TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tim nasional Indonesia
U-19 berupaya bangkit di pertandingan persahabatan menghadapi timnas
Yaman U-19 di Stadion Maguwoharjo, Jumat (23/5/2014) malam.
Ini merupakan laga perdana skuat Garuda Jaya setelah menderita
kekalahan 1-2 atas Myanmar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
pada 7 Mei 2014. Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri,
mengaku telah melakukan evaluasi.
“Hasil pertandingan terakhir tim nasional menjadi semangat tambahan.
Jadi kita banyak melakukan evaluasi,” tutur Indra dalam keterangan pers
yang diterima wartawan.
Kedua kesebelasan merupakan kontestan Piala Asia U-19 di Myanmar pada
9-23 Oktober 2014. Yaman U-19 berada di grup A bersama Myanmar, Iran,
dan Thailand. Sementara, timnas Indonesia U-19 berada di grup B bersama
Uzbekistan, Australia, dan UEA.
“Laga ini penting. Dianggap sebagai ujian. Kami melihat, Yaman adalah
runner up grup (kualifikasi Piala Asia U-19) bersama UEA. Ini bukti
mereka juga punya kualitas,” ujar pelatih kelahiran Sumatera Barat.
Sementara itu, pelatih mental timans, Guntur Cahyo Utomo, mengaku
Evan Dimas Darmono cs dalam keadaan siap bertanding. “Kami beryukur
recovery mental pemain sangat cepat. Mereka tidak berlarut-larut dalam
kekalahan,” ujarnya.(glery lazuardi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar