Selasa, 20 Mei 2014

Timnas U-19 Siap Cari Striker Baru


SLEMAN, suaramerdeka.com - Gerbong seleksi pemain di Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 terus berjalan. Skuad Garuda Jaya bahkan akan mencari striker baru menyusul tidak memuaskannya Martinus Novianto sebagai seorang penyerang yang baru mengikuti seleksi.

Sinyal bakal terdepaknya Martinus diutarakan langsung sang arsitek, Indra Sjafri. Menurut dia, kondisi fisik pemain yang diambil dari Pra PON Daerah Istimewa Yogyakarta kurang bagus semenjak pertama kali bergabung dengan tim.

“Kondisi fisiknya kurang bagus. Kami harus bergerak cepat, jika dia tidak segera meningkatkan kondisinya ya harus tersingkir dan kami akan mencari striker lain,” jelas pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, Minggu (18/5).

Hasil tes VO2Max yang didapat Martinus sendiri diketahui mencapai 55 ml/kg/menit. Angka itu dinilai masih kurang dibanding rekan-rekannya yang terlebih dahulu ada di Timnas, yakni dalam kisaran 58,5.

Bahkan kapten tim Evan Dimas mencatat tertinggi hasil tes VO2Max-nya sebesar 64,88. “Tes VO2Max Martinus masih di bawah rekan-rekannya. Nilai dia sama seperti saat para pemain belum melakukan tes fisik di Batu, Malang,” tutur Indra.

Jika memang akhirnya Martinus terdepak, berarti pemain binaan PSIM Yogyakarta itu menyusul beberapa pemain lainnya yang sudah terlebih dahulu tersingkir. Seperti Mariando Djonak Uropmabin, Dikri Yusron Afafa, Sukarno Andi Wijaya, M Hamdan Zamzami dan Reza Pahlevi Sitorus. Mereka tersingkir dengan alasan yang sama yakni belum memenuhi standar fisik dan kesehatan Timnas U-19.

Terpisah, arsitek PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantara meminta agar Timnas U-19 segera memutuskan nasib Martinus Novianto. “Segera diputuskan saja, dia dipakai atau tidak. Jangan seperti digantung begitu saja. Kalau tidak dipakai maka dia akan segera kami daftarkan ke PT LI agar bisa memperkuat tim di putaran kedua,” tegas Seto.
(Gading Persada/CN26

Tidak ada komentar:

Posting Komentar