VIVAbola - Bek timnas Indonesia U-19B, Rudolf
Yanto Basna, mendapatkan kesempatan emas ketika dipanggil Indra Sjafri
untuk bergabung dengan Evan Dimas cs dalam pemusatan latihan (TC) di
Spanyol. Yanto bertekad ingin memuaskan Indra jika nantinya diturunkan
sebagai starter dalam laga uji coba di Spanyol.
Ditemui baru-baru ini di Lapangan Sutasoma 77, Halim Perdana
Kusuma, Jakarta, Yanto mengungkapkan kegembiraannya bisa dipanggil Indra
ke Timnas U-19.
"Saya senang coach Indra panggil saya lagi. Kesempatan ini tidak ingin saya sia-siakan," kata Yanto.
Indra memang sengaja memanggil Yanto untuk mengatasi krisis di lini
belakang Timnas U-19. Saat ini, stok bek tengah Garuda Jaya tengah
menipis setelah Ryuji Utomo dilanda cedera.
Sebelum Yanto bergabung, Timnas U-19 hanya menyisakan Hansamu Yama
dan Sahrul Kurniawan yang berposisikan sebagai bek tengah. Putu Gede
Juni Antara dan Febly Gushendra sebenarnya bisa juga berperan sebagai
bek tengah. Namun, posisi asli mereka sejatinya adalah bek sayap.
"Saya terus berjuang di latihan. Jika mendapat kesempatan bermain,
tentunya saya tidak ingin menyia-nyiakannya. Sudah jadi ambisi pribadi
saya untuk menembus tim inti Timnas U-19 dan tampil di Piala Asia,"
jelas pemain Sriwijaya FC U-21 ini.
Sebenarnya, Yanto bukanlah muka baru di Timnas U-19. Dia sudah
menjadi anak asuh Indra saat tim ini masih bernama Timnas U-17 dan
berlaga di turnamen HKFA, Hong Kong, 2012 silam.
Yanto juga sempat mengikuti seleksi Timnas U-19 untuk Piala AFF
2013 dan kualifikasi Piala Asia 2014. Namun, saat itu, bek jebolan tim
Sociedad Anonima Deportivo (SAD) Indonesia tersebut sering mengalami
cedera.
"Ini teman-teman saya juga. Tidak ada masalah ketika kembali lagi
ke sini. Adaptasi saya cukup baik. Pola bermain yang diterapkan coach
Indra tidak berubah. Dan saya merasa sangat nyaman," jelas Yanto. (one)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar