Kamis, 22 Mei 2014

Lawan Yaman dan Lebanon Untuk Asah Mentalitas Pemain

JAKARTA, (PRLM).-Laga uji coba internasional yang akan dijalani Timnas U-19 proyeksi Piala Asia U-19 pekan ini melawan Timnas Yaman dan Lebanon U-19 akan dimanfaatkan untuk meningkatkan mentalitas pemain. 

Pasalnya pada pelaksanaan Piala Asia, 9-29 Oktober mendatang mereka akan menghadapi tim-tim besar, karenanya pemantapan mental dinilai sangat dibutuhkan oleh punggawa Timnas.

Masalah mental pemain memang belakangan menjadi fokus pelatih, pasalnya, di beberapa uji coba Timnas, Evan Dimas dkk. terlihat gampang tersulut emosinya oleh lawan, hingga akhirnya hal itu dinilai Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri cukup mengganggu permainan. 

"Mental memang kini menjadi salah satu fokus yang kita akan perbaiki. Hal itu bisa dilihat dari hasil uji coba terakhir melawan Myanmar, dimana mental mereka (Timnas U-19) gampang sekali tersulut emosinya," ungkap Indra saat dihubungi wartawan Selasa (20/5/2014).

Mudahnya emosi yang keluar dari Timnas U-19 itulah yang membuat Evan dkk. tidak bermain konsisten, hingga bisa berdampak permainan dan pemain sendiri. 

"Mereka jadi mudah kepancing untuk membuat kesalahan hingga dikartu kuning. Jadi merugikan kita tentunya," imbuhnya. 

Pelatih mental timnas U-19 Guntur Cahyo Utomo sebelumnya juga menuturkan, bahwa banyak uji coba melawan tim yang memiliki karakter yang berbeda bisa mengasah kemampuan mental pemain. 

Dari hasil evaluasi dari laga terakhir, dimana pemain memang terlihat sangat emosi, dia berharap ada pelajaran yang bisa dipetik. 

"Kami pun akan melakukan pendampingan pemain, karen diusia-usia mereka biasanya mentalnya masih labil. Programnya nanti akan disesuaikan dengan pemicu meledaknya emosi pemain," tukas Guntur. 

Selain memperbaiki mental, melawan dua tim yang memiliki kemampuan seimbang juga dinilai Indra bisa menjadi kesempatan bagus timnas memperbaiki kekurangan tim, terutama dalam mengimplikasikan penyelesaian akhir di lapangan. 

"Kami memang meminta lawan dari yang ringan, selevel, hingga levelnya di atas kita. Lawan Yaman dan Lebanon tentu bagus, karena mereka juga sama-sama akan berlaga di Piala Asia nanti. Ini akan jadi persiapan bagus bagi anak-anak," tuturnya. 

Untuk uji coba kali ini, Timnas U-19 akan bermain sebanyak dua kali melawan Timnas Yaman yakni pada 23 dan 25 Mei mendatang, dan pada 28 Mei menghadapi Lebanon. 

Menghadapi Yaman dan Lebanon, Indra menuturkan akan ada tiga pemainnya yang akan absen, yakni Dimas Drajad, Eriyanto, dan Yabes Roni Malaifani yang mengalami cedera.

"Ini berdasarkan saran dari dokter Timnas. Ketiga belum diizinkan untuk bermain di tiga laga uji coba ini," kata Indra. (Wina Setyawatie/A-89)***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar