Ini Pesan Indra Sjafri untuk Evan Dimas
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Uji coba Jilid II timnas Indonesia U-19
melawan Myanmar U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),
Senayan, Jakarta, Rabu (7/5) malam ini, digelar tertutup. Penonton yang
bisa hadir hanyalah undangan PSSI.
Ketua Panitia Pelaksana
(Panpel), Tigorshalom Boboy menjelaskan, pihaknya telah mengundang
sekitar 500 murid Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Jabodetabek. Menurutnya,
hal itu dilakukan karena sudah menjadi bagian program 'AFC grass root'
yang akan berlangsung pekan depan.
"Kami tidak menjual tiket dalam pertandingan Jilid II nanti," kata Tigor, saat dikonfirmasi Republika melalui pesan singkat, Rabu (7/5).
Dia
mengatakan, meski digelar tertutup, fans Timnas Indonesia U-19 tak
perlu kecewa. Sebab, stasiun televisi SCTV akan tetap menyiarkan
langsung laga itu. Rencananya 'kick off' pertandingan akan digelar pada
pukul 19.30 WIB.
Pada uji coba pertama, Senin (5/5) lalu,
Indonesia U-19 dipaksa bermain imbang 1-1 melawan Myanmar U-19. Tuan
rumah sempat unggul lewat gol Muchlis Hadi Ning pada menit ke-4 sebelum
disamakan oleh Aung Thu pada menit ke-8.
Saat pertandingan di
pertemuan pertama, bek Indonesia, Hansamu Yamu Pranata diusir wasit
akibat melanggar pemain lawan. Akibatnya Hansamu pun harus absen di uji
coba jilid II. Sejumlah opsi penganti pemain Mojokerto, Jawa Timur itu
pun mulai perbincangan serius.
Namun, hal itu langsung ditepis
oleh Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri dalam sesi latihan
kemarin. Dia mengatakan, sudah mempersiapkan pengganti Hansamu. Dua nama
yang berpeluang menempati posisi lowong itu adalah Febly Gushendra dan
Ryuji Utomo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar