Yogyakarta - Usai dikalahkan tim nasional
Indonesia U-19, pelatih Persiba Bantul Sajuri Sahid mengakui timnya
kalah tenaga dan stamina. Sajuri juga menilai 'Garuda Muda' tampil baik,
kendati masih ada kekurangan.
Persiba harus mengakui keunggulan timnas U-19 setelah dibobol dua gol tanpa mampu membalas. Pada laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Rabu (6/2/2014) malam, anak-anak asuh Indra Sjafri menang lewat gol Muchlis Hadi Ning dan kapten Evan Dimas.
Di pertandingan tersebut, Persiba menurunkan kombinasi antara pemain senior dan para pemain U-21. Meski mengakui timnya kalah dalam stamina, Sajuri merasa para pemain mudanya sudah tampil cukup bagus.
"Permainan malam ini secara keseluruhan, yang jadi fokus utama saya adalah pemain-pemain diklat Bantul, sudah lumayan bagus. Kalau yang lainnya kan sudah tahu sendiri kualitasnya lah," katanya kepada para wartawan usai pertandingan.
"Pertandingan ini kalau diibaratkan kami kalah cc (kapasitas mesin). 2 ribu cc melawan 1.300 cc, ya kita nggak bisa. Dasarnya sudah kalah. Timnas U-19 rata-rata VO2Max 55-60, kita tertinggi cuma 51. Ya kita mau main juga tidak bisa mengimbangi. Jadi hasil ini sudah bagus, terutama untuk yang para pemain U21 tadi," lanjutnya.
Permainan timnas U-19 juga tak luput dari pengamatan Sajuri. Evan dkk. disebutnya menonjol dalam penguasaan bola, namun penyelesaian akhir masih kurang maksimal.
"Permainan timnas U19 bagus. Untuk penguasaan bola bagus, tinggal mungkin penyelesaian akhirnya, ada beberapa peluang yang bisa dimaksimalkan. Finishingnya perlu diasah lagi. Tapi secara keseluruhan sudah bagus," tambahnya.
(raw/krs)
Persiba harus mengakui keunggulan timnas U-19 setelah dibobol dua gol tanpa mampu membalas. Pada laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Rabu (6/2/2014) malam, anak-anak asuh Indra Sjafri menang lewat gol Muchlis Hadi Ning dan kapten Evan Dimas.
Di pertandingan tersebut, Persiba menurunkan kombinasi antara pemain senior dan para pemain U-21. Meski mengakui timnya kalah dalam stamina, Sajuri merasa para pemain mudanya sudah tampil cukup bagus.
"Permainan malam ini secara keseluruhan, yang jadi fokus utama saya adalah pemain-pemain diklat Bantul, sudah lumayan bagus. Kalau yang lainnya kan sudah tahu sendiri kualitasnya lah," katanya kepada para wartawan usai pertandingan.
"Pertandingan ini kalau diibaratkan kami kalah cc (kapasitas mesin). 2 ribu cc melawan 1.300 cc, ya kita nggak bisa. Dasarnya sudah kalah. Timnas U-19 rata-rata VO2Max 55-60, kita tertinggi cuma 51. Ya kita mau main juga tidak bisa mengimbangi. Jadi hasil ini sudah bagus, terutama untuk yang para pemain U21 tadi," lanjutnya.
Permainan timnas U-19 juga tak luput dari pengamatan Sajuri. Evan dkk. disebutnya menonjol dalam penguasaan bola, namun penyelesaian akhir masih kurang maksimal.
"Permainan timnas U19 bagus. Untuk penguasaan bola bagus, tinggal mungkin penyelesaian akhirnya, ada beberapa peluang yang bisa dimaksimalkan. Finishingnya perlu diasah lagi. Tapi secara keseluruhan sudah bagus," tambahnya.
(raw/krs)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar