TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Mitra Kukar junior siap meladeni Timnas Indonesia U-19,
pada laga lanjutan uji coba bertajuk Tur Nusantara di Kalimantan Timur,
di Stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong, Kabupaten Kukar, Senin
(17/3/2014) malam.
Pelatih Mitra Kukar U-21 Rahmat Hidayat, menginstruksikan tim asuhnya untuk bermain agresif dan pressing ketat lawan.
"Semua
pemain kami sudah siap dan semangat untuk laga besok. Saya berharap,
anak-anak bermain semangat seperti laga semifinal dan final di kompetisi
ISL U-21 musim lalu," kata Rahmat, Minggu (16/3/2014).
Menurutnya,
strategi dan taktik permainan tim asuhan Indra Sjafri mengandalkan
penguasaan bola (ball posession), mendobrak pertahanan lawan melalui dua
pemain sayapnya, mengandalkan umpan tusuk dan crossing, serta melakukan
counter attack (serangan balik).
"Kemarin saya melihat tim U-19
lawan Tim Pusam U-21. Memang mereka kuasai bola. Saya sudah instruksikan
pemain, supaya marking setiap pemain lawan dan harus agresif. Lawan
pasti main satu- dua sentuhan," ungkap Rahmat.
Laga uji coba
menghadapi Timnas U-19, Rahmat berharap tim asuhannya bisa menunjukkan
permainan terbaik, dan bisa memberikan perlawanan.
"Minimal bisa mengimbangi Timnas U-19. Mereka sudah terbiasa bermain kolektif," ujarnya.
Untuk
mengantisipasi serangan Timnas U-19, Rahmat mengatakan timnya perlu
mewaspadai pergerakan dari sayap kiri dan kanan. Ia menilai, tim Garuda
Muda selalu membuka pertahanan lawan melalui pemain sayap.
"Sayap
lawan perlu diwaspadai. Kami siapkan Samsudin dan Noval sebagai center
back. Dia akan dibantu Lopendam dan Irfan Harus sebagai bek kiri dan
kanan. Mereka juga harus dibantu pemain gelandang bertahan seperti Ali
Surahman, Tigam Alif, dan Abdul Rohil (alias Tole)," papar Rahmat. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar