Senin, 05 Mei 2014

Aksi Fans Cantik di Laga Timnas U-19


Liputan6.com, Jakarta: Pemandangan menarik hadir pada pertandingan tim nasional Indonesia U-19 dengan Myanmar U-19 dalam laga ujicoba internasional, Senin (5/5/2014) di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pasalnya, terdapat wajah-wajah cantik yang hadir menghiasi stadion olahraga kebanggaan Indonesia ini.

Eva misalnya seorang wanita dari Depok yang sengaja hadir ke stadion hanya untuk menyaksikan Evan Dimas bertanding. Ia datang dengan kekasihnya, emet. "Iya, emang seneng nonton U 19, mainnya bagus sih."

"Saya ngerasa aman ya, karena pengamanan sendiri di luar sangat ketat." 



Selain itu ada empat wanita cantik (Era, Galuh, Eva, Tia) yang datang bersama rombongan tempat kerjanya. Wanita-wanita yang bekerja di salah satu bank swasta ini tampil kompak dengan baju berwarna merah, warna kebanggaan Indonesia.

"Ia, kami sudah pesan tiket dari kemarin-kemarin. Gak akan sayang mengeluarkan uang demi timnas. Timnas U-19 mainnya bagus, dari tv nonton mereka mainnya bagus," seru Era.

Berbeda dengan pasangan sebelumnya, ke empat wanita cantik ini mengaku tingkat keamanan di Stadion Gelora Bung Karno tidak terlalu baik."Kita di sini uda bayar, tapi malah ada orang yang bisa seenaknya masuk, dateng dan pindah-pindah kategori yang harganya beda."

"Terus kami disuruh buang botol plastik di luar, tapi ternyata di dalam banyak yang jual. Bukannya itu sama saja?," ujar Eva, sedikit protes.
(Defri Saefullah)
 
Liputan6.com, Jakarta: Winger kanan tim nasional Indonesia U-19, Maldini Pali buka suara terkait penjagaan ketat yang dilakukan pemain Myanmar U-19 saat kedua tim bentrok di uji coba pertama, Senin (5/5/2014) di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ia menyebut sangat kewalahan melawan calon tuan rumah Piala Asia U 19 mendatang.

"Iya sangat sulit, biasa dijaga dua orang, ini kayaknya dikepung 4 orang," ucapnya  usai pertandingan.

Selain itu, tim Garuda Jaya juga harus bermain dengan 10 orang usai Hansamu Yama terkena kartu merah karena terlibat bentrok dengan pemain Myanmar. Maldini pun menilai gaya bermain Myanmar mampu memancing emosi para pemain.

"Iya, mereka main delay-delay, mainnya juga kasar, jadi ada beberapa teman yang terpancing," ulasnya."Sejujurnya saya juga hampir terpancing dengan permainan mereka, tapi syukur saya bisa menahan diri."

Pada laga tersebut, winger asal Mamuju ini harus ditarik keluar dan digantikan oleh Yabes Rony.Yabes Rony pun menyebutkan, "Tampil sebagai pengganti atau tidak, selama dimainkan pasti dipercaya pelatih."

"Saya ingin menunjukkan yang terbaik untuk menjawab kepercayaan pelatih."
(Defri Saefullah)
- See more at: http://bola.liputan6.com/read/2045923/dijaga-ketat-lawan-ini-komentar-maldini#sthash.NmFdPkaL.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar