Rabu, 08 Oktober 2014

PROFIL Calon Lawan Timnas Indonesia U-19: Australia U-19

Goal.com - Tim nasional Australia U-19 bakal jadi salah satu lawan dari Indonesia U-19 di ajang Piala Asia U-19 yang digelar di Myanmar. Australia yang dilatih oleh Paul Okon akan jadi lawan kedua Evan Dimas dan kolega, Minggu (12/10). Itu setelah Indonesia menjalani partai pembuka Grup B kontra tim unggulan lain, Uzbekistan.
Australia yang sejatinya anggota 'baru' konfederasi AFC selalu serius menatap kompetisi sepakbola level usia, keseriusan itu nampak ketika pihak federasi berang kepada Ange Postecoglou karena gagal membawa Young Socceroos berlaga di Piala Dunia U-20 tahun 2007 di Kanada, akibat Australia hanya masuk perempat-final Piala Asia U-19 2006 di India.

Ange, yang menjadi pelatih kepala timnas senior Australia di Piala Dunia 2014 lalu, akhirnya digantikan oleh Steve O'Connor. Namun O'Connor pun akhirnya digantikan oleh Jan Versleijen untuk menjadi nahkoda Australia di Piala Asia 2008. Pencapaian Versleijen sendiri hanya mampu membawa Australia sampai ke semi-final dan takluk 3-0 dari Uni Emirat Arab. Yang di tahun tersebut menjadi kampiun dengan mengalahkan Uzbekistan 2-1. Posisi Versleijen aman hingga 2011.

                                            Tugas berat Okon menjaga tradisi Australia ke Piala Dunia U-20

Era baru pun dimulai untuk Curtis Good dan kawan-kawan sejak 2012, di mana Paul Okon, yang dinilai sebagai salah satu pelatih muda potensial dari Negeri Kangguru, mengambil alih kursi kepelatihan. Okon punya bekal melatih tim Australia U-18 dan menjadi asisten pelatih Australia U-23 di Olimpiade 2012, London.

Bersama Okon, sejatinya grafik permainan Australia pun naik-turun. Mereka kerap kesulitan kala menghadapi tim-tim kuat Asia Tenggara. Itu nampak ketika Cameron Burgess cs berlaga di ajang Piala AFF 2014 (Preparatory). Berada di Grup B bersama tuan rumah Vietnam dan Jepang, Australia pulang dari Piala AFF tanpa poin sebiji pun. Mereka kalah satu gol dari Vietnam dan tumbang 4-3 dari Jepang.

Serangkaian persiapan demi mengamankan tiket ke Piala Dunia U-20 tahun depan di Selandia Baru dilakukan Australia. Okon pun memanggil nama-nama yang merumput di Eropa seperti Cameron Burgess (Fulham, Inggris), Chris Ikonomidis (Lazio, Italia) dan Peter Skapetis (Stoke City, Inggris).

“Persiapan kami menghadapi turnamen [Piala Asia U-19] cukup bagus dengan menjalani serangkaian tur di mana kami melawan tim-tim berkualitas,” ujar Okon.

Pencapaian terbaik Australia di Piala Asia yakni sebagai runner-up tahun 2010, Tiongkok. Kala itu Korea Utara bertarung dengan sengit di laga puncak hingga menang 3-2 atas Australia. Kerem Bulut, striker Australia, jadi bintang turnamen dengan tujuh gol yang ia buat, termasuk dwigol di laga pamungkas.

Untuk Piala Dunia U-20, Australia termasuk rajin jadi wakil Asia. Sejak 1981, mereka sudah tampil 15 edisi Piala Dunia U-20 dan hanya absen pada 1989 (di Arab Saudi) dan 2007 Kanada.

Untuk Indonesia, Australia bukan lawan yang begitu asing karena kerap berlaga di Piala AFF dan sudah menjadi juara di tiga edisi. Yakni pada 2006, 2008 dan 2010. Okon sendiri meyakini bahwa Indonesia lawan yang bakal menyulitkan mereka.

"Indonesia jelas bukan lawan yang mudah. Mereka memenangkan Piala AFF tahun lalu, namun kami yakin bisa mengatasinya pada Oktober nanti," beber Okon saat mengetahui hasil undian Grup Piala Asia U-19. Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar