Jumat, 02 Mei 2014

Myanmar Boyong 23 Pemain Hadapi Timnas U-19


VIVAbola - Timnas Myanmar U-19 memboyong 23 pemain ke Indonesia. Pasukan Gerd Friedrich Horst akan beruji coba melawan Timnas Indonesia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin, 5 Mei 2014.

Situs resmi Federasi Sepakbola Myanmar melansir, pihaknya akan bertolak dari Myanmar, Sabtu, 3 Mei 2014. Sejumlah pemain yang tampil di Piala AFF U-19, 2013 lalu tidak diboyong dalam tur kali ini. Salah satunya adalah Nyein Chan Aung, pencetak gol ke gawang Timnas U-19 saat kedua tim bertemu di babak penyisihan.

Uji coba Timnas Indonesia U-19 ss Myanmar merupakan rangkaian dari persiapan kedua tim menghadapi Piala Asia U-19, 2014. Indonesia lolos dengan status sebagai juara Grup G, sedangkan Myanmar akan bertindak sebagai tuan rumah. Turnamen ini akan digelar pada 9-23 Oktober 2014.

Di putaran final, Indonesia akan tergabung di grup B bersama Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab. Sedangkan Myanmar berada di grup A bersama, Iran, Thailand, dan Yaman.
Berikut 23 pemain Myanmar yang diboyong ke Indonesia:Kiper: Myo Min Latt, Thant Zin Nyo, Saw Nay San Oo

Belakang: Htike Htike Aung, Tluang Hup Thang, Nan Wai Min, Than Zaw Myo, Naing Lin Tun, Kyaw Thu Tun, Nanda Kyaw, Hlaing Myo Aung

Tengah: Myo Ko Tun, Swan Htet Aung, Yan Lin Aung, Chit Hla Aung, Aung Thu, Shwe Win Tun, Yan Naing Oo,

Depan: Mg Mg Lwin, Maung Maung Soe, Than Paing, Shine Thura, Nan Min Aung

Pelatih: Gerd Friedrich Horst
(one)

Hadapi Myanmar, Garuda Jaya latihan ringan


Sindonews.com - Timnas Indonesia U19, hanya melakukan latihan conditioning pada Jumat (2/5) atau tiga hari menjelang laga persahabatan melawan timnas Myanmar U19, Senin (5/5) di Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Hari ini kita hanya conditioning saja, bedanya hanya itu," ujar Indra ketika ditemui.

Dalam latihan yang digelar pagi hari di Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci Tangerang, 32 pemain yang disiapkan tampak serius melahap menu latihan yang telah disiapkan pelatih Indra Sjafri. Latihan sendiri hanya berlangsung selama satu jam dari pukul 06.30 -07-30 WIB.

Sesi pertama, dimulai dengan sesi pemanasan. Tim pelatih kemudian membagi para pemain kedalam dua kelompok. Masing-masing kelompok berlatih operan-operan cepat. Sebelumnya, Indra Sjafri memang sempat berujar meminta para pemainnya untuk bermain cepat menghadapi Myanmar.

Di lain sisi, ketika disinggung mengenai rencana mencari kiper keempat, Indra belum mau membeberkan hal tersebut. "Nanti kalau sudah ada baru kita kasih tau," ujarnya.
(wbs)

Lawan Myanmar, Indra Sjafri tak punya target khusus


Sindonews.com - Pelatih Timnas Indonesia U19, Indra Sjafri mengungkapkan, dirinya tidak memasang target khusus saat timnya melawan Myanmar U19, dalam laga ujicoba di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (2/5).

"Melawan Myanmar bukan peak performance kita. tidak ada yang istimewa persiapan kita, semua laga ujicoba adalah bagian dari laga persiapan," pungkasnya ketika memimpin sesi latihan timnas di lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Tangerang.

Hal serupa diutarakan salah satu penggawa Garuda Jaya, Maldini Pali. Menurutnya, tidak ada persiapan atau instruksi khusus yang diterapkan Indra Sajfri untuk laga melawan Myanmar. Hanya saja, Maldini menjelaskan, timnas akan bermain dengan penguasaan bola.

"Tidak ada yang istimewa. Kalau soal possesion itu pasti," ujarnya.

Laga melawan Myanmar merupakan satu dari lima laga ujicoba yang akan dihadapi Evan Dimas dkk di bulan Mei. Setelah melawan Myanmar, mereka akan melakoni laga ujicoba melawan Liverpool U18 (25/5) juga di Gelora Bung Karno.

(wbs)

Maldini Pali impikan main di timnas senior


Sindonews.com - Pemain timnas Indonesia U19, Maldini Pali rupanya bermimpi bisa memperkuat timnas senior di masa depan. Hal itu dia ungkapkan ketika ditemui usai latihan pagi timnas di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPh) Karawaci Tangerang, Jumat (2/5).

Maldini yang mengaku sudah mengikat kontrak dengan PSM Makassar ini bercita-cita ingin memperbaiki prestasi timnas senior dan peringkat FIFA tim Garuda.

"FIFA menghitung peringkat timnas hanya di tingkat senior. Itulah kenapa saya bertekad masuk timnas senior," ujar pemain yang bernah bergabung dengan tim SAD Uruguay ini.

Maldini menambahkan, keinginan memperpaiki prestasi timnas senior juga dimaksudkan untuk mewujudkan keinginannya bermain diluar negeri. "Kalau di Inggris kan mereka tidak terima pemain dari negara dengan peringkat FIFA 100 keatas," pungkas pengagum Lionel Messi ini.

Lebih lanjut, Maldini mengungkapkan, keluarga terutama orang tua merupakan motivasi utamanya dalam bermain sepakbola. Baginya, dukungan orang tua lebih dari cukup untuk mendukung karirnya. "Orang tua mah bukannya cukup tapi lebih dari cukup," pungkasnya.
(wbs)

Timnas U-19 Dua Kali Ujicoba Dengan Myanmar


Jakarta - PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) setujui permintaan Federasi sepak bola Myanmar (MFF), agar Tim Nasional (Timnas) U-19 Myanmar bisa menggelar dua kali ujicoba kontra Timnas U-19 Indonesia.
Jika laga pertama digelar pada 5 Mei, laga ujicoba kedua digelar dua hari berselang.

"Federasi sepak bola Myanmar besurat kepada PSSI meminta pertandingan digelar dua kali. PSSI memutuskan oke dan BTN juga tidak masalah. Pertandingan pertama sesuai jadwal yaitu main tanggal 5 Mei. Sementara pertandingan kedua digelar 7 Mei," ungkap Sekertaris BTN, Sefdin Syaifudin di Kantor PSSI, Jakarta, Jumat (2/5).

Dua laga ujicoba yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, ada perbedaan dari segi komersial. Jika pada 5 Mei terbuka untuk umum dan bisa disaksikan secara langsung, ketetapan berbeda terjadi pada ujicoba kedua. Pada 7 Mei mendatang, PSSI dan BTN hanya mengundang 500 Sekolah Sepak Bola (SSB) se- Jakarta.

"Khusus tanggal 7 Mei tidak komersial. Tidak dijual tiket, tidak mengundang penonton, dan dipastikan tertutup untuk umum. PSSI hanya mengundang 500 anak-anak SSB se-Jakarta, usia 12 -15 tahun. Soal siapa-siapa SSB-nya akan diatur football servis," tutur Sefdin.

"Kenapa begitu? Karena hal itu bagian dari program PSSI peduli. Dimana program PSSI peduli sudah dilakukan sejak Timnas U-19 menjalani Tur Nusantara. Bagi penontong yang ingin menyaksikan laga ujicoba Timnas U-19 pada 7 Mei, bisa menyaksikan di televisi. Karena laga itu juga akan disiarkan secara live di SCTV," lanjutnya.

Kamis, 01 Mei 2014

Sore Ini, 3 Pemain Baru Timnas U-19 Akan Diuji

 
VIVAbola - Tim pelatih Timnas Indonesia U-19 akan menguji kemampuan tiga pemain baru di dalam timnya. Pada sesi game internal yang akan digelar Kamis 1 Mei 2014 sore nanti di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang, kualitas ketiganya akan dipantau oleh tim pelatih.

Saat ini ada tiga pemain baru yang ikut dalam proses seleksi di Timnas U-19. Mereka adalah Martinus Novianto (Tim Pra PON Yogyakarta), Hamdan Zamzani (PSS Sleman), dan Sukarno Andi Wijaya (Persewangi Banyuwangi).

Sudah tiga hari mereka ikut berlatih bersama Evan Dimas cs di Lapangan SPH. Dan menurut pantauan tim pelatih, kualitas teknik ketiga pemain itu masih belum memenuhi kriteria yang ditetapkan.

"Kami akan lihat kemampuan mereka (pemain baru) secara menyeluruh dalam game internal sore ini. Kami akan lihat kualitas ketiganya lewat sesi permainan," kata Asisten Pelatih Timnas U-19, Eko Purjianto, kepada VIVAbola, Kamis 1 Mei 2014.

"Sejauh ini, kalau dari sesi latihan mereka bisa melahap materi-materi yang diberikan pelatih dengan cukup baik. Tapi, pandangan saya, secara teknik, ketiganya masih belum sempurna," sambung dia.

Tiga pemain ini, dijelaskan oleh Eko, masih berpotensi untuk diuji dalam pertandingan persahabatan melawan Myanmar, 5 Mei 2014 mendatang. Tim pelatih awalnya berencana hanya akan membawa 28 pemain untuk menghadapi laga tersebut.

"Bisa saja mereka ikut di laga uji coba lawan Myanmar. Perampingan skuad bisa kami lakukan sebelum atau sesudah melawan Myanmar, tergantung situasi seperti apa. Kami tidak menjamin semua pemain di dalam tim posisinya aman. Yang pasti tim pelatih akan objektif. Siapa yang layak, dia akan masuk ke dalam skuad inti untuk Piala Asia," ucap mantan pemain Primavera ini.
 

Ravi Yakin Jungkalkan UEA untuk Ketiga Kalinya


Kiper tim nasional Indonesia U-19, Ravi Murdianto, optimistis timnya mampu kembali mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) saat kedua kubu bersua di fase grup Piala Asia U-19 2014.


Timnas U-19 sempat dua kali menggelar laga uji coba melawan UEA, yaitu pada 14 dan 16 April lalu. Hasilnya, Evan Dimas dkk. menyapu bersih kemenangan, masing-masing dengan skor 4-1 dan 2-1.

Dengan berbekal dua hasil positif tersebut, Ravi yakin timnya mampu menumbangkan UEA untuk ketiga kalinya. Namun, ia tetap tak mau menganggap remeh

"Kami sudah tahu kekuatan mereka. Kami harus optimistis," ujar Ravi.

"Kami tidak boleh anggap enteng tim lawan. Yang penting semangat," imbuh kiper berpostur 183 cm itu.

Indonesia dan UEA sama-sama tergabung di Grup B Piala Asia U-19 2014. Garuda Muda juga berada satu kotak dengan Australia dan Uzbekistan.

Penulis
Sumber
: Ade Jayadireja
: -