Tampilkan postingan dengan label Dinan Yahdian Javier. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dinan Yahdian Javier. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 November 2014

Jebolan Timnas U-19 Mulai Masuk Kuliah 24 November

Bolanews.com - Setelah gagal memenuhi target di Piala AFC U-19, tim nasional Indonesia U-19 dijadwalkan kembali ke Yogyakarta untuk mengikuti kegiatan perkuliahan. Mantan pasukan Garuda Jaya mendapat beasiswa di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).


Hanya saja, baru ada Martinus Novianto Ardhi yang menjalani kuliah reguler. Kebetulan pemain yang tidak lolos seleksi ke Myanmar itu berdomisili di Yogyakarta.

"Pemain timnas U-19 belum ada yang mengikuti kuliah di UNY. Baru saya yang mengikuti kuliah, itu pun tidak masuk di kelas khusus timnas U-19. Saya mengikuti kelas reguler," tutur Martinus.

Sementara itu, hal berbeda dilakukan Dinan Javier. Eks penyerang timnas U-19 itu justru memilih pindah ke Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM).

"Untuk saat ini, saya fokus di UGM. Jadwal perkuliahannya sangat ketat. Tidak mudah mendapatkan izin meninggalkan kuliah," tutur Dinan.

Pihak UNY memastikan para pemain harus segera mengikuti perkuliahan pada 24 November. Hal ini merupakan tindak lanjut pertemuan antara Rektor UNY dan Ketum PSSI beberapa waktu lalu.

Kamis, 16 Oktober 2014

9 Pemain Timnas U-19 Masih Tanpa Klub

                                                                                                           Peksi Cahyo-BOLANEWS
Bolanews.com - Tim nasional Indonesia U-19 dibubarkan setelah tidak berhasil lolos ke Piala Dunia U-20 tahun 2015. Mereka akan kembali ke klub masing-masing, tetapi ada beberapa pemain yang masih tanpa klub.


Dari 23 pemain Garuda Muda yang dibawa ke Piala AFC U-19 di Myanmar, terdapat sembilan pemain yang masih berstatus tanpa klub.

Salah satu dari sembilan nama itu merupakan pemain utama di timnas U-19, yakni bek sentral Hansamu Yama Pratama. Berikut sembilan pemain timnas U-19 yang masih belum terikat kontrak dengan klub:

Hansamu Yama Pratama (Bek)
Diky Indrayana (Kiper)
Febly Gushendra (Bek)
Mahdi Fahri Albaar (Bek)
Ricky Fajrin (Bek)
Hendra Sandi Gunawan (Gelandang)
Dimas Drajad (Penyerang)
Dinan Javier (Penyerang)
Septian David Maulana (Penyerang)

Jumat, 12 September 2014

Dinan Cuma Bisa Sedikit Bahasa Spanyol

net

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyerang tim nasional U-19 Indonesia, Dinan Yahdian Javier, tertawa ketika ditanya kemungkinan menjadi penerjemah tim selama di Spanyol. Dinan mengaku hanya bisa sedikit bahasa Spanyol.

Hal tersebut diungkapkan Dinan kepada Tribunnews.com, Jumat (12/9/2014) jelang keberangkatan tim ke bandara Soekarno-Hatta.

Dinan memiliki pengalaman bermain di Uruguay bersama Hansamu Yama, Maldini Palii, dan Mahdi Fahri Albaar. Uruguay merupakan negara yang terletak di kawasan Amerika Selatan dan menggunakan bahasa Spanyol sebagai alat komunikasi sehari-hari.

“Hahaha. Ya tidak. Aku cuma bisa mengucapkan halo dan siapa namamu,” ungkap Dinan dengan bahasa Jawa dan logat khas Yogyakarta yang kental kepada Tribunnews.com.

Rombongan tim dijadwalkan meninggalkan Tanah Air pukul 17.45 WIB. Selama di Spanyol, Evan Dimas, dkk akan melawat ke tiga kota, yaitu Madrid, Valencia, dan Barcelona. Mereka akan menjajal kemampuan Atletico Madrid B, Barcelona B, Valencia B dan Real Madrid C.

Tim juga akan mendapat kesempatan mengunjungi sejumlah objek wisata di Spanyol sebagai bagian dari program rekreatif.

Selasa, 26 Agustus 2014

Striker Timnas U-19 Ingin Fokus Kuliah Manajemen



 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Liputan6.com, Yogyakarta - Striker tim nasional Indonesia U-19, Dinan Yahdian Javier mengaku senang masuki dunia perkuliahan. Meski harus membagi waktu dengan waktu latihan, ia tetap antusias menjalani pendidikan di dua kampus berbeda, Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Di UGM, Dinan mengambil fakultas Ekonomi dsn Bisnis jurusan manajemen. Sementara di UNY, ia menempuh pendidikan ilmu keolahragaan jurusan pendidikan kepelatihan olahraga bidang sepakbola.

Saat diharuskan memilih, Dinan mengaku ingin fokus memperdalam ilmu manajemen. Hal itu sesuai dengan jalur IPS yang diambilnya sewaktu menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Kalau saya ingin fokusnya ke UGM, sebab yang UNY kan ditawari. Jika ada kesempatan saya ikuti. Jika tidak, ya sudah. Dari kecil saya ingin (jurusan) manajemen sebab saya berasal dari IPS," ucap Dinan saat ditemui di Stadion UNY, Senin (25/8/2014).

"Kalau ada kesempatan ya bisa jadi (kuliah di dua jurusan). Tapi sebenarnya saya ingin fokus ke UGM," tambahnya.

Dinan mengaku semua jadwalnya sudah diatur PSSI. Jadi, ia tak perlu memusingkan padatnya jadwal kuliah dan latihan dengan timnas Indonesia.

"Semua sudah disiapkan dengan PSSI. Semua sudah diatur," ujarnya.

Selain Dinan, ada 23 pemain timnas U-19 lainnya yang dikuliahkan di UNY. Mereka tengah mengikuti masa pengenalan kampus atau ospek sejak Senin (25/8/2014) hingga Rabu (27/8/2014).

Kamis, 31 Juli 2014

Profil Skuad Garuda Jaya : Dinan Yahdian Javier


Nama Lengkap : Dinan Yahdian Javier
Nama Panggilan : Dinan
Nomor Punggung : 9
Posisi : Pemain Depan
Tempat / Tanggal Lahir : Bantul / 6 April 1995
Pemain Favorit : Franck Ribery dan Cristiano Ronaldo
Klub : Deportivo Indonesia
Ayah : Ismayadi
Ibu : Diah

Senin, 21 Juli 2014

Timnas U-19, Ibadah Lancar, Latihan Jalan Terus

twitter

Sportanews.com - TIMNAS U-19 yang tengah disiapkan ke putaran final Piala Asia U-19, memang punya jadwal superpadat. Namun, Pelatih Indra Sjafri tetap tak ingin melalaikan ibadah anak buahnya.

Dinan Yahdian Javier, salah satu punggawa skuad Garuda Jaya asal Bantul, mengaku bisa menjalankan keduanya dengan baik. Memang ada sedikit pengaruh, namun semuanya tetap bisa berjalan beriringan.

Sejauh ini, Dinan menyebut puasa tahun ini masih terhitung lancar dan tidak ada kendala atau pun bolong. Bahkan, bukan cuma puasa, tapi juga sholat tarawih, buka bersama, dan sahur bersama rekan-rekannya.

Selama bulan puasa di Timnas U-19, Dinan mengaku tidak masalah dengan jadwal latihan dan  latih tanding yang sudah dijadwalkan. Ia akan melakukan yang terbaik untuk tim, termasuk selama puasa ini ia harus berlatih di malam hari usai tarawih.

Saat ini, Dinan dan kawan-kawan sudah berada di Ternate untuk melakoni laga uji coba melawan Persiter Ternate U-21, Selasa (22/7). Ini akan jadi laga terakhir sebelum tim diliburkan mulai 23 Juli dan berlatih kembali 2 Agustus. Selama libur, Indra melawarang pemainnya ikut Tarkam (turnamen Antar Kampung).

Ke Ternate sendiri, Timnas U-19 datang tanpa 7 pemain: Ichsan Kurniawan, Febly Gushendra, Paulo Oktavianus Sitanggang, Zulfiandi, Hendra Sandi Gunawan, Miftahul Hamdi, dan Putu Gede Juni Antara.

Kamis, 10 Juli 2014

Dinan Lolos Piala AFF U-19

ist

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - BINTANG Muda sepak bola Yogyakarta Dinan Yahdian Javier asal Bantul, baru saja mengikuti tur nusantara jilid II bersama timnas U-19. Setelah mengikuti tur, untuk sementara bersama tim kembali berlatih di Yogyakarta tepatnya di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta.

Berhasil ikut membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 tidak membuat mereka bersantai, Dinan dan kawan-kawannya terus digenjot serangkaian uji coba. Serangkaian program sudah disiapkan oleh Pelatih Indra Sjafri, mempersiapkan diri menyongsong Piala Asia di Myanmar.

Tidak ketinggalan Dinan yang untuk sementara masih dipercaya sebagai punggawa timnas U-19, mengikuti serangkaian program yang telah disusun pelatih. Termasuk laga uji coba yang dijalani oleh punggawa Garuda Jaya, baik di dalam maupun di luar negeri.

Terakhir pemain bernomor punggung 9 tersebut, mengikuti tur Nusantara II dimulai dari Aceh melawan tim pra PON setempat dan terakhir menghadapi Arema Cronus U-21 di Malang.

"Saya selama ini terus berlatih dan berujicoba bersama timnas. Baru saja tiba dari Malang, saat ini sudah di UNY," kata Dinan yang pernah sempat ikut berlatih bersama Persiba Bantul selepas dari Uruguay mengikuti program Sociedad AnĂ³nima Deportiva (SAD), kemarin.

Selama beberapa hari memulihkan tenaga, ia dan rekan-rekannya akan dijajal Persis Solo pada Jumat (11/7) mendatang. Selepas lawan Solo, tim kembali digenjot latihan sampai 23 Juli 2014, sebelum melakukan serangkaian uji coba di luar negeri.

Pelatih Indra Sjafri belum akan menentukan komposisi tim, sampai usai menjalani uji coba di Spanyol. "Sampai saat ini masih dalam proses seleksi, rencananya pelatih hanya membawa 26 pemain," tambahnya.

Lulusan SMA Negeri 1 Sewon Bantul DIY tersebut, berharap bisa kembali dipanggil mengikuti uji coba di Spanyol dan terus berlanjut sampai timnas U-19 berlaga dalam ajang Piala Asia di Myanmar. Pemain yang kini menyandang status sebagai mahasiswa di Universitas Gajah Mada tersebut, ingin Indonesia lolos ke Piala Dunia U 19 mendatang. (ptt)

Biodata

Nama: Dinan Yahdian Javier
TTL : Yogyakarta, 6 April 1995
Postur: 173 cm/69 kg
Posisi: Penyerang (Striker/winger)
No punggung: 9

Karir
SSB Baturetno 2004-2011
Pelita U-21 2011
Sociedad AnĂ³nima Deportiva (SAD) Uruguay 2012-2013
Timnas U 19 2013-2014

Rabu, 02 Juli 2014

Dinan Javier, Pemain Timnas U-19 Diterima Kuliah di UGM


Ugm.ac.id - Yogyakarta, Salah satu punggawa timnas Indonesia U-19, Dinan Yahdian Javier, lulus diterima kuliah di Universitas Gadjah Mada lewat jalur Penelusuran Bakat Olahraga dan Seni (PBOS). Pemuda kelahiran Bantul, 19 tahun silam memilih jurusan Manajemen sebagai pilihan studinya di UGM. "Ini jurusan pilihan saya, tidak mungkin selamanya saya jadi pemain sepakbola, saya harus memiliki pekerjaan lain setelah itu," kata Dinan, Rabu (2/7).

Anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Ismayadi dan Diah ini mengaku dirinya terharu dan bangga bisa diterima kuliah di jurusan favoritnya. Ia sendiri tidak membayangkan sebelumnya bisa diterima kuliah di UGM. Pasalnya selama mengikuti pelatnas U-17 dan U-19, Dinan harus beberapa kali pindah sekolah. Meski akhirnya lulus dari SMAN 1 Sewon Bantul, Dinan sebelumnya pernah bersekolah di SMAN 1 Yogyakarta, SMA Darussalam Tanggerang. dan SMA Ragunan Jakarta. “Di SMA ‘Teladan’ Yogyakarta hanya 4 bulan, di SMA Darussalam sempat 3 bulan, di SMA Ragunan sekitar satu tahun lebih saya di sana,” ujarnya.

Sering berpindah sekolah bukan lantaran Dinan dianggap tidak berprestasi di kelas, namun tuntutan untuk mengikuti kegiatan pemusatan latihan pemain timnas menjadikan alasan Dinan berpindah sekolah bahkan mengorbankan waktu belajar di sekolahnya demi sepakbola. “Kegiatan sekolah lebih sering ditinggal, dalam sebulan paling hanya bisa masuk 2 hari. Untung, pihak Sekolah bisa ngerti, kita juga cari sekolah yang bisa ngasih dispensasi,” kata Dinan yang memenangi AFF Cup U-19 2013 lalu.

Untuk mengejar ketertinggalan materi pelajaran di sekolah, Dinan mengaku harus belajar sendiri apalagi diharuskan berada di Uruguay selama 1,5 tahun. Beruntung, di saat waktu ujian sekolah berlangsung, para guru sekolah sengaja diterbangkan ke sana. “Di Uruguay, hampir semua teman-teman seperti itu,” katanya.

Sejak Kecil Suka Sepakbola

Kecintaan Dinan pada si kulit bundar sudah sejak kecil. Beruntung kedua orang tua yang berprofesi pedagang majalah dan alat tulis ini mendukung minat dan bakat sang anak. Pada usia 8 tahun, Dinan didaftarkan di salah satu sekolah sepak bola di Yogyakarta. Bakatnya pun makin terasah. “Sejak kelas 2 SD (Sekolah Dasar-red) sudah senang dengan bola kaki,” ucapnya.

Bakat dan kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar mendapat pantauan dari para pencari bakat sepakbola. Dinan pernah lolos seleksi masuk tim U-21 klub Pelita Jaya, hingga akhirnya dipanggil menjadi timnas U-17 dan U-19. Di pelatnas, kata Dinan, ia bersama Evan Dimas dan kawan-kawan lainnya harus berlatih setiap pagi dan sore. Soal makan, mereka diatur sesuai dengan menu yang sudah disiapkan. Bahkan untuk sekedar jalan-jalan tentu tidak sembarang diberikan pelatih, mereka harus meminta izin dan hanya diperbolehkan saat masa liburan saja.

Meski sudah meraih juara AFF U-19, target agar para pemain timnas U-19 yang dipersiapkan bisa membawa Indonesia lolos ke putaran piala dunia di masa mendatang adalah impian Dinan. Untuk masuk timnas senior tentunya tidak mudah bagi Dinan. Namun dia tetap berkeinginan bisa membela tim senior garuda, “Mewakili Indonesia di piala dunia, impian saya sejak kecil,” kata pria yang mengidolakan Frank Ribery dan Boaz Solossa ini. (Humas UGM/Gusti Grehenson)

Jumat, 13 Juni 2014

Striker Timnas U-19 Berharap Bisa Lebih Baik Lagi




Liputan6.com/Helmi Fithriansyah


Liputan6.com, Yogyakarta: Cedera yang dialami striker Timnas Indonesia U-19 Dimas Drajad membawa berkah bagi Dinan Yahdian Javier. Sebab, ia menjadi memiliki kesempatan untuk membuktikan dirinya mampu mengemban tanggung jawab menjebol gawang lawan dalam laga uji coba Tur Nusantaran jilid II.

Hal tersebut dibuktikan Dinan ketika laga melawan tim Pra PON Aceh pada 6 Juni lalu. Dinan kembali mencetak gol saat skuat Garuda Jaya menang 1-0 atas Semen Padang FC U-21 di Stadion H.Agus Salim, 11 Juli lalu.

Dinan berharap bisa kembali mencetak gol lagi pada laga selanjutnya. "Alhamdulillah bersyukur mas, semoga bisa lebih meningkatkan dan lebih baik lagi," kata Dinan kepada Liputan6.com, Jumat (13/06/2014).

Dinan juga mengatakan akan siap dimainkan dalam pertandingan selanjutnya. Namun, ia menyerahkan keputusannya kepada pelatih Indra Sjafri. Dinan tidak mempermasalahkan posisi mana yang akan dilakoni pada laga-laga selanjutnya.

"Mana saja boleh, tergantung adakah kesempatan di mana," ujar Dinan.

Difgh laga selanjutnya, Timnas U-19 akan melawan PS Kampar di Staion Utama Riau, 16 Juni 2014. Dua hari kemudian, timnas akan melawan  Pra-PON Riau di Stadion Utama.

Kamis, 22 Mei 2014

Lulus UN, Ini Kata Dinan Yahdian dan Septian David Maulana


JAKARTA,Bolanasional.co-Dinan Yahdian mengaku senang dirinya bisa ulus ujian nasional dengan hasil memuaskan. Dinan berhasil lulus UN setelah meraih nilai dengan rata-rata delapan.

Sebelumnya, Dinan Yahdian mengikuti home scholing di Kak Seto Foundation. Selain Dinan Yahdian, sembilan pemain Garuda Muda lainnya pun berhasil lulus UN.

Ke delapan pemain lainnya yang berhasil di UN adalah Yabes Roni, Paulo Sitanggang, , Hansamu Yama, Ilham Udin Armayn, Mahdi Fahri, M. Hargianto, Martinus dan Septian David Maulana.

“Saya sangat bersyukur sekali lulus UN. Sekarang saya sudah lega dan bisa fokus ke Timnas U-19,” kata Dinan Yahdian yang tercatat sebagai siswa SMU 1 Sewon Yogyakarta kepada Bolanasional.co, Selasa (20/05) malam.

Bukan hanya Dinan Yahdian, dihubungi terpisah oleh Bolanasional.co, Septian David Maulana pun mengatakan hal yang sama. Selain ingin fokus ke Timnas U-19, kedepannya ia ingi melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi.

“Sangat senang saya lulus. Insya Allah, saya ingin melanjutan kuliah. Tapi, untuk sementara saya belum memutuskan dimana saya kuliah,” tuturnya.

Selasa, 22 April 2014

UN Susulan Pemain Timnas


Dinan Yahdian Javier, salah satu bintang tim nasional U19 mengikuti Ujian Nasional (UN) susulan di SMAN 
1 Sewon, Bantul, Yogyakarta, Selasa (22/4). Dina Yahdian Javier terpaksa mengikuti Ujian Nasional karena pada waktu pelaksanaan UN masih mengikuti tur di Timur Tengah. (ANTARA FOTO/Noveradika)

Selasa, 15 April 2014

Tanding di Timteng, Bintang Timnas U19 Harus Ikut UN Susulan

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinan Yahdian Javier salah satu bintang tim nasional U19 yang masih terdaftar sebagai siswa SMA Sewon, Kabupaten Bantul, tidak dapat mengikuti Ujian Nasional karena masih mengikuti tur di Timur Tengah.

"Jadi tidak mengikuti UN dari kemarin sampai dua hari ke depan," kata Kepala Sekolah SMA Sewon Bantul, Marsudiyana, Selasa (14/04/2014).

Marsudiyana mengaku telah mendapat surat dari PSSI yang berisi permintaan kepada sekolah untuk memberi fasilitas ujian susulan bagi Dinan.

"Sudah kita daftarkan sebagai peserta ujian susulan," tandas Marsudiyana.

Dinan akan mengikuti ujian susulan yang dilaksanakan pada tanggal 22 April 2014.

Marsudiyana menuturkan, Dinan merupakan siswa pindahan dari sekolah olah raga Ragunan. Setelah pindah ke SMA Sewon Bantul Dinan mengambil jurusan IPS.

"Baru satu tahun Dinan menuntut ilmu di SMA Sewon. Dia izin karena harus mengikuti pemusatan latihan Timnas U19," ujar dia.
 

Senin, 14 April 2014

Ikut Tur Timur Tengah, Winger Timnas U-19 Tak Ikut UN


VIVAbola - Salah seorang pemain timnas Indonesia U-19, Dinan Yahdian Javier, akhirnya bisa bernafas lega. Siswa kelas III, Sekolah Menengah Atas (SMA) Sewon, Kabupaten, Bantul, itu telah didaftarkan mengikuti Ujian Nasional (UN) susulan. 

Dinan memang tengah mengikuti Tur Timnas U-19 ke Timur Tengah. Akibatnya, pemain kelahiran Yogyakarta, 6 April 1995 tersebut, tidak bisa mengikuti UN yang digelar serentak di seluruh Indonesia pada 14-16 April 2014. 

Kepala Sekolah SMA Sewon, Marsudiyana, mengatakan, Dinan merupakan pindahan dari Sekolah Olahraga Ragunan. Dia duduk di kelas XII jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).  

"Hanya satu tahun Dinan belajar di SMA Sewon, dan karena harus mengikuti pemusatan pelatihan maka izin tidak masuk sekolah," jelasnya.

Marsudiyana memastikan Dinan tidak bisa mengikuti UN. Pihak PSSI juga telah mengirimkan surat melalui faksimile yang isinya meminta pihak sekolah untuk memfasilitasi Dinan agar mendapat kesempatan ujian nasional susulan. 

Menurut Marsudiyana, Dinan rencananya akan mengikuti ujian pada 22 April 2014. "Sudah kita daftarkan sebagai peserta ujian susulan," beber Marsudiyana. 

Dinan bukanlah satu-satunya personel Garuda Jaya yang tidak bisa mengikuti UN saat ini. Hansamu Yama Pranata juga bernasib sama. Siswa SMA Taman Siswa, Mojokerto itu juga tidak bisa mengikuti UN seperti anak sekolah lain seusianya.  (one)

Kamis, 03 April 2014

4 Pemain Timnas U-19 Asal Jogjakarta


Timnas U-19 yang akan mengikuti kejuaraan Piala Asia U-19 saat ini tengah menjalani training camp di UNY. Tim yang diasuh oleh pelatih Indra Sjafri ini dipersiapkan secara khusus demi meraih target juara Piala Asia dan nantinya bisa berlaga di Piala Dunia U-20. Demi meraih target tersebut, Timnas U-19 selain menjalani training camp juga akan menjadi berbagai macam pertandingan ujicoba baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Bagas Adi Nugroho
Pemain berposisi bek kiri ini menimba ilmu bermain sepak bola pertama kali saat bergabung di SSB Gama. Pemilik akun twitter @bagasadingrh ini lahir di Sleman, 8 Maret 1997. Sebelum memperkuat timnas U-19, Bagas memang sudah menjadi langganan memperkuat timnas. Bagas tercatat pernah memperkuat Timnas U-13 (2009), Timnas U-14 (2010) dan Timnas U-16 saat bermain di kejuaraan AFC dan AFF pada tahun 2011. Bahkan, karena keahliannya dalam bermain sepak bola, Bagas pun pernah bergabung di Sociedad Anonima Deportivo (SAD) Uruguay. SAD sendiri merupakan sebuah tim yang dibentuk oleh PSSI dan diikutkan untuk berlaga di kompetisi usia dini di Uruguay. Saat ini status Bagus merupakan pemain klub Sriwijaya U-21.
Dinan Yahdian Javier
Dinan pertama kali belajar sepakbola ketika dimasukkan oleh sang ayah ke SSB Alkid (Alun-alun Kidul). Setelahnya kemudian dipindahkan oleh ayahnya ke SSB Baturetno Bantul. Berawal dari Ssb inilah karir Dinan mulai menanjak. Dinan ketika SD sempat memperkuat tim sepakbola propinsi Jogjakarta. Bersama tim tersebut Dinan berhasil meraih medali emas di tingkat nasional. Kemudian Dinan pun dipanggil untuk kemudian memperkuat Tim Indonesia dikejuaraan tingkat Asia Tenggara.
Bakat dan kerja keras Dinan ini membuatnya dilirik oleh tim Pelita Jaya U-21. Di tahun 2011, Dinan pun resmi bergabung dengan Pelita Jaya U-21. Pemain kelahiran 6 April 1995 ini kemudian ditarik untuk bergabung dengan tim  SAD Uruguay. Setelahnya, Dinan pun dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas U-19 dan berhasil lolos. Hingga saat ini Dinan masih memperkuat Timnas U-19 yang diasuh oleh Indra Sjafri, Dinan biasa menempati posisi sebagai penyerang.
Hamdan Zamzani
Pemain berposisi bek tengah ini merupakan pemain yang baru bergabung bersama Timnas U-19. Hamdan berhasil menarik perhatian pelatih U-19, Indra Sjafri saat dirinya memperkuat Sleman United kala menjalani laga ujicoba melawan Timnas U-19 pada Senin (3/2) yang lalu. Gaya permainan Hamdan yang penuh disiplin dan lugas berhasil membuatnya memperkuat Timnas U-19. Pemain kelahiran tahun 1997 ini pernah diturunkan Indra Sjafri kala Timnas U-19 menghadapi Persiba Balikpapan U-21. Sebelum memperkuat Sleman United, Hamdan pertama kali menimba ilmu di SSB AMS Seyegan, Sleman
Martinus Novianto Ardi
Penyerang Tim Pra-PON Jogjakarta ini berhasil menarik perhatian Indra Sjafri saat berhasil mencetak dua gol ke gawang Timnas U-19. Dua gol tersebut diciptakan Martinus saat Tim Pra PON Jogjakarta tengah berujicoba melawan Timnas U-19 di Stadion Mandala Krida, Jumat (7/2) yang lalu.
Martinus pun kemudian dipanggil untuk bergabung dengan Timnas U-19. Pemain kelahiran 4 November 1995 ini sempat diturunkan oleh Indra Sjafri saat menjalani tur nusantara. Pemain yang pernah memperkuat Tunas Jogja ini sempat menjalani seleksi sebagai pemain PSIM Jogja yang akan berlaga di Divisi Utama PSSI. Namun, karena panggilan Timnas U-19, Martinus pun akhirnya batal bergabung dengan PSIM Jogja.


Rabu, 26 Maret 2014

Fans Perempuan Jadi Penyemangat Latihan Timnas U-19 di Yogyakarta


WowKeren.com - Timnas U-19 kembali berlatih di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebelum tur ke Timur Tengah. Kehadiran cs ini disambut meriah oleh suporter terutama yang didominasi kaum hawa.

Suporter terus meneriakkan nama ketika menyaksikan latihan para pemain. Bahkan winger Timnas U-19, Dinan Javier, juga dimintai fans untuk berfoto bareng.

"Mereka yang memberi kami semangat untuk bermain," kata Dinan. "Dukungan mereka kepada Timnas U-19 sangat dibutuhkan."

Pelatih juga tak luput dari kejaran penggemar Timnas U-19. Mereka ingin berfoto dan meminta tanda tangan dari pelatih kelahiran Padang, Sumatera Barat, itu.

Sementara itu, 5 pemain masih absen dalam latihan perdana setelah Tur Nusantara itu, Selasa (25/3). Mereka yakni Ilham Udin, Mahdi Fahri Albar, Hendra Sandi Gunawan, Zulfiandi dan Miftahul Hamdi. Meski tak ikut berlatih, 5 pemain tersebut sudah berada di hotel.

Menurut rencana, Indra akan membeberkan hasil evaluasi dari Tur Nusantara, 28 Maret. "Akan saya laporkan ke BTN pada Jumat besok. Nanti BTN yang akan memberikan konferensi persnya," kata Indra. (wk/ri)


Sabtu, 18 Januari 2014

Mengenal Dinan Yahdian Javier, Penggawa Timnas U-19

Nama Dinan Yahdian Javier turut mencuat bersama 22 punggawa skuad timnas U-19 lainnya. Selain berhasil mempersembahkan piala AFF U-19 di Sidoarjo beberapa waktu lalu, skuad asuhan Indra Syafri juga mampu melaju ke babak putaran final piala Asia U-19 di Myanmar Oktober tahun depan. Namun, capaian mengkilap itu rupanya tidak didapatkan Ian, sapaan akrabnya dengan mudah.  “Saat masih kecil dia sering membuat ’’kekacauan”. Baik di rumah maupun di sekolahan,” ucap Ismayadi, ayah Ian di kediamannya RT 11 Wonocatur, Banguntapan kemarin (20/10).
Ian kecil saat berada di rumah kerap membuat kegaduhan. Usai pulang sekolah dia jarang beristirahat layaknya teman-teman sebayanya. Dia malah justru memilih bermain-main dengan menendang bola atau bola mainan dari kertas saat berada di dalam rumah.Tak jarang, ulah isengnya itu memicu berbagai perabotan rumah milik kedua orangtuanya rusak. Tak berhenti di situ, Ian kecil juga melakukan hal serupa kala di sekolah.
Ismayadi bercerita, guru-guru SD Ian menilai kemampuan dan energi anak keduanya itu layaknya anak SD yang sudah duduk di bangku kelas IV.  Padahal, kala itu Ian baru duduk di bangku kelas II SD.
“Kemudian guru-guru SD menyarankan agar saya memeriksakan Ian di psikiater. Jangan-jangan dia mengidap kelainan,” kenangnya.
Lantas Ian kecil pun diperiksakan ke psikiater oleh kedua orangtuanya. Namun, sang psikiater menilai Ian tak mengidap kelainan apapun. Dia normal seperti anak-anak kecil pada umumnya.Agar energi Ian tersalurkan, Ismayadi kemudian berpikir untuk memasukkan Ian kecil ke salah satu SSB Alkid (alun-alun kidul). Selanjutnya, Ian dipindahkan ke SSB Baturetno.“Pada waktu itu saya tidak sepakbola. Memang tidak suka. Tetapi setelah saya masukkan ke SSB dia tidak seagresif dulu,” terang bapak empat anak ini.
Ternyata, usaha Ismayadi tak sia-sia. Saat masih di bangku SD Ian yag masuk skuad tim sepakbola provinsi DIJ berhasil meraih medali emas pada Porseni. “Kemudian Ian turut mewakili Indonesia di tingkat Asia Tenggara. Lagi-lagi, Jogja juara satu sepakbolanya,” ujar pria yang sehari-hari berprofesi sebagai agen dan loper koran ini.
Berangkat dari itu, karir Ian dalam dunia sepakbola terus menanjak. Pada 2011 lalu Ian masuk dalam skuad Pelita Jaya U-21. Kemudian, kemampuan Ian terendus pemandu bakat asal Sociedad Anonima Deportivo (SAD) Uruguay.
Akibatnya, masa pendidikan Ian di bangku SMA pun harus berpindah-pindah pula. Saat masih memperkuat tim Pelita Jaya U-21 Ian sekolah di SMA Darussalam Ciputat. Selanjutnya, saat masuk di SAD Ian berpindah lagi ke SMA Ragunan. “Ramadan kemarin program di SAD selesai. Akhirnya, sekarang pindah ke SMA 1 Sewon,” katanya.Bagi Ismayadi, peluang Ian masuk skuad timnas U-19 terbuka usai lebaran lalu. Ketika itu, dari 15 lulusan SAD 11 di antaranya ikut seleksi timnas U-19. Empat di antaranya gagal karena terganjal usia.“Ian ikut seleksi timnas di Jogja. Kemudian, dia ikut diberangkatkan ke Sidoarjo. Di sana salah satunya juga bertemu dengan Maldini Pali yang sama-sama pernah di SAD ,” urainya.
Ismayadi berharap remaja kelahiran 6 April 1995 lalu itu tidak mengesampingkan pendidikannya, meskipun prestasi olahraganya tengah mengilap.Bahkan, Ismayadi juga mewanti-wanti agar Ian mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan setelah masa pendidikannya di tingkat SMA selesai.
“Memang antara olahraga dengan pendidikan tidak bisa berjalan beriringan. Tetapi sebaiknya juga tak boleh diabaikan. Meskipun nanti membela klub dia juga harus tetap kuliah,” tegasnya.Lalu klub mana yang akan menjadi pilihan Ian nanti? Ismayadi mengakui banyak klub-klub elit ISL yang telah mengincar jasa Ian. Hanya saja, saat ini baik Ian maupu keluarga belum memikirkan hal itu.
“Nanti. Semua masih dalam pertimbangan. Toh dia juga harus kuliah nanti,” ungkapnya.Sementara itu, Ian yang tengah menderita demam hanya dapat mengamini ayahnya. Dia yang duduk di samping ayahnya itu tidak terlalu banyak bicara. Di mata keluarga, Ian memang terkenal pendiam dan pemalu.“Yang penting prestasi dahulu untuk timnas. Soal karir nanti saja,” aku remaja yang mengagumi sosok Christiano Ronaldo, Frank Ribery, dan Wayne Rooney ini. (*/din)
Sumber 
Biodata Dinan Yahdian Javier :
Nama Lengkap : Dinan Yahdian Javier
Nama Panggilan : Dinan
Nomor Punggung : 9
Posisi : Pemain Depan
Tempat / Tanggal Lahir : Bantul / 6 April 1995
Pemain Favorit : Franck Ribery dan Cristiano Ronaldo
Klub : Devortivo Indonesia
Ayah : Ismayadi
Ibu : Diah