Minggu, 09 Februari 2014

Tim Pra PON Jateng Waspadai Semua Lini Timnas U-19

 
SOLO – Tim Pra PON Jawa Tengah tampaknya belajar banyak dari pengalaman Pra PON DIY yang kalah 2-3 dari Tim Nasional Indonesia U-19. Berkesempatan menjajal ketangguhan tim besutan Indra Sjafri di Stadion Manahan Solo, Senin (10/2/2014) malam, Pra PON Jateng akan mewaspadai semua lini Timnas U-19. Persiapan dua minggu sudah dimaksimalkan untuk menguji kualitas Evan Dimas dan kawan-kawan.

“Kami sudah melakukan persiapan dua minggu di Semarang dan Magelang. Tim ini di isi para pemain jebolan Porprov Jateng 2013 lalu. Suatu kebanggaan bisa melawan tim muda terbaik di Indonesia,” terang Pelatih Tim Pra PON Jateng, Firmandoyo kepada Soloblitz, Minggu (9/2/2014) siang.

Dalam persiaoan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 mendatang, Tim Pra PON Jateng kini mengantongi sekitar 30 pemain muda berbakat. Dari deretan pemain itu, ada tiga pemain jebolan Porprov Solo yang masuk kriteria pemain Firmandoyo. Mulai dari kiper Afif Bayu, Danur Jenah dan Bagus Setia. Mereka berpeluang tampil dihadapan ribuan publik penggemar sepak bola Solo.

“Rata-rata belum pernah ikut kompetisi profesional. Tapi punya potensi yang bagus. Sebisa mungkin kita akan memberi perlawanan kepada Timnas U-19,” lanjut mantan pelatih PSIS Semarang ini.

Ditanya kualitas Timnas U-19, Firmandoyo mengakui timnya kalah kelas dibanding Tim Garuda Jaya. Dalam tiga laga melawan PSS Sleman, Persiba Bantul dan Tim Pra PON DIY, permainan Timnas U-19 menunjukkan kemampuan yang hebat. Mempunyai kekuatan merata di semua lini.
“Kami akan mewaspadai semua lini mereka. Rata-rata punya kualitas yang sangat bagus,” tuturnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar