TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Pelatih Tim Nasional Indonesia U19 Indra Sjafri
menyayangkan bila laga uji coba nusantara timnya ini sudah dipandang
sebagai perlawanan. Padahal niat awal tur nusantara ini selain
mematangkan tim yang sudah ada sekaligus mencari bibit pemain berbakat
di daerah yang disinggahi.
"Tujuan tur nusantara ini sebagai pengganti blusukan yang pernah saya
lakukan dulu, sekarang sudah berbeda niatnya bagaimana mengalahkan
Timnas U19 ini, padahal kami juga masih mencari bibit di daerah," kata
pelatih asal Padang ini usai memimpin latihan di stadion Persiba, Rabu
(19/3).
Pencariannya adalah pemain terbaik daerah dengan kelahiran batasan Oktober 1995.
"Jadi sekarang niatnya beda untuk mengalahkan timnas, bila tidak
masuk regulasi lewat umur bagaimana kita mau mengambil pemain terbaik
daerah, itu sangat saya sayangkan," katanya.
Hal ini masih kata Indra Sjafrie
pihak Badan Tim Nasional (BTN) sudah menyurati tiap pengprov PSSI untuk
menyiapkan pemain yang setara. Sehingga pencarian bakat bisa berlanjut
dan memberi efek kompetisi pada timnya yang sekarang dibina.
"Tegantung pengprov menyikapi tapi kalau memang disediakan lawan
berbeda tidak menjadi masalah," imbuhnya.(ahmad bayasut/tribun kaltim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar