Jakarta, Aktual.co - Pertandingan uji coba di
Timur Tengah yang dijalani skuad Tim Nasional Indonesia U-19, diharapkan
menjadi ajang untuk membenahi kekurangan yang dimiliki dalam tim asuhan
Indra Sjafri. Ini diperlukan sebagai persiapan menghadapi pertandingan
final Piala Asia Oktober mendatang.
Dikatakan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Mattalitti,
usai menjalani Tur Timteng ini, Evan Dimas dan kawan-kawan, akan
mengikuti uji coba internasional lainnya yakni di Spanyol.
"Masih ada ujicoba internasional yang diprogramkan BTN. Insya Allah
Agustus nanti, tim ini akan ke Spanyol untuk mengikuti turnament di
sana. Semoga makin matang," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Wakil
Ketua Umum PSSI ini, melalui siran pers yang diterima di Jakarta, Rabu
(16/4).
Meskipun ada beberapa yang harus dimaksimalkan dan dibenahi, bagi
dirinya, secara umum ada progress di tim ini selama di Timur Tengah.
Dipaparkan Ketua KADIN Jawa Timur ini, dalam pertandingan uji coba kedua
dengan Timnas Uni Emirat Arab (UEA) U-19, yang kembali dimenangkan
skuat Garuda Jaya dengan skor 2-1, timnas U-19 terlihat terpancing
emosinya.
Ini menjadi catatan penting buat tim pelatih untuk bisa menekan dan
mengontrol emosi para pemain. Sehingga pada Piala Asia nanti, skuad
timnas U-19, sudah bisa mengontrol emosinya.
Dijelaskan La Nyalla, jika pemain tidak bisa mengontrol emosinya hingga
terbawa ke pertandingan Piala Asia, maka hal itu akan menjadi kerugian
bagi tim.
"Tadi terlihat beberapa pemain masih mudah terpancing emosinya. Ini
tentu merugikan.
Saya berharap tim pelatih bisa menggunakan kesempatan
ujicoba untuk menambal apa-apa yang masih kurang di tim ini," ujarnya.
"Tim pelatih harus memanfaatkan semaksimal mungkin kesempatan ujicoba
internasional di semua aspek. Baik dari sisi teknik maupun non-teknik,"
harapnya.
Dengan dua kali kemenangan dengan timnas UEA, dan satu kemenangan dari
timnas Oman, La Nyalla berharap skuad timnas U-19 tidak besar kepala.
"Insya Allah ke depan lebih baik, dan saya harap anak-anak tidak pernah
lupa bersyukur dan tetap rendah hati," pungkasnya.
Zaenal Arifin -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar