TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Timnas Indonesia U-19
harus mengakui kehebatan tamunya, Myanmar. Sama-sama bermain dengan 10
pemain, Indonesia kalah 1-2 dari Myanmar.
Pada laga yang digelar
di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK), diwarnai dua kartu merah
untuk masing-masing tim pada paruh kedua.
Gol Indonesia tercipta pada babak pertama tepatnya menit 45+2. Gol semata wayang Indonesia diciptakan I Putu Gede Juni Antara berkat tendangan bebas Ilhamudin Armayin yang diarahkan ke tiang jauh sebelah kiri.
Babak
kedua, Indonesia dan Myanmar saling jual beli serangan. Indonesia harus
bertanding dengan 10 pemain setelah Ichsan Kurniawan diganjar kartu
kuning kedua oleh wasit ketika hendak digantikan oleh Zulfiandi pada
menit ke-48. Unggul jumlah pemain, Myanmar pun mampu mendapatkan
beberapa kali peluang berbahaya di jantung pertahanan Indonesia.
pada
menit ke-67, giliran Myanmar yang harus bertanding dengan 10 pemain
setelah Nan Wai Min langsung diganjar kartu merah karena dinilai
menendang Ilham Udin.
Dalam kondisi jumlah pemain yang sama,
pelatih Indonesia, Indra Sjafri, kemudian memasukkan Dinan Yahdian untuk
menambah daya gedor skuadnya.Berulangkali peluang emas tercipta, namun
tak kunjung tercipta gol.
Sayang, yang terus menyerang malah lengah.
Menit
ke-88 Myanmar akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui torehan Aung
Thu yang sukses memanfaatkan kurang konsentrasinya para pemain belakang
Indonesia.
Dua menit berselang, Indonesia kembali menelan pil
pahit setelah wasit menunjuk titik putih karena Irfandi Zein mengganjal
Aung Thu di kotak penalti.
Sang kapten yakni Nanda Kyaw yang
ditunjuk sebagai algojo dengan tenang mengeksekusi. Tendangan kerasnya
tidak mampu dihalau kiper Indonesia Awan Setho. Hingga peluit terakhir
dibunyikan, skor tetap 1-2 untuk kemenangan Myanmar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar