VIVAbola - Timnas Indonesia U-19 akan berjuang di
Piala Asia di Myanmar pada 9-23 Oktober 2014. Bila mampu lolos ke
semifinal, skuad Garuda Jaya bakal tampil di Piala Dunia U-20 2015 di
Selandia Baru.
Demi target itu, persiapan telah dilakukan Evan Dimas dan
kawan-kawan sejauh ini. Mereka menjalani pemusatan latihan jangka
panjang diselingi sejumlah laga uji coba.
Kesuksesan Timnas U-19 melaju ke putaran final Piala Asia 2014
diharapkan sang pelatih, Indra Sjafri, menjadi momentum perbaikan
pembinaan pemain usia muda. Dia percaya, bila dibina sejak dini,
bakat-bakat yang ada di Tanah Air akan mampu berbicara banyak di level
Asia.
"Filosofi dan persepsi tentang pembinaan usia muda harus sama.
Jangan juga nanti gagal ke Piala Dunia, kita stop pembinaan sepakbola
usia muda," tegas Indra saat ditemui VIVAbola di Yogyakarta.
"Momentum kesuksesan ini (lolos ke Piala Asia) harusnya dijadikan momentum-momentum selanjutnya," sambungnya.
Menurut Indra, kesuksesan Timnas U-19 menjadi juara Piala AFF
bukanlah hal istimewa. Indra menilai, Indonesia harus menatap level yang
lebih tinggi lagi, Asia, bahkan dunia.
"Jangan ini kita juara (AFF) setelah menunggu 22 tahun, lalu
menunggu 40 tahun untuk juara lagi. Seharusnya setelah ini, Timnas U-19
besok juara AFF lagi, lolos ke Piala Dunia," imbuhnya. (one)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar