TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA –
Tim nasional Indonesia U-19 hanya mampu meraih kemenangan tipis 3-2
saat menghadapi tim Pra PON Daerah Istimewa Yogyakarta di Stadion
Mandala Krida, Jumat (7/2/2014) malam.
Tiga
gol Timnas U-19 dicetak oleh Reza Pahlevi Sitorus (44'), Ryuji Utomo
(84'), dan Septian David Maulana (87'). Sementara dua gol Pra PON DIY
diborong oleh Martinus Novianto menit ke 19 dan 42.
Di
pertandingan itu, pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri,
melakukan rotasi pemain. Praktis hanya penjaga gawang, Ravi Murdianto,
yang berada di tim utama. Sementara, 10 pemain lainnya tidak diturunkan
sejak menit pertama.
Tanpa
trio gelandang, Evan Dimas Dharmono, Muhammad Hargianto, dan Zulfiandi.
Lini tengah skuat Garuda Jaya pun kesulitan mengimbangi tim Pra PON
Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasilnya, pada babak pertama timnas
Indonesia U-19 tertinggal 1-2.
Pelatih
timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku di pertandingan menghadapi
tim Pra PON Daerah Istimewa Yogyakarta, dirinya melakukan rotasi pemain
supaya semua pemain bisa mendapatkan kesempatan bermain.
“Ini
penampilan ketiga (Tur Nusantara). Kita melakukan rotasi pemain. Ini
dilakukan supaya semua pemain bisa main. Kita akan evaluasi. Ada
beberapa pmain yang baru tampil jadi demam panggung,” tutur Indra.
Menurut
pelatih kelahiran Sumatera Barat, mental para pemain akan menjadi bahan
evaluasi. Berdasarkan pemantauan, dia menilai tidak semua pemain siap
apabila bermain tanpa dukungan penonton.
“Saya
sudah bicara sama pelatih mental. Mental, taktik, dan stamina akan
ditata lagi. Main tanpa dan dengan penonton ada pemain yang bisa menata
diri ada yang tidak. Ada beberapa pemain yang tidak bisa bangkit.
Tertinggal dan tertekan psikisnya pemain. Ini pelajaran buat kami,”
ujarnya.
Di
laga selanjutnya, Garuda Jaya akan menantang tim Pra PON Jawa Tengah di
Stadion Manahan Solo, Senin (10/2/2014) malam. Di dua pertandingan
sebelumnya, Timnas Indonesia U-19 menang 3-1 atas PSS Sleman, dan
mengalahkan Persiba Bantul 2-0.
Pertandingan
uji coba bertajuk Tur Nusantara diadakan sebagai persiapan jelang
berlaga di Piala Asia U-19 di Myanmar pada Oktober 2014.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar