelatih timnas U-19 menggelar acara berdoa bersama anak yatim. Hal ini dilakukan agar Evan Dimas dkk. dapat menampilkan yang terbaik di Piala Asia U-19.


Ini adalah bagian dari training camp terakhir timnas U-19. Selain mendapatkan pembekalan mengenai laws of the game dari anggota Komite Wasit PSSI, timnas U-19 juga telah melakukan sholat Idul Adha pada Sabtu pagi dan siangnya mereka berdoa dengan 100 anak yatim piatu khusus didatangkan pihak UNY Yogyakarta.

Acara ini digelar di Ballroom Hotel UNY. Hal ini juga sebagai salah satu keinginan dari pelatih Indra Syafri yang sebelumnya telah memohon doa dari semua rakyat Indonesia agar timnya bisa memberikan yang terbaik kepada bangsa dan lolos ke Piala Dunia U-20.

Timnas U-19 dijadwalkan akan bertolak ke Myanmar pada Minggu siang dari Bandara Soekarno-Hatta dengan menggunakan maskapai komersial, Thai Airways. Timnas U-19 tergabung di Grup B bersama Australia, Uni Emirat Arab, dan Uzbekistan.

Lusa, Garuda Jaya Kurbankan Dua Sapi dan Empat Kambing


KOMPAS.com Tim nasional (timnas) Indonesia U-19, pada lusa, Minggu (5/10/2014), bertepatan dengan perayaan Idul Adha berkurban dua ekor sapi dan empat ekor kambing.  "Satu sapi akan dipotong di Yogyakarta dan satu lagi di Pekanbaru, Riau," kata pelatih tim berjulukan Garuda Jaya itu, Indra Sjafri usai latihan Jumat (3/10/2014) sore di lapangan sepak bola Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Sebelum melaksanakan kurban tersebut, imbuh Indra Sjafri, timnas melaksanakan shalat Idul Adha. Meski begitu, pihaknya masih mencari lokasi shalat yang dekat dengan UNY.

Sabtu (4/10/2014), timnas U-19 masih akan menggelar satu kali latihan lagi. Sementara, pada Minggu (5/10/2014), tim bertolak dari Yogyakarta menuju Jakarta untuk selanjutnya berangkat ke Myanmar.

Di Myanmar, Indonesia masuk di Grup B pada Piala Asia U-19 bersama Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab (UEA). Pertandingan akan dihelat di Stadion Thuwunna, Yangon. Garuda Jaya akan berjumpa dengan Uzbekistan pada Jumat (10/10/2014). Kemudian, timnas bakal berlaga dengan Australia pada Minggu (12/10/2014). Pada fase penyisihan grup ini, Indonesia akan menghadapi UEA pada Selasa (14/10/2014).

Jumat, 03 Oktober 2014

Pemain Timnas U-19 Nobar Laga Uzbekistan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas U-19 Indonesia tengah menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta sebagai persiapan menuju Piala Asia U-19 di Myanmar, 9-23 Oktober.
Dalam fase persiapan akhir ini, skuat Garuda Jaya tidak hanya fokus meningkatkan kemampuan tim, tapi juga mempelajari kekuatan lawan-lawan yang ada di Piala Asia melalui video rekaman pertandingan.

Gelandang timnas U-19, Muhammad Hargianto, mengatakan ia bersama rekan-rekannya sudah menyaksikan video pertandingan Uzbekistan. Uzbekistan akan menjadi lawan perdana timnas U-19 di fase Grup B pada 10 Oktober.

“Kami sudah dikasih liat video rekaman pertandingan Uzbekistan. Dan kami mempelajarinya bersama-sama,” kata Hargianto kepada Republika.

Mengenai persiapan tim, Hargianto mengatakan tidak ada persiapan khusus menjelang keberangkatan. Materi latihan sama seperti yang sudah dijalani sebelumnya. Malahan kali ini cenderung lebih ringan karena untuk menjaga kondisi.
 

Timnas U-19 akan Sholat Idul Adha pada Sabtu

Antara/M Risyal Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Tim Nasional Indonesia Usia 19 (U-19) akan memotong hewan kurban sekaligus melakukan shalat Idul Adha pada Sabtu (4/10) di Yogyakarta.

Palatih Timnas U-19, Indra Sjafri mengatakan, pemotongan akan dilakukan di dua tempat yaitu, Yogyakarta dan Pekanbaru. Jumlah hewan kurban yang akan dipotong yaitu dua sapi dan empat ekor kambing. "Kurban hasil dari sumbangan tim," ujar Pelatih Indra, usai memimpin latihan di Lapangan sepak bola Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jumat (3/10.

Pada latihan sore ini, pelatih Indra mencoba lima skema permainan. Hal tersebut untuk mencari skema alternatif ketika bertanding pada Piala Asia Myanmar.

Latihan kali ini, lanjut Indra, bersifat simulasi taktital tim. Nantinya akan kembali dicoba ketika sampai di Myanmar.

Menurut Indra, rencana Timnas U-19 akan bertolak ke Myanmar pada Ahad (5/10) pukul 07.40 WIB dari Yogyakarta. Timnas U-19 masih akan melakukan latihan terakhirnya di Yogyakarta hingga besok Sabtu (4/10).

Indra Sjafri Utak-atik Skema Permainan Timnas U-19



 Ferril Dennys
KOMPAS.com - Pelatih tim nasional (timnas) U-19 Indra Sjafri mengutak-atik skema permainan pada latihan Jumat (3/10/2014) sore di lapangan sepak bola Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).  Pada latihan kali ini, Indra Sjafri membagi skuad menjadi dua tim. Keduanya bermain satu lapangan penuh.

Dalam permainan itu, asisten pelatih Eko Purjianto ikut ambil bagian, melengkapi jumlah pemain. Pasalnya, penyerang Dinan Javier mengalami cedera ringan.

Pada permainan tersebut, Indra Sjafri, kelahiran 2 Februari 1963 itu menjajal komposisi lini tengah timnas. Indra memainkan komposisi lima gelandang kemudian tiga gelandang.

Pada permainan itu, Evan Dimas dan kawan-kawan juga menerapkan pola transisi bertahan. Ketika bisa merebut bola dari lawan, tim bertahan melakukan serangan balik cepat. "Kami menyiapkan skema-skema alternatif hingga lima skema," kata pelatih yang sempat menukangi timnas U-16 ini.

Sabtu (4/10/2014), timnas U-19 masih akan menggelar satu kali latihan lagi. Sementara, pada Minggu (5/10/2014), tim bertolak dari Yogyakarta menuju Jakarta untuk selanjutnya berangkat ke Myanmar.

Dalam catatan Indra Sjafri, sejatinya, pekerjaan tim pelatih sudah rampung 90 persen. "Sepuluh persen sisanya ada di permainan saat berlaga di Myanmar," ujar pria berkumis ini.

Sementara, ihwal hasil alias kemenangan atau kekalahan, Indra Sjafri punya pertimbangan sendiri,"Hasil kami serahkan kepada Tuhan," pungkasnya.

Di Myanmar, Indonesia masuk di Grup B pada Piala Asia U-19 bersama Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab (UEA). Pertandingan akan dihelat di Stadion Thuwunna, Yangon. Garuda Jaya akan berjumpa dengan Uzbekistan pada Jumat (10/10/2014). Kemudian, timnas bakal berlaga dengan Australia pada Minggu (12/10/2014). Pada fase penyisihan grup ini, Indonesia akan menghadapi UEA pada Selasa (14/10/2014). 

Selasa, 30 September 2014

Jelang Laga Timnas U-19 di Piala Asia U-19, Indra Sjafri: Kami Santai Saja

nine sport

TRIBUNNEWS.COM - Dalam hitungan hari, Garuda Jaya akan melakoni laga sesungguhnya di Piala Asia U-19 di Myanmar. Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri berharap seluruh masyarakat Indonesia bersatu memberikan dukungan serta doa restu.

"Kami santai-santai aja. Yang penting tetap fokus, dan tidak ada lagi pemain cedera," ujar Indra saat ditemui seusai memimpin latihan di Stadion UNY, Selasa (30/09/2014).

Indra menegaskan, laga di Myanmar bukanlah uji coba melaikan sebuah perang. Uji coba sudah dilakoni saat tur nusantara maupun tur Spanyol. Demi memenangkan peperangan, Indra mengajak agar melupakan perpecahan ataupun ketidaksenangan.

Ia meminta agar seluruh masyarakat Indonesia bersatu mendoakan perjuangan skuad Garuda Jaya dalam perjuanganya meraih prestasi tertinggi di Myanmar.

"Lupakan perpecahan, lupakan ketidaksenangan. Semua harus fokus, ikhlas melepas kami dalam peperangan. Apapun akan kami lakukan demi menang dan nama bangsa Indonesia," ujarnya.

Jelang keberangkatan ke Myanmar, Indra lebih fokus pada maintenance para pemain serta memberikan latihan servis bola-bola mati, seperti corner kick, free kick, penalty kick

Senin, 29 September 2014

Pekan Terakhir Latihan, Timnas Indonesia U-19 Matangkan Skema 'Set Piece'

 antara foto
Goal.com - Setelah diberikan jatah libur usai melakoni tur Spanyol, para penggawa timnas Indonesia U-19 direncanakan bakal mulai berlatih kembali di Yogyakarta, hari ini atau besok. Sebanyak 23 pemain yang telah dipilih pun sudah bergabung kembali dalam pelatnas.

Ini akan menjadi fase latihan terakhir jelang keberangkatan ke Myanmar untuk mengikuti Piala Asia U-19 2014, 9-23 Oktober mendatang. Pelatih Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengungkapkan pada fase latihan terakhir ini dirinya tak akan memberikan menu latihan berat kepada Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan.

"Kami hanya menjaga kondisi tim. Materi latihan paling untuk memantapkan skema set piece seperti tendangan bebas, tendangan penjuru, ataupun penalti," papar pelatih berusia 51 tahun itu.

Lebih lanjut, Indra menegaskan seluruh penggawanya saat ini sudah dalam kondisi siap tempur. "Mohon doa dari masyarakat agar kami bisa mewujudkan mimpi besar Indonesia untuk tampil di Piala Dunia," ujarnya.

Indonesia U-19 memang ditargetkan minimal menembus babak empat besar, sehingga mendapatkan tiket otomatis lolos ke Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru.

Sebelum ke Myanmar, Timnas U-19 Jalani Persiapan Akhir di Yogyakarta

Jakarta - Tim nasional U-19 Indonesia akan menghadapi persiapan terakhir sebelum berangkat ke Piala Asia 2014 di Myanmar. Mereka masih akan menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta mulai besok, Selasa (30/9) hingga 5 Oktober mendatang.

Pelatih Indra Sjafri baru saja mengumumkan 23 pemain yang akan dibawa ke Piala Asia 2014, termasuk empat pemain yang dicoret. Pemilihan nama-nama pemain tersebut sudah berdasarkan standar yang telah ditetapkan.

Nah, sebelum berangkat ke Myanmar timnas U-19 akan melakukan pemusatan latihan lebih dulu bersama 23 pemain tersebut. Rencananya mereka akan bertolak ke Myanmar pada 5 Oktober mendatang.

Dengan waktu persiapan yang menyisakan beberapa hari saja, Indra mengaku akan memfokuskan timnya untuk memperbaiki segala kekurangan yang dinilai perlu diperbaiki lagi. Namun dia menyebut secara keseluruhan timnya sudah siap bertarung di Piala Asia 2014.

"Fokusnya ya lebih ke service seperti corner kick, finishing, lebih ke arah sana sih. Tapi tentunya kami juga akan memantapkan strategi yang nantinya akan dipakai di sana," ungkap Indra kepada detikSport.

"Intinya, kami perbaiki segala kekurangan yang masih perlu dibenahi setelah kami banyak melakukan evaluasi-evaluasi. Tapi secara tim, kami sudah siap," lanjut dia.

Pada Piala Asia 2014, Indonesia tergabung di Grup B bersama Uzbekistan, Australia dan Uni Emirat Arab. Skuat 'Garuda Muda' akan melakoni laga perdana dengan menghadapi Uzbekistan pada 10 Oktober mendatang.

Secara mental, pelatih asal Sumatera Barat itu menyebut para pemainnya sudah sangat siap.

"Tentu kesiapan mental sangat perlu. Semua pemain yang saya bawa sudah harus siap segalanya," kata Indra.(ads/din)(detik.com)
 

Minggu, 07 September 2014

Evan Dimas Cs Dilatih Sabar Saat Bertahan: Pelanggaran Berarti Petaka

TRIBUNNEWS.COM - Timnas Indonesia U-19 kembali mematangkan sisi pertahanan dalam sesi latihan, Kamis (4/9/2014). Pemain belakang diminta tidak melakukan pelanggaran yang bisa merugikan tim.

Hal itu tampak saat pelatih Indra Sjafri menginstruksikan pemain belakangnya untuk tidak melakukan pelanggaran. Eko Purjianto yang mengamati permainan tim dari samping gawang pun beberapa kali berteriak kepada para bek untuk bermain sabar. Ia juga meminta kepada kiper untuk berkomunikasi dengan rekannya untuk tampil tenang saat menerima tekanan.   

"Tidak boleh melakukan pelanggaran. Soalnya, set piece membahayakan kami. Contoh saat melawan Korea Selatan. Kami kebobolan dari set piece," kata Indra.

"Makanya tidak boleh pelanggaran. Harus sabar. Tidak ada istilah bola boleh lewat tapi orang jangan. Itu ngawur," lanjutnya.

Latihan hari tersebut adalah simulasi bagaimana Evan Dimas dan kawan-kawan meredam serangan lawan yang akan dihadapi pada Piala Asia U-19. Garuda Jaya akan melawan Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab.  

"Kami sudah mengetahui lawan kami tinggi dari video yang kami miliki. Saat Australia melawan Cile, mereka selalu bermain dengan bola-bola crossing. Saya melatih tim untuk membuat lawan tak bisa crossing atau antisipasi saat crossing terjadi," tutur Indra.

Indra pun menjelaskan sistem bertahan yang baik. Pelatih asal Sumatera Barat tersebut berpendapat, lawan tidak boleh nyaman saat menguasai bola.

"Saya sudah sampaikan ke pemain bahwa kalau bertahan harus sabar dan konsentrasi. Kedua, selalu ada pemain yang delay dan cover. Rekan lawan yang akan dikasih bola harus dijaga. Jadi, kami tak ingin ada lawan yang bisa crossing. Pemain lawan harus selalu diganggu," bebernya.  

Rabu, 03 September 2014

Evan Dimas Absen Latihan Karena Jempol Kakinya Cantengan

Kompas.com/Ferril Dennys

TRIBUNNEWS.COM - Kapten Timnas Indonesia U-19, Evan Dimas, absen dalam sesi latihan tim yang digelar di lapangan GOR Universitas Negeri Yogyakarta pada Rabu (4/9/2014) pagi.

"Evan Dimas ada masalah di kakinya. Jempol kakinya cantengan. Ia juga tak bisa berlatih nanti sore," kata dokter Alfan Nur Asyhar.

Dokter Alfan terlihat mengobati kaki Evan Dimas menggunakan obat antispetic sebelum memerban luka tersebut.

Evan Dimas terlihat terpincang-pincang saat berjalan mengitari lapangan didampingi dokter Alfan. Meski begitu, dokter Alfan memastikan Evan Dimas tak mengalami cedera serius.  

"Kemungkinan besar, dia bisa kembali berlatih lagi besok," tutur Alfan.

Daya Tahan Pemain Timnas U-19 Meningkat

Tribun Jogja/Dwi Nourma Handito

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA -  Rata-rata Vo2 Max pemain Timnas Indonesia U-19 mencapai 60. Dengan angka tersebut, berarti ada kenaikan dua digit dari rata-rata sebelumnya.

"Rata-rata Vo2 Max pemain 60an. Ada kenaikan dua digit dari yang sebelumnya, untuk yang tertinggi Evan Dimas Vo2 Maxnya mencapai 69," kata Nur Saelan, pelatih fisik Timnas U-19.

Dengan hasil tersebut, Vo2 Max pemain akan tetap coba dipertahankan. Mengingat waktu yang ada saat ini sudah sangat mepet sebelum berangkat ke Myanmar.

Sementara itu dari tes fisik yang dilakukan dengan Tim dari UNY, hasilnya cukup memuaskan. Daya tahan pemain hampir semua meningkat, dari 23 pemain 60-70 persen pemain menggalami kenaikan. Hal yang sama juga terjadi pada abillity atau kelincahan pemain. Hanya ada beberapa pemain yang kelincahannya kurang meningkat.

Menurut Nur Saelan, dengan kondisi yang ada saat ini. Secara fisik, para pemain Timnas sudah siap untuk berlaga. Namun menurut Nur Saelan, dalam bermain sepak bola tidak hanya mengandalkan fisik saja namun juga hal lain.

"Mental juga dinaikkan, saat ini anak-anak sudah siap untuk uji coba. Untuk terjun di turnamen secara fisik sudah siap, tapi kan kita main bola tidak hanya mengadalkan fisik," ujarnya.

Adapun masih ada  empat pemain Timnas belum mengikuti tes fisik, karena beragam alasan. Seperti sakit dan cidera, dimana jika waktu yang ada memungkinkan akan dilakukan tes susulan.

Terkait dengan hasil tes tersebut, pelatih Timnas U-19 Indra Syafri menyebutkan bahwa hasil yang diperoleh diluar ekspektasi. "Semua progres bagus, diluar ekspektasi kita," ujar Indra Syafri.

Selasa, 02 September 2014

VO2max Timnas U-19: Lagi-Lagi Evan Dimas Jadi Yang Terbaik

                                                                                    Sorot Jogja/soni - Timnas U-19
Jogja (sorotjogja.com) -- Pagi tadi (Selasa, 2/9) Timnas U-19 kembali menjalani tes VO2max di Stadion Madya UNY. Dari 23 pemain yang mengikuti proses tes fisik tersebut, sang kapten Evan Dimas Dharmono lagi-lagi menjadi pemuncak raihan nilai VO2max dengan 69 poin.

Dengan raihan ini, Evan Dimas mengalami kenaikan nilai sebanyak 5 poin. Sebab dalam tes terakhir beberapa bulan lalu, Evan Dimas mampu meraih nilai 64.

"Ya, Evan Dimas masih jadi yang tertinggi. Saya optimis untuk Evan masih bisa meningkat lagi sebelum turnamen," papar Nur Saelan, pelatih fisik Timnas U-19.

Sementara itu, untuk nilai rata-rata VO2Max keseluruhan para pemain juga mengalami peningkatan. Nur Saelan memaparkan bahwa raihan nilai para pemain berkisar antara 59-60.

"Secara keseluruhan nilai anak-anak di atas ekspektasi kami tim pelatih. Kita akan terus pertahankan raihan anak-anak ini. Kalau bisa target kami anak-anak dapat poin di atas 60," lanjut Nur Saelan.

Bahkan sang pemain baru, yakni Rudolf Yanto yang baru saja dipanggil dari Timnas U-19 B untuk menggantikan Ryuji Utomo. Meraih nilai VO2max yang cukup bagus, yakni 60 poin.

Namun sayangnya dalam tes VO2max kali ini, empat pemain Timnas U-19 harus absen. Mereka adalah Zulfiandi dan Ryuji Utomo yang cedera akibat turnamen HBT di Brunei, Agustus lalu. Dan juga Yabes dan David Maulana yang mengalami sakit demam.

"Untuk empat pemain tersisa kita akan tetap tes mereka. Namun untuk kapannya kita masih tunggu kabar kesembuhan mereka dari dokter tim," pungkas Nur Saelan.

Sumber 


Usai Outbond Evan Dimas Cs Mulai Berlatih Ketaktikan

TRIBUNNEWS.COM - Usai mengikuti outbond di daerah Lereng Merapi untuk mengembalikan kondisi mental, para penggawa Timnas Indonesia U-19 mulai fokus latihan prakompetisi atau taktikal pada Senin (1/9/2014) sore.

"Kami sudah masuk ke latihan pra-kompetisi. Setiap hari kami mulai taktikal tim," ujar pelatih Indra Sjafri saat ditemui seusai memimpin latihan di Stadion UNY, Senin (01/09/2014).

Taktikal itu termasuk mempersiapkan tim dengan melihat beberapa kemungkinan apa yang akan terjadi di Myanmar bulan depan. Menurutnya, sejak empat hari yang lalu tim pelatih telah mempelajari dan menganalisa pertandingan terakhir Uzbekistan, Australia dan Uni Emirat Arab.

Semua tim peserta Piala Asia U-19, lanjutnya, tentu tidak bisa dianggap remeh. Mereka tim-tim yang mempunyai kualitas dan tangguh sehingga bisa lolos ke Myanmar.

"Kami berusaha untuk mengatasinya, itu yang paling penting. Selalu saya tanamkan bahwa setiap pertandingan itu penting," ujar Indra.

Terkait mental anak asuhnya, Indra menegaskan pascamengikuti outbond, Evan Dimas dkk berangsur- angsur mulai membaik. Sementara itu, dalam latihan tersebut, tampak kapten Timnas Indonesia U-19 B Rudolf Yanto Basna sudah mulai bergabung.

"Semakin hari semakin baik. Ya mudah-mudahan setengah bulan lagi mereka bisa seperti semula lagi," tambahnya.

Senin, 01 September 2014

Timnas U-19: Muka-muka Ceria usai Refresh Outbound

                                                                                                                       Gonang Susatio
Bolanews.com - Refreshing adalah bagian penting dalam sebuah proses pematangan permainan. Hal itu juga dilakukan pada tim nasional U-19 yang berkumpul dan berlatih dalam jangka panjang. Refreshing lewat kegiatan outbound ternyata memberikan perubahan suasana.


Usai gagal di turnamen di Brunei Darussalam, harus ada acara untuk mengembalikan ke suasana optimistis. Salah satu cara adalah membuat outbound di Kaliurang, Yogyakarta.

Hasilnya mantap. Mereka kembali bugar dan penuh semangat saat kembali menjalani latihan rutin di Lapangan UNY, Yogyakarta, Senin (1/9). Latihan pun diawali dengan canda dan tawa.

“Suasana batin makin baik setelah mereka mengikuti outbond. Mereka telah kembali seperti semula. Untuk memulihkan mental tidak hanya melalui outbond. Mereka juga ikut sert Ospek di kampus Universitas Negeri Yogyakarta," kata Indra Sjafri, pelatih kepala kepada kontributor BOLA di Yogyakarta Gonang Susatio. Rona Indra juga ikut bersinar.

Indra dan tim pelatih berharap selama persiapan yang tinggal satu setengah bulan menjelang Piala AFC U-19 di Myanmar, pemain sudah sepenuhnya kembali seperti semula. Tim juga sudah memasuki tahap prakompetisi.

Outbond, Obat Pemulih Luka

                                                                                                 twitter
Bolanews.com - “Saya yakin! Saya juara!” Suara yang menunjukkan keyakinan dan kepercayaan diri yang kuat menggema di tempat terbuka yang dikelilingi sungai dan sawah.


Suara keras penuh semangat itu keluar dari mulut pemain tim nasional U-19 yang mengikuti outbond di Kaliurang, kawasan di kaki Gunung Merapi, Yogyakarta.

Suasana yang berbeda dirasakan Ravi Murdianto dkk. Selama persiapan menuju Piala AFC U-19 di Myanmar, Oktober, mereka menghadapi rutinitas latihan yang diselingi dengan pertandingan.

Akibat menjalani pemusatan latihan yang panjang, pemain dikhawatirkan merasa jenuh. Kelelahan mental dan kejenuhan diduga menjadi penyebab hasil kurang memuaskan yang didapat Tim Garuda Jaya di Hassanal Bolkiah Trophy.

Pengalaman itu menyisakan luka bagi seluruh awak tim. Saat kembali ke Yogyakarta untuk melanjutkan pemusatan latihan, pelatih Indra Sjafri mengagendakan kegiatan yang diharapkan bisa membuat pikiran pemain lebih segar dan mental mereka dipulihkan.

Untuk itulah selama dua hari, 29-30 Agustus, para pemain berada di Kaliurang. Di malam hari, pemain bersama jajaran pelatih dan Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, menyelenggarakan api unggun.

“Semua bergembira. Pemain benar-benar melepaskan beban dan semua bersuka-ria. Mereka sampai ingin terus menikmati acara api unggun, tapi pemain harus disiplin dan beristirahat karena pagi sudah mengikuti outbond,” ujar Guntur Cahyo Utomo, pelatih mental timnas U-19.

Ajarkan Kebersamaan Kegiatan outbond mengajarkan kebersamaan, kekompakan, kekeluargaan, dan masih banyak lagi. Pemain diajak lebih memahami bagaimana berempati pada yang lain, bagaimana bereaksi dengan cepat dan mencari strategi yang tepat melalui beragam permainan dalam regu.

“Kami banyak belajar bagaimana berempati dengan yang lain, mencari strategi yang tepat di permainan air mancur lima orang. Suasananya menyenangkan. Kami bisa refreshing. Di Malang, kami juga pernah outbond, tapi permainannya tidak sebanyak seperti yang di sini,” ujar Yabes Roni Malaifani.

Kiper Ravi Murdianto mengaku sempat keluar keringat dingin saat hendak mencoba permainan flying fox, tapi ia memberanikan diri bergelantungan meski memilih sebagai peserta terakhir. “Takut, tapi harus dijalani biar tidak takut,” ucap Ravi.

Selain beraksi dengan flying fox, pemain bekerja sama memasukkan bola kecil ke ember melalui pipa kecil yang disambung-sambung. Mereka juga saling membantu membangun jembatan kayu melewati ‘sungai beracun’.

“Pokoknya menyenangkan. Ada kebersamaan, kekeluargaan, kepemimpinan, kepercayaan, konsentrasi. Pikiran kami jadi lebih fresh. Kami merasakan suasana baru dengan outbond di alam terbuka seperti ini,” ujar striker Dimas Drajad.

Selasa, 26 Agustus 2014

Evan Dimas Lagi Happy, Yabes dan Ryuji Absen di Latihan Perdana

 Kompas.com/Ferril Dennys

TRIBUNNEWS.COM - Usai mengikuti kegiatan Ospek mahasiswa baru Universitas Negeri Yogyakarta, para penggawa timnas Indonesia U-19 mengelar latihan perdana di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta, Senin (25/8/2014). Dalam latihan perdana ini, dua pemain belum dapat bergabung, yakini Yabes Roni Malaifani dan Ryuji Utomo Prabowo.

"Ada dua pemain yang izin belum bisa mengikuti latihan perdana, yaitu Yabes dan Ryuji. Yabes izin karena neneknya meninggal dunia dan Ryuji sedang rehabilitasi di Jakarta," ucap pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, yang ditemui saat melatih.

Indra menuturkan, kegiatan Ospek yang diikuti oleh anak asuhnya tidak berpengaruh banyak terhadap kondisi fisik para pemain. Bahkan, Evan Dimas dkk saat ini dalam kondisi senang setelah memasuki dunia baru menjadi mahasiswa.

"Ospek pagi tadi, pada dasarnya tidak memengaruhi kondisi pemain. Malah mereka happy," ucapnya.
Dalam latihan perdana di Stadion UNY, Indra Sjafri tampak memberikan materi simulasi pertandingan setengah lapangan yang menitik beratkan pada penyelesaian akhir dan lini pertahanan. Sebab, menurutnya, dua aspek itu yang menjadi pekerjaan rumah dan fokus perhatian.

"Pekerjaan rumah kami adalah membenahi transisi dari menyerang ke bertahan. Kami akan terus konsentrasi di situ," tegasnya.

Terkait program, Indra Sjafri mengaku malam ini akan bertemu dan berbicara dengan Badan Tim Nasional (BTN).

"Malam ini, saya akan bertemu BTN untuk membahas program lanjutan dan rencana uji coba sebelum berangkat ke Myanmar," pungkasnya.

Rabu, 09 Juli 2014

Jokowi-JK Menang di TPS Punggawa Timnas U-19


Sportanews.com - Sebanyak 16 pemain dan satu ofisial Timnas U-19 menunaikan hak pilihnya di Pilpres 2014 di TPS 14 Dusun Pisangan, Kelurahan Tridadi, Kecamat Sleman, Kabupaten Sleman, Rabu (9/7).

Enambelas remaja Indonesia yang akan mewakili Indonesia di ajang Piala Asia Oktober mendatang di Myanmar ini merupakan bagian dari 25 pemain Timnas lainnya yang juga ikut mencoblos, namun di TPS berbeda mesik tidak jauh dari TPS 14.

Di TPS 14 yang tidak jauh dengan Stadion Tridadi, stadion yang pada beberapa tahun silam menjadi home base PSS sebelum pindah ke Maguwoharjo ini, capres/cawapres Jokowi-JK unggul  dengan perolehan suara 230 berbanding 166 yang diraih Parbowo Subianto-Hatta Rajasa.

“Sebagian besar pemain U-19 memang menggunakan hak pilihnya di sini. Kehadiran mereka tidak mempengaruhi kesiapan kami sebab memang di setiap TPS ada stok surat suara,”  ujar Jumari Ketua KPPS TPS 14 Pisangan.

Sembilan pemain Timnas lainnya diarahkan untuk memilih di TPS 18, Beran Lor, Tridadi sebanyak lima pemain dan empat lainnya di TPS 19, Beran Lor, Tridadi.

Evan Dimas Harapkan Presiden Peduli Sepakbola

 (Foto : Antri Yudiansyah)

SLEMAN (KRjogja.com) - Kapten Tim Nasional (Timnas) U-19, Evan Dimas menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara dalam pemilihan presiden (pilpres), Rabu (09/07/2014). Pukul 11.30 WIB, Evan Dimas bersama pemain Timnas U-19 lainnya menggunakan hak pilih di 3 TPS terpisah di Kelurahan Tridadi Sleman.

Meski tak berada di rumah karena sedang menjalani pemusatan latihan di DIY yang dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juli mendatang, para punggawa Timnas U-19 memang tak mau ketinggalan untuk ikut menentukan nasib bangsa ini kedepan. Evan Dimas usai menggunakan hak pilihnya menuturkan, ini kali pertama dirinya ikut dalam pemilihan presiden.

Kesempatan ini tak mau ia lewatkan, ia pun berharap presiden yang nantinya terpilih menjadi pemimpin Indonesia bisa mendukung perkembangan sepakbola Indonesia ke depan. “Ini pengalaman pertama, saya berharap presiden yang nantinya terpilih bisa mendukung sepakbola di Indonesia,” ujar Evan Dimas disela permintaan foto bersama warga Dusun Pisangan, tempat TPS 14 Desa Tridadi berada. (Yud)

Sumber