TRIBUNNEWS.COM - Pelatih mental timnas Indonesia U-19 Guntur Cahyo Utomo bakal mengenjot mental pemain di sela-sela rangkaian tur nusantara.
Ia
berencana membuka kelas kecil dan pendekatan individual pada beberapa
pemain. Ini dilakukan agar pemain lebih fokus ke pertandingan.
Sewaktu
menang susah payah atas tim Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) Daerah
Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (7/2/2014), ada beberapa pemain yang
tampil di bawah performa. Padahal, ketika latihan, mereka begitu
bersemangat dan bertenaga.
Akurasi umpan terjaga, teknik individu
menonjol, dan kerja sama antar sesama rekan terbangun rapi. Namun,
sewaktu di pertandingan sesungguhnya yang disaksikan ribuan suporter di
Stadion Mandala Krida, kelebihan-kelebihan itu menguap. Apapun yang
dilakukan salah.
Efeknya ada beberapa pemain yang lambat
beradaptasi sehingga harus ditarik keluar lapangan. Menurut Guntur,
persoalan sudah terlihat jelas yakni tidak mudah bertanding dihadapan
banyak orang dan disiarkan secara langsung.
"Bagi beberapa pemain,
itu pengalaman pertama mereka. Jadi banyak sekali pikiran di luar sepak
bola. Jadi permainannya nggak jelas. Kurang konsentrasi. Selanjutnya,
saya akan berusaha untuk melakukan pendekatan kepada pemain. Mereka
harus diingatkan bahwa ada atau tidak ada penonton ya sama saja. Mereka
harus mengembalikan potensi terbaik yang dimiliki," ungkap Guntur kepada
Super Ball.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar