Foto: Heri Juanda/ATJEHPOSTcom
atjehpost.com - PULUHAN ribu penonton menyesaki
Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh untuk menyaksikan secara
langsung pertandingan antara Timnas U19 Vs Pra PON Aceh, Jumat malam, 6 Juni
2014. Stadion yang menampung sekitar 45 ribu penonton itu pun melebihi
kapasitas.
Bahkan hingga dimulainya pertandingan,
antrian di pintu masuk masih terlihat padat. Sementara penonton yang menempati
tribun sudah "menyemut".
Akibatnya sejumlah penonton yang
tidak kebagian tempat duduk menerobos ke area lapangan. Aksi mereka sempat
dihalau pihak kepolisian, namun "gelombang" pencinta bola itu tak
dapat terbendung yang muncul dari empat sudut stadion.
Pantauan ATJEHPOSTcom, sejumlah
penonton akhirnya diizinkan menonton di pinggir lapangan dengan catatan tidak
membuat kericuhan. Keadaan dapat terkendali hingga babak pertama berakhir.
Di awal babak kedua, insiden antar
penonton terjadi. Berawal dari lemparan botol air mineral dari atas tribun B ke
arah penonton yang berada di bawah. Tidak terima dilempari, penonton yang
berada di pinggir lapangan membalas lemparan ke arah penonton di atas tribun.
Akibat kejadian itu belasan botol
lainnya turut melayang dari atas tribun. Begitupun, polisi yang berada di arena
langsung bertindak.
Di paruh babak kedua, penonton di
bawah tribun B tiba-tiba merengsek ke tepi lapangan. Pemandangan seperti
pertandingan antar kampung (tarkam) pun terlihat. Melihat hal itu, polisi dan
TNI dengan cepat "mengusir" penonton agar kembali ke tempat semula.[]
PULUHAN ribu penonton menyesaki Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya, Banda Aceh
untuk menyaksikan secara langsung pertandingan antara Timnas U19 Vs Pra
PON Aceh, Jumat malam, 6 Juni 2014. Stadion yang menampung sekitar 45
ribu penonton itu pun melebihi kapasitas.
Bahkan hingga dimulainya pertandingan, antrian di pintu masuk masih terlihat padat. Sementara penonton yang menempati tribun sudah "menyemut".
Akibatnya sejumlah penonton yang tidak kebagian tempat duduk menerobos ke area lapangan. Aksi mereka sempat dihalau pihak kepolisian, namun "gelombang" pencinta bola itu tak dapat terbendung yang muncul dari empat sudut stadion.
Pantauan ATJEHPOSTcom, sejumlah penonton akhirnya diizinkan menonton di pinggir lapangan dengan catatan tidak membuat kericuhan. Keadaan dapat terkendali hingga babak pertama berakhir.
Di awal babak kedua, insiden antar penonton terjadi. Berawal dari lemparan botol air mineral dari atas tribun B ke arah penonton yang berada di bawah. Tidak terima dilempari, penonton yang berada di pinggir lapangan membalas lemparan ke arah penonton di atas tribun.
Akibat kejadian itu belasan botol lainnya turut melayang dari atas tribun. Begitupun, polisi yang berada di arena langsung bertindak.
Di paruh babak kedua, penonton di bawah tribun B tiba-tiba merengsek ke tepi lapangan. Pemandangan seperti pertandingan antar kampung (tarkam) pun terlihat. Melihat hal itu, polisi dan TNI dengan cepat "mengusir" penonton agar kembali ke tempat semula.[]
- See more at: http://atjehpost.com/articles/read/5228/Tonton-Tepi-Lapangan-Ala-Tarkam#sthash.VumszY4y.dpuf
Bahkan hingga dimulainya pertandingan, antrian di pintu masuk masih terlihat padat. Sementara penonton yang menempati tribun sudah "menyemut".
Akibatnya sejumlah penonton yang tidak kebagian tempat duduk menerobos ke area lapangan. Aksi mereka sempat dihalau pihak kepolisian, namun "gelombang" pencinta bola itu tak dapat terbendung yang muncul dari empat sudut stadion.
Pantauan ATJEHPOSTcom, sejumlah penonton akhirnya diizinkan menonton di pinggir lapangan dengan catatan tidak membuat kericuhan. Keadaan dapat terkendali hingga babak pertama berakhir.
Di awal babak kedua, insiden antar penonton terjadi. Berawal dari lemparan botol air mineral dari atas tribun B ke arah penonton yang berada di bawah. Tidak terima dilempari, penonton yang berada di pinggir lapangan membalas lemparan ke arah penonton di atas tribun.
Akibat kejadian itu belasan botol lainnya turut melayang dari atas tribun. Begitupun, polisi yang berada di arena langsung bertindak.
Di paruh babak kedua, penonton di bawah tribun B tiba-tiba merengsek ke tepi lapangan. Pemandangan seperti pertandingan antar kampung (tarkam) pun terlihat. Melihat hal itu, polisi dan TNI dengan cepat "mengusir" penonton agar kembali ke tempat semula.[]
- See more at: http://atjehpost.com/articles/read/5228/Tonton-Tepi-Lapangan-Ala-Tarkam#sthash.VumszY4y.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar