TRIBUNNEWS.COM, YANGON - Pelatih timnas Indonesia
U-19, Indra Sjafri, enggan jemawa jelang laga grup B melawan Uzbekistan
pada Piala Asia U-19 di Thuwunna Stadium, Yangon, Jumat (10/10/2014).
Menurut Indra, hal yang terpenting adalah timnya bisa membuktikan diri
mampu bersaing di level Asia.
Perjuangan timnas U-19 Indonesia capai target lolos semifinal AFC
U-19 Championship 2014 Myanmar demi raih tiket ke putaran final Piala
Dunia U-20 2015 Selandia Baru dimulai Jumat (10/10). Tergabung dalam
Grup B AFC U-19 Championship 2014, Uzbekistan jadi lawan pertama yang
harus dihadapi Evan Dimas Darmono dkk di Thuwunna Stadium, Yangon, Myanmar.
Bermodal 23 pemain yang telah dipersiapakan sejak lama, Indra,
pelatih kepala timnas U-19 Indonesia, optimistis. Tapi, Indra enggan
jemawa terhadap hasil akhir laga.
"Kami tidak berpikir menang atau kalah. Buat kami, terpenting kami
bisa buktikan diri mampu bersaing di level AFC (Asia)," tegas Indra.
Di luar sikapnya itu, Indra bersama pasukannya wajib mewaspadai
beberapa pemain Uzbekistan yang aksinya menonjol di beberapa latihan
yang berlangsung di Myanmar. Beberapa pemain itu adalah Komilov
Akramjon, Boltaboev Jamshid, Sokhibov Javokhir, dan Urinboev Zabikhillo.
Selain Uzbekistan, di Grup B timnas U-19 Indonesia juga bakal
berhadapan dengan Australia dan Uni Emirat Arab. Laga lawan Australia
dijadwalkan berlangsung pada Minggu (12/10) dan Selasa (14/10) kontra
UEA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar