Tak ingin didikte dengan pressure ketat lawan, pelatih Indra Sjafri sudah menyiapkan strategi keluar dari tekanan.
"Fokus kami mereka akan pressure dan
kami akan matangkan mental para pemain untuk menghadapi strategi itu,"
katanya saat ditemui usai memimpin latihan di SUGBK, tadi malam.
Bagi pelatih 51 tahun itu, tidak ada
masalah sejatinya dengan tim dan performa pemain-pemainnya. Indra
menilai masalah hanya pada mental dan emosi pemain yang memang
dipermainkan oleh lawan.
"Penguasan bola kami 70 persen, tapi
emosi kami dimainkan karena pemain muda terlalu labil. Ini yang harus
kami persiapkan," tuturnya.
Hanya, untuk lini pertahanan dia ingin organisasi yang babak belur di laga sebelumnya diperbaiki.
Usaha itu sedikit terkendala karena
Timnas U-19 dipastikan tidak bisa turun dengan formasi inti yang sama
dengan laga pertama. Penyebabnya, Hansamu Yama Pranata mendapatkan kartu
merah dari wasit Oki Dwi Putra pada penghujung babak kedua karena emosi
dengan sikap pemain Myanmar yang pura-pura sakit.
Sesuai kesepakatan saat manager meeting,
pemain yang mendapat kartu merah pada laga pertama, tidak boleh bermain
di laga kedua. Jika menganalisa permintaan kubu Myanmar ini, bisa
disimpulkan bahwa sedari awal mereka yakin bahwa pemain Indonesia akan
ada yang mendapat kartu merah dengan strategi yang telah mereka siapkan
pada laga pertama.
"Mungkin diganti dengan Ryuji (Utomo), bisa juga Febly (Gushendra) bisa yang lainnya," ucap pelatih asal Padang tersebut.
Untuk komposisi pemain, Indra menegaskan
bahwa dirinya tak akan terlalu banyak melakukan rotasi. Tapi, dari
pengamatan saat latihan tadi malam, terlihat ada perbedaan komposisi
untuk lini tengah yang di drill oleh Indra dalam sesi latihan sekitar 60
menit tersebut.
Posisi Hargianto terlihat digantikan
oleh Irfandi Zein, sementara peran Zulfiandi terlihat diambil alih oleh
Paulo Sitanggang. Sementara, untuk lini depan, striker tengah yang
didrill bukanlah Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, tapi Dimas Drajad.
Saat disinggung terkait
perubahan-perubahan ini, Indra menyebut dia tak akan banyak melakukan
rotasi. Tapi, juga mencari taktikal yang pas untuk laga malam nanti.
"Kami akan pilih taktikal yg paling pas.
Evan (Dimas) pun harus improve (Untuk keluar dari tekanan lawan). Saya
sudah diskusi dengan evan. Kalau pergantiannya, lihat saja besok (hari
ini, red)," tegas dia.
Evan pun saat ditemui mengiyakan jika
dirinya telah banyak sharing dan melakukan evaluasi dengan sang pelatih.
Dia mengakui cukup kesulitan dan tidak bisa mendapat bola di laga
pertama. Namun, dia sudah meyakinkan diri untuk bisa tampil lebih baik
dan meningkatkan permainannya.
"Saya akan berusaha lebih baik lagi,
mengambil inisiatif sendiri di atas lapangan untuk bisa lepas dari
penjagaan lawan. Kalaupun saya harus diganti terlebih dulu, saya siap
karena ini untuk kebaikan tim," ucap pemain asli Surabaya tersebut.
Sementara itu, pelaih Myanmar U-19, Gerd
Freidrich Horst, menyebut laga kedua hari ini bukanlah tujuan utama
timnya. Bagi dia, uji coba sesungguhnya adalah saat mampu menahan imbang
1-1 Evan Dimas Darmono dkk pada Senin (5/5) malam lalu.
Karena itu, dia memastikan bakal
menurunkan tim yang berbeda, dengan strategi yang mungkin berbeda pula.
Itu dikarenakan lima pemain mereka mengalami cedera setelah laga
pertama, dan tidak akan dipaksakan tampil agar tidak semakin parah.
"Kami akan bermain berbeda. Bagi kami
ini bukanlah friendly match kembali, tapi training match karena memang
target pemain agar maksimal hanya saat ada penonton di Stadion kalian
(SUGBK)," ucapnya, usai menjalani latihan, tadi malam.
Meski demikian, pelatih asal Jerman itu
menegaskan bahwa militansi pemainnya akan tetap besar. Mereka akan
menyuguhkan permainan yang terbaik karena tak ingin kebobolan.
"Kami tidak tahu bagaimana hasil, dengan
strategi dan pemain yang berbeda, kalau bisa jangan kebobolan terlalu
banyak gol. Saya yakin tim kalian akan lebih bersemangat dan sangat
ingin mengalahkan kita dengan banyak gol," selorohnya lantas tertawa. (aam)
Indonesia U-19 (4-3-3)
Ravi Murdianto(Gk), Putu Gede, Sahrul K, Ryuji Utomo, Fatchu Rahman, Evan Dimas, Hargianto, Paulo sitanggang, Maldini Pali, Dimas Drajad, Ilham Udin Armayn
Ravi Murdianto(Gk), Putu Gede, Sahrul K, Ryuji Utomo, Fatchu Rahman, Evan Dimas, Hargianto, Paulo sitanggang, Maldini Pali, Dimas Drajad, Ilham Udin Armayn
Myanmar U-19 (4-4-1-1)
Myo Min Latt (Gk), Nan Wai Min, Htike Aung, Naing Lin Tun, Nanda Kyaw, Lin Aung, Yang Naing Oo, Chit Hla Aung, Maung Maung Soe, Yang Thura, Than Paing
Myo Min Latt (Gk), Nan Wai Min, Htike Aung, Naing Lin Tun, Nanda Kyaw, Lin Aung, Yang Naing Oo, Chit Hla Aung, Maung Maung Soe, Yang Thura, Than Paing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar