Liputan6.com, Yogyakarta: Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri
puas dengan serangkaian uji coba Timnas U-19 Indonesia menghadapi Piala
Asia U-19 di Myanmar, Oktober mendatang. Beragam lawan yang dihadapi
membuat staff pelatih mengetahui kekuatan dan kelemahan tim.
Menghadapi Piala Asia U-19, program uji coba dilakukan "Garuda Jaya".
Mulai dari Tur Nusantara hingga Timur Tengah. Selain itu, PSSI melalui
Badan Tim Nasional (BTN) menggelar pertandingan uji coba. Terakhir,
Indonesia menghadapi Myanmar dua kali.
Setelah Myanmar. Indonesia akan menjajal kekuatan Yaman dan Lebanon
akhir bulan ini dalam laga yang digelar di Yogyakarta dan Solo. Idonesia
akan menghadapi Yaman sebanyak dua kali pada 23 dan 25 Mei 2014.
"Kami bersyukur semua agenda uji coba yang disusun dengan komposisi
lawan ringan, sedang dan berat bisa dilaksanakan BTN. Jadi kami tim
pelatih tahu kekuatan dan kelemahan tim berdasarkan hasil pertandingan
di laga uji coba," ujar Indra kepada wartawan.
Sejauh ini, Indra belum bisa melihat kerangka skuat untuk menghadapi
Piala Asia U-19 di Myanmar. Dia baru bisa melihat kekuatan skuat secara
utuh saat tampil di Turnamen COTIF di Spanyol, Agustus mendatang.
"Bulan ini jadwal international friendly match dengan lawan setara.
Setelah itu kami turunkan tensi ke Tur Nusantara tahap dua. Puncaknya
Agustus nanti saat kami mengikuti turnament COTIF di Spanyol. Semoga di
turnamen itu sudah bisa dilihat bangunan final tim ini," ujar Indra.
Turnamen L'Alcudia International U-20 Football Tournament (COTIF)
pertama kali digulirkan di Spanyol sejak 1984. Rencananya, turnamen
COTIF 2014 ini bakal diikuti pemain kelompok umur U-20 dari Jepang,
China, Chile, Amerika Serikat serta dua tim U-20 klub La Liga, Valencia
dan Barcelona.
Lewat turnamen kelompok umur bertaraf internasional ini lahir
sejumlah pemain papan atas dunia seperti mantan pemain legendaris Real
Madrid Raul Gonzales, Mauro Icardi (bomber Inter Milan), dan Isco.
(Rejdo Prahananda)
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar