Tarmuji Talmacsi/Sindophoto
PALEMBANG - Insiden
pengawalan berlebihan yang dilakukan panitia pelaksana (panpel) lokal
Palembang kepada rombongan Timnas Nasional Indonesia U-19 menuai kritik
dari Badan Tim Nasional (BTN). Sekretaris BTN Sefdin Syaifudin pun telah
memberikan penjelasan bahwa pihaknya tidak memberikan protap khusus
terkait pengamanan kepada Evan Dimas dan kawan-kawan saat Tur Nusantara.
Lebih jauh dijelaskannya, pihaknya menjamin kejadian seperti itu tidak akan kembali terjadi. Masyarakat diperbolehkan melihat lebih dekat untuk menyapa, berfoto maupun meminta tanda tangan dari pelatih maupun pemain Timnas U-19.
Media juga akan mendapatkan porsi yang lebih banyak dalam menjalankan tugasnya melakukan peliputan maupun wawancara. Baik itu dengan pelatih maupun pemain, tanpa dibatasi waktu tertentu, maupun pengawalan dari bodyguard. ''Saya atas nama BTN meminta maaf kepada masyarakat Palembang dan media atas ketidaknyamanan ini,''ujarnya.
Di sisi lain, Manajer Sriwijaya FC U-21 Augie Bunyamin berdalih, pengamanan ketat itu dilakukannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama yang akan mengancam keselamatan terhadap pemain Timnas U-19
''Kemarin itu kita hanya mengantisipasi saja dari ancaman itu. Kita juga sudah mendapatkan laporan dari BTN agar meminta pengamanan tidak terlalu berlebihan dan hal itu akan segera kita teruskan kepada pihak pengamanan agar lebih bijaksana dalam menjalankan tugasnya,''ujarnya.(Sindonews.com)
Lebih jauh dijelaskannya, pihaknya menjamin kejadian seperti itu tidak akan kembali terjadi. Masyarakat diperbolehkan melihat lebih dekat untuk menyapa, berfoto maupun meminta tanda tangan dari pelatih maupun pemain Timnas U-19.
Media juga akan mendapatkan porsi yang lebih banyak dalam menjalankan tugasnya melakukan peliputan maupun wawancara. Baik itu dengan pelatih maupun pemain, tanpa dibatasi waktu tertentu, maupun pengawalan dari bodyguard. ''Saya atas nama BTN meminta maaf kepada masyarakat Palembang dan media atas ketidaknyamanan ini,''ujarnya.
Di sisi lain, Manajer Sriwijaya FC U-21 Augie Bunyamin berdalih, pengamanan ketat itu dilakukannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama yang akan mengancam keselamatan terhadap pemain Timnas U-19
''Kemarin itu kita hanya mengantisipasi saja dari ancaman itu. Kita juga sudah mendapatkan laporan dari BTN agar meminta pengamanan tidak terlalu berlebihan dan hal itu akan segera kita teruskan kepada pihak pengamanan agar lebih bijaksana dalam menjalankan tugasnya,''ujarnya.(Sindonews.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar