Kamis, 20 Maret 2014

Indra Sjafri Sempat Ingin Hentikan Tur Nusantara



Pelatih tim nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri mengaku sempat ingin menghentikan rangkaian Tur Nusantara, karena para pemainnya kerap mendapat perlakuan kasar dari tim lawan.

Menurut Indra, tim-tim yang dihadapi timnas U-19 memasang target meraih kemenangan. Buntutnya, demi mencapai ambisi itu, tak jarang permainan keras menjurus kasar diperlihatkan tuan rumah.

Indra mencontohkan duel melawan Mitra Kukar U-21 beberapa waktu lalu. Di laga ini, wasit mengeluarkan lima kartu kuning, masing-masing tiga untuk tuan rumah, dan dua kepada pemain timnas U-19.

“Kecenderungannya begitu, sekarang ingin mengalahkan timnas U-19. Semua kan bisa lihat seperti apa akhirnya permainan. Harusnya tidak seperti itu, bermain yang enak ditonton. Padahal kan cuma laga uji coba. Lawan yang dihadapi adalah timnas, semestinya kita sadar itu,” cetus Indra.

“Saya sempat ingin menghentikan agenda uji coba Tur Nusantara. Untungnya tidak ada yang cedera. Tapi memang sudah berbeda tujuannya kalau hanya ingin mengalahkan timnas U-19.”

Selain itu, Indra juga mengaku kecewa tidak bisa menemukan pemain yang sesuai harapan. Sebab, sebagian besar tim yang dihadapi rata-rata pemain dengan usia di atas 19 tahun.

“Kita lakukan tur Nusantara ini bagian dari untuk mencari bibit-bibit pemain di daerah. Minimal harapannya yang dihadapi usianya 19 tahun ke bawah. Harapan kita memang klub menurunkan pemain yang seusia, atau di bawah, sehingga kita bisa memantau jika ada pemain yang bagus, dan berbakat,” tutur Indra.

Ditambahkan, kemungkin klub-klub ingin meraih kemenangan dari timnas U-19, sehingga mereka rata-rata menurunkan pemain U-21. Bahkan PSS Sleman menurunkan tim Divisi Utama. (gk-54)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar