BALIKPAPAN – Timnas Indonesia U-19 mulai menjajaki Tanah Borneo dalam
rangkaian Tur Nusantaranya. Persiba Balikpapan U-21 menjadi lawan
pertamanya saat menjalani pertandingan di Stadion Persiba, Balikpapan,
Senin (10/3) malam ini. (Siaran langsung SCTV pukul 21.00 Wita).
Pertandingan tersebut mempunyai banyak arti. Selain mempertahankan
rekor tidak terkalahkan di dalam Tur Nusantara, pertandingan tersebut
berpotensi bakal menjadi panggung perdana bagi keempat pemain yang baru
dipanggil pelatih Indra Sjafri untuk bergabung bersama Evan Dimas
Darmono dkk sepekan terakhir.
Keempat pemain yang bakal diuji kemampuannya itu antara lain Fahmi Al
Ayubbi dan Martinus Novianto (Prakualifikasi PON Jogjakarta), Muhammad
Hamdan Zamzami (PSS Sleman), dan Muhammad Rio Saputra (Persijap
Jepara). Performa keempatnya dilihat dari beberapa poin, satu di
antaranya dari pertandingan nanti.
Penilaian dalam pertandingan melengkapi hasil di tiga tes sebelumnya.
Keempatnya menjalani tiga kali tes, mulai dari psikotes (6/3), tes
kesehatan (7/3), dan tes fisik. “Salah satu yang kami cari di Balikpapan
ini adalah untuk menguji keempat pemain baru yang saya bawa,” ujar
Indra, kemarin (9/3).
Sekalipun sudah membuka peluang bakal memberikan panggung bagi
keempat pemain seleksi di laga nanti, pelatih asal Padang ini masih
belum memberikan berapa besar persentase keempatnya bisa diturunkan.
Apakah akan diberikan jatah minute play sejak awal laga, atau malahan
hanya dapat kepercayaan di menit-menit akhir.
Indra menyebut semua peluang bisa saja terjadi termasuk diturunkan
atau tidaknya keempat pemain anyar itu. “Semuanya akan melihat
perkembangan sampai besok (hari ini, Red). Kalau memang layak ya akan
kami coba mainkan, kalau tidak ya tidak untuk pertandingan besok,”
ungkapnya.
Lebih lanjut, Indra membenarkan bahwa keempat pemain baru itu sudah
menjalani serangkaian tes. Tetapi, tes-tes itu belum menyangkut pada
performa permainan mereka di atas lapangan. Makanya, dia tidak bisa
menjelaskan bagaimana prospek keempatnya. “Bagaimana kami bisa tahu
prospeknya kalau hanya beberapa hari latihannya,” imbuhnya.
Sementara itu, kubu Persiba U-21 menyadari kekuatan utama timnas U-19
ada pada kehebatan di barisan gelandangnya. Karenanya, untuk
pertandingan nanti, Aziz, pelatih Persiba U-21 bakalan menumpuk banyak
pemain di lini tengah. “Strategi itu kami lakukan untuk memutus aliran
bola lawan secepat mungkin,” bebernya.
Masalahnya, Aziz mengakui dirinya hanya mengetahui permainan timnas
U-19 dari tayangan di televisi saja. Pantauan itu tidak bisa dijadikan
patokan karena timnas U-19 tentu mempunyai sisi lain yang bisa saja
bakal muncul di pertandingan nanti. “Bahan yang kami dapat soal timnas
U-19 pun tidak bisa dijadikan patokan sepenuhnya,”
pungkasnya.(fil/kpnn/san)
Sumber Balikpapan Pos
Tidak ada komentar:
Posting Komentar