ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
VIVAbola - Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra
Sjafri, mengaku sudah mengetahui kekuatan para pesaingnya di putaran
grup Piala Asia 2014, Myanmar. Menurut Indra, tiga pesaingnya di Piala
Asia sudah mengalami perkembangan yang cukup pesat.
Di Piala Asia, timnas U-19 tergabung di Grup B bersama Uni Emirat
Arab (UEA), Uzbekistan, dan Australia. Mereka harus bersaing dengan
tim-tim tersebut demi mendapatkan dua tiket untuk tampil di babak
perempat final.
Dari tiga lawannya itu, timnas U-19 baru menjajal kekuatan UEA.
Sudah dua kali Pasukan Garuda Jaya beruji coba dengan UEA, 14 dan 16
April 2014 lalu. Di dua kesempatan itu timnas U-19 selalu menang.
"Tentang pesaing kami, UEA yang saya tahu sudah berganti pelatih.
Tapi, itu tidak terlalu berpengaruh. Mereka pasti sudah berkembang,"
kata Indra saat ditemui di kawasan Halim.
"Australia dan Uzbekistan juga sudah berkembang. Kami sudah melihat
perubahannya dari video pertandingan terakhir mereka," sambung pria 51
tahun itu.
Saat ini, Indra masih fokus untuk memperkaya variasi taktik dan
strategi yang akan diterapkannya di timnas U-19. Mantan pemain PSP
Padang ini sadar, pastinya perkembangan timnas U-19 selama masa
persiapan sudah dipantau oleh lawan-lawannya.
Pasalnya hampir seluruh laga uji coba timnas U-19, baik Tur
Nusantara maupun Tur Timur Tengah, disiarkan langsung secara live oleh
stasiun televisi swasta. "Ada rencana A, B, dan lainnya. Kami sudah
persiapkan itu. Kami harus punya alternatif taktik karena gaya main
lawan pasti berbeda-beda," tegas Indra.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar