Yogyakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo
menjamin tak ada masalah bagi pemain timnas U-19 untuk menimba ilmu di
Perguruan Tinggi. Sejumlah universitas disebutnya siap menerima para
penggawa 'Garuda Muda'.
Beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur dan Universitas Negeri Yogyakarta disebut Roy sudah sepakat membantu para pemain timnas U-19 melanjutkan pendidikan. Ia pun berharap mereka tidak meninggalkan pendidikannya.
"Soal pendidikan bagi mereka (Timnas U-19) tidak perlu memikirkan yang sulit-sulit, karena kita sudah berikan solusinya," kata Roy Suryo usai rapat koordinasi Kemenpora 'Mewujudkan Sinergitas dan Koordinasi Pelaksanaan Program yang Kongkrit Dalam Mengembalikan Kepercayaan Masyarakat' di Yogyakarta, Kamis (13/2/2014).
"Saya harapkan mereka tidak pusing-pusing karena sudah ada yang menanggung, tinggal dikomunikasikan baik-baik antara pribadi yang bersangkutan dengan kampus," katanya.
Roy mengaku bahwa sudah menjadi kewajiban Kemenpora untuk memperhatikan dunia pendidikan bagi atlet. "Itu sebuah sinergi antara prestasi dan edukasi, mereka tidak perlu mencari sendiri untuk jenjang pendidikannya," ujarnya.
Sementara itu, untuk dukungan pendidikan pemain timnas U-19 yang masih duduk di bangku SLTA, Roy mengatakan saat ini masih dibahas. Sebab, prosesnya diakui pria Yogyakarta itu tidak semudah untuk perguruan tinggi.
Timnas U-19 saat ini masih menjalani tur Nusantara. Setelah melakukan uji coba di Yogyakarta dan Solo, anak-anak asuh Indra Sjafri masih akan ke sejumlah kota di Jawa Timur dan Kalimantan
Beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur dan Universitas Negeri Yogyakarta disebut Roy sudah sepakat membantu para pemain timnas U-19 melanjutkan pendidikan. Ia pun berharap mereka tidak meninggalkan pendidikannya.
"Soal pendidikan bagi mereka (Timnas U-19) tidak perlu memikirkan yang sulit-sulit, karena kita sudah berikan solusinya," kata Roy Suryo usai rapat koordinasi Kemenpora 'Mewujudkan Sinergitas dan Koordinasi Pelaksanaan Program yang Kongkrit Dalam Mengembalikan Kepercayaan Masyarakat' di Yogyakarta, Kamis (13/2/2014).
"Saya harapkan mereka tidak pusing-pusing karena sudah ada yang menanggung, tinggal dikomunikasikan baik-baik antara pribadi yang bersangkutan dengan kampus," katanya.
Roy mengaku bahwa sudah menjadi kewajiban Kemenpora untuk memperhatikan dunia pendidikan bagi atlet. "Itu sebuah sinergi antara prestasi dan edukasi, mereka tidak perlu mencari sendiri untuk jenjang pendidikannya," ujarnya.
Sementara itu, untuk dukungan pendidikan pemain timnas U-19 yang masih duduk di bangku SLTA, Roy mengatakan saat ini masih dibahas. Sebab, prosesnya diakui pria Yogyakarta itu tidak semudah untuk perguruan tinggi.
Timnas U-19 saat ini masih menjalani tur Nusantara. Setelah melakukan uji coba di Yogyakarta dan Solo, anak-anak asuh Indra Sjafri masih akan ke sejumlah kota di Jawa Timur dan Kalimantan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar