Goal.com - Ketajaman lini depan tim nasional Indonesia U-19 kadang menimbulkan
tanda tanya. Pasalnya, gol-gol yang didapat tim asuhan Indra Sjafri
selama laga uji coba lebih sering datang dari lini kedua atau kedua winger mereka.
Sejak tampil di Piala AFF 2013 lalu, Indra memang secara konsisten
menggunakan satu tukang gedor di lini depan pada formasi 4-3-3 atau
4-2-3-1. Namun ketika melakoni tur Eropa nanti, Indra membeberkan bahwa
mungkin saja ia memasang dua striker.
"Bisa saja nanti menggunakan alternatif lain. Semua tergantung
situasi kita, jadi semua bisa saja terjadi," ucap Indra ketika ditemui
di lapangan Sutasoma, Selasa (9/9) petang.
Dari skuat yang dimiliki Indra saat ini, Muchlis Hadi Ning Syaifullah
dan DImas Drajat merupakan duo andalan lini depan yang bergantian
mengisi susunan pemain. Muchlis yang kerap menjadi pilihan utama pun
harus waspada tempatnya tergusur oleh Dimas yang mencetak empat gol di
laga kontra Singapura pada ajang Hassanal Bolkiah Trophy lalu.
Sebelumnya ada nama Martinus Novianto yang mencuri perhatian Indra
saat Tur Nusantara. Namun Martinus akhirnya tersisih dan kini memperkuat
timnas U-19 B.
Di tim B pun ada dua nama penyerang yang mendapat perhatian dari
pelatih asal Sumatera Barat tersebut, yakni Sabeq Fahmi Fachrezy dan
Djali Ibrahim. "Saya melihat Sabeq dan Djali, tapi mungkin tidak
menambah pemain untuk waktu dekat."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar