seputar riau
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau Edi Satria menegaskan Main Stadion Riau bisa digunakan untuk pertandingan antara Timnas U-19 vs Tim Pra PON Riau. Pihak Kadispora pun berharap stadion kebanggaan Riau tersebut menjadi lokasi pertandingan.
Kepastian bisa digunakannya Main Stadion Riau tersebut setelah pihaknya bertemu dengan Kerjasama Operasional (KSO) kontraktor pembangunan stadion tersebut. Pihak KSO, kata Edi Satria mendukung penggunaan stadion tersebut untuk tempat pertandingan.
"KSO pengerjaan stadion mendukung kita menggunakan stadion itu. Kita juga sudah berbicara dengan mereka (KSO) kata Edi Satria pada Tribun, Senin (2/6/2014).
Bukti dukungan KSO menggunakan stadion ini yakni pemotongan rumput sudah dilakukan. Selain, lampu - lampu stadion pun sudah diperbaiki.
"Ini salah satu bukti KSO juga mendukung kita. Artinya, bisa kita gunakan stadion itu," kata Edi Satria.
Riau sendiri pernah mengalami hal yang pahit terkait dengan penggunaan stadion tersebut. Yakni kala Riau akan menjadi tuan rumah pelaksanaan ISG. Kala itu, pihak KSO tidak mengizinkanstadion untuk lokasi pertandingan.
Penolakan ini menjadi salah satu penyebab pelaksaan ISG pindah ke Palembang, Sumatera Selatan. Tunggakan utang Pemprov Riau ke KSO atas pembangunan stadion tersebut menjadi akar masalahnya.
Namun Edi Satria mengatakan untuk permasalahan utang sedang berproses. Pihak KSO pun mengetahui hal tersebut.
Namun Edi Satria mengatakan, untuk pelaksanaan pertandingan Timnas U-19 vs Tim Pra PON Riau pada 16 Juni nanti, ada dua opsi stadion yang digunakan. Pertama, Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, karena sudah siap untuk digunakan. Dan kedua, Main Stadion Riau.
"Kita berharap bisa menggunakan Main Stadion. Saya rasa seluruh rakyat Riau mendukungnya. Sebab pertandingan ini juga hiburan bagi rakyat," katanya.
Hanya saja, katanya, ada sedikit kendala. Yakni mengenai kondisi rumput. Rumput memang sudah dipotong. Namun, tunggul - tunggul rumput liar diperkirakan akan mengganggu.
Dalam dua pekan kedepan, perawatan rumput pun akan dilakukan, baik penyiraman dan pemberian pupuk. Dengan dua minggu, diharapkan kondisi rumput semakin bagus.
"Kita akan lihat kondisi rumput dulu. Ini sekarang sedang perawatan. Mudah - mudahan bagus secepatnya," harapnya.
Dalam waktu dekat, katanya, pihaknya juga akan duduk dengan para stake holder lainnya untuk membicarakan kesiapan Main Stadion Riau digunakan untuk pertandingan tersebut. Diantaranya, pihak KSO, PSSI Riau, KONI Riau dan PLN Riau untuk ketersediaan arus selama pertandingan.
Minggu pagi (1/6/2014), Edi Satria, ketua umum KONI Riau Emrizal Pakis serta perwakilan Asosiasi PSSI Riau sendiri meninjau Main Stadion Riau.
Ketua umum KONI Riau, Emrizal Pakis berkeyakinan pertandingan akan digelar di Main Stadion Riau. "KSO sudah memberi lampu hijau kepada kita menggelar pertandingan di sana," kata Emrizal.
Emrizal pun memuji PSSI Riau yang telah melakukan persiapan Tim Pra PON untuk menjadi lawan Timnas U-19. Langkah persiapan tim ini, katanya, merupakan langkah yang jelas dan sudah ada tim bayangan untuk PON XIX 2016 di Jawa Barat.
"Mereka sudah siapkan tim Pra PON. Ini sebuah gambaran tim kedepan. Tim ini sangat beruntung bisa ujicoba dengan Timnas U-19," katanya.
Kedatangan Timnas U-19 ke Riau sendiri masih dalam rangka tur Nusantara. Di Riau, Timnas U-19 hanya akan melakoni satu pertandingan saja yakni menantang Tim Pra PON Riau pada 16 Juni. (*)
Kepastian bisa digunakannya Main Stadion Riau tersebut setelah pihaknya bertemu dengan Kerjasama Operasional (KSO) kontraktor pembangunan stadion tersebut. Pihak KSO, kata Edi Satria mendukung penggunaan stadion tersebut untuk tempat pertandingan.
"KSO pengerjaan stadion mendukung kita menggunakan stadion itu. Kita juga sudah berbicara dengan mereka (KSO) kata Edi Satria pada Tribun, Senin (2/6/2014).
Bukti dukungan KSO menggunakan stadion ini yakni pemotongan rumput sudah dilakukan. Selain, lampu - lampu stadion pun sudah diperbaiki.
"Ini salah satu bukti KSO juga mendukung kita. Artinya, bisa kita gunakan stadion itu," kata Edi Satria.
Riau sendiri pernah mengalami hal yang pahit terkait dengan penggunaan stadion tersebut. Yakni kala Riau akan menjadi tuan rumah pelaksanaan ISG. Kala itu, pihak KSO tidak mengizinkanstadion untuk lokasi pertandingan.
Penolakan ini menjadi salah satu penyebab pelaksaan ISG pindah ke Palembang, Sumatera Selatan. Tunggakan utang Pemprov Riau ke KSO atas pembangunan stadion tersebut menjadi akar masalahnya.
Namun Edi Satria mengatakan untuk permasalahan utang sedang berproses. Pihak KSO pun mengetahui hal tersebut.
Namun Edi Satria mengatakan, untuk pelaksanaan pertandingan Timnas U-19 vs Tim Pra PON Riau pada 16 Juni nanti, ada dua opsi stadion yang digunakan. Pertama, Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, karena sudah siap untuk digunakan. Dan kedua, Main Stadion Riau.
"Kita berharap bisa menggunakan Main Stadion. Saya rasa seluruh rakyat Riau mendukungnya. Sebab pertandingan ini juga hiburan bagi rakyat," katanya.
Hanya saja, katanya, ada sedikit kendala. Yakni mengenai kondisi rumput. Rumput memang sudah dipotong. Namun, tunggul - tunggul rumput liar diperkirakan akan mengganggu.
Dalam dua pekan kedepan, perawatan rumput pun akan dilakukan, baik penyiraman dan pemberian pupuk. Dengan dua minggu, diharapkan kondisi rumput semakin bagus.
"Kita akan lihat kondisi rumput dulu. Ini sekarang sedang perawatan. Mudah - mudahan bagus secepatnya," harapnya.
Dalam waktu dekat, katanya, pihaknya juga akan duduk dengan para stake holder lainnya untuk membicarakan kesiapan Main Stadion Riau digunakan untuk pertandingan tersebut. Diantaranya, pihak KSO, PSSI Riau, KONI Riau dan PLN Riau untuk ketersediaan arus selama pertandingan.
Minggu pagi (1/6/2014), Edi Satria, ketua umum KONI Riau Emrizal Pakis serta perwakilan Asosiasi PSSI Riau sendiri meninjau Main Stadion Riau.
Ketua umum KONI Riau, Emrizal Pakis berkeyakinan pertandingan akan digelar di Main Stadion Riau. "KSO sudah memberi lampu hijau kepada kita menggelar pertandingan di sana," kata Emrizal.
Emrizal pun memuji PSSI Riau yang telah melakukan persiapan Tim Pra PON untuk menjadi lawan Timnas U-19. Langkah persiapan tim ini, katanya, merupakan langkah yang jelas dan sudah ada tim bayangan untuk PON XIX 2016 di Jawa Barat.
"Mereka sudah siapkan tim Pra PON. Ini sebuah gambaran tim kedepan. Tim ini sangat beruntung bisa ujicoba dengan Timnas U-19," katanya.
Kedatangan Timnas U-19 ke Riau sendiri masih dalam rangka tur Nusantara. Di Riau, Timnas U-19 hanya akan melakoni satu pertandingan saja yakni menantang Tim Pra PON Riau pada 16 Juni. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar