Bolanews.com - Rudolof Yanto Basna menjadi satu dari dua pemain yang bergabung belakangan dengan skuat timnas U-19 yang turun di Piala AFC U-19 2014, 9-23 Oktober di Myanmar. Selain Rudolof ada pula Rully Desrian yang masuk menggantikan kiper Awan Setho.
Dari namanya, Rudolof memiliki keunikan. Sepintas
tidak ada yang mengetahui apabila ia berasal dari Papua. Apalagi
Rudolof biasa dipanggil dengan sapaan Yanto, nama yang lebih khas untuk
orang Jawa.
"Saya sering dipanggil Yanto oleh teman-teman. Saat itu, saya seperti jadi bos atau jagoan di antara
mereka. Tapi, saya tidak tahu mengapa mereka memanggil dengan nama itu.
Mungkin dulu ada orang Jawa bernama Yanto yang jadi jagoan atau
bagaimana," ungkap Yanto.
Akan tetapi, dia
tahu latar belakang diberi nama Rudolof. Menurutnya, saat masih kecil
dia gemar memegang uang Rp100 ribu yang bergambar pencipta lagu
kebangsaan, Indonesia Raya, Wage Rudolf (WR) Soepratman. Setiap kali diberi uang, dia selalu meminta yang bergambar WR Soepratman.
"Jadilah saya diberi nama Rudolof. Di daerah saya, anak baru diberi
nama setelah agak besar. Saat masih kecil saya belum punya nama," ujar
Yanto, menceritakan asal-mula namanya.
Tidak hanya dipanggil Yanto, pemain yang semula tergabung di timnas
U-19 B itu juga lacar berbahasa Jawa. Kadangkala ia terlihat asyik
ngobrol dalam Bahasa Jawa dengan rekan-rekannya di Tim Garuda Jaya.
"Saya berteman dengan banyak orang Jawa. Jadi, ya belajar Bahasa
Jawa. Kadang saya juga mengajari teman-teman Bahasa Papua," kata Yanto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar