SAMARINDA – Menghadapi Timnas Indonesia U-19, Jumat (14/3) lalu di
Stadion Utama Kaltim, Palaran, Samarinda, sesuatu yang sangat disyukuri
Putra Samarinda (Pusam) U-21. Meski kalah 2-0, namun demi perbaikan
kinerja tim, laga tersebut menjadi momen penting bagi tim muda Kota
Tepian. “Saya ucapkan terima kasih banyak atas kesempatan ini karena
tidak mudah mendapat lawan berkualitas seperti mereka,” kata pelatih
Pusam U-21, Heriansyah.
Ya, Pusam U-21 kini sedang giat mempersiapkan diri menghadapi gelaran
Indonesia Super League (ISL) U-21 2014, April mendatang. Meski umur para
pemain Pusam U-21 masih lebih unggul, bicara soal kualitas, tentu skuad
Timnas U-19 tidak perlu diragukan. “Terlihat perbedaan yang paling
mencolok dari dua tim ini adalah jam terbang dan mentalitas para
pemain,” ujarnya.
Dalam laga yang disaksikan lebih dari 30 ribu penonton yang memadati
stadion, skuad besutan Heriansyah bak demam panggung. Tedi cs kerap
melakukan kesalahan, terutama ketika mendapat kans menyerang. “Gugup
yang paling nyata terlihat, menandakan kami masih minim pengalaman.
Meski lebih senior justru kerap melakukan blunder, salah mengambil
posisi, ataupun tidak cermat membaca situasi,” ungkap Heri.
Kesiapan pemain dalam mengantisipasi dua situasi itu menjadi salah satu
sorotan Heri. “Masih belum maksimal karena lambat dalam transisi dari
bertahan ke menyerang. Apalagi lawan memiliki kualitas penguasaan bola
yang bagus, para pemain harus siap dalam berbagai kondisi. Kami masih
kalah dalam skill,” tandasnya.(*/ndy/edw)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar