Jumat, 16 Mei 2014

Rahasia di Balik Stamina Timnas U-19




Coachindrasjafri.com - Siang itu, matahari bersinar terik diatas lapangan tempat para anggota timnas U19 berlatih. Akan tetapi, cuaca yang buruk sama sekali tidak memengaruhi semangat berlatih para pemain. Tak ada satupun pemain yang terlihat kelelahan. Stamina mereka seakan tak ada habisnya saat berlatih maupun bertanding. Apa rahasianya?

Alfan Nur Asyar, dokter timnas U19, mengungkapkan  rahasia di balik kebugaran para pemain. Menurutnya, rahasia tersebut terletak pada kedisiplinan para pemain terhadap aturan serta program yang harus dijalankan. Alfan juga menambahkan makanan bergizi dan program pemulihan yang bagus sebagai rahasia timnas untuk menjaga stamina mereka.  

Selain itu, di antara waktu latihan yang ketat, para pemain diberikan waktu bebas selama satu atau dua jam untuk dimanfaatkan. Sebagian besar pemain menggunakan waktu selang tersebut untuk tidur atau beristirahat. 

Untuk masalah makanan, tim dokter melarang keras makanan pedas dan berminyak. Walaupun begitu, tetap saja ada beberapa pemain yang mengakali menunya agar tidak ketahuan saat melanggar aturan yang sudah ditetapkan tim dokter. Seperti misalnya, ketika diberitahu untuk tidak memakan makanan pedas, Evan Dimas dan kawan-kawan memutar otaknya agar dapat tetap memakan sambal dan cabai-cabaian. Salah satunya dengan menyembunyikan sambal dibawah telur dadar. Ulah mereka mendapatkan peringatan dari tim dokter, yang memang ‘mengharamkan’ makan pedas dalam menu makanan mereka.

Satu lagi cerita unik dari tim dokter timnas U-19. Sebagai pengganti minuman isotonik untuk mencegah dehidrasi, mereka mencampurkan oralit ke dalam minuman timnas U19. Meski lebih banyak mengandung elektrolit, namun minuman tersebut ternyata mampu menyebabkan diare sehingga diberhentikan penggunaannya. 

Selain minuman oralit, Indra Syafri mengakui bahwa terapi air (kriotherapy) yang diberikan oleh dokter Alfan merupakan pencegahan cedera dan pemulihan cepat dari jadwal timnas yang padat. 

Berbeda dengan metode penjagaan stamina konvensional yang menitikberatkan pada program diet ketat dan beragam pantangan, tim dokter U-19 lebih memercayakan keberhasilan programnya pada pemainnya. Menurut mereka, keberhasilan program-program yang telah mereka berikan terletak pada kepatuhan pemain terhadap aturan yang telah diberikan.[]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar