Rabu, 16 April 2014

Uji Coa Timnas U-19 Diharapkan Sebagai Ajang Pembenahan Kekurangan

 
Jakarta, Aktual.co - Pertandingan uji coba di Timur Tengah yang dijalani skuad Tim Nasional Indonesia U-19, diharapkan menjadi ajang untuk membenahi kekurangan yang dimiliki dalam tim asuhan Indra Sjafri. Ini diperlukan sebagai persiapan menghadapi pertandingan final Piala Asia Oktober mendatang. Dikatakan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla Mahmud Mattalitti, usai menjalani Tur Timteng ini, Evan Dimas dan kawan-kawan, akan mengikuti uji coba internasional lainnya yakni di Spanyol. "Masih ada ujicoba internasional yang diprogramkan BTN. Insya Allah Agustus nanti, tim ini akan ke Spanyol untuk mengikuti turnament di sana. Semoga makin matang," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI ini, melalui siran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (16/4). 
 
 Meskipun ada beberapa yang harus dimaksimalkan dan dibenahi, bagi dirinya, secara umum ada progress di tim ini selama di Timur Tengah. Dipaparkan Ketua KADIN Jawa Timur ini, dalam pertandingan uji coba kedua dengan Timnas Uni Emirat Arab (UEA) U-19, yang kembali dimenangkan skuat Garuda Jaya dengan skor 2-1, timnas U-19 terlihat terpancing emosinya. Ini menjadi catatan penting buat tim pelatih untuk bisa menekan dan mengontrol emosi para pemain. Sehingga pada Piala Asia nanti, skuad timnas U-19, sudah bisa mengontrol emosinya. Dijelaskan La Nyalla, jika pemain tidak bisa mengontrol emosinya hingga terbawa ke pertandingan Piala Asia, maka hal itu akan menjadi kerugian bagi tim. "Tadi terlihat beberapa pemain masih mudah terpancing emosinya. Ini tentu merugikan. 
 
Saya berharap tim pelatih bisa menggunakan kesempatan ujicoba untuk menambal apa-apa yang masih kurang di tim ini," ujarnya. "Tim pelatih harus memanfaatkan semaksimal mungkin kesempatan ujicoba internasional di semua aspek. Baik dari sisi teknik maupun non-teknik," harapnya. Dengan dua kali kemenangan dengan timnas UEA, dan satu kemenangan dari timnas Oman, La Nyalla berharap skuad timnas U-19 tidak besar kepala. "Insya Allah ke depan lebih baik, dan saya harap anak-anak tidak pernah lupa bersyukur dan tetap rendah hati," pungkasnya. 
 
Zaenal Arifin - 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar