Tampilkan postingan dengan label Hansamu Yama Pranata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hansamu Yama Pranata. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 November 2014

Paulo Sitanggang dan Hansamu Ikut Seleksi Timnas U-23

SLEMAN, Kompas.com - Sebanyak 67 pemain akan mengikuti seleksi untuk Tim Nasional Sepak Bola U-23 di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta, Depok, Kabupaten Sleman. Di antara pemain tersebut, ada mantan penggawa Timnas U-19 seperti Paulo Sitanggang dan Hansamu Yama.

"Proses seleksi ini merupakan persiapan Tim Indonesia untuk ajang pesta olahraga SEA Games di Singapura pada tahun 2015," kata pelatih kepala Timnas U-23, Aji Santosa di UNY, Sabtu (29/11/2014).

Menurut dia, sebanyak 67 pemain akan mengikuti seleksi tahap pertama.

"Saat ini baru sekitar 42 pemain yang sudah bisa bergabung di Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan hal ini dikarenakan masih ada beberapa pemain yang klub bernaungnya masih memiliki kegiatan pertandingan dan melakukan trial ke Jepang..

"Dari pemain yang dipanggil ikut seleksi ini ada beberapa yang sebelumnya pernah tergabung dalam Timnas U-19 seperti Paulo Sitanggang dan Hansamu Yama," tambahnya.

Sedangkan Evan Dimas juga masuk dalam daftar pemain yang dipanggil seleksi, namun belum dapat hadir karena masih berada di Vietnam.

Aji mengatakan dalam seleksi ini nantinya akan dilakukan sebanyak empat tahap.

"Para pemain yang telah datang mengikuti seleksi Timnas U-23 ini merupakan pemain yang direkomendasi pelatih dari masing-masing klub asal," katanya.

"Program tersebut meliputi, training center (TC) dan uji coba internasional. Setelah itu, nanti akan didapat nama-nama sejumlah pemain yang masuk Timnas U-23 yang akan ikut memperkuat Indonesia dalam ajang SEA Games 2015," ujarnya.

Empat Mantan Penggawa Timnas U-19 Ikut Seleksi Timnas U-23

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mantan penggawa Timnas U-19 akan mengikuti seleksi Timnas U-23 di Yogyakarta, yang diproyeksikan untuk tampil di SEA Games 2015 mendatang. Dari lima pemain, hanya Evan Dimas yang belum bergabung.

"Yang dipanggil seleksi ada 67 pemain tapi masih ada yang mengikuti kegiatan klub seperti Persebaya, ada dua yang trial di Jepang. Yang sudah datang 42 pemain," ujar pelatih kepala Timnas U-23, Aji Santoso, Sabtu (29/11/2014).

Menurutnya, dalam seleksi tahap pertama di Yogyakarta ini sebagaian besar didominasi oleh muka-muka baru, yang merupakan hasil rekomendasi dari pelatih klub masing-masing. Dari 67 pemain, Aji Santoso memasukan lima pemain mantan anak asuh Indra Sjafri.

"Sekitar lima pemain kami panggil mengikuti seleksi, termasuk Evan Dimas," ujarnya.

Dalam seleksi perdana Sabtu pagi, empat pemain Garuda Jaya sudah tampak mengikuti seleksi yang digelar di stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Mantan pemain timnas U19 yang sudah bergabung yakni Hansamu Yama, Ravi Murdianto, Rudolf Yanto dan gelandang energik Paulo Sitanggang.

Sementara itu, Evan Dimas, menurut Aji, belum bisa datang di seleksi perdana. Sebab, dia masih berada di Vietnam bersama timnas Senior.

Namun demikian, Aji berharap pemain yang tampil menawan dan mencetak satu gol kala Indonesia menang 5-1 atas Laos di laga terakhir AFF Suzuki Cup 2014, Jumat (28/11), dapat segera bergabung di Yogyakarta.

"Secepatnya kalau bisa. Tapi mungkin dia masih butuh waktu istirahat, karena habis memperkuat timnas Senior di AFF," tambahnya.

Selasa, 04 November 2014

Bek Timnas U-19 Doakan Indra Sjafri

republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemecatan Indra Sjafri sebagai pelatih timnas U-19 menyisakan tanda tanya besar di benak suporter Indonesia. Pasalnya, Indra mampu mempersembahkan trofi Piala AFF 2013. Pun Evan Dimas dan kawan-kawan dibentuk menjadi tim yang solid.

Sayangnya, semua pencapaian itu diabaikan PSSI. Organisasi yang digawangi Djohar Arifin itu memberhentikan Indra di tengah jalan. Anehnya, Aji Santoso yang tidak memiliki prestasi malah dipertahankan sebagai pelatih timnas U-23.

Salah satu bek timnas U-19, Hanzamu Yama Pranata ikut berkomentar terkait pemecatan Indra. Dia pun mendoakan dan menyampaikan rasa terima kasih kepada pelatih asal Sumatra Barat tersebut.

"Thanks very very much for all coach,hope we can meet again someday, spirit, still be the best coach (Terima kasih banyak untuk semuanya pelatih, berharap kita bisa bertemu lagi suatu hari nanti, semangat, masih menjadi pelatih terbaik)," katanya melalui akun Twitter, @hanzamuyama.

Dalam kicauannya itu, Hanzamu juga melampirkan sebuah foto ketika dirinya dipeluk Indra di tengah lapangan. Keduanya saling berangkulan erat.

Minggu, 26 Oktober 2014

Hansamu Yama: Alfred Riedhl dan Indra Sjafri Beda Gaya


 shaynasshin.blogspot.com


TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pemain belakang Tim Nasional Indonesia U-19, Hansamu Yama merupakan  satu dari enam pemain Garuda Jaya yang mengikuti latihan dalam pemusatan latihan akhir tahap dua mulai 23-30 Oktober 2014. Latihan yang digelar di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Kota Tangerang itu diikuti oleh 13 pemain.

"Saya senang bisa bergabung dengan timnas senior," ujar Hansamu Yama kepada Harian Super Ball usai latihan perdana belum lama ini.

Hansamu Yama mengatakan metode latihan yang diterapkan oleh Pelatih Alfred Riedhl sangat berbeda dengan yang dialami saat bersama Indra Sjafri. Meski berbeda, dirinya tidak merasa kesulitan dalam menerima metode yang diberikan oleh pelatih asal Austria itu. "Memang beda caranya melatih (gaya). Mungkin karena Riedhl kan pelatih senior," ujarnya.

Saat ditanya apakah dirinya terkendala bahasa saat menjalani latihan bersama Alfred, Hansamu mengakui bahwa ia tidak mengalami kendala. Bahkan semua instruksi yang diberikan Riedl jelas dan bisa dimengerti. "Tidak sama sekali terkendala bahasa. Lagi pula ada penterjemahnya asisten pelatih Wolfgang," ujarnya.


Pada latihan pertama, enam dari 13 pemain, mantan timnas U-19 relatif bisa menjalani latihan sesuai instruksi pelatih. Hanya beberapa kali sempat terlihat pemain Garuda Jaya mengulang teknik yang diberikan Riedhl, lantaran mempraktekannya kurang tepat.

Seperti umpan pendek yang dilakukan empat pemain yang menyebar membelakangi bambu yang ditancapkan membentuk wajik posisi berdiri. Mereka kurang tepat karena memberikan umpan bola di belakang bambu. "Harusnya umpan di depan bambunya kemudian berlari tukar posisi," ujar asisten pelatih Wolfgang Pikal menjelaskan. 

Kamis, 23 Oktober 2014

Ikut Latihan Timnas Senior, Apa Kata Maldini dan Hansamu?


 Foto: MI/Rommy Pujianto


Metrotvnews.com, Tangerang: Timnas Senior Indonesia hari ini menjalankan pemusatan latihan tahap kedua. Latihan berlangsung di lapangan sepakbola Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang.

Dalam latihan tadi sore, skuat Garuda kedatangan empat pemain timnas U-19 yakni Muchlis Hadi Ning Saefulloh, Hansamu Yama Pranata, Paolo Oktavianus Sitanggang, dan Ilham Udin Armaiyn. Sebelumnya, Alfred Riedl mengundang Evan Dimas dan Maldini Pali.

Pantauan Metrotvnews.com di lapangan, terlihat para pemain berlatih dengan suasana yang serius tapi santai. Tidak jarang para pemain terlihat saling tertawa dan terlihat tidak ada gap antara pemain senior dengan U-19.

Setelah selesai berlatih, Riedl pun menuturkan bahwa kelima pemain timnas U-19 tidak memiliki kesempatan untuk menembus skuat Indonesia untuk berlaga di AFF Cup.  Pasalnya, Riedl sudah mengantongi beberapa nama yang saat ini tengah bertanding di babak delapan besar Indonesia Super League (ISL).

Tapi, untuk Evan Dimas, Riedl memberikan penilaian berbeda. Kapten timnas U-19 diberi kesempatan untuk bergabung dengan 35 pemain yang akan didaftarkan ke AFF.

Meski begitu, dua penggawa Maldini dan Hansamu tetap senang bisa memiliki kesempatan berlatih dengan para senior.

“Saya senang bisa ikut berlatih dengan timnas senior,” ujar Maldini kepada Metrotvnews.com usai berlatih, Kamis (23/10/2014).

Senada dengan Maldini, bek Hansamu juga merasa senang bisa mendapatkan kesempatan berlatih bersama timnas senior.

“Senang bisa ikut berlatih. Tidak terlalu ada perbedaan dengan Indra (Sjafri), hanya saja dia (Riedl) kan pelatih asing,” papar Hansamu.
ASM


Rabu, 22 Oktober 2014

Bek Timnas U-19 Dikontrak Barito Putera, Ini Harapan Sang Ayah


Sportsatu.com - Ayah Hansamu Yama Pranata, Puji mengaku senang dengan kepastian bahwa anaknya gabung dengan Barito Putera. Hansamu telah diikat dengan durasi kontrak tiga musim.

Kontrak berlaku sejak 2015 dan akan berakhir pada 2017. Hansamu dianggap pas dengan skuad berjuluk Laskar Antasari dari sisi kualitas dan karakter bermain.

"Kami mengucapkan terima kasih atas keseriusan Barito Putera yang merekrut anak kami sebagai pemain. Kami mohon agar Hansamu bisa dibimbing dan ditegur jika salah. Mudah-mudahan kehadiran anak kami bisa membawa manfaat dan prestasi buat Barito Putera," kata Puji dalam rilis yang diterima.

Puji menyampaikan hal tersebut setelah ikut serta mendampingi anaknya kala meneken kesepakatan. Ia datang bersama paman Hansamu, Narto.

Hansamu direkrut Laskar Antasari bersamaan dengan Paulo Sitanggang, yang juga dikontrak dengan durasi yang sama.

Hansamu Yama Pranata dan Paulo Sitanggang Resmi Berlabuh Ke Barito Putera

twitter
Goal.com - Dua penggawa timnas Indonesia U-19, Hansamu Yama Pranata dan Paulo Oktavianus Sitanggang, akhirnya resmi mendapatkan klub baru. Ya, kedua pemain itu telah memastikan berlabuh ke klub Indonesia Super League (ISL), Barito Putera, untuk musim depan.

Keduanya, dikontrak oleh tim Laskar Antasari dengan durasi tiga musim pada 2015-2017. Kesepakatan mengontrak Hansamu dan Paulo diresmikan dalam sebuah pertemuan di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/10).

"Hansamu dan Paulo memang sudah kami bidik sejak lama. Sebelum berlaga di Myanmar kami sudah melakukan komunikasi intensif," ucap Hasnuryadi Sulaiman, manajer Barito Putera.

Lebih lanjut, Hasnuryadi menambahkan dua pemain itu secara kualitas dan karakter bermain cocok dengan timnya. Di samping itu, kontrak panjang diberikan sebagai upaya untuk membentengi para pemain itu agar merasa nyaman.

"Kami paham Hansamu dan Paulo merupakan aset nasional sehingga kami turut bertanggung jawab dengan kelangsungan dan kemajuan karier keduanya," jelasnya.

Semen Padang Ikut Bidik Punggawa Timnas U-19


 AP/Manu Fernandez


TEMPO.CO, Padang - Direktur Utama klub Semen Padang FC Erizal Anwar mengatakan pihaknya saat ini sedang membidik beberapa pemain tim nasional U-19. Performa punggawa Garuda Jaya yang dinilai memiliki kemampuan di atas rata-rata, membuat tim Kerbau Sirah kepincut.

"Memang kita lagi jajaki beberapa pemain timnas U-19 untuk bergabung bersama Semen Padang," ujar Erizal, Rabu, 22 Oktober 2014.

Menurut Erizal, dua nama yang sedang dibidik oleh timnya adalah bek Hansamu Yama Pranata dan gelandang serang Ilham Udin Armaiyn. Namun, kata Erizal, pihaknya akan berdiskusi dengan tim pelatih untuk mengetahui kebutuhan tim.

Pihaknya sudah berbicara dengan Ilham Udin soal kemungkinan pemain asal Ternate, Maluku Utara, itu bergabung dengan timnya. Menurut dia, Ilham Udin tertarik dengan tawaran Semen Padang. "Dia mau. Tapi belum kita putuskan. Kita ingin diskusi dulu dengan tim pelatih," ujarnya.

Sementara untuk Hansamu Yama, Erizal mengatakan pihaknya saat ini baru dalam batas pemantauan saja. Sejauh pemantauan tim, dia menambahkan, Hansamu Yama dinilai sebagai pemain yang memiliki kelincahan dan kecepatan di lini belakang."Kita telah pantau Hansamu Yama. Dia bek yang bagus dan memiliki ability yang baik. Posisi di mana aja dia bisa," katanya.

Pelatih Semen Padang, Jafri Sastra, mengaku belum memikirkan untuk mencari pemain, termasuk pemain timnas U-19. Sebab, timnya masih fokus untuk menghadapi kompetisi babak delapan besar ini. "Kami konsentrasi delapan besar. Agar target lolos empat besar tercapai," ujar dia.

Meskipun tak berhasil lolos ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru tahun depan, para punggawa tim nasional U-19 laris manis. Tercatat Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan PSMS Medan langsung membidik sejumlah pemain seperti Hargianto, Muchlis Hadi, Evan Dimas, Ravi Murdianto, dan Paulo Sitanggang.


Selasa, 21 Oktober 2014

Enam Pemain Timnas U19 Gabung TC Timnas Senior

Super Ball/Feri Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemusatan latihan akhir tahap kedua Tim nasional Indonesia senior yang akan dimulai 23 hingga 30 Oktober ini diikuti enam pemain Timnas U19. Mereka adalah Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Paolo Sitanggang dan Hansamu Yama serta Muchlis Hadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, TC Timnas Senior telah memasuki tahap akhir, yang dibagi dalam tiga periodesasi. TC akhir tahap pertama telah dilaksanakan pada 10 hingga 18 Oktober lalu, dengan diikuti 11 pemain. Lalu TC akhir tahap kedua kali ini, diikuti 13 pemain. Sedangkan nanti, di TC akhir tahap ketiga, di awal pekan November, diharapkan telah diikuti skuad lengkap Timnas Senior.

Skuad lengkap Timnas Senior pada TC tahap akhir akan diisi 35 pemain, yang diregister di AFF. Nama-nama ke-35 pemain yang akan didaftarkan ke AFF, akan direlease pekan depan.

Berikut nama-nama pemain yang mengikuti pemusatan latihan akhir tahap kedua, 23 - 30 Oktober 2014 di Karawaci

Hamka Hamsah, Muhamad Roby, Rizki Rizaldi Pora, Evan Dimas Darmono, Bayu Gatra Sanggiawan, Rizki Ramdani Lestaluhu, Andritany Ardhyasa, Teguh Amirudin, Maldini Pali, Ilham Udin Armaiyn, Paolo Oktavianus Sitanggang, Hansamu Yama Pranata, Muchlis Hadi Ning Saefulloh

Jumat, 17 Oktober 2014

Hansamu dan Paulo 90 persen bergabung dengan Barito

Hansamu dan Paulo 90 persen bergabung dengan Barito - Barito Putera terus mengarahkan bidikannya ke sejumlah pemain yang dinilai memiliki kualitas mumpuni. Teranyar, Laskar Antasari mengincar dua pemain timnas U-19 yang saat ini tampil di Piala Asia U-19 di Myanmar.

Kedua pemain itu yakni, Paulo Oktavianus Sitanggang dan Hansamuyama Pranata. Asisten Manajer Barito Putera Syarifudin Ardasya menuturkan, kedua pemain ini merupakan rekomendasi dari pelatih dan manajer Barito Putera. “Mereka (pelatih dan manajer, red) melihat kedua pemain ini memiliki kualitas yang cukup bagus. Jadi, kita coba melakukan pendekatan kepada keduanya,” ujarnya kepada wartawan, Senin (13/10).

Syarifudin menuturkan, komunikasi dengan kedua pemain bahkan sudah dijalin. “Rencananya 23 Oktober nanti kita akan bertemu di Jakarta untuk melakukan pembicaraan terkait berbagai hal, mulai dari kontrak dan lainnya,” ungkapnya. Ia menambahkan, Paulo dan Hansamu merupakan dua dari 7 pemain Timnas U-19 yang masih belum memiliki klub. “Yang lain kita lihat kualitasnya biasa saja, makanya kedua pemain ini yang kita bidik,” jelasnya.

Ia menambahkan, karena keduanya belum memiliki klub, maka peluang Barito Putera untuk mendapatkan mereka cukup terbuka lebar. “Semoga saja nanti kita cocok diharga dan lainnya, jadi musim depan kedua pemain ini bisa bergabung dengan Barito Putera,” tegasnya. Kedua pemain ini memang menjadi andalan Timnas U-19.

Paulo merupakan pilar di lini tengah, bahkan mencetak satu gol cantik ke gawang Uzbekistan di Piala Asia U-19. Sementara Hansamu merupakan pilar utama di lini pertahanan Timnas U-19. #beritabarito

Menurut Denny, kedua punggawa Garuda Muda itu sudah 90 persen dipastikan akan bergabung dengan Barito. "Kami sudah berkomunikasi dan 90 persen, mereka akan merumput di Barito. Mereka tinggal menandatangani kontrak saja," tutur Denny.

Meski sudah dipastikan akan mengontrak Hansamu dan Paulo, namun pihak Barito masih menunggu keputusan dari Badan Tim Nasional (BTN), karena setiap pemain tim nasional yang akan bergabung dengan klub harus mendapat izin dari BTN.  

Kamis, 16 Oktober 2014

9 Pemain Timnas U-19 Masih Tanpa Klub

                                                                                                           Peksi Cahyo-BOLANEWS
Bolanews.com - Tim nasional Indonesia U-19 dibubarkan setelah tidak berhasil lolos ke Piala Dunia U-20 tahun 2015. Mereka akan kembali ke klub masing-masing, tetapi ada beberapa pemain yang masih tanpa klub.


Dari 23 pemain Garuda Muda yang dibawa ke Piala AFC U-19 di Myanmar, terdapat sembilan pemain yang masih berstatus tanpa klub.

Salah satu dari sembilan nama itu merupakan pemain utama di timnas U-19, yakni bek sentral Hansamu Yama Pratama. Berikut sembilan pemain timnas U-19 yang masih belum terikat kontrak dengan klub:

Hansamu Yama Pratama (Bek)
Diky Indrayana (Kiper)
Febly Gushendra (Bek)
Mahdi Fahri Albaar (Bek)
Ricky Fajrin (Bek)
Hendra Sandi Gunawan (Gelandang)
Dimas Drajad (Penyerang)
Dinan Javier (Penyerang)
Septian David Maulana (Penyerang)

Rabu, 15 Oktober 2014

Usai Bela Timnas U-19, Hansamu Ingin Libur Kemudian Perkuat Klub

nine sport

Sportsatu.com - Bek tengah tim nasional U-19 Indonesia, Hansamu Yama, sudah mempunyai rencana usai memperkuat skuad Garuda Jaya di Piala Asia U-19. Ia mengaku ingin berlibur lebih dulu dan bercengkrama dengan keluarga.

Keinginan itu tak lepas karena waktunya selama ini telah dihabiskan bersama skuad Garuda Jaya.
Usai mengantar gelar juara Piala AFF 2013 dan membawa Indonesia lolos ke Kualifikasi, Hansamu ikut dalam persiapan timnas U-19 selama kurang dari setahun.

Setelah itu, Hansamu memastikan bergabung dengan satu klub. Namun, ia belum bisa membeberkan klub yang akan diperkuat setelah tampil di Piala Asia U-19.

"Ada beberapa klub yang mengingkan. Tapi, saya ingin libur dan nanti tentu memperkuat klub," kata Hansamu di Hotel Sky Palace, Naypyitaw, Senin (13/10).


Minggu, 05 Oktober 2014

Bagi Hansamu Semua Lawan Itu Sama Saja

Gonang Susatyo/Bolanews



Bolanews.com - Minggu siang ini timnas U-19 berangkat ke Myanmar dari Jakarta. Dukungan dalam berbagai bentuk mengiringi perjuangan tim asuhan pelatih Indra Sjafri itu.
Punggawa Garuda Jaya pun sudah siap teknik dan mental untuk menjalani putaran final Piala AFC U-19 demi mendapat tiket ke Piala Dunia U-20 2015.

Pilar di lini belakang, Hansamu Yama Pranata, optimistis dengan kekuatan terkini timnas U-19 untuk bersaing di Grup B melawan Uzbekistan, Australia, dan UEA.

"Bagi saya, semua lawan sama berat dan sama ringannya. Kami sudah menyaksikan permainan mereka melalui rekaman pertandingan sehingga bisa mempelajari bagaimana mengantisipasi mereka," kata Hansamu kepada kontributor Bolanews, Gonang Susatyo.

Secara khusus bek asal Mojokerto, Jatim, itu menilai kekuatan UEA mengalami sedikit perubahan menyusul pergantian pelatih.

"Saat melawan mereka di tur Timur Tengah, April, masih ditangani pelatih lama. Saya memprediksi pasti ada yang baru dari mereka. Bisa perubahan pada skuat atau gaya bermain. Tapi, apapun itu, kami siap meladeni.mereka," ucapnya.

Rabu, 24 September 2014

Bek Timnas U-19 Siap Matikan Luis Suarez

 Edwin Dwi Putranto/Republika
REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA-- Tim nasional sepak bola Indonesia U-19 gembira mengetahui akan bertanding melawan Luis Suarez dalam laga uji coba melawan Barcelona B di Ciutat Es Sportiva Joan Gamper Campo, Rabu (24/9) malam nanti. Tak terkecuali bek tengah timnas U-19, Hansamu Yama.

"Suatu kesempatan main bersama Suarez. Bisa menambah jam terbang dan pengalaman, bagaimana rasanya bermain melawan bintang dunia," kata Yama dalam rilis promotor tur Spanyul timnas U-19, Nine Sport Inc yang diterima ROL, Rabu.

Hansamu siap mengadang Suarez. Ia mengaku tidak ada persiapan khusus untuk mematikan penyerang timnas Uruguay itu. "Berusaha saja besok agar dia tidak bisa melewati," kata Yama diringi tawa.

Pelatih tim utama Barcelona Luis Enrique telah mengonfirmasi Suarez akan turun menghadapi skuat Garuda Jaya. "Luis Suarez akan bermain dengan Barça B besok melawan Indonesia U-19. Dia ingin bermain untuk mendapatkan kembali ritme permainan," ujar Enrique seperti dikutip Daily Mail, Selasa (23/9)

Senin, 18 Agustus 2014

Dimas Drajad: Setidaknya Kami Pulang Tidak Malu-maluin

Super Ball / Feri Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR SERI BEGAWAN - Berhasil mencetak empat dari enam gol yang bersarang di gawang Singapura, M Dimas Drajad merasa senang dengan penampilan timnas Indonesia U19.

"Saya senang, ya setidaknya kita pulang nggak malu-maluin," kata pemain bernomor punggung 7 tersebut.

Meski gagal melaju ke semifinal HBT 2014, para Garuda muda berhasil menggilas Singapura enam gol tanpa balas di Stadion Negara Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Dalam laga tersebut, empat gol dicetak oleh striker bernomor punggung 7, M Dimas Drajad. Sementara dua gol lainnya dicetak oleh masing-masing pemain sayap nomor 20, Ilham Udin Armaiyn, dan playmaker bernomor punggung 17, Paulo Oktavianus Sitanggang. Dengan hasil ini, timnas mengantongi tiga poin, namun tetap tidak kuasa lolos ke babak berikut.

Kamis, 31 Juli 2014

Profil Skuad Garuda Jaya : Hansamu Yama Pranata



Nama Lengkap : Hansamu Yama Pranata
Nama Panggilan : Yama
Nomor Punggung : 16
Posisi : Pemain Belakang
Tempat / Tanggal Lahir : Mojokerto / 16 Januari 1995
Pemain Favorit : Nemanja Vidic
Klub : Deportivo Indonesia
Ayah : Fuji
Ibu : Endang Riwayati

Sabtu, 26 Juli 2014

Indra Sjafri: HBT Sesuai Tahapan Latihan Garuda Jaya

 © Fajar Rahman

Bola.net - Tim Nasional Indonesia U-19 tengah bersiap untuk ambil bagian dalam Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014 di Brunei Darussalam, 9-23 Agustus.

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri menilai jika HBT tidak kalah prestisius dari  turnamen COTIF di Valencia, Spanyol. Dia pun tetap menargetkan hasil maksimal di ajang tersebut sebagai persiapan berlaga di Piala Asia U-19, Myanmar, Oktober 2014.

Diterangkan Indra, HBT sesuai dengan tahapan latihan yang disusunnya, yakni mulai dari persiapan umum (general preparation), persiapan khusus (specific preparation) hingga prakompetisi (pre-competition).

Skuat Garuda Jaya kini dalam tahap ketiga, yang membutuhkan lawan dan atmosfer pertandingan kompetitif.

"Jika ada yang berasumsi COTIF lebih baik dari HBT, itu orang yang tidak mengerti teknis dan periodisasi program tim pelatih. Jadi, melalui kesempatan ini, saya jelaskan supaya tidak salah-salah lagi memahami dan menulisnya," kata Indra.

"Apalagi, waktu itu saya setuju saja karena konteks kami adalah tahapan itu terpenuhi. Bukan soal COTIF atau apa dan di mana. Itu urusan BTN dan Federasi (PSSI)," pungkasnya. (esa/gia)

Rabu, 04 Juni 2014

Indra Sjafri Jagokan Jerman Juarai Piala Dunia, Hansamu Punya Pendapat Beda

Pelatih tim nasional U-19 Indonesia, Indra Sjafri, menjagokan Jerman meraih titel juara di Piala Dunia 2014, yang akan digelar di Brasil, 12 Juni sampai 13 Juli. Faktor tim favorit menjadi penyebabnya.

Tapi, Indra menjelaskan bahwa itu menjadi salah satu alasan saja. Persiapan yang matang serta terstruktur membuat Jerman lebih siap menjadi juara.

"Dari dulu saya tidak berubah, tetap menjagokan Jerman. Saya juga tahu persis, timnas Jerman dibentuk dengan betul-betul baik. Progres dan periodesasi, mereka juga melibatkan para ahli. Jadi, paling rapi," kata Indra saat ditemui di Lapangan SPH, Tangerang, Selasa (3/6).

Walau begitu, Indra meyakini persaingan meraih gelar tetap akan ketat. "Semua tahu negara-negara Eropa bagus. Spanyol misalnya. Sementara Brasil punya kans karena tuan rumah, tapi satya tetap jagokan Jerman," terang pelatih yang pernah 3 tahun di Jerman untuk kursus kepelatihan.

Sementara itu, bek timnas U-19, Hansamu Yama punya prediksi lain. Uruguay disebutnya punya peluang untuk juara.

"Permainannya bagus dan saya suka. Luis Suarez akan menjadi kunci walau sebelumnya mengalami cedera.

Hansamu Bicara Soal Kekurangan yang Masih Ada di Timnas U-19

Bek tim nasional U-19 Indonesia, Hansamu Yama Pranata, mengakui individual defending Garuda Jaya belum baik. Para pemain skuad Garuda Jaya kerap salah mengantisipasi tekanan dari lawan.

Itu disebutnya terjadi di beberapa laga sebelumnya. Pada Mei 2014, Indonesia beruji coba internasional menghadapi Myanmar, Yaman, dan Lebanon.

"Dari keseluruhan, lini belakang memang masih kurang dan bermasalah. Sehingga kami ke depan harus bisa lebih baik mengantisipasi tekanan dari lawan," kata Hansamu.

"Tapi, bukan pemain di lini belakang. Lini tengah dan depan juga harus diperbaiki. Ini karena semua lini juga punya tugas mematahkan serangan lawan," tambahnya.

Hal ini juga yang terus menjadi perhatian Indra Sjafri untuk dibenahi. Dalam sesi latihan di Lapangan SPH, Tangerang, Selasa (3/6), Indra Sjafri memfokuskan pemain untuk mengasah penguasaan bola.

Materi ini diberikan sekaligus untuk menyempurnakan pemain memotong umpan dari kaki ke kaki. Tiga sampai dua pemain di masing-masing kelompok yang dibagi ditugaskan untuk menghadang bola yang diberikan pemain timnas U-19 ke pemain lain.

Adapun mengenai pelanggaran yang kerap dilakukan Hansamu dan beberapa di antaranya berujung kartu, Hansamu mengakui masih belum bisa tenang.

"Mungkin karena saya masih labil dan tidak boleh menunjukkan emosi berlebihan lagi. Saya akan terus memperbaikinya, terutama dari sisi psikologis," terang Hansamu.

Selasa, 20 Mei 2014

Lulus UN, Hansamu Yama Ingin Lanjut Kuliah

 
Jakarta - Penggawa tim nasional Indonesia U-19, Hansamu Yama Pranata, bernafas lega setelah dipastikan lulus Ujian Nasional (UN) tingkat SMA. Dia berharap bisa meneruskan pendidikannya ke bangku kuliah.

Hansamu Yama adalah salah satu murid di SMA Taman Siswa Kota Mojokerto. Dia terpaksa mengikuti UN susulan karena saat itu dia harus mengikuti ujicoba bersama timnas U-19 di Timur Tengah.

Tak punya waktu banyak untuk belajar, pemain 19 tahun itu bahkan mengaku hanya membuka buku pelajaran satu hari saja sebelum ujian.

Namun, kini Yama merasa plong karena perjuangannya terbayar dengan dinyatakan lulus UN. Nilainya pun cukup memuaskan.

"Alhamdulillah lulus sekolah. Tadi pagi baru dikasih tahu pengumumannya. Nilainya juga lumayan bagus," tutur Yama, Selasa (20/5).

Yama pun berharap bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Hanya saja, rencana itu takkan mudah karena ia masih harus fokus di timnas U-19, yang pada Oktober mendatang akan tampil di Piala Asia U-19 di Myanmar.

"Inginnya kuliah. Tapi nanti dulu, karena masih fokus di timnas. Takut waktunya tidak bisa," ucapnya.

Saat ini Yama tengah menjalani pemusatan latihan bersama timnas U-19 di Yogyakarta.
(ads/a2s) detik.com