TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri
berharap dapat tekanan dari PSIS Semarang, saat keduanya bertemu pada
laga uji coba di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (14/2/2014) malam.
Menurut Indra, makin tinggi level perlawanan yang diberikan, justru menghadirkan efek positif untuk timnya.
"Kalau
lawan main bagus, justru baik untuk kami. Itu sama saja menguji
ketangguhan pemain. Tekanan yang diberikan masih minim. Semoga PSIS bisa
menghadirkannya nanti," ujar Indra kepada Super Ball.
Indra
mengakui bahwa dalam empat pertandingan rangkaian tur nusantara yang
sudah dijalani, timnas U-19 kurang mendapatkan perlawanan sengit. Nyaris
di semua laga, Evan Dimas dan kawan-kawan berhasil mengurung lawan.
Kecuali di partai ketiga, saat menang 3-2 atas tim Pra Pekan Olahraga
Nasional (PON) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), 7 Februari lalu.
Saat
itu Indra memberi kesempatan kepada pemain yang selama ini hanya duduk
di bangku cadangan untuk turun. Beberapa nama sempat demam panggung
tetapi menjelang akhir problem itu bisa diatasi. Terbukti lewat dua gol
yang menentukan kemenangan tim.
Indra berharap, lawan-lawan yang
dihadapi bisa mengimbangi determinasi anak asuhnya sepanjang 90 menit.
Baik ketika ia menurunkan deretan pemain yang biasa menghuni tim utama
seperti Evan, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Zulfiandi, atau nama
'pelapis' seperti Hendra Sandi serta Paulo Oktavianus Sitanggang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar