Tampilkan postingan dengan label TC Karawaci. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TC Karawaci. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 November 2014

Evan Dimas Akan Berebut Posisi dengan Ramdhani

Bolanews.com - Belum bisa bergabungnya para pemain anggota timnas Indonesia yang berasal dari Persib dan Persipura, merupakan peluang tersendiri bagi para pemain lain untuk membela negara menghadapi Timor Leste. Termasuk Evan Dimas yang mengincar debut bersama tim senior Garuda.


Belum bisa bergabungnya para pemain senior seperi Firman Utina dan Imanuel Wanggai akan memberi kesempatan kepada, Evan yang masuk ke dalam 29 nama skuat Garuda ke Piala AFF, untuk melakukan debut. Namun, jebolan timnas U-19 itu tidak sendirian untuk menempati posisi tersebut.

Evan harus bersaing dengan para pemain lainnya yang memiliki posisi yang sama. Terlebih kini gelandang Persija, Ramdhani Lestaluhu, juga digeser pelatih Alfred Riedl untuk menempati posisi yang sama. Hal ini dibenarkan oleh asisten pelatih timnas, Widodo C. Potro.

"Kita akan lihat besok (pada hari pertandingan kontra Timor Leste) karena di posisi itu kini ada Ramdhani yang kami geser ke posisi tersebut," kata Widodo di FX Senayan.

"Selain Evan, Irfan Bachdim juga kemungkinan akan kami mainkan jika fit, karena saat ini ia masih memiliki sedikit masalah (pada hamstring kaki kanannya)."

Rabu, 05 November 2014

Evan Dimas Satu Tim dengan Hamka dan Zulkifli

Bolanews.com - Pelatih timnas senior, Alfred Riedl, dan para asisten pelatih langsung tancap gas pada pelatnas tahap akhir ketiga untuk Piala AFF 2014 di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang.

Pada tahap pelatnas kali ini, 15 pemain sudah bergabung.

Di sesi latihan Rabu (5/11) sore, Alfred langsung membagi pasukannya ke dalam dua tim dan memberikan menu gim internal dalam dua tim.

Tim A diisi Teguh Amirrudin yang bergantian dengan Dian Agus Prasetyo, lalu Hamka Hamzah, Evan Dimas, Zulkifli Syukur, Zulham Zamrun, Bayu Gatra, dan Ramdani Lestaluhu.

Sedangkan tim B dihuni Sergio van Dijk, Manahati Lestusen, Raphael Maitimo, M. Roby, Rizky R. Pora, dan Andritany Ardhiyasa.

Sementara Irfan Bachdim harus menepi dan hanya berlatih ringan di pinggir lapangan.

Selasa, 28 Oktober 2014

Riedl: Evan Dimas Pemain Hebat dan Komplet


 Peksi Cahyo/Bolanews

Bolanews.com - Pelatih timnas senior Indonesia, Alfred Riedl, menyanjung performa Evan Dimas. Bahkan ia menyebut kapten timnas U-19 itu sebagai pemain komplet.


Sejak 17 Oktober lalu Evan bergabung dalam pelatnas timnas senior proyeksi Piala AFF. Selama berlatih dengan pemain-pemain senior, ia sukses mencuri perhatian Riedl.

"Evan Dimas adalah pemain bertalenta dan komplet," ujar sang pelatih usai latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Selasa (28/10).

"Dia mampu bersaing dengan seniornya," imbuh Riedl.

Evan masuk dalam 35 pemain timnas yang didaftarkan ke AFF. Ia menjadi satu-satunya penggawa timnas U-19 yang ada di dalam daftar tersebut.

Senin, 27 Oktober 2014

Alfred Riedl Tegur Kiper Timnas U-19

ANTARA FOTO/Andika Wahyu

VIVAbola - Pelatih timnas Indonesia senior, Alfred Riedl, dikenal sebagai pelatih dengan kedisiplinan tinggi. Bukan hanya saat menangani pasukannya di atas lapangan, dalam kehidupan sehari-hari, Riedl juga tidak sungkan menegur para pemainnya.

Kiper Timnas U-19, Ravi Murdianto, menjadi salah satu "korbannya".  Ravi ditegur usai latihan di Lapangan Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Senin, 27 Oktober 2014.

Insiden ini bermula saat Riedl melihat Ravi membersihkan sepatu bolanya di tribun penonton. Melihat hal itu, Riedl yang tengah diwawancarai sejumlah media, datang menghampiri Ravi.

"Hei, jangan bersihkan sepatu di tribun," kata Riedl, pagi tadi.

"Kita cuma tamu. Jaga kebersihan," sambung mantan pelatih timnas Vietnam itu.
Selain Ravi, gelandang Timnas U-19, Paulo Sitanggang, juga sempat kena semprot Riedl. Pelatih asal Austria itu berteriak meminta Paulo mengikuti instruksinya.

"Masuk! Isi ruang yang kosong. Terus bergerak, Paulo!" teriak Riedl saat sesi finishing touch.
Latihan Timnas senior dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, persiapan menghadapi Piala AFF 2014 ini hanya diikuti 15 pemain.

Bek Hamka Hamzah juga tampak berlatih terpisah. Lututnya sempat dibalut dengan kinesiology tape, dan sepanjang latihan tadi, bek klub Malaysia, PKNS FC, ini hanya berlari-lari kecil di sekitar lapangan.

Timnas senior masih menggelar sesi latihan di Lapangan SPH hingga 30 Oktober 2014 nanti. Sebelum tampil di Piala AFF 2014, Indonesia akan menghadapi dua laga uji coba melawan Timor Leste dan Suriah pada pertengahan November mendatang. (one)

Sabtu, 25 Oktober 2014

Kelebihan Evan Dimas Menurut Wolfgang Pikal: Teknik Oke Plus Berani



 Super Ball/Feri Setiawan
TRIBUNNEWS.COM - Bintang Timnas Indonesia U-19, Evan Dimas Darmono, berpeluang tampil bersama timnas senior di Piala AFF 2014.

Asisten pelatih timnas Indonesia, Wolfgang Pikal pun menilai pemain berusia 19 tahun tersebut adalah salah satu talenta masa depan sepak bola Indonesia.

Evan Dimas sudah berlatih bersama skuad senior sejak pelatnas tahap pertama. Penampilan gemilangnya bersama skuad Garuda Jaya di sejumlah laga internasional kelompok umur membuat tim pelatih timnas kagum.

Pelatih kepala timnas, Alfred Riedl pun sudah mengonfirmasi bahwa Evan Dimas telah dimasukkan ke dalam 35 nama pemain skuad sementara yang didaftarkan ke AFF. Namun, Evan Dimas harus tetap bersaing agar bisa masuk ke 23 pemain skuad final yang bakal diboyong ke Vietnam.

"Semua pemain di timnas U-19 mempunyai bakat. Tetapi, khusus untuk Evan Dimas, dia memiliki kelebihan. Dia punya mobilitas yang bagus dan tekniknya juga oke. Dia juga merupakan pemain yang berani," ungkap Pikal di Jakarta, Jumat (24/10/2014).

Selain Evan Dimas, enam pemain timnas U-19 yakni Maldini Pali, Ilham Udin Armaiyn, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Paulo Oktavianus Sitanggang, Ravi Murdianto, dan Hansamu Yama Pranata juga ikut serta dalam pelatnas. Namun, keenam pemain tersebut tidak akan diboyong ke Vietnam.

Menurut Pikal, alasan dipanggilnya keenam pemain timnas U-19 itu untuk memfasilitasi pemain senior yang belum bergabung karena masih tampil di babak 8 besar ISL 2014. Ia mengaku tim pelatih baru akan memutuskan 23 pemain pada pelatnas tahap akhir.

"Pada 4 November nanti ada tambahan beberapa pemain dari tim-tim yang tidak masuk ke empat besar. Insyaallah, skuad nanti sudah komplit empat atau lima hari sebelum kita berangkat ke Hanoi," jelasnya.

Jumat, 24 Oktober 2014

Orang Baru, Ravi Murdianto Mengaku Perlu Adaptasi


Sportsatu.com - Mantan kiper tim nasional U-19 Indonesia, Ravi Murdianto, mengaku belum terbiasa dengan suasana di timnas senior. Itu disampaikannya setelah bergabung dan ikut berlatih di lapangan SPH, Karawaci, Jumat (24/10) pagi.

Ravi baru bergabung. Ia menyusul enam rekannya yang sebelumnya juga memperkuat timnas U-19, yaitu Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Muchlis Hadi, Paulo Sitanggang, dan Hansamu Yama.
"Sehingga harus adaptasi dulu," kata Ravi Murdianto usai mengikuti latihan.

Hal itu bukan tanpa sebab. Ravi baru bertemu dengan seluruh pemain, kecuali enam temannya di timnas U-19. Tercatat hanya Andritany Ardhiyasa yang sudah dikenalnya.

"Andritany senior saya di Diklat Ragunan sehingga sudah saling tahu. Sudah pernah berbincang juga dengannya," jelasnya.

Ravi Murdianto Bergabung, Jumlah Eks Garuda Jaya di Timnas Senior Bertambah


Sportsatu.com - Jumlah mantan pemain tim nasional U-19 Indonesia di skuad senior bertambah. Ravi Murdianto merapat dan telah ikut latihan timnas senior Indonesia, Jumat (24/10) pagi.

Bergabungnya Ravi membuat pemusatan latihan terakhir tahap kedua diisi tujuh pemain yang sebelumnya tampil di Piala Asia U-19.

Sebelumnya, enam pemain yaitu Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Muchlis Hadi, Paulo Sitanggang, dan Hansamu Yama, sudah belatih.

"Baru tadi malam diberi tahu dan saya sangat senang," kata Ravi Murdianto usai latihan, Jumat (24/10).

Ravi langsung terlibat. Ia bergabung dan berlatih bersama dua kiper timnas U-23, Andritany Ardhiyasa dan Teguh Amiruddin, di bawah arahan pelatih kiper Edy Harto.

Ravi sendiri diperkirakan juga hanya ikut membantu. Sama seperti lima mantan pemain timnas U-19, ia tak berpeluang memperkuat timnas di Piala AFF 2014, November-Desember 2014.

Evan Dimas Cs Sulit Terjemahkan Instruksi Riedl

Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Liputan6.com, Tangerang - Pelatih tim nasional Indonesia senior, Alfred Riedl, adalah pelatih yang belum lancar berbahasa Indonesia. Ia kerap memberi instruksi pada pemainnya dengan bahasa Inggris.

Keadaan ini tentu membuat para penggawa Timnas terkadang sulit mengerti apa yang dimaksud Riedl. Beruntung ada sosok asisten pelatih, Wolfgang Pikal.

Winger Timnas, Maldini Pali, mengaku merasa beruntung dengan adanya sosok Pikal. "Ya tentu ada hal yang membedakan antara pelatih Riedl dengan Indra Sjafri. Terutama di bahasa."

"Untungnya ada coach Pikal, dia yang menerjemahkan ucapan Riedl kalau kami kurang paham," ungkapnya pada Liputan6.com di Karawaci.

Senada dengan Maldini, rekan seperjuangannya di Timnas U-19, Evan Dimas, juga merasakan hal yang sama. "Mungkin memang berbahasa Inggris, tapi kami tidak kesulitan karena ada yang menerjemahkan."

Duet antara Riedl dan Pikal memang sudah terjalin lama. Keduanya turut andil saat membawa Indonesia menjadi runner up di Piala AFF 2010 lalu.

Kamis, 23 Oktober 2014

Hari Pertama Latihan, Pemain Timnas U-19 `Diospek` Seniornya

Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Liputan6.com, Tangerang - Ada pemandangan yang jarang dilihat saat pemain Timnas Indonesia U-19 mengikuti latihan bersama pasukan Alfred Rield di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Kamis (23/10/2014) tadi.

Ada enam pemain Timnas U-19 yang bergabung dengan latihan Timnas Senior Indonesia, yakni Evan Dimas, Paulo Sitanggang, Maldini Pali, Ilham Udin, Hansamu Yama dan Muchlis Hadi Ning.

Saat tiba di lapangan pukul 16.00 WIB, keenam pemain Garuda Jaya (sebutan Timnas U-19) membawa barang bawaan. Evan Dimas dan Hansamu membawa bola yang berada di dalam tas. Sedangkan Paulo dan Ilham membawa air mineral untuk para pemain.

Keadaan yang sungguh tidak biasa dipandang mata. Pasalnya, mereka belum pernah melakukan hal itu ketika dilatih bersama Indra Sjafri. Hal itu membuat enam pemain Timnas U-19 terkesan seperti `diospek` oleh seniornya.

Namun menurut Hansamu, hal itu bukanlah sebuah plonco dari seniornya. Sebagai junior yang baru bergabung, para pemain Timnas U-19 hanya ingin menghormati senior.

"Bukan dikerjain senior. Kan kami baru hari pertama berlatih dengan mereka, jadi harus menghormati. Masa mereka yang bawa," singkat bek berusia 19 tahun tersebut.

Evan Dimas dkk. Lahap Materi yang Diberikan Alfred Riedl

 
Foto: MTVN/Alfa Mandalika

Sportsatu.com - Enam pemain yang sebelumnya memperkuat tim nasional U-19 Indonesia menjalani latihan bersama para senior di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Kamis (23/10).

Keenam pemain yang dimaksud adalah Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Paulo Sitanggang, Muchlis Hadi, dan Hansamu Yama.

Evan dan Maldini bukan kali pertama berlatih bersama para pemain senior di bawah arahan Alfred Riedl. Kedua pemain itu ikut serta dalam pemusatan latihan terakhir tahap pertama, beberapa waktu lalu.

Sementara empat lainnya baru pertama kali ikut latihan timnas senior.

Dalam sesi latihan yang digelar sore hari, keenam pemain itu bersama pemain lain memulainya dengan mengelilingi lapangan.

Pemanasan dilanjutakan dengan menggerakan kaki. Hamka Hamzah terlihat hanya duduk, sementara M. Roby berlatih terpisah dan melakukan jogging. Total 12 pemain yang berada di bawah arahan Alfred Riedl.

Umpan-umpan pendek kemudian dilakukan oleh para pemain, yang diakhiri dengan umpan panjang. Latihan kemudian berlanjut dengan menggunakan tiang gawang.

Alfred Riedl dkk. memfokuskan pemain untuk memaksimalkan percobaan dari sisi sayap. Pemain yang berdiri di depan gawang harus bisa memaksimalkan umpan silang.

Evan Dimas dkk. tampak sudah bisa membaur. Pemain lain kerap memanggil nama mereka sehingga seakan terasa sudah dekat.

Timnas Senior Latihan dengan Tambahan 4 Penggawa Timnas U-19

 
Foto: MTVN/Alfa Mandalika
Metrotvnews.com, Tangerang: Hari ini, pemusatan latihan timnas senior Indonesia tahap kedua sudah dimulai. Ada yang menarik dalam latihan ini. Ya, skuat Alfred Riedl kedatangan empat pemain timnas U-19, setelah sebelumnya Evan Dimas dan Maldini Pali sudah lebih dulu dengan para senior.

Empan pemain itu ialah Muchlis Hadi Ning Saefulloh, Hansamu Yama Pranata, Paolo Oktavianus Sitanggang, dan Ilham Udin Armaiyn. Dengan begitu, total pemain U-19 yang mengikuti latihan ada enam orang.

Pantauan Metortvnews.com, di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, para pemain timnas datang menggunakan bus tepat pukul 15.45 WIB.

Terlihat turun dari bus ada Hamka Hamzah, M. Roby, Evan Dimas, Ilham Udin Armaiyn, Paulo Sitanggang, Hansamu Yama, Muchlis Hadi, dan Andritany.

Sementara itu, dari staf pelatih ada asisten pelatih, Wolfgang Pikal dan Widodo Cahyono Putro. Pelatih Alfred Riedl datang terlambat pada sesi latihan kali ini.
ACF 

Rabu, 22 Oktober 2014

Muchlis Hadi Siap Timba Ilmu di TC Timnas Senior

Republika/Edwin Dwi Putranto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Striker timnas U-19 Muchlis Hadi sangat bersyukur mendapat kesempatan mengikuti training camp (TC) bersama timnas senior. Muchlis siap memenuhi panggilan pelatih Alfred Riedl. 

Riedl mengundang enam pemain timnas U-19 untuk mengikuti TC yang akan digelar pada 23-20 Oktober di Karawaci, Tangerang. Selain Muchlis, Riedl juga memanggil Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Hansamu Yama, dan Paolo Sitanggang. 

Bagi Muchlis, ini merupakan kesempatan bagus yang tidak boleh dilewatkan."Alhamdulillah mendapat kepercayaan mengikuti latihan timnas senior. Semoga saya bisa mendapat  banyak pelajaran dan ilmu bermanfaat," kata Muchlis melalui pesan singkat kepada ROL, Rabu (22/10)

Pada TC kali ini, Riedl hanya memanggil 13 pemain yang klubnya gagal masuk ke babak delapan besar Indonesia Super League (ISSL). Skuat Garuda baru bisa menjalani persiapan secara maksimal pada TC fase akhir pada awal November setelah kompetisi ISL berakhir. Riedl akan memanggil 35 pemain yang menjadi proyeksi untuk mengisi skuat Piala AFF 2014. 

Muchlis tidak mau berpikir terlalu jauh mengenai peluang terpilih ke dalam skuat final. "Yang terpenting bagi saya sekarang adalah mencari pengalaman sebanyak-banyaknya," kata dia.

Pemain Timnas U-19 yang Gabung ke Timnas Senior Cukup Potensial

equality.100agenda.com.br

TRIBUNNEWS.COM, SOREANG – Empat pemain jebolan timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19 2014 mendapat panggilan mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia senior. Skuat asuhan Alfred Riedl sedang mempersiapkan tim jelang berlaga di Piala AFF 2014 di Vietnam-Singapura.

Para pemain yang dipanggil tersebut, yaitu Ilham Udin, Paolo Sitanggang, Hansamu Yama, dan Muchlis Hadi. Keempat pemain itu menyusul Evan Dimas dan Maldini Pali yang telah lebih dahulu bergabung di tim senior. Pemusatan latihan berlangsung pada 23-30 Oktober di Karawaci.

“Dua pemain itu potensial (Evan Dimas dan Maldini,-red). Ada tujuh pemain (timnas Indonesia U-19,-red) lagi di mata kita yang dilihat semuanya bagus dan potensial,” tutur asisten pelatih tim nasional Indonesia senior, Wolfgang Pikal.

Pelatih asal Austria itu mengaku tidak semua pemain timnas U-19 sudah layak membela timnas senior. Hanya ada satu pemain yang dinilai sudah layak membela tim Merah-Putih. Sayangnya, dia belum bisa menyebutkan siapa pemain tersebut.

Tetapi, Pikal menilai para pemain yang berhasil membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 itu merupakan pemain potensial pada usia mereka bahkan lebih baik daripada pemain timnas senior saat mereka berusia 19 tahun.

“Hari ini mungkin satu pemain. Cuma yang lain belum mampu bermain di timnas senior, tapi semua pemain itu dengan umur 19 tahun lebih baik daripada pemain timnas lain yang saat ini main di timnas senior dengan umur 19 tahun,” ujar Pikal.

Kamis, 16 Oktober 2014

Tiba di Jakarta, Evan dan Maldini ke Karawaci

                                                                                                                   Peksi Cahyo/Bolanews
Bolanews.com - Dua pemain timns U-19 yang dipanggil ke pemusatan latihan timnas senior tahap akhir I, Evan Dimas dan Maldini Pali, siap menyusul para senior di Karawaci, Tangerang.


Rombangan timnas U-19 direncanakan tiba di Jakarta, Kamis (16/10) malam, setelah menempuh perjalanan dari Myanmar menggunakan maskapai Bangkok Airways.

Setela tiba di Jakarta, khusus Evan dan Maldini belum dikembalikan ke klub atau pulang ke rumah masing-masing melainkan bergabung dengan pelatnas tim senior.

Evan dan Maldini sudah dinanti oleh pelatih timnas senior, Alfred Riedl.

Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri, membenarkan dua anak asuhannya diminta bergabung dalam pelatnas tim senior di Karawaci.

"Surat resminya sudah saya terima. Mereka langsung merapat ke TC akhir tahap I timnas senior setiba di Tanah Air," kata Indra seperti dikutip di laman PSSI.

Evan mengaku siap menjalani pelatnas tim senior untuk pertama kalinya. "Saya dan Maldini langsung ke Karawaci untuk bergabung dengan timnas senior. Setelah itu baru kembali ke kampung halaman buat berkumpul bersama keluarga," ujar Evan.

Pelatnas tim senior tahap akhir I sudah dimulai sejak 10 Oktober dan berakhir pada Sabtu (18/10). Sebanyak 11 pemain dipanggil Alfred dalam pelatnas kali ini.

Senin, 22 September 2014

Sebelum Ke Barcelona, Timnas Indonesia U-19 Berlatih Di Pantai Valencia

                                                                                                                               nine sport
Goal.com - Timnas Indonesia U-19 terus melakukan persiapan serius dalam pelatnas mereka di Spanyol. Mengingat, pelatnas tersebut merupakan bagian dari persiapan tim Garuda Jaya menuju Piala Asia U-19 2014 di Myanmar, 9-23 Oktober nanti.

Setelah menuntaskan uji coba melawan Valencia B (1-1), 18 September lalu, skuat yang dilatih Indra Sjafri itu kini langsung bersiap untuk melakoni uji coba selanjutnya melawan Barcelona B, Rabu (24/9) nanti. 

Sebelum bertolak ke Barcelona, Senin (22/9), sekitar pukul 11.00 waktu setempat, Evan Dimas dan kawan-kawan bakal berlatih lebih dulu pada pagi harinya. "Timnas U-19 akan melakukan latihan pagi di pinggir pantai kota Valencia pada pukul 07.30 waktu lokal. Timnas U-19 akan menempuh perjalanan darat ke Barcelona sekitar tiga jam dengan bus," tulis rilis yang diterima Goal Indonesia.

Di sisi lain, Indra mengungkapkan terus melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap timnya. Pelatih berusia 51 tahun itu memaparkan, dirinya telah memiliki data-data maupun angka statistik dari timnya dalam dua laga uji coba sebelumnya melawan Atletico Madrid B dan Valencia B.   

"Di pertandingan pertama lawan Atletico Madrid kami kalah penguasaan bola 48 berbanding 52 persen. Di pertandingan kedua lawan Valencia, kami lebih baik bisa menguasai 51 berbanding 49 persen. Tapi, tetap saja kami masih mengevaluasi dari sisi pertahanan dan penyelesaian akhir," ujar Indra.

Pelatih asal Sumatera Barat itu menambahkan, telah mempelajari situasi permainan saat timnya kebobolan dari dua laga uji coba itu. "Dua gol yang bersarang ke gawang kami prosesnya mirip, yakni dari pinggir mereka melakukan cut-back dan gol ke gawang kami," jelasnya.

Dari dua kali latihan terakhir, Indra menuturkan secara spesifik tidak hanya membenahi pertahanan. Mengingat, waktu yang tersedia bagi timnya sangat pendek. Sehingga dirinya mensimulasikan secara keseluruhan perbaikan timnya. "Karena perbaikan tidak hanya pertahanan, tapi bagaimana pemain depan juga bisa lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan," pungkasnya
 

Minggu, 03 Agustus 2014

Kondisi Latihan Hari Pertama Timnas U-19

foto : arjuna

RANAHBERITA-Tepat Pukul 06.30 WIB pagi (3/8/2014) tadi, Timnas U-19 menjalani latihan perdana di Lapangan SPH (Sekolah Pelita Harapan) Karawaci, Tanggerang Banten. Latihan ini akan memulai training center (TC) Garuda Jaya untuk mengikuti HBT (Hasanah Bolkiah Trophy) yang akan berlangsung 8-23 Agustus 2013 di Brunei Darussalam.

“Seluruh pemain hadir,” ujar pelatih kepala Indra Sjafri melalui pesan pendek pada ranahberita.com.
Tentu saja kehadiran pemain ini minus Eriyanto, Martinus Novianto, dan Al-Qomar Tehupelasury yangdipinjamkan pada Indonesia U-21 asuhan Rudy Keltjes.

Mengenai materi latihan perdana, diisi dengan pemulihan kondisi para pemain. Ini dilakukan untuk melihat kesiapan pemain yang sudah diliburkan sejak 23 Juli lalu. (On/Ed2)

Sabtu, 02 Agustus 2014

Indra Sjafri: Besok Latihan Timnas U-19 Dimulai

Foto: Arjuna / Ranah Berita

RANAHBERITA-Sesuai jadwal yang telah ditentukan, pemain Timnas U-19 akan dijadwalkan berkumpul hari ini. Sebanyak 26 pemain akan berkumpul di Karawaci, tempat TC (training center) dilakukan. Tiga pemain tak ikut karena dipinjamkan ke Timnas U-21. Ketiganya adalah, Eriyanto, Martinus Novianto, dan Al-Qomar Tehupelasury.

Pelatihan kali ini dilaksanakan untuk persiapan mengikuti turnamen HBT (Hasanah Bolkiah Trophy) yang akan berlangsung 8-23 Agustus di Brunei Darussalam. Garuda Jaya tergabung di Grup B bersama tuan rumah Brunei Darussalam, Kamboja, Vietnam dan Singapura.

Pelatih Kepala Indra Sjafri akan langsung menggeber latihan esoknya. “Besok pagi Pukul 06.30 di lapangan SPH (Sekolah Pelita Harapan Karawaci),” katanya lewat pesan pendek pada ranahberita.com Sabtu (2/8/2014) siang.

Indra juga bersikukuh tidak membawa pemain senior dalam turnamen ini. Walau, dalam aturan, tiga pemain senior dibolehkan masuk tim.

“Bisa jadi, yang di HBT lebih kuat, karena di sana mereka menurunkan pemain yang U21 ditambah tiga pemain senior. Secara permainan memang tidak soal, tapi mereka semuanya timnas U21 plus pemain senior dan ini pasti berbeda dengan U19,” ujarnya. (On/Ed2)

Selasa, 03 Juni 2014

Pelatih Timnas U-19 Pantau Fisik Martinus



Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Liputan6.com, Jakarta Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, terus memantau perkembangan penyerang Martinus Novianto. Indra berharap pemain yang terpilih melalui seleksi tur Nusantara pertama, segera menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Sejauh ini, Martinus belum mampu menjawab harapan sang pelatih. Pemain Pra PON DI Yogyakarta itu masih kalah tajam dari dua striker "Garuda Jaya", Muchlis Hadi Ning dan  Ilham Udin Armayn. Masalah fisik menjadi perhatian tim pelatih.

"Martinus akan terus kami pantau. Mungkin fisiknya yang mesti ditingkatkan," kata Indra, Selasa di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang (3/6/2014).

Pada laga uji coba kontra Yaman akhir Juni lalu, dia harus jatuh bangun untuk menciptakan peluang. Tapi, Martinus tetap gagal mencetak gol pada laga tersebut. Satu-satunya gol dalam pertandingan itu, dicetak Hendra Sandi melalui titik putih.

"Mungkin kondisi lapangan saat itu licin, atau ada faktor lain yang membuatnya sering terpeleset." ujar Indra.
Kompetitor Martinus di lini depan, Muchlis Hadi, mengaku tidak tahu jika kondisi fisik rekannya tengah diamati pelatih. Menurut Muchlis, ada beberapa faktor yang membuat Martinus sulit mencetak gol.

"Saat itu kalau tidak salah, lapangan agak becek setelah hujan. Selain itu, faktor sepatu juga mempengaruhi. Mungkin jenis sepatu Martinus agak merepotkan untuk bermain saat hujan."

Senin, 02 Juni 2014

Tunggu Keberangkatan, Timnas U-19 Latihan di Tangerang



jppn

JOGJA - Timnas U-19 bakal menjalani "pemanasan" terlebih dulu di Tangerang sebelum berangkat melakoni tur nusantara seri dua pada 6-27 Juni mendatang. Mereka dijadwalkan kembali berlatih di lapangan SPH Karawaci, Tangerang, mulai besok (3/6) pagi.
  
Pelatih Indra Sjafri menyebut sesi latihan di Jakarta ini sengaja dilakukan sembari menunggu keberangkatan ke Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Mereka akan berangkat ke kota pertama tur nusantara seri dua pada Rabu (4/6) nanti.
  
"Besok (hari ini, Red) siang, sekitar pukul 11.00 kami berangkat ke Jakarta. Sore harinya istirahat, Selasa pagi kamik mulai latihan lagi di Karawaci," katanya saat dihubungi, kemarin (1/6).
  
Fokus latihan yang akan dilakoni skuad Garuda Jaya, besok dipastikan tak jauh-jauh dari materi yang sudah dijalani selama di Jogja: Evaluasi pasca ujui coba Internasional disana. Selain lini depan, lini tengah dan belakang bakal ditingkatkan performanya oleh Indra.
  
"Materinya, ya kelanjutan dari latihan yang sebelumnya karena ini kan rangkaian, setelah uji coba langsung evaluasi. Kami akan latihan empat kali, sebelum berangkat ke Aceh," ujar pelatih 51 tahun tersebut.
  
Bagi Indra, lini depan dan finishing memang menjadi kendala Evan dkk yang masih harus terus dibenahi olehnya. Namun, dia tak mau membebankan soal ketajaman melulu ke performa lini depan.
  
Lini tengah menurutnya juga harus dilihat, apakah suplai bola mereka ke depan sudah maksimal dan bagus. Sebab, aliran bola ini berpengaruh kepadaproduktivitas di lini depan. Dengan begitu, akan ada pembenahan yang saling berkaitan dan menyeluruh di dalam tim.
  
Sementara itu, striker andalan Timnas U-19, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh menilai permainan dan performa tim terus berkembang. Dengan waktu dan fase persiapan yang masih menyisakan waktu tiga bulan lebih, striker asal Mojokerto itu yakin tim masih bsia meningkat lebih baik lagi.
"Kami terus melakukan pembenahan, belajar berusaha agar bisa menjadi lebih baik. Hasil akhirnya di uji coba memang belum memuaskan, tapi permainan kami terus meningkat," tandasnya.
     
Mengenai jadwal pertandingan dan lawan yang akan dihadapi oleh Timnas U-19 pada tur nusantara nanti, sampai saat ini belum diumumkan oleh Badan Tim Nasional.
Hanya, seperti tur nsuantara seri satu, besar kemungkinan yang akan dilawan adalah tim-tim U-21 atau Pra PON di daerah tersebut. Selain Aceh, Padang, Palembang, Riau, dan Bandung akan menjadi kota-kota yang dijejak U-19. (aam)(jppn)

Kamis, 08 Mei 2014

Dua Pemain Kembali Dipanggil Ikut Pelatnas Timnas Indonesia U-19


Goal.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, kembali memanggil dua pemain untuk mengikuti pelatnas, usai melakukan dua kali uji coba melawan Myanmar U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 dan 7 Mei 2014. Dua pemain yang dipanggil itu adalah Mariando Djonak Uropmabin dan Dicky Yusron Afafa.

Sebenarnya, Mariando maupun Dicky adalah bukanlah pemain yang benar-benar baru dipanggil Indra. Mariando merupakan salah satu pemain yang membawa timnas U-18 menjadi juara di ajang HKFA Youth Invitation Tournament 2013 di Hong Kong. Bahkan, pemain asal Papua itu dinobatkan menjadi pemain terbaik di turnamen itu.

Namun ketika timnas U-19 menggelar persiapan untuk Piala AFF U-19 2013 lalu, Mariando terpaksa dipulangkan Indra lantaran terserang penyakit hepatitis B. Sementara Dicky yang berposisi sebagai kiper pernah mengikuti pelatnas tahap pertama untuk Piala Asia U-19 2014 di Batu, akhir tahun lalu. Tapi, karena cedera yang dibekapnya ketika itu, membuat kiper Persib U-21 tersebut harus dipulangkan lebih cepat.
 
Namun, setelah dinyatakan sehat keduanya kembali dipersilakan untuk mengikuti pelatnas lagi.
"Kemarin kata dokter mereka sudah tidak apa-apa. Tapi kan kami harus ada opini kedua untuk lebih memastikan. Maka itu, nanti mereka bakal dites lagi kesehatannya oleh dokter Alfan (Nur Asyhar)," ujar Indra.

Kedua pemain itu dipastikan sudah mulai bergabung dengan skuat Garuda Jaya, saat berlatih kembali di Karawaci, Tangerang, hari ini.