Rabu, 12 Februari 2014

Permainan Mulai Matang, Timnas U-19 Takkan Ubah Strategi

Lawan Pra PON Jateng, Timnas sukses melakukan umpan 678 kali.


VIVAbola - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku cukup puas dengan permainan yang ditampilkan tim asuhannya dari empat laga Tur Nusantara yang sudah dijalani. Indra menegaskan sistem penguasaan bola yang ditampilkan Evan Dimas dan kawan-kawan sudah semakin matang.

Timnas U-19 meraih empat kemenangan beruntun di Tur Nusantara usai mengalahkan tim Pra PON Jateng 1-0 di Stadion Manahan, Solo, Senin 10 Februari 2014. Gol tunggal kemenangan tim Garuda Jaya dicetak Maldini Pali di babak pertama.

Meski hanya menang satu gol, Indra tetap puas dengan penampilan Timnas U-19. Pelatih 51 tahun itu menegaskan para pemain Timnas U-19 mulai menjalankan strategi permainan dengan sempurna. Saat menghadapi tim Pra PON Jateng, Timnas U-19 unggul jauh dalam hal penguasaan bola.

Data yang didapat dari Labbola, Timnas U-19 melepaskan percobaan umpan hingga 741 kali, dengan 678 di antaranya tepat sasaran. Ini berarti, tingkat akurasi umpan juara Piala AFF U-19 2013 itu mencapai 91 persen.

"Semakin bagus dari segi penguasaan bola. Melawan tim Pra PON Jateng umpan sudah mencapai angka 700-an. Ini berarti, pola permainan sudah mulai terbentuk. Saya tidak ingin mengubah gaya bermain Timnas U-19," kata Indra ketika dihubungi, Selasa 11 Februari 2014.

"Tetap membangun serangan dari lini satu, dua, hingga tiga. Intinya secara konstruktif. Kalau kami menggunakan pola umpan langsung ke depan tidak cocok. Jika bermain di level Asia, melawan negara-negara Timur Tengah, Korea Selatan, Korea Utara, dan Jepang, tidak bisa menggunakan pola itu," ujarnya.

Meski cukup puas dengan penampilan Timnas U-19, Indra tetap menganggap ada beberapa hal yang masih harus dibenahi Muchlis Hadi Ning dan kawan-kawan, terutama penyelesaian akhir. Para pemain lini depan juga masih minim kreativitas saat menghadapi lawan yang bermain tertutup.

"Monoton, membuka pertahanan dari sisi sayap saja. Melawan Pra PON Jateng menjadi pelajaran berharga karena mereka bermain tertutup. Para pemain lini depan harus tampil berani melawan pola permainan tembok. Kombinasi satu-dua, hingga overlap. Itu yang akan kami tingkatkan di sesi latihan dan uji coba berikutnya," kata Indra.

Timnas U-19 selanjutnya akan berhadapan dengan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat 14 Februari 2014. (eh)
© VIVA.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar