Minggu, 16 Maret 2014

Pelajaran Berharga dari Garuda Jaya

 
SAMARINDA – Menghadapi Timnas Indonesia U-19, Jumat (14/3) lalu di Stadion Utama Kaltim, Palaran, Samarinda, sesuatu yang sangat disyukuri Putra Samarinda (Pusam) U-21. Meski kalah 2-0, namun demi perbaikan kinerja tim, laga tersebut menjadi momen penting bagi tim muda Kota Tepian. “Saya ucapkan terima kasih banyak atas kesempatan ini karena tidak mudah mendapat lawan berkualitas seperti mereka,” kata pelatih Pusam U-21, Heriansyah.
 
Ya, Pusam U-21 kini sedang giat mempersiapkan diri menghadapi gelaran Indonesia Super League (ISL) U-21 2014, April mendatang. Meski umur para pemain Pusam U-21 masih lebih unggul, bicara soal kualitas, tentu skuad Timnas U-19 tidak perlu diragukan. “Terlihat perbedaan yang paling mencolok dari dua tim ini adalah jam terbang dan mentalitas para pemain,” ujarnya.
 
Dalam laga yang disaksikan lebih dari 30 ribu penonton yang memadati stadion, skuad besutan Heriansyah bak demam panggung. Tedi cs kerap melakukan kesalahan, terutama ketika mendapat kans menyerang. “Gugup yang paling nyata terlihat, menandakan kami masih minim pengalaman. Meski lebih senior justru kerap melakukan blunder, salah mengambil posisi, ataupun tidak cermat membaca situasi,” ungkap Heri.
 
Kesiapan pemain dalam mengantisipasi dua situasi itu menjadi salah satu sorotan Heri. “Masih belum maksimal karena lambat dalam transisi dari bertahan ke menyerang. Apalagi lawan memiliki kualitas penguasaan bola yang bagus, para pemain harus siap dalam berbagai kondisi. Kami masih kalah dalam skill,” tandasnya.(*/ndy/edw)
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar